Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pengembangan Kompetensi Pedagogik Guru SD melalui Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif di Era Pandemi Covid-19 Sari, Dwi Septiana; Hidayati, Destia Wahyu; Wahyuni, Arie; Lestari, Rina Sri; Awaliyah, Nada Afidatul
Manggali Vol 1 No 2 (2021): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v1i2.1750

Abstract

Salah satu aspek dalam kompetensi pedagogik guru yaitu mampu memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran, misalnya mengembangkan media pembelajaran interaktif. Namun, kemampuan guru untuk membuat media pembelajaran berbasis TIK masih rendah. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu meningkatkan kompetensi pedagogik guru SD dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif. Kegiatan pelatihan dibagi menjadi pemaparan materi, praktik, penugasan, pendampingan dan evaluasi oleh Tim PPM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman dan kemampuan peserta pelatihan dalam membuat media pembelajaran interaktif. Persentase nilai rata-rata sebelum mengikuti kegiatan yaitu 51%, dan setelah mengikuti pelatihan yaitu 79%. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan mampu mendukung pengembangan kompetensi pedagogik guru dalam membuat media pembelajaran interaktif.
Workshop Mendesain Pembelajaran Matematika dan Sains yang Menyenangkan Bagi Guru PAUD Sari, Dwi Septiana; Nayazik, Akhmad; Linawati, Ririn; Wulandari, Ika
Manggali Vol 2 No 2 (2022): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v2i2.2007

Abstract

Temuan PISA 2018 dan TIMSS 2015 menunjukkan bahwa sangat diperlukan optimalisasi proses pembelajaran Matematika dan Sains. Hal yang dapat dilakukan guru yaitu mengembangkan kecerdasan peserta didik melalui pengembangan kemampuan fisik-motorik serta kognitif pada pembelajaran matematika dan sains, mulai dari usia dini. Tujuan dari kegiatan pengadian ini yaitu meningkatkan pemahaman guru dalam mendesain pembelajaran matematika dan sians yang menyenangkan bagi AUD. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi berupa pemaparan materi melalui ceramah, diskusi/tanya jawab, dan demonstrasi/ praktek. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta pelatihan sebesar 25%. Persentase rata-rata pemahaman peserta sebelum mengikuti pelatihan sebesar 52%, dan sesudah mengikuti pelatiahn sebesar 77%. Selain itu, peserta pelatihan juga antusias dan aktif bertanya pada sesi tanya jawab. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan yang diadakan mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman guru-guru PAUD di Jawa Tengah.
Peningkatan Pemahaman dan Kesiapan Warga akan Bahaya Leptospirosis di Lingkungan RW 06 Sendangguwo, Kota Semarang Sari, Dwi Septiana; Nurwahidah, Indri; Widiyawati, Yeni; Nugraheni, Diah
Manggali Vol 4 No 1 (2024): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v4i1.3068

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu melakukan upaya peningkatan pemahaman dan kesiapan warga di lingkungan RW 06 Sendangguwo Semarang dalam penyakit leptospirosis. Metode kegiatan yang dilakukan yaitu penyuluhan dengan tiga tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Sasaran kegiatan ini yaitu warga RW 06 Sendangguwo, Kota Semarang, khususnya yaitu ibu-ibu PKK. Hasil dari kegiatan pengabdian yaitu (1) antusiasme warga dalam mengikuti kegiatan penyuluhan terkait penyakit Leptospirosis meningkat; (2) pemahaman dan kesiapan warga RW 06 Sendangguwo, Tembalang, Kota Semarang meningkat berdasarkan hasil analisis angket dan pemantauan yang telah dilakukan. Melalui kegiatan ini warga diharapkan dapat meneruskan informasi yang diperoleh kepada keluarga dan tetangga agar dapat menjaga kebersihan lingkungan dalam rumah maupun luar rumah, khususnya yaitu selokan dan tempat pembuangan sampah.
Peningkatan Kompetensi Profesional Guru SD Kecamatan Gunungpati Semarang melalui Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Sari, Dwi Septiana; Nurwahidah, Indri; Nayazik, Akhmad
Manggali Vol 1 No 1 (2021): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v1i1.1576

Abstract

Publikasi ilmiah merupakan salah satu komponen penilaian pada pengajuan sertifikasi Guru Dalam Jabatan maupun pengajuan kenaikan pangkat/golongan bagi Guru ASN. Namun, kemampuan guru dalam menulis artikel ilmiah masih rendah. Tujuan dari kegiatan pengadian ini yaitu meningkatkan kompetensi professional guru SD Kecamatan Gunungpati Semarang dalam menyusun artikel ilmiah. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi berupa pemaparan materi melalui ceramah dan diskusi/tanya jawab, serta pelatihan melalui demonstrasi/praktik. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta pelatihan sebesar 35%. Persentase rata-rata pemahaman peserta sebelum mengikuti pelatihan sebesar 46%, dan sesudah menikuti pelatiahn sebesar 81%. Selain itu, persentase aktivitas peserta selama mengikuti kegiatan sangat tinggi, yaitu sebesar 95%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan yang diadakan mampu memberikan kontribusi pada peningkatan kompetensi professional guru dalam menulis artikel ilmiah.
Pengembangan Science Mobile App Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Literasi Digital Indri Nurwahidah; Yeni Widiyawati; Dwi Septiana Sari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 10 (2025): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i10.13041

Abstract

The use of technology in the learning process can support 21st century learning. The purpose of this study is to determine the feasibility of a problem-based science mobile app to improve students' critical thinking skills and digital literacy, to determine students' responses to a problem-based science mobile app to improve students' critical thinking skills and digital literacy. The method used is research and development (R&D). The stages carried out adapt the Borg & Gall model, namely preliminary studies, planning, initial product development, product validation, limited trials, revisions to produce the main product, and product dissemination and implementation. The results of the study showed an average total validation score from media experts, material experts and teachers/practitioners in the learning aspect of 52.17, material aspects 54.17, media display aspects 77.33, and programming aspects of 43.17, all aspects of the very good category. The results of the analysis of student responses to the problem-based science mobile app obtained an average score of 14.39 in the very good category. Based on the results of the study, it can be concluded that the developed problem-based Science Mobile App is suitable for use by teachers as a medium to improve critical thinking skills and digital literacy. Student response to the problem-based science mobile app was very good, so the app can be used well by students.
Pelatihan Pembuatan Kain Shibori Untuk Penguatan Kreativitas dan Jiwa Kewirausahaan Siswa SMA Diah Nugraheni; Dwi Septiana Sari; Yeni Widiyawati; Indri Nurwahidah; Galuh Tirta Kencana; Revista Arbani Maulida
TEMATIK Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tematik.v6i2.14073

Abstract

Kurikulum yang padat dan fokus pada capaian akademik seringkali membatasi ruang ekspresi kreatif serta upaya pelestarian seni tekstil bagi siswa. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelatihan pembuatan kain shibori bagi siswa kelas XII F SMA Negeri 6 Semarang sebagai upaya penguatan kreativitas dan jiwa kewirausahaan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan (ceramah mengenai teknik shibori, demonstrasi teknik, serta praktik langsung mulai dari teknik lipat, ikat, dan celup), evaluasi, dan pelaporan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan praktis siswa dalam menghasilkan kain shibori yang unik, estetis, dan bernilai ekonomi. Melalui pelatihan ini, siswa tidak hanya mampu mengapresiasi budaya lokal, tetapi juga memperoleh bekal soft skill untuk berwirausaha secara mandiri. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif sebagai sarana inovatif untuk menghidupkan kembali minat generasi muda terhadap seni lokal sekaligus menyinergikan aspek kreativitas dan kemandirian ekonomi di era global.
Pemanfaatan Microsoft Office, Internet, dan E-Learning dalam Pembelajaran Daring di Era Pandemi Covid-19 dalam Menghadapi Tantangan Kurikulum K-13 Handini Arga Damar Rani; Adi Nova Trisetyanto; R. Irianto Sudomo; Dwi Septiana Sari
TEMATIK Vol. 2 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v2i1.4293

Abstract

Peningkatan kompetensi Guru harus di tingkatkan dalam menghadapi tantangan kurikulum K-13. Tantangan Kurikulum K-13 dalam hal kemajuan teknologi informasi yang semakin pesat dan maju sehingga menuntut Guru harus memiliki kompetensi di bidang komputer, sehingga Guru membutuhkan pelatihan komputer sebagai tambahan. Pelatihan komputer dapat membatu Guru dalam segala bidang salah satunya dalam dunia pendidikan yakni dalam proses ngajar mengajar di Sekolah Dasar wilayah kecamatan Jati Kabupaten Kudus. Salah satunya Pelatihan Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft Power Point dan Pelatihan Internet. Pelatihan ini bertujuan agar Guru dapat membuat pembelajaran yang menarik dan inovatif dapat juga memberikan tampilan yang bervariatif dalam penyampaian materi dalam proses pembelajaran dan memberikan banyak pengetahuan dan penambahan materi pembelajaran bagi Guru di sekolah. Kompetensi Guru semakin meningkat dalam proses pembelajaran memiliki dampak yang baik bagi Siswa/i di Sekolah Dasar wilayah kecamatan Jati Kabupaten Kudus juga dan memiliki daya jual yang baik bagi Guru tersebut. Peningkatan Kompetensi Guru melalui pelatihan Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft Power Point dan Pelatihan Internet di Sekolah Dasar wilayah kecamatan Jati Kabupaten Kudus diharapkan dapat memberikan masukan yang baik bagi sekolah dan dapat menambah kualitas dan kuantitas Guru di Sekolah Dasar wilayah kecamatan Jati Kabupaten Kudus dan dapat meningkatkan mutu pendidikan di Sekolah.
Pelatihan Strategi Pemasaran Produk secara Online pada Marketplace untuk Pelaku UMKM di Masyarakat Desa Gulang, Kec. Mejobo, Kab. Kudus Dwi Septiana Sari; Handini Arga Damar Rani; Adi Nova Trisetiyanto; R. Irlanto Sudomo
TEMATIK Vol. 2 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v2i2.5175

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh negara menjadi ancaman global bagi semua bidang kehidupan, termasuk pada pertumbuhan ekonomi. Bisnis menjadi salah satu sektor yang terdampak cukup besar, bahkan mengalami krisis di tengah pandemi ini. Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) juga ikut terimbas akibat adanya kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dan PPKM   (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarkat) yang dikeluarkan oleh pemerintan, salah satunya di Kabupaten Kudus. Jumlah UMKM yang ada di Kabupaten Kudus sebanyak 988 (Dinas Koperasi Usaha Kecil & Menengah Provinsi Jawa Tengah, 2021). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Kudus, pada 2020 Kabupaten Kudus mengalami konstraksi penurunan ekonomi sebesar -3,03%. Oleh karena itu, dorongan diberikan pemerintah Kabupaten Kudus agar UMKM mampu bertahan dalam mempromosikan produknya. Berdasarkan latar belakang tersebut tim pengabdian Universitas Ivet akan mengadakan pelatihan strategi pemasaran produk secara online pada marketplace untuk pelaku UMKM di Masyarakat Desa Gulang, Kecamatan Mejobo, Kab. Kudus agar angka penjualan UMKM dapat meningkat dengan peserta masyarakat pelaku UMKM dan para pemuda karang taruna, kegiatan pelatihan berjalan dengan lancar
Pelatihan Literasi Menulis bagi Mahasiswa Universitas Ivet Handini Arga Damar Rani; Dwi Septiana Sari; Akhmad Nayazik
TEMATIK Vol. 3 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v3i1.6037

Abstract

Skripsi atau tugas akhir merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar akademik pada program Sarjan (S1). Permasalahannya tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan menulis karya ilmiah dengan baik, salah satunya dalam bentuk skripsi. Studi pendahuluan di Universitas Ivet menjelaskan bahwa literasi menulis mahasiswa masih harus ditingkatkan. Salah satu factor yang menyebabkannya yaitu kurangnya motivasi mahasiswa dengan budaya menulis. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kompetensi mahasiswa dalam menulis yaitu berupa pelatihan literasi menulis bagi mahasiswa Universitas Ivet. Desain program dirancang sebagai kegiatan pengabdian masyarakat. Pengabdian tersebut dilakukan oleh tim Dosen dari Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ivet. Kegiatan pelatihan dan pendampingan dilakukan secara online, yaitu melalui platform Zoom Meeting dan Google Classroom. Tahap pertama adalah pemberian materi dan diskusi, tahap kedua adalah penugasan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mahasiswa dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilannya dalam menulis karya ilmiah berupa draft proposal skripsi atau laporan hasil tugas akhir/skripsi. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta pelatihan sebelum dan sesudah diberikan pelatihan, serta literasi menulis mahasiswa sudah berkembang dengan baik. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata postes yaitu 82 sedangkan nilai rata-rata pretes sebesar 44. Selain itu, persentase peserta pelatihan yang mengumpulkan tugas berupa draft proposal atau laporan tugas akhir/skripsi juga mencapai 89%.