Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Menggugah Kreativitas dan Kesadaran Lingkungan: Pelatihan Ecoprint Teknik Pounding bagi Siswa SMA Sari, Dwi Septiana; Nugraheni, Diah; Nurwahidah, Indri; Widiyawati, Yeni
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.12174

Abstract

Tujuan pelatihan ini memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada siswa tentang teknik ecoprint, serta dapat menjadi sarana untuk melestarikan budaya dan lingkungan. Untuk mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya yang dapat mencemari air, udara, dan tanah seperti pewarna sintetis, perlu adanya inovasi pewarnaan kain dengan menggunakan bahan-bahan alami. Ecoprint adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan bahan-bahan alami, seperti daun, bunga, batang kayu, atau buah. Teknik ini merupakan salah satu teknik yang ramah lingkungan dan dapat menjadi alternatif untuk mengembangkan industri kreatif di Indonesia. Pelatihan ini membantu siswa untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan pengetahuannya mengenai lingkungan. Peserta pelatihan adalah siswa Kelas XI SMA Negeri 15 Semarang. Kegiatan pengabdian dilakukan pada bulan Mei sampai dengan Oktober 2024, meliputi tiga tahap yaitu, tahap persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan. Adapun untuk tahap pelaksaaan, dilakukan dengan metode ceramah dan praktik ecoprint menggunakan teknik pounding. Hasil dari pelatihan ini membuat siswa memiliki kesadaran mengenai pentingnya menjaga lingkungan, siswa terampil menggunakan bahan-bahan alami dalam membuat ecoprint, siswa memiliki kreativitas dalam membuat karya seni ecoprint dengan berbagai macam motif, dan menghasilkan artikel jurnal pengabdian.
Pengetahuan publik akan implikasi pencemaran mikroplastik dalam keamanan pangan seafood Widiyawati, Yeni; Sari, Dwi Septiana
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 3 No 1 (2022): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v3i1.2195

Abstract

Latar belakang: Sebagian besar populasi manusia di dunia terpapar partikel mikroplastik maupun nanoplastik langsung melalui makanan, terutama ketika mengkonsumsi ikan dan makanan laut. Seafood merupakan salah satu sumber protein hewani yang penting. Namun, seafood banyak tercemar dari paparan sampah plastik maupun limbah yang terkandung pada air laut. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman mengenai dampak mikroplastik yang terkandung pada bahan makanan seperti seafood. Metode: Penelitian survey ini menggunakan angket yang disebarluaskan menggunakan platform online yaitu google form secara acak melalui grup-grup whatsapp pada April-Juni 2022. Sebanyak 141 orang responden, khususnya dari Provinsi Jawa Tengah, telah berpartisipasi dalam survey ini. Angket disajikan dalam bentuk multiple choice, rating scale, dan open ended. Sejumlah 21 butir pertanyaan mencakup 5 indikator utama yaitu (1) demografi responden, (2) frekuensi mengonsumsi seafood, (3) penggunaan plastik, (4) pengetahuan mengenai dampak pencemaran mikroplastik dan (5) penanggulangan mikroplastik dalam seafood. Hasil: Hasil survey menunjukkan bahwa 63,8% responden mengetahui informasi mengenai pencemaran laut oleh sampah plastik, atau mikroplastik. Dari jumlah tersebut hanya 26,78% yang memamahami dengan baik dampak kelimpahan mikroplastik dalam seafood terhadap kesehatan. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan public mengenai implikasi pencemaran mikroplastik tehadap keamanan pangan seafood masih belum komprehensif dan perlu ditingkatkan. ABSTRACT Background: Most of the human population in the world is exposed to microplastic and nano plastic particles directly through food, especially when consuming fish and seafood. Seafood is an important source of animal protein. However, seafood is polluted a lot from exposure to plastic waste and waste contained in seawater. Therefore, it is necessary to understand the impact of microplastics contained in foodstuffs such as seafood. Methods: This survey research uses a questionnaire that is distributed using an online platform, namely google form randomly through WhatsApp groups in April-June 2022. A total of 141 respondents, especially from Central Java Province, have participated in this survey. Questionnaires are presented in the form of multiple choice, rating scales, and open-ended. A total of 21 questions cover 5 main indicators, namely (1) demographics of respondents, (2) frequency of consuming seafood, (3) use of plastics, (4) knowledge about the impact of microplastic pollution, and (5) prevention of microplastics in seafood. Results: The survey results show that 63.8% of respondents know information about marine pollution by plastic waste, or microplastics. Of this number, only 26.78% have a good understanding of the impact of the abundance of microplastics in seafood on health. Conclusion: This study shows that public knowledge regarding the implications of microplastic pollution on seafood food safety is still not comprehensive and needs to be improved.
Problem-Based Questions to Assess Students’ Critical Thinking on the Topic of Substances and Their Changes Sari, Dwi Septiana; Nurwahidah, Indri; Widiyawati, Yeni
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 6 (2025): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i6.10084

Abstract

21st-century education demands critical thinking skills, which still need to be improved among Indonesian students, especially at the junior high school level. Substance matter and its changes have the potential to train critical thinking through analysis and real problem-solving but are often taught without in-depth understanding. Therefore, the development of problem-based questions is needed to measure and improve students' critical thinking skills. This research aims to develop a problem-based question instrument to measure students' critical thinking skills on substance topics and their changes. This type of research is research and development that involves modifying the Borg & Gall model. The instrument developed is in the form of 30 multiple-choice questions to determine the achievement of students' critical thinking skills. The questions developed are adjusted to critical thinking skills strategies, namely ((1) focus on questions; (2) analyze arguments; (3) ask and answer challenge clarification questions; (4) consider the credibility of a source; (5) observing and considering the results of observations; (6) making deductions and considering the results of deductions; (7) making induction and considering the results of induction; (8) making and evaluating decisions; (9) identifying assumptions; and (10) determining an action. The validation of evaluation experts, subject matter experts, and junior high school science teachers showed that problem-based questions were valid and feasible to measure students' critical thinking skills toward substance material and its transformation
Analisis Keterampilan Berkolaborasi Mahasiswa Calon Pendidik IPA pada Mata Kuliah IPBA Indri Nurwahidah; Dwi Septiana Sari
Jurnal Bersama Ilmu Pendidikan (DIDIK) Vol. 1 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/didik.v1i3.301

Abstract

Collaboration skills are one of the skills that support 21st-century learning. Collaboration skills need to be mastered by prospective science educator students as a provision in teaching. The purpose of this study was to determine the collaboration skills of prospective science educator students in the Science and Mathematics subject. The type of research used was descriptive qualitative. The study was conducted in the even semester of the 2024-2025 academic year in the Science and Mathematics subject involving 16 students. Observations were made directly during the learning process using an observation sheet with five indicators of collaboration skills. The results showed that the collaboration skills of prospective science educator students were quite good with an average score of 74.33. The best skill was found in the indicator of sharing responsibilities in groups with a score of 81.25 while the lowest indicator was found in the indicator of working productively in groups with a score of 65.63. Based on the results of the study, it can be concluded that overall the collaboration skills of prospective science educator students were quite good, but still need to be improved. This can be used as a reference in developing the collaboration skills of prospective educator students.
Pengembangan Kompetensi Pedagogik Guru SD melalui Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif di Era Pandemi Covid-19 Sari, Dwi Septiana; Hidayati, Destia Wahyu; Wahyuni, Arie; Lestari, Rina Sri; Awaliyah, Nada Afidatul
Manggali Vol 1 No 2 (2021): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v1i2.1750

Abstract

Salah satu aspek dalam kompetensi pedagogik guru yaitu mampu memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran, misalnya mengembangkan media pembelajaran interaktif. Namun, kemampuan guru untuk membuat media pembelajaran berbasis TIK masih rendah. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu meningkatkan kompetensi pedagogik guru SD dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif. Kegiatan pelatihan dibagi menjadi pemaparan materi, praktik, penugasan, pendampingan dan evaluasi oleh Tim PPM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman dan kemampuan peserta pelatihan dalam membuat media pembelajaran interaktif. Persentase nilai rata-rata sebelum mengikuti kegiatan yaitu 51%, dan setelah mengikuti pelatihan yaitu 79%. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan mampu mendukung pengembangan kompetensi pedagogik guru dalam membuat media pembelajaran interaktif.
Workshop Mendesain Pembelajaran Matematika dan Sains yang Menyenangkan Bagi Guru PAUD Sari, Dwi Septiana; Nayazik, Akhmad; Linawati, Ririn; Wulandari, Ika
Manggali Vol 2 No 2 (2022): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v2i2.2007

Abstract

Temuan PISA 2018 dan TIMSS 2015 menunjukkan bahwa sangat diperlukan optimalisasi proses pembelajaran Matematika dan Sains. Hal yang dapat dilakukan guru yaitu mengembangkan kecerdasan peserta didik melalui pengembangan kemampuan fisik-motorik serta kognitif pada pembelajaran matematika dan sains, mulai dari usia dini. Tujuan dari kegiatan pengadian ini yaitu meningkatkan pemahaman guru dalam mendesain pembelajaran matematika dan sians yang menyenangkan bagi AUD. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi berupa pemaparan materi melalui ceramah, diskusi/tanya jawab, dan demonstrasi/ praktek. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta pelatihan sebesar 25%. Persentase rata-rata pemahaman peserta sebelum mengikuti pelatihan sebesar 52%, dan sesudah mengikuti pelatiahn sebesar 77%. Selain itu, peserta pelatihan juga antusias dan aktif bertanya pada sesi tanya jawab. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan yang diadakan mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman guru-guru PAUD di Jawa Tengah.
Peningkatan Pemahaman dan Kesiapan Warga akan Bahaya Leptospirosis di Lingkungan RW 06 Sendangguwo, Kota Semarang Sari, Dwi Septiana; Nurwahidah, Indri; Widiyawati, Yeni; Nugraheni, Diah
Manggali Vol 4 No 1 (2024): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v4i1.3068

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu melakukan upaya peningkatan pemahaman dan kesiapan warga di lingkungan RW 06 Sendangguwo Semarang dalam penyakit leptospirosis. Metode kegiatan yang dilakukan yaitu penyuluhan dengan tiga tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Sasaran kegiatan ini yaitu warga RW 06 Sendangguwo, Kota Semarang, khususnya yaitu ibu-ibu PKK. Hasil dari kegiatan pengabdian yaitu (1) antusiasme warga dalam mengikuti kegiatan penyuluhan terkait penyakit Leptospirosis meningkat; (2) pemahaman dan kesiapan warga RW 06 Sendangguwo, Tembalang, Kota Semarang meningkat berdasarkan hasil analisis angket dan pemantauan yang telah dilakukan. Melalui kegiatan ini warga diharapkan dapat meneruskan informasi yang diperoleh kepada keluarga dan tetangga agar dapat menjaga kebersihan lingkungan dalam rumah maupun luar rumah, khususnya yaitu selokan dan tempat pembuangan sampah.
Peningkatan Kompetensi Profesional Guru SD Kecamatan Gunungpati Semarang melalui Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Sari, Dwi Septiana; Nurwahidah, Indri; Nayazik, Akhmad
Manggali Vol 1 No 1 (2021): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v1i1.1576

Abstract

Publikasi ilmiah merupakan salah satu komponen penilaian pada pengajuan sertifikasi Guru Dalam Jabatan maupun pengajuan kenaikan pangkat/golongan bagi Guru ASN. Namun, kemampuan guru dalam menulis artikel ilmiah masih rendah. Tujuan dari kegiatan pengadian ini yaitu meningkatkan kompetensi professional guru SD Kecamatan Gunungpati Semarang dalam menyusun artikel ilmiah. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi berupa pemaparan materi melalui ceramah dan diskusi/tanya jawab, serta pelatihan melalui demonstrasi/praktik. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta pelatihan sebesar 35%. Persentase rata-rata pemahaman peserta sebelum mengikuti pelatihan sebesar 46%, dan sesudah menikuti pelatiahn sebesar 81%. Selain itu, persentase aktivitas peserta selama mengikuti kegiatan sangat tinggi, yaitu sebesar 95%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan yang diadakan mampu memberikan kontribusi pada peningkatan kompetensi professional guru dalam menulis artikel ilmiah.
Teacher Experience of Ethnoscience: Local Wisdom in Independent Curriculum Implementation Widiyawati, Yeni; Sari, Dwi Septiana; Widiati, Ina Sholihah
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 12 (2023): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.5748

Abstract

It is expected of teachers to be able to design and manage the instruction effectively. Learning will become meaningful if local wisdom and indigenous knowledge are presented in the science classes in accordance with the current curriculum through ethnoscience. This research was to explore the science teacher experiences about ethnoscience implementation in independent curriculum framework at junior high school level. This research uses a qualitative method known as phenomenology to explore participants' experiences. Four science teachers were involved as participants in this research through in-depth interviews and questionnaires. Science teacher experiences in designing and manage ethnoscience learning according to the independent curriculum is the primary data which is analysed with ATLAS.ti software. The connection between four themes, i.e. differentiated instruction, Pancasila student profile, local wisdom and contextual teaching and learning is the main finding in this research. Science teachers have carried out these key themes not only in the preparation but also in the process in order of gaining mastery earning.
Pengembangan Science Mobile App Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Literasi Digital Nurwahidah, Indri; Widiyawati, Yeni; Sari, Dwi Septiana
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 10 (2025): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i10.13041

Abstract

The use of technology in the learning process can support 21st century learning. The purpose of this study is to determine the feasibility of a problem-based science mobile app to improve students' critical thinking skills and digital literacy, to determine students' responses to a problem-based science mobile app to improve students' critical thinking skills and digital literacy. The method used is research and development (R&D). The stages carried out adapt the Borg & Gall model, namely preliminary studies, planning, initial product development, product validation, limited trials, revisions to produce the main product, and product dissemination and implementation. The results of the study showed an average total validation score from media experts, material experts and teachers/practitioners in the learning aspect of 52.17, material aspects 54.17, media display aspects 77.33, and programming aspects of 43.17, all aspects of the very good category. The results of the analysis of student responses to the problem-based science mobile app obtained an average score of 14.39 in the very good category. Based on the results of the study, it can be concluded that the developed problem-based Science Mobile App is suitable for use by teachers as a medium to improve critical thinking skills and digital literacy. Student response to the problem-based science mobile app was very good, so the app can be used well by students.