Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Tinjauan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pengaspalan AC-BC Pada Proyek Peningkatan Jalan Budi Utomo Baru Tahun Anggaran 2023 Laode Sabara; Muh Handy Dwi Adityawan; Masdiana
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/medkons.v9i2.31

Abstract

Perhitungan rencana anggaran biaya merupakan hal penting dalam industri konstruksi, ketidakakuratan dalam proses perhitungan dapat memberikan efek negatif pada seluruh proses konstruksi dan keuntungan yang diterima perusahaan jasa konstruksi. Tujuan dari penelitian ini, untuk mengetahui rencana anggaran biaya pekerjaan AC-BC pada proyek peningkatan jalan budi utomo baru. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi lapangan dengan melakukan survey langsung di lokasi penelitian. Dari hasil perhitungan RAB pekerjaan AC-BC sepanjang 3.650 m maka total harga untuk pekerjaan prime coat adalah Rp. 407.055.854,8, dan total biaya pekerjaan pengaspalan lapis antara AC-BC adalah Rp. 6.606.658.174,90. Sehingga total biaya keseluruhan pekerjaan adalah Rp. 771.508.543,27.
Perhitungan Stabilitas Dinding Penahan Tanah (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gedung Kantor Walikota Kendari) Hasran Jaya; Sulha Sulha; Anafi Minmahddun; Muh Handy Dwi Adityawan; Baso Mursidi; Rini Sriyani; Sultan Machmud Hasan Masiki
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/medkons.v9i2.44

Abstract

Abstrak Proyek Pembangunan Gedung Kantor Walikota Kendari adalah proyek yang dibangun Diatas lahan seluas 6,3 hektar dan menelan anggaran sebesar 250 milyar rupiah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Kendari. Pembangunan Gedung Kantor Walikota Kendari ini terdiri dari tiga bangunan utama, yaitu gedung podium setinggi lima lantai, tower setinggi sembilan lantai dan gedung parkir setinggi tuga lantai dan akan dikerjakan secara bertahap selama tiga tahun. Karena pada proyek Pembangunan Gedung Kantor Walikota Kendari memiliki bangunan basement parkir yang berada dibawah elevasi tanah yang menggunakan struktur dinding penahan tanah, maka dibutuhkan perhitungan yang akurat untuk menahan gaya yang dapat menyebabkan kegagalan struktur dinding penahan tanah sebagai dinding basement parkir pada proyek pembangunan gedung kantor walikota kendari. Supaya dapat menahan tanah yang memilki kondisi khusus tersebut, konstruksi ini harus mampu memberikan kestabilan terhadap pengaruh gaya-gaya eksternal maupun internal. Oleh karena itu, dalam perencanaan dinding penahan tanah, kestabilan konstruksi harus ditinjau terhadap pengaruh gaya-gaya eksternal yang dapat menyebabkan keruntuhan guling (overtuning failure), keruntuhan geser (sliding failure), dan keruntuhan daya dukung tanah (bearing capacity failure), maupun terhadap gaya-gaya internal yang dapat pecahnya konstruksi.
Tinjauan Kinerja Struktur Dinding Bata Berdasarkan SNI 1726-2019 Untuk Bangunan Bertingkat Rendah Menggunakan Pendekatan Diagonal Tekan Ekuivalen La Rahman; Mardis Darwis; Anafi Minmahddun; Muh. Handy Dwi Adityawan; Ezra Pasereng Rambak; Raja Agung H.S.
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 9 No. 3 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/medkons.v9i3.62

Abstract

Dalam analisis struktur, pengaruh dinding bata dalam menentukan kinerja seismik struktur seringkali diabaikan. Namun, beberapa penelitian memperlihatkan bahwa kinerja seismik struktur akan meningkat akibat adanya dinding bata, khususnya untuk dinding bata yang menggunakan tulangan. Berdasarkan SNI 1726-2019, dinding bata bertulang dapat digunakan sebagai sistem struktur alternatif untuk menggantikan struktur dengan sistem rangka pemikul momen khusus (SRPMK) yang memiliki pendetailan yang rumit, khususnya untuk bangunan bertingkat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja bangunan bertingkat rendah yang menggunakan sistem rangka pemikul momen khusus dengan sistem struktur dengan dinding bata. Dinding bata dimodelkan dengan menggunakan pendekatan diagonal tekan ekuivalen dari FEMA 356 dan metode Holmes dengan sistem rangkanya mengacu pada aturan penulangan sistem rangka pemikul momen menengah (SRPMM). Hasil analisis memperlihatkan bahwa meskipun menggunakan aturan penulangan SRPMM, sistem struktur dengan dinding bata memiliki kinerja seismik yang lebih baik dibandingkan dengan sistem struktur SRPMK. Sehingga, struktur bangunan bertingkat rendah yang berada pada lokasi seismik tinggi tidak mesti didesain menggunakan aturan SRPMK, tetapi dapat menggunakan aturan penulangan SRPMM dengan memasukkan pengaruh dinding bata pada proses analisis.
Studi Tingkat Kesadaran Keselamatan Berlayar Penumpang dari Perspektif Pemahaman Alat Keselamatan Jiwa dan Prosedur Evakuasi Riyan Abdillah Takdir; Muh. Handy Dwi Adityawan; Munansar
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 9 No. 3 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/medkons.v9i3.67

Abstract

Keselamatan berlayar merupakan aspek yang sangat penting dalam industri pelayaran karena melibatkan keselamatan nyawa manusia, perlindungan lingkungan, dan keamanan aset maritim. Dalam aspek perlindungan nyawa, peraturan terkait keselamatan berlayar telah sejak lama disusun dalam berbagai regulasi internasional maupun nasional diberbagai tingkat pemangku kebijakan. Berdasarakan data KNKT hingga tahun 2017 kapal penumpang merupakan salah satu kapal dengan tingkat kecelakaan kapal tertinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman penumpang terhadap instrumen mitigasi risiko pelayaran, khususnya alat keselamatan jiwa dan prosedur evakuasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang baik terhadap alat keselamatan jiwa yakni sebesar 38,77% responden, sementara 44,31% tidak memiliki pemahaman yang memadai, dan 16,92% lainnya merasa ragu-ragu. Untuk prosedur evakuasi, 39,33% responden memiliki pemahaman yang baik, hampir setara dengan 39,67% responden yang tidak memahami, sedangkan 21% menyatakan keraguan. Hal tersebut menunjukan perlunya upaya untuk meningkatkan pemahaman penumpang terhadap alat keselamatan jiwa dan prosedur evakuasi.
Daya Dukung Fondasi Tangki 5000 KL Pertamina Region VII Sulawesi, Kota Kendari, Kecamatan Kendari Barat Muh Handy Dwi Adityawan; Umran Sarita; rini sriyani; Baso Mursidi; Sultan Machmud Hasan Masiki; Wuliman La Ode; Sulha Sulha
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 9 No. 3 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/medkons.v9i3.89

Abstract

Seiring dengan pertambahan penduduk pengguna kendaraan juga meningkat secara signifikan setiap tahunya. Sehingga kebutuhan akan bahan bakar juga meningkat. Selain itu, Meningkatnya aktivitas pertambangan secara regional turut menyumbang peningkatan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM). Untuk menjamin ketersedian BBM di Kota Kendari, PT. Pertamina melakukan peningkatan infrastruktur berupa penambahan tangki dengan kapasitas 5000 KL. penelitian ini bertujuan untuk menentukan dimensi fondasi tangki timbun yang sesuai berdasarkan daya dukung tanahnya. Analisi daya dukung fondasi dilakukan dengan terlebih dahulu mengintepretasi data tanah dan data struktur tangki timbun sesuai API 650. Dimensi fondasi awal ditentukan secara trial. Analisis daya dukung berdasarkan data sondir yang dikorelasikan ke nilai kohesi undrained. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai tekanan maksimum yang bekerja pada tanah di bawah fondasi lebih kecil dibandingkan daya dukung ijin dari fondasi. Dengan demikian dimensi fondasi yang telah ditetapkan telah sesuai dan memenuhi persyaratan angka aman
Analisis Stabilitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Akibat Pengaruh Perubahan Sifat Mekanis Material Sampah Minmahddun, Anafi; Adityawan, Muh. Handy Dwi; Salaamah, Ainul Fatayaatis
Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ) Vol 5 No 1 (2024): Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ)
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sciej.v5i1.591

Abstract

The stability of landfill is a crucial aspect of waste management. Numerous factors influence the stability of landfill, one of which is the alteration of the mechanical properties of the waste material. This research aims to analyze landfill stability by considering the effects of changes in the mechanical properties of waste material. A construction stage analysis was conducted to model the process of altering the mechanical properties of waste material. The analysis was divided into 13 stages corresponding to the number of landfill steps. The initial five stages were modeled as waste with an age of < 5 years, stages 6-10 were modeled as waste with an age of 5-10 years, and the last three stages were modeled as waste with an age of > 10 years. Stability analysis using the finite element method was conducted using the concept of shear strength reduction. The analysis results indicated changes in the landfill's safety factor throughout its operational period. Stages 1-5 experienced changes in the safety factor, although these changes were not significant. Stages 6-10 witnessed a considerable decrease in the safety factor before experiencing an increase in stage 11, followed by a continuous decline until the end of stage 13. Despite changes in the safety factor during the operational process, the overall safety factor values obtained still met the minimum safety factor criteria required.
Kajian Stabilitas Struktural Dinding Penahan Tanah (DPT) terhadap Kegagalan Geser, Guling, dan Keruntuhan Kapasitas Dukung Fondasi (studi kasus DPT Landscape FHIL UHO) Muh. Handy Dwi Adityawan; Wayan Mustika; Baso Mursidi; Ahmad Fajjul Hamka La Jura
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v10i2.181

Abstract

Dalam pengembangan infrastruktur kampus, dinding penahan tanah (DPT) berperan penting dalam menjaga stabilitas lereng dan menopang beban seperti lahan parkir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi stabilitas struktural DPT tipe gravitasi di kawasan Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan (FHIL) Universitas Halu Oleo, yang memiliki dimensi tidak sepenuhnya mengikuti rekomendasi SNI Geoteknik 8460:2017. Analisis dilakukan terhadap tiga modus kegagalan utama, yaitu geser, guling, dan daya dukung fondasi, dengan mempertimbangkan parameter tanah hasil uji laboratorium dan beban yang bekerja. Metode analisis meliputi perhitungan tekanan tanah aktif, berat sendiri DPT, distribusi momen,  serta kapasitas daya dukung berdasarkan teori Hansen (1970). Hasil menunjukkan faktor aman terhadap geser sebesar 4,6, terhadap guling sebesar 6,1, dan terhadap daya dukung tanah sebesar 5,3, yang semuanya memenuhi syarat minimum 1,5 menurut standar. Meskipun dimensi dinding tidak sepenuhnya sesuai rekomendasi standar, stabilitas struktural dinding masih memadai. Dengan demikian, Stabilitas DPT eksisting dinyatakan aman secara teknis, namun perlu evaluasi lebih lanjut jika terjadi perubahan beban atau kondisi tanah di masa mendatang.