Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

TINJAUAN DAMPAK PEMBANGUNAN JALAN MENUJU PEMBANGUNAN JALAN BERKELANJUTAN (SUSTAINABLE TRANSPORTATION) (STUDI KASUS : RUAS JALAN KOTA KENDARI) Rini Sriyani; Susanti Djalante; Mufida Mufida
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2018): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.836 KB) | DOI: 10.55679/jts.v6i2.6221

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan di tujukan untuk mendukung perkembangan suatu wilayah melalui peningkatan distribusi barang dan jasa, dan pergerakan manusia. Dengan demikian, pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan pembangunan jalan pada ruas  jalan yang menghubungkan antar kota dan antar provinsi di Sulawesi Tenggara. Berdasarkan data statistic untuk panjang jalan Kota Kendari, terdapat 52,96 persen kondisi baik, 21,44 persen kondisi sedang, 19,42 persen kondisi rusak dan 6,17 persen lainnya dalam kondisi rusak berat. Salah satu untuk mengurai permasalahan tersebut pemerintah Kota Kendari melakukan kegiatan pembangunaan jalan pada tiap ruas jalan Kota Kendari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi masyarakat terhadap dampak pembangunan berkelanjutan dan menganalisis faktor - faktor tingkat kinerja dampak pembangunan jalan terhadap tingkat kepuasan pengguna ruas jalan Kota Kendari.Metode penelitian ini adalah Metode penelitian kuantitatif, analisis data yang digunakan untuk mengetahui kinerja pembangunan jalan Importance Performance Analysis (IPA) dan mengetahui kepuasan atau harapan pengguna jalan  dengan menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI). Metode yang digunakan dalam menganalisis variabel kepuasan dengan menggunakan software SPSS 16.00 (Statistical Product and Servise Solution).Berdasarkan perhitungan nilai CSI yang diperoleh pada  ruas  jalan Baulavard Kelurahan Lepo-Lepo sebesar 74.52% atau 0,74 berdasarkan kriteria nilai CSI berada pada rentang (puas). pada kawasan ruas jalan Letjen Suprapto Kelurahan Puuwatu adalah 68.06% atau 0,68 berdasarkan kriteria nilai CSI berada pada rentang (puas). dan pada  kawasan ruas jalan Poros Nanga-Nanga adalah 58.19% atau 0,58 berdasarkan kriteria nilai CSI berada pada rentang (cukup puas).  ini berarti bahwa Indeks kepuasan pengguna jalan terhadap kinerja pembangunan jalan terpenuhi dalam hal ini pemerintah harus tetap memperhatikan prioritas yang dibutuhkan masyarakat. Berdasarkan hasil analisis SPSS terhadap pengaruh pengguna jalan kepuasan (Y) terhadap kinerja pembangunan pada tiga ruas jalan Kota Kendari (X) menghasilkan persamaan matematis Y = 1.415 + 0,533X1 + 0,477X2 + 0,365X3, Y=1.322 + 0,431X1 + 0,452X2 + 0,324X3,  Y= 0.783 + 0,410X1 + 0,484X2 + 0,017X3  Menunjukkan bahwa kepuasan pengguna jalan pada tiga ruas jalan di Kota Kendari berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pembangunan  jalan, setiap kenaikan  indikator  kinerja pembangunan  jalan akan mempengaruhi kenaikan kepuasan pengguna.
BESARAN LAJU DAN MUATAN SEDIMEN DASAR SUNGAI WANGGU Fathur Rahman Rustan; Retno Puspaningtyas; Rini Sriyani; Retno Julianti
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2020): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v8i2.13685

Abstract

ABSTRAKSungai Wanggu merupakan salah satu sungai yang mempunyai peran yang sangat penting bagi masyarakat di sekitarnya yaitu sebagai tempat mata pencaharian masyarakat untuk penambangan pasir.Penelitian ini bertujuan untuk meneliti besarnya laju dan muatan sedimen yang terjadi di sungai Wanggu yang dilakukan pada tiga titik observasi yaitu bagian hulu, tengah dan hilir sungai Wanggu. Metode yang digunakan untuk menghitung sedimen dasar dengan menggunakan rumus Qs = 0,0864 x Cs x Q.Hasil dari analisis besaran laju dan muatan sedimen yang terjadi di sungai Wanggu diperoleh pada sungai Wanggu hulu sebesar 239.962 ton/hari dengan muatan sedimen 630 mg/l, sungai Wanggu tengah sebesar 323.065 ton/hari dengan muatan sedimen 700 mg/l dan sungai Wanggu hilir 118.514 ton/hari dengan muatan sedimen 780 mg/l. Kata Kunci : Sedimen Dasar, Debit Aliran, dan Sungai WangguABSTRACTWanggu River is one of the rivers that have a very important role for the community around it as a place of community livelihood for sand mining.This study aims to measure the rate and load of sediment that occurs in the Wanggu river at three observation points, namely the upstream, middle, and downstream parts of the Wanggu river. The method used to calculate basic sediment using the formula Qs = 0.0864 x Cs x Q.The results of the analysis of the rate and load of sediment that occurred in the Wanggu river were found in the upstream Wanggu river of 239,962 tons/day with a sediment load of 630 mg/l, the Wanggu river at 323,065 tons/day with a sediment load of 700 mg/l and the downstream Wanggu river 118,514 tons/day with a sediment load of 780 mg/l. Keywords  : Bed Load, Discharge and Wanggu River.
PENGAPLIKASIAN METODE EARNED VALUE PADA PENGENDALIAN WAKTU TERHADAP BIAYA (Study Kasus: Proyek Penggantian Jembatan Sungai Langkolome Cs Kabupaten Muna) Meitri Laura Bulo; Rudi Balaka; Rini Sriyani
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2013): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.934 KB) | DOI: 10.55679/jts.v1i3.6753

Abstract

AbstractControl is one of the functions of project management that aims to make the jobs can run reach the target without much deviation. The concept of Value Results (eraned Value) is a control method that is used to control project costs and schedules in an integrated manner. The study "Application of Earned Value Method in Control Against Time Costs (Case Study)" held for 3 months to finish by means of collecting data - the data that is required. In this case, the data work on the project, monthly reports, weekly reports, Schedule implementation, RAB, unit price, and others - others. River Bridge Replacement Project Langkolome Cs located in Muna, District of South Wakorumba, Wambona Village, Southeast Sulawesi has a contract value of Rp. 5,279,117,000.00 to the project implementation time of 180 calendar days. Information obtained on reporting until in June is Budgeted Cost forWork Schedule (BCWS) = USD $ 688,842,961.11, Budgeted Cost For Work Performed (BCWP) = Rp. 1,016,985,385.83 and Actual Cost For Performed (ACWP) = Rp. 891,109,957.50. At this time the better the performance of the project from planning, in the sense of spending less than budget. Performed Cost Index (CPI) = 1.14 > 1 and Schedule Performance Index (SPI) = 1.47 > 1, shows the execution of the work ahead of schedule planned work.Keywords: Cost of Work Scheduled, Work performed Budget, Actual Cost for Work Performed.
ANALISA PERUBAHAN DEBIT TERHADAP PERUBAHAN PENAMPANG PADA PIPA (UJI LABORATORIUM) Tryantini Sundi Putri; Rini Sriyani
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 3 (2017): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.848 KB) | DOI: 10.55679/jts.v5i3.6428

Abstract

Dalam instalasi pipa sering ditemukan sambungan (fitting) atau belokan (bend). Hal ini tidak bisa dipungkiri,alasannya adalah agar fluida dapat tersalurkan ke tempat tujuannya. Namun sambungan (fitting) dan belokan (bend) akanmenyebabkan kehilangan tekanan dalam instalasi pipa. Semakin banyak kehilangan yang terjadi, maka aliran air semakintidak efisien. Diperlukan efisiensi penggunaan energi agar diperoleh keuntungan maksimal. Penelitian ini menggunakan alatuji fluid friction apparatus. Bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh debit terhadap kehilangan tekanan padaperubahan penampang di dalam satu rangkaian pipa. Pengambilan data dilakukan dengan cara membuka keran yangterdapat pada hydraulic bench. Lalu membaca besar tinggi tekanan yang terjadi setiap sekali running yang terdapat pada alatfluid friction apparatus. Dari hasil pengukuran untuk running debit pertama diperoleh tinggi tekanan sebelum pembesaranpenampang sebesar 0,954 m dan setelah pembesaran penampang tinggi tekanan sebesar 1 m. Untuk di sebelum pengecilanpenampang diperoleh tinggi tekanan 0,99 m dan setelah pengecilan penampang diperoleh tinggi tekanan sebesar 0,748 m.Dari hasil analisa perhitungan menunjukan besarnya debit berbanding lurus dengan kehilangan tekanan yang terjadi diperubahan penampang.Kata Kunci: sambungan, tinggi tekanan, perubahan penampang, running.
PERBANDINGAN KOMPOSISI SLAG NIKEL POMALAA DAN BATU PECAH MORAMO UNTUK MENENTUKAN KUAT TEKAN OPTIMUM BETON Dwi Endang Wahyuni; Rini Sriyani; Abd. Kadir
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 3 (2018): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.948 KB) | DOI: 10.55679/jts.v6i3.6232

Abstract

Beton merupakan salah satu material yang banyak dipilih dalam pembangunan infrastruktur karena dinilai memilik banyak keunggulan. Disisi lain, Sulawesi Tenggara sebagai daerah tambang nikel, banyak memberikan hasil sampingan berupa slag nikel. Produksi dari slag selama kurun waktu periode 2011-2012 sekitar 1 juta ton slag, dengan kandungan nikel dalam umpan pengolahan biji nikel adalah antara 1,80% sampai 2,00%. Dan karena kebutuhan agregat dalam campuran beton cukup banyak sementara ketersediaan material akan semakin sulit diperoleh maka perlu memanfaatkan sumber alternatif bahan terbuang seperti slag nikel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan beton akibat penggunaan variasi slag dalam campuran dan juga untuk mengetahui komposisi optimum untuk menghasilkan kuat tekan maksimal. Hasil penelitian dapat diperoleh data agregat halus sebagai berikut : berat jenis 2,63 gram/cm³, kadar lumpur 3,14%, berat isi padat 1,83 gram/cm³ dan pemeriksaan analisa saringan sebanyak 2000 gram. Data agregat kasar batu pecah Moramo sebagai berikut : berat jenis 2,60 gram/cm³, kadar lumpur 0,25%, berat isi padat 1,46 gram/cm³ dan analisa saringan sebanyak 2000 gram. Data agregat kasar slag nikel Pomala sebagai berikut : berat jenis 2,88 gram/cm³, kadar lumpur 0,30%, berat isi padat 1,52 gram/cm³ dan analisa saringan sebanyak 2000 gram. Hasil pengujian kuat tekan beton pada umur 28 hari untuk masing – masing variasi campuran sebesar 17,61 Mpa untuk (V1) untuk penggunaan slag 0%, 13,65 Mpa untuk (V2) untuk penggunaan slag 25%, 17,24 Mpa untuk (V3) penggunaan slag 50%, 17,34 Mpa untuk (V4) penggunaan slag 75% dan hasil kuat tekan optimum berada pada (V5) penggunaan slag 100% yaitu sebesar 21,95 Mpa.
ANALISIS PEMAKAIAN AIR BERSIH RUMAH TANGGA WARGA PERUMAHAN BUMI MAS GRAHA ASRI KOTA KENDARI Fathur Rahman Rustan; Rini Sriyani; Romy Talanipa
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.214 KB) | DOI: 10.55679/jts.v7i2.8195

Abstract

ABSTRAKPertumbuhan jumlah penduduk yang semakin hari semakin meningkat, maka semakin meningkat pula kebutuhan air bersih. Peningkatan kebutuhan air bersih ini tidak diimbangi dengan ketersediaan sumber daya air bersih, malahan kuantitas dan kualitas air bersih semakin menurun. Perilaku dan kebiasaan penduduk mempengaruhi tingkat pemakaian air bersih.Studi ini dilakukan untuk menganalisis pemakaian air bersih rumah tangga warga Perumahan Bumi Mas Graha Asri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besar pemakaian rata-rata air bersih rumah tangga warga perumahan Bumi Mas Graha Asri telah memenuhi standar kebutuhan air bersih untuk masyarakat perkotaan. Studi analisis pemakaian air bersih rumah tangga dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis inferensial.Hasil analisis menunjukkan rata-rata pemakaian air bersih rumah tangga adalah sekitar 191,61 liter/orang/hari dan dapat disimpulkan bahwa pemakaian air bersih rumah tangga di Perumahan Bumi Mas Graha Asri tergolong tinggi. Untuk itu diperlukan perubahan pola pemakaian air bersih rumah tangga sebagai upaya penghematan air bersih. Kata Kunci : Analisis, Air Bersih Rumah Tangga, PemakaianABSTRACTThe development of population influenced the increasing of cleaning water requirement. This is not balanced with the clean water supply. Infect, the quantity and quality of clean water declined. Population’s behaviour and habit influenced the level of consumption. This study was done to analyzed household water consumption of Bumi Mas Graha Asri citizens. This researched aimed to analyze the amount of clean water consumption on the average. After feeling the clean water requirement standard for the urban people, indentified factor influence the clean water consumption and analyze the infect of each factor concerning the level of clean water consumption of Bumi Mas Graha Asri. Study of analyse of clean water consumption was done by descriptive analyze and inference analyze. Brainwork analysis is showed the clean water consumption on the average is around 191,61 litre/person/day and can be summarized that clean water consumption of Bumi Mas Graha Asri housing classified in high level, so that the change of consumption system if needed as an afford of economizing on clean water. Keywords : Analysed, Household Clean Water, Consumption
PEMANFAATAN MATERIAL SUNGAI ANESE UNTUK DIGUNAKAN SEBAGAI CAMPURAN BETON STRUKTURAL DI DESA ANDOOLO UTAMA KECAMATAN BUKE KABUPATEN KONAWE SELATAN Wayan Mustika; Rini Sriyani; Ridwansyah Nuhun; Sulha Sulha; Fitriah Fitriah
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2020): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v8i1.12671

Abstract

ABSTRAKPenggunaan material pasir dan kerikil sungai Anese sebagai bahan campuran beton struktural harus direncanakan dan dihitung secara tepat terhadap pemilihan material, penentuan komposisi campuran, metode dan cara pencampuran yang benar, jumlah semen yang sesuai, jumlah takaran air yang tepat dan kekenyalan (nilai slump) yang benar. Oleh karena itu, salah satu solusi penyelesaian masalah tersebut adalah penyuluhan kepada masyarakat dan para tukang bangunan sehingga dapat menambah pemahaman para tukang bangunan dan masyarakat di Desa Andoolo Utama Kecamatan Buke Kabupaten Konawe Selatan yang selama ini melakukan pencampuran material yang berasal dari sungai Anese sebagai campuran beton tanpa perencanaan dan perhitungan yang benar.Dari hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat oleh Team Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo Kendari diperoleh beberapa kesimpulan bahwa masyarakat khususnya para tukang bangunan telah memahami bagaimana memanfaatkan material kerikil dan pasir Anese untuk digunakan sebagai bahan campuran beton struktural dengan mutu di atas K.225., masyarakat khususnya para tukang bangunan telah memahami bahwa material lokal berupa kerikil dan pasir konawe dapat digunakan sebagai beton struktural dengan mutu K.225, sehingga untuk bangunan dengan struktur yang tidak terlalu berat seperti rumah tinggal dan ruko, penggunaan material tersebut kiranya sudah dapat memenuhi dengan memperhatikan komposisi campuran yang telah dijelaskan oleh tim penyuluh sehingga pada akhirnya dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat desa Andoolo Utama Kecamatan Buke Kabupaten Konawe Selatan.   Kata Kunci : Beton struktural, Kerikil, Pasir, Campuran betonABSTRACTThe use of Anese river sand and gravel material as structural concrete mix material must be planned and calculated appropriately for material selection, determining the composition of the mixture, the correct method and method of mixing, the appropriate amount of cement, the right amount of water and the thickness (slump value) required. correct. Therefore, one of the solutions to solve the problem is counseling to the community and the builders to increase the understanding of the builders and the community in Andoolo Utama Village, Buke Subdistrict, Konawe Selatan Regency who have been mixing materials from the Anese river as a concrete mixture without proper planning and calculation.From the results of the implementation of community service activities by the Team of the Faculty of Engineering of the University of Halu Oleo Kendari obtained several conclusions that the community especially the builders have understood how to utilize the Anese gravel and sand material to be used as a mixture of structural concrete with a quality above K.225., The community especially the builders have understood that local material in the form of gravel and konawe sand can be used as structural concrete with K.225 quality, so that for buildings with structures that are not too heavy such as houses and shophouses, the use of these materials can already be met by paying attention to the composition the mixture has been explained by the extension team so that in the end it can have a better economic impact for the people of Andoolo Utama village, Buke sub-district, Konawe Selatan district. Keywords  : Structural concrete, Gravel, Sand, Concrete mix
ANALISIS BESARAN TINGKAT KEBISINGAN LALULINTAS PADA JALAN M. T. HARYONO - AHMAD YANI KOTA KENDARI (Studi Kasus : Ade Swalayan – Central Gym) Rini Sriyani; Ranno Marlany Rachman; Fathur Rahman Rustan; Vita Asria
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v7i3.10066

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebisingan lalu lintas yang terjadi pada Jalan MT. Haryono – Ahmad Yani (Ade Swalayan – Central Gym), membandingkan hasil analisa tingkat kebisingan pada hari Senin, Rabu, Sabtu dan Minggu.Perhitungan analisa tingkat kebisingan ini dilakukan dengan menggunakan data hasil survei volume lalu lintas, data hasil survei kecepatan di lokasi penelitian dan data survei gradient jalan serta sudut pantul bangunan dengan analisa perhitungan menggunakan metode Transport Road and Research Laboratory (TRRL).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kebisingan maksimum lalu lintas yang ada pada kawasan tersebut berada pada Segmen II  yang  pada hari Senin sebesar 73,90 dB(A), pada hari Rabu sebesar 73,47 dB(A), pada hari Sabtu sebesar 73,97 dB(A), dan pada hari Minggu sebesar 73,99 dB(A). Hal ini karena tingginya volume lalu lintas, gradien jalan yang lebih tinggi dan tidak adanya bangunan peredam kebisingan. Kata Kunci :   Volume Kecepatan, Kebisingan, TRRL.ABSTRACTThis study aims to determine the level of traffic noise that occurs in the MT. Haryono - Ahmad Yani Street (Ade Swalayan - Central Gym), comparing the results of noise level analysis on Monday, Wednesday, Saturday and Sunday..The noise level analysis calculation is done by using traffic volume survey data, speed survey data in the research location and road gradient survey data and building reflection angle by analyzing calculations using the Transport Road and Research Laboratory (TRRL) method.The results of this study indicate that the maximum noise level of traffic in the area in Segment II which on Monday amounted to 73.90 dB(A), on Wednesday at 73.47 dB(A), on Saturday at 73.97 dB(A), and on Sunday at 73.99 dB(A). This is caused the high volume of traffic, higher road gradients and noise cancellation.  Keywords  :    Volume, Speed, Noise, TRRL.
EVALUASI PELAYANAN AIR BERSIH DI KECAMATAN PUUWATU DENGAN METODE IPA (IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS) Abdul Rahman; Romy Talanipa; Rini Sriyani
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.49 KB) | DOI: 10.55679/jts.v7i1.6283

Abstract

PDAM adalah salah satu unit usaha milik daerah, yang bergerak dalam distribusi air bersih bagi masyarakat umum, yang sangat mengutamakan kualitas pelayanan agar dapat terus bertahan. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta globalisasi informasi menyebabkan harapan akan kualitas pelayanan terus berkembang. Kesesuaian antara harapan dan kenyataan yang didapatkan sangat menentukan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan penyediaan air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pelayanan penyediaan air bersih di Kecamatan Puuwatu selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat mengenai pelayanan dari penyedia air bersih di Kecmatan Puuwatu. Penelitian ini merupakan penelitian survey deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode IPA (Importance Performance Analysis). Penelitian ini berdasarkan tingkat kepuasan pelayanan air bersih di Kecamatan Puuwatu dilihat dari enam dimensi kualitas pelayanan yaitu dimensi Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, Emphaty, pelayanan  dimana masing-masing dimensi terdapat tiga atribut kecuali dimensi pelayanan terdapat enam atribut yang dinilai berdasarkan harapan dan kenyataan.Berdasarkan hasil analisis tingkat pelayanan air bersih di Kecamatan Puuwatu diperoleh 61,90% menyatakan pelayanan sudah memuaskan dan 38,10% menyatakan pelayanannya belum memuaskan. Sedangkan hasil ekspetasi yang didapatkan oleh masyarakat menyatakan 66,67% menyatakan sudah sesuai ekspetasi dan 33,33% menyatakan belum sesuai ekspetasi. Diharapkan kepada pihak PDAM untuk melakukan penilaian berkala terhadap tingkat kepuasan masyarakat dan memberikan tindak lanjut yang relevan demi perbaikan di masa mendatang. Kata Kunci : Kepuasan Masyarakat, PDAM, Importance Performance Analysis (IPA)
UJI KARAKTERISTIK BATU GUNUNG LABORA KECAMATAN TONGKUNO SEBAGAI LAPIS PONDASI PERKERASAN JALAN KELAS A Muhammad Sidiq; Rini Sriyani; Wayan Mustika
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.088 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v6i1.22174

Abstract

Berkembangnya pembangunan jalan di Kabupaten Muna, dewasa ini menyebabkan kebutuhan pembangunan meningkat, di antaranya ialah kebutuhan material untuk konstruksi lapis perkerasan jalan. Sehingga dengan laju pertumbuhan penduduk disuatu wilaya, maka fungsi sebuah jalan sebagai prasarana perhubungan darat terutama untuk distribusi barang dan jasa, serta sebagai faktor penunjang laju pertumbuhan ekonomi. Oleh karenanya dalam rangka menunjang agar pembangunan jalan dapat terlaksana dengan baik dibutukan material lapis pondasi yang sesuai dan tepat, agar pekerjaan jalan tidak rusak dengan cepat. Diupayakan dengan cara memanfaatkan sumber daya alam local yang tersedia dan mendatangkan agregat dari tempat lain yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan material lokal. Penelitian ini merupakan studi penelitian di laboratorium yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik material dan daya dukung kegunaan material, layak atau tidak layaknya material batu gunung labora kecamatan tongkuno kabupaten muna sebagai lapis pondasi perkerasan jalan kelas A, yang mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 (Divisi 5). Berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan karakteristik dari pengujian material Batu Gunung Labora Kecamatan Tongkuno Kabupaten Muna, yang terdapat dalam spesifikasi, yaitu: Analisa saringan memenuhi spesifikasi dengan sempurna, Abrasi rata-rata 35,90% memenuhi spesifikasi lapis pondasi kelas A, Berat jenis agregat kasar didapatkan nilai penyerapan 2,63%, sedangkan berat jenis agregat halus didapatkan nilai penyerapan 0,43%, Pemadatan γd maksimum 2,147 gr/cm, kadar air optimum 5,96% dan CBR γd maksimum Labolatorium dengan nilai 94,55%, memenuhi spesifikasi untuk lapis pondasi kelas A. Mengacu pada acuan spesifikasi yang sesuai standar Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 (Divisi 5).