Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

CERAI PAKSA DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM DI DESA LAKEA I KABUPATEN BUOL Afni, Nur; Syahid, Ahmad; Kadir, Surni
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.1294

Abstract

Jurnal ini  membahas tentang Cerai Paksa Dalam Tinjauan Pendidikan Islam Di Desa Lakea I Kabupaten Buol dengan rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana Penerapan Bahasa Buol terhadap Pembelajaran PAI di Lakea Kecamatan Lakea Kabupaten Buol? Serta Implikasi Cerai Paksa Dalam Tinjauan Pendidikan Islam Di Desa Lakea I Kabupaten Buol? Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Penerapan Bahasa Buol terhadap Pembelajaran PAI di Lakea Kecamatan Lakea Kabupaten Buol, serta Implikasi Cerai Paksa Dalam Tinjauan Pendidikan Islam Di Desa Lakea I Kabupaten Buol. Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah Pe pendekatan penelitian kualitatif. Pendekatan kualitatif ini digunakan sebab peneliti secara langsung mengamati langsung di lapangan berdasarkan wawancara penulis dengan informan. Sedangkan orientasi teoritisnya yang digunakan penulis adalah interaksi simbolis verbal. Selain itu, jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian partisipatoris observasi. Adapun hasil penelitian penulis adalah: Pertama,. Faktor-faktor yang mempengaruhi cerai paksa di Desa Lakea I Kabupaten Buol adalah kondisi di mana pasangan suami istri apakah suami atau istri membuat pernyataan dan melayangkan gugatan cerai secara paksa baik surat talak sendiri atau pernyataan yang dilayangkan ke lembaga yang mengurus, dalam hal ini pengadilan Agama yang oleh factor-faktor Kenyamanan dalam rumah tangga hilang, pemenuhan kebutuhan lahir dan bathin yang tidak terpenuhi yang menyeebabkan hilangya kata keluarga harmonis atau lebih dalam lagi karena putusnya hubungan orang tua menjadikan mentalitas anak terganggu tak terhindarkan. Kedua Implikasi cerai paksa dalam Tinjauan Pendidikan Islam yang menunjukan menurunnya kondisi psikologi tidak dibenarkan dalam kacamata pendidikan Islam. Sebab, keharmonisan keluarga mempengaruhi psikologi anak dalam pergaulannya terutama di sekolah.Kata Kunci :  Cerai Paksa, Pendidikan Islam
EFEKTIFITAS PEMBERIAN UMPAN BALIK TUGAS TERSTRUKTUR TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA SMP NEGERI 5 BUKAL KABUPATEN BUOL Abdullah, Sartika; Syahid, Ahmad; Kadir, Surni
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.870

Abstract

Skripsi ini membahas tentang efektifitas pemberian umpan balik tugas terstruktur terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam Siswa SMP Negeri 5 Bukal Kabupaten Buol. Dengan bentuk permasalahannya yaitu (1) Bagaimana efektifitas pemberian umpan balik tugas terstruktur terhadap hasil belajar PAI di SMP Negeri 5 Bukal (2) Bagaimana implikasi pemberian umpan balik terstruktur terhadap hasil belajar PAI di SMP Negeri 5 Bukal.Tujuan penelitian skripsi ini adalah: (1) untuk mengetahui efektifitas pemberian umpan balik tugas terstruktur terhadap hasil belajar PAI di SMP Negeri 5 Bukal dan (2) untuk mengetahui implikasi pemberian umpan balik terstruktur terhadap hasil belajar PAI di SMP Negeri 5 Bukal.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian skripsi ini adalah metode penelitian deskriptif Kualitatif, Yang terdiri dari: Pendekatan dan Jenis Penelitian Kehadiran Peneliti, Lokasi Penelitian, Sumber Data, Prosedur Pengumpulan Data, Analisis Data, Pengecekan Keabsahan Temuan dan Tahap – tahap penelitian.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Efektifitas pemberian umpan balik tugas terstruktur terhadap hasil belajar PAI di SMP Negeri 5 Bukal  dilakukan agar setiap siswa memperoleh hasil belajar yang yang baik. Disamping itu, agar: Guru dapat mengetahui kemampuan belajar siswa, Medidik siswa agar rajin mengerjakan tugas terstruktur, Memberikan motivasi kepada siswa agar rajin mengulangi pelajaran, Membangun kepercayaan diri siswa, dan Guru menerapkan pemberian umpan balik pada siswa minimal satu uraian pada setiap mata pelajaran. (2) Implikasi pemberian umpan balik terstruktur terhadap hasil belajar PAI di SMP Negeri 5 Bukal adalah; Dapat mengetahui kemampuan belajar awal siswa, Dapat mengetahui dan mengukur kemampuan belajar siswa, Dapat mengetahui kemampuan mengajar guru, Dapat mengetahui hasil belajar siswa, Dapat menerapkan metode brelajar kedepannya. Untuk mengetahui dan mengukur kemampuan belajar siswa, perlu dilakukan evaluasi dengan cara, memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa mengenai materi yang diajarkan pada saat itu maupun yang sebelumnya.Kata Kunci        :  Efektifitas, Umpan Balik, Hasil Belajar.
IMPLIKASI PELAKSANAANPRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN MAHASISWA DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 4 BUNOBOGU KABUPATEN BUOL Susanti, Susanti; Kadir, Surni; Said, Colle M.
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.748

Abstract

Skripsi ini membahas tentang Implikasi Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan Mahasiswa dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Negeri 4 Bunobogu Kabupaten Buol dengan pokok pembahasan bagaimanakah deskripsi Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan Mahasiswa dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Negeri 4 Bunobogu Kabupaten Buol? Dan bagaimanakah Implikasi Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan Mahasiswa dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Negeri 4 Bunobogu Kabupaten Buol?.Untuk menjawab permsalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, serta menggunakan teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian skripsi ini yaitu:deskripsi Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan Mahasiswa dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Negeri 4 Bunobogu Kabupaten Buol, yaitu: 1) mahasiswa memiliki semangat yang tinggi dalam melaksanakan proses pembelajaran sehingga perlu ditiru oleh guru. 2) mahasiswa menunjukkan kreasinya dengan membuat perangkat pembelajaran guru (Silabus dan RPP) secara manual di buku album, sehingga memberikan pemahaman kepada guru-guru dalam pembuatan perangkat tersebut, karena selama ini guru hanya mengkopi dari guru lain dan mengunduh dari internet perangkatnya. 3) mahasiswa mampu menggunakan berbagai metode pembelaajran yang bervariasi, sehingga meningkatkan pemahaman siswa dan membuka wawasan guru yang selama ini hanya menggunakan metode yang monoton. 4) mahasiswa dapat menunjukkan keterampilannya dalam membuat media pembelajaran dari bahan-bahan yang sederhana, sehingga membuka pemahaman guru tentang pembuatan media pembelajaran yang selama ini dianggap sulit oleh guru. 5) dalam melaksanakan PPL mahasiswa memiliki program fisik yakni menata taman sekolah dan memiliki program non fisik yakni memperbaiki papan data administrasi sekolah, sehingga meningkatkan keindahan sekolah dan ketertiban administrasi sekolah. Adapun implikasi Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan Mahasiswa dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Negeri 4 Bunobogu Kabupaten Buol, yaitu: 1) Memberikan semangat bagi guru untuk memperdalam teori-teori belajar. 2) Meningkatkanpemahaman guru tentangpembuatanadministrasi guru secara manual. 3) Meningkatkanpemahaman guru tentangpenerapanmetode yang bervariasidalampembelajaran. 4) Meningkatkanpemahaman guru tentangpembuatandanpenggunaan media pembelajarandan 5) Memperbaikikelengkapanadministrasisekolah.Kata Kunci        :    Implikasi, Praktik Pengalaman Lapangan, Mutu Pendidikan
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR PAI MELALUI METODE DISKUSI DI SMP NEGERI 6 BOLANO LAMBUNU Meli Anjustian, Meli Anjustian; Kadir, Surni; Lasawali, Adhriansyah A.
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.1290

Abstract

Skripsi ini membahas tentang upaya meningkatkan keaktifan dan prestasi belajarPAI melalui metode diskusi di SMP Negeri 6 Bolano Lambunu dengan rumusan masalah bagaimana deskripsi upaya meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar PAI melalui metode diskusi di SMP Negeri 6 Bolano Lambunu? dan bagaiamana implikasi terhadap upaya meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar PAI melalui metode diskusi di SMP Negeri 6 Bolano Lambunu?. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, serta menggunakan teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian skripsi ini yaitu:1. Deskripsi upaya meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar PAI melalui metode diskusi di SMP Negeri 6 Bolano Lambunu yaitu pertama menganalisa dan menetapkan materi pelajaran PAI yang cocok untuk diterapkan metode diskusi, kedua melakukan persiapan yang diperlukan dalam menggunakan metode diskusi, ketiga melaksanakan pembelajaran PAI dengan menggunakan metode diskusi, keempat melaksanakan pengelolaan pembelajaran agar dapat mengaktifkan dan meningkatkan prestasi belajar siswa dan yang terakhir yaitu melakukan evaluasi pembelajaran dan tindak lanjut.2. Implikasi terhadap upaya meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar PAI melalui metode diskusi di SMP Negeri 6 Bolano Lambunu  yaitu pertama meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi pelajaran, yang kedua meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran PAI,  ketiga meningkatkan dan membuka serta menambah wawasan siswa, keempat, siswa belajar mengungkapkan dan mempertahankan pendapat dengan alasan yang logis, yang logis, kelima meningkatkan prestasi belajar siswa, keenam melatih siswa berfikir kritis, ketujuh mendorong siswa untuk memecahkan masalah secara bersama-sama, kedelapan membiasakan siswa untuk mendengarkan pendapat siswa lain dan kesembilan melatih siswa untuk bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan guru.Kata Kunci        : Keaktifan, Prestasi Belajar, dan Metode Diskusi
EFEKTIVITAS DESENTRALISASI PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI SMA NEGERI 1 LAKEA Mangale, Rustam S.; Kadir, Surni; Rahmawati, Rahmawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.739

Abstract

Skripsi ini membahas tentang efektivitas desentralisasi pendidikan dalammeningkatkan profesionalisme guru di SMA Negeri 1 Lakea dengan pokok pembahasana bagaimana deskripsi desentralisasi pendidikan dalam meningkatkan profesionalisme guru di SMA Negeri 1 Lakea? dan bagaimana implikasi desentralisasi pendidikan dalam meningkatkan profesionalisme guru di SMA Negeri 1 Lakea. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuideskripsi dan implikasi desentralisasi pendidikan dalam meningkatkan prodfesionalisme guru di sekolah tersebut.Untuk menjawab permsalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, serta menggunakan teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian skripsi ini yaitu: deskripsi Desentralisasi Pendidikan dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SMA Negeri 1 Lakea: (1) Desentralisasi pendidikan merupakan pemberian kewenangan kepada daerah untuk mengelola pendidikannya, lalu daerah melimpahkan kepada masing-masing sekolah (2) Pemerintah pusat tetap mengontrol pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah dan masing-masing sekolah melalui akreditasi nasional yang dilaksanakan oleh BAN-SM (3) Aspek-aspek yang menjadi kewenangan sekolah dalam melaksanakan desentralisai pendidikan yakni: (a) Perencanaan dan evaluasi program sekolah dalam hal ini sekolah berupaya meningkatkan mutu pendidikan dengan cara merencanakan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan profesionalisme guru, misalnya mengutus guru untuk mengikuti Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan merencanakan bimbingan teknis untuk meningkatkan keterampilan guru dan mengevaluasi berbagai perencaan kegiatan program sekolah (b) Aspek pengelolaan proses belajar, memberikan kewenangan kepada masing-masing guru untuk mengelola proses pembelajaran pada mata pelajaran yang dipegangnya dan kepala sekolah melukan supervisi kepada guru untuk mengevaluasi dan membimbing pelaksanaan proses pembelajaran guru tersebut (c) Aspek pengelolaan ketenagaan, SMA Negeri 1 Lakea mengelola 25 orang guru dan 3 orang tenaga administrasi, pengelolaan yang dilakukan misalnya memberikan guru mata pelajaran yang sesuai dengan keahliannya, dan mengutus guru sebagai perwakilannya dalam kegiatan seminar mapun workshop (d) Aspek pengelolaan keuangan, sekolah mengelola dana BOS dengan prosedur sesuai dengan aturan penggunaan dana tersebut yakni sebagai operasional sekolah, misalnya mengupayakan pembayaran honor guru honorer yang tidak pernah terlambat dibayarkan. Implikasi Desentralisasi Pendidikan dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SMA Negeri 1 Lakea: (1) Program sekolah dalam meningkatkan profesionalisme dapat terlaksana dengan baik (2) Masing-masing guru berupaya meningkatkan pengelolaan proses belajarnya sebagai implikasi dari pelaksanaan supervisi (3) Sekolah memiliki tenaga pendidik sesuai dengan kebutuhan dan (4) Pengelolaan keuangan yang dilaksanakan oleh sekolah dapat memotivasi guru untuk melaksanakan tugasnya dengan baik.Kata Kunci        :    Desentralisasi pendidikan, profesionalisme guru
WASIAT WAJIBAH ANAK ANGKAT MENURUT KOMPILASI HUKUM ISLAM DI PENGADILAN AGAMA PALU KELAS I A Maribunti, Irfo; Kadir, Surni; Gazali, Gazali
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.730

Abstract

Deskripsi Wasiat wajibah Anak Angkat dalam Kompilasi Hukum Islam Dalam KompilasiHukum Islam orang tua angkat secara serta merta dianggap telah meninggalkan wasiat (karena itu diberi nama wasiat wajibah) maksimal sebanyak 1/3 dari harta yang ditinggalkan untuk anak angkatnya, atau sebaliknya anak angkat untuk orang tua angkatnya, dimana hartatersebut dalam sistem pembagiannya bahwa sebelum dilaksanakan pembagian warisan kepada para ahli warisnya, maka wasiat wajibah harus ditunaikan terlebih dahulu. Wasiat wajibah sebagai wasiat yang pelaksanaannya tidak dipengaruhi atau tidak bergantung kepada kemauan atau kehendak yang meninggal dunia. Wasiat wajibah adalah suatu wasiat yang diperuntukkan kepada ahli waris atau kerabat yang tidak memperoleh bagian harta warisan dari orang yang wafat, karena adanya suatu halangan syara. Implementasi wasiat wajibah kepada anak angkat dalam putusan hakim di Pengadilan Agama kelas I A Palu yaitu : Pertama pihak pengadilan agama menerima permohonan gugatan wasiat wajibah kemudian yang kedua pengadilan agama mempelajari perkara yang masuk dan menyiapkan kelengkapan berkas sesuai dengan ketentuan pengadilan yang berlaku, ketiga pengadilan agama menetapkan majelis hakim yang akan menyelesaikan perkara berdasarkan bukti-bukti yang kuat yang dihadirkan oleh anak angkat ( Penggugat) yakni majelis hakim memutuskan memberikan 1/3 dari jumlah harta yang ditinggalkan apabila penggugat dapat mengahdirkan bukti berupa putusan majelis hakim tentang pengangkatan anak. Majelis hakim juga dapat memutuskan perkara secara berbeda apabila penggugat memiliki surat wasiat yang sah dari orang tua angkatnya dalam hal ini putusan majelis hakim harus mengikuti isi dari surat wasiat tersebut. Kata Kunci: Wasiat Wajibah dan Kompilasi Hukum Islam
PERAN MAJELIS TAKLIM AL-MAGFIRAH MELALUI PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DAKWAH ISLAMIYAH TERHADAP PEMAHAMAN KEAGAMAAN IBU-IBU RUMAH TANGGA DI KELURAHAN TALISE Mariana, Siska; Syahid, Ahmad; Kadir, Surni
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.1295

Abstract

Peran Majelis Taklim Al-Magfirah Melalui Pemanfaatan Media Sosial Dakwah Islamiyah Terhadap Pemahaman Keagamaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Di Kelurahan Talise Untuk menyampaikan pesan dakwah keagamaan melalui media sosial kepada ibu-ibu rumah tangga kelurahan talise majelis taklim membentuk group WA, pemanfaatan media sosial untuk menyamapikan pesan-pesan dakwah dapat meningkatkan pemahaman keagamaan bagi anggota ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam group WA, pesan-pesan keagamaan dapat diperoleh secara bebas dari mana saja sehingga memudahkan bagi anggota group WA untuk saling mengirimkan pesan-pesan dakwah, pemanfaatan media sosial untuk menyebarkan pesan-pesan dakwah merupakan cara berdakwah secara modern yang bisa dilakukan oleh para dai sehingga umat islam mampu mengikuti perkembangan dunia saat ini. Kendala Majelis Taklim Al-Magfirah Melalui Pemanfaatan Media Sosial Dakwah Islamiyah Terhadap Pemahaman Keagamaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Di Kelurahan Talise Kendala yang dialami Dalam Pemanfaatan Media Sosial Dakwah Islamiyah Terhadap Pemahaman Keagamaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Di Kelurahan Talise yaitu pertama, tidak dapat memastikan tentang pesan dakwah apakah dibaca atau tidak, kedua pesan dakwah keagaman melalui media sosial tidak dapat bertahan lama karena apabila memori penuh maka pesan dakwah tersebut akan dihapus, ketiga tidak dapat memastikan sumber dan materi dakwah terpercaya atau tidak, keempat tidak dapat mengevaluasi sejauh mana pesan dakwah tersebut telah dipahami oleh masyarakat dan yang terakhir yakni masyarakat tidak menyukai pesan dakwah yang terlalu panjang.Kata Kunci: Majelis Taklim dan Media Sosial
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PEMAHAMAN SISWA DI SMP IT AL-FAHMI PALU PADA TAHUN 2018 Adnan, Muh. Fauzan; Kadir, Surni; Lasawali, Adhriansyah A.
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.1291

Abstract

Skripsi ini membahas tentang penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share pada mata pelajaran pendidikan agama islam terhadap pemahaman siswa di SMP IT Al-Fahmi Palu. Dengan sub masalah dari skripsi ini ialah Bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share  pada mata pelajaran pendidikan agama islam terhadap pemahaman siswa di SMP IT Al-Fahmi Palu? Dan bagaimana implikasi model pembelajaran kooperatif tipe think pair share terhadap pemahaman siswa di SMP IT Al-Fahmi Palu? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengenal dan mengetahui bagaimana Penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Think Pair Share  pada mata pelajaran pendidikan agama islam terhadap pemahaman siswa di SMP IT Al-Fahmi Palu dan mengetahui implikasi dari pembelajaran kooperatif tipe think pair share pada mata pelajaran pendidikan agama islam di SMP IT Al-Fahmi Palu. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif, yaitu di tinjau dengan menggunakan pendekatan serta mengacu pada penelitian lapangan dan di bahas melalui analisis kualitatif dan sistematik. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, teknik pengumpulan data adalah reduksi data, serta penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian yang penulis lakukan di lingkungan SMP IT Al-Fahmi Palu, melalui wawancara dan observasi, dapat di simpulkan bahwa: (1) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share di SMP IT Al-Fahmi Palu yaitu dengan tiga tahap yaitu think, pair, dan share. Tahap pertama Berfikir (think) guru mengajukan suatu pertanyaan atau masalah yang dikaitkan dengan pelajaran, dan meminta siswa menggunakan waktu beberapa menit untuk berfikir sendiri jawaban atau masalah, tahap yang kedua adalah berpasangan (Pair) selanjutnya guru meminta siswa untuk berpasangan dan mendiskusikan apa yang telah mereka peroleh, dan tahap ketiga yaitu tahap terakhir berbagi (Sharing) guru meminta pasangan pasangan untuk berbagi dengan keseluruhan kelas yang telah mereka bicarakan. (2) Sedangkan implikasi dari penerapan pembelajaran kooperatif tipe TPS di SMP-IT Al Fahmi Palu yaitu memberikan hasil pembelajaran yang positif, menjadikan siswa lebih aktif, bergairah dan bersemangat dalam mengonstruksikan pengetahuannya, lebih kritis, meningkatkan pemahaman siswa. Semua hal tersebut mudah terjadi karena model pembelajaran ini berpusat pada siswa.Kata kunci: Model Pembelajaran, Kooperatif Tipe Think Pair Share
Modernization of Islamic Thought Amidst the Challenges of Radicalism and Secularism Kadir, Surni; Abd. Rasyid, Nurhayati; Rudji, Hamdi; Kamal, Kamal
ISTIFHAM Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : Seutia Hukamaa Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71039/istifham.v3i1.86

Abstract

This article discusses the modernization of Islamic thought as a response to the increasingly complex challenges of radicalism and secularism in the contemporary era. Modernization in Islamic thought aims to align religious principles with the dynamics of developments in the era without sacrificing the core values of Islam. On the one hand, radicalism emerges as a movement that rejects all forms of change and modernity, often using the pretext of religion to legitimize violence and intolerance. On the other hand, secularism offers an approach that separates religion from public life, thus potentially reducing the role of spirituality in the social order. Through literature analysis and case studies in several Muslim countries, this article explores the strategy of modernizing Islamic thought that can be a middle ground between the two extremes. The results of the study indicate that the modernization of Islamic thought must be based on a deep understanding of classical texts, accompanied by contextualization according to the social and cultural needs of today's society. In addition, collaboration between Muslim intellectuals and traditional scholars plays an important role in spreading a moderate, inclusive, and relevant understanding of Islam. In conclusion, the modernization of Islamic thought can be an effective solution in bridging the need to adapt to global change without ignoring the essence of Islamic teachings, while at the same time countering the threats of radicalism and secularism. This research contributes to the development of moderate Islamic discourse that is appropriate to the modern socio-political context.
TRANSFORMATION OF KAILI TRIBE RITUALS POST-ISLAMIZATION: INTEGRATING ISLAMIC VALUES INTO LOCAL TRADITIONS Kadir, Surni; Rudji, Hamdi; Normawati, Normawati; Kamal, Kamal; Lubis, Mukhlis
ILMU USHULUDDIN Vol. 12, No. 1, July 2025
Publisher : Peminat Ilmu Ushuluddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/iu.v12i1.46679

Abstract

The post-Islamization transformation of the Kaili tribe in Central Sulawesi led to significant changes in traditional rituals, especially Pompoura and Disaster Prevention, originally based on animism. This study explores the tribe's adaptation to Islamic influences while balancing the preservation of ancestral traditions and the tension it caused with traditional elders. Using a qualitative approach with descriptive methods, the research involved in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The results indicate that these rituals have been reinterpreted to align with Islamic teachings while maintaining social elements that reinforce community solidarity. This study provides practical contributions to religious leaders and traditional figures in managing cultural change, offering solutions that balance religious values and local traditions. Future research directions could explore other communities to broaden the scope and delve deeper into similar cultural resistance dynamics, focusing on cultural and religious negotiations to create innovative solutions that balance tradition and modernity.