Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Triadik

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIF LEARNING TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA (PTK PADA SISWA KELAS IVA SD NEGERI 09KOTA BENGKULU) Masyitah, Nanda; Alexon, Alexon
TRIADIK Vol. 17 No. 1 (2018)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/triadik.v17i1.11115

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas pelaksanaan modelpembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization untuk meningkatkan aktivitas pelajaran matematika siswa. Desain yang digunakan adalah penelitiantindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVA SD Negeri 09 Kota Bengkulutahun pelajaran 2017/2018. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan langsung yang dilakukan selama proses belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran TAI. Teknik analisis data diperoleh dari pengamatan aktivitas guru dan observasi aktivitas siswa. Hasil penelitianmenyimpulkan bahwa: (1) penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team AssistedIndividualization yang tepat untuk meningkatkan aktivitas pelajaran matematika siswakelas IVA SDN 09 Kota Bengkulu dimulai dari kegiatan membuka pelajaran, kegiatan inti terdiri dari Curriculum Materials, Placement Test, Teams, Teaching Group, TeamStudy, Fact Test, Team Score and Recognition, Whole Class Units, dan kegiatan menutuppelajaran ; (2) model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization dapat meningkatkan aktivitas pelajaran matematika siswa. Hal ini terlihat dari analisis terhadap aktivitas siswa pada pelajaran matematika yang menunjukkan pada siklus I diperoleh nilai rata-rata skor sebesar 2,88 dengan kategori cukup, kemudian meningkat rata-rata skor menjadi 3,88 dengan ketagori baik pada siklus II. Presentasi ketuntasan belajar siswa secara klasikal yakni presentasi 21% pada siklus I dengan kategori kurang aktif meningkat menjadi 70% pada siklus ke II dengan kategori aktif.Kata kunci: Matematika, Aktivitas, Kooperatif, Team Assisted Individualization.  AbstractThe objective of the study was to investigate the effectiveness of theimplementation of Team Assisted Individualization (TAI) type cooperative learning models to increase the activity of students' mathematics lessons. The design used was a classroom action research. The subjects were the students of grade IVA of SD Negeri 09 Kota Bengkulu in the academic year of 2017/2018. Data collection techniques used was direct observations which wased during the process of learning mathematics by using TAI learning models. Data analysis techniques were obtained from observations of teacher activities and observations of student activities. The results concluded that: (1) the implementation of cooperativelearning model type Assisted Individualization appropriate to increase the activity. The math lessons of the students of grade IVA SDN 09 Kota Bengkulu start activities, core activities of Curriculum Materials, Placement Tests, Teams, Teaching Groups, Team Study, Fact Test, Team Score and Recognition, All Class Units, and closed Activities Lessons; (2) cooperative learning model of Team Assisted Individualization type can increase student's math learning activity. Things have done from the analysis of student activity on average score average score of 2.88 with enough category, then increased the average score to 3.88 with the good category on cycle II. Student completeness presentation in classical presentation ie 21% in cycle I with the less active category to 70% in cycle II with an active category.Keywords: Mathematics, Activity, Cooperative, Team Assisted Individualization
The Evaluation Of The Implementation Of Workshops On The Preparation And Development Of Learning Tools In The Ppg Pre-Service Study Program At The Fkip University Of Bengkulu Dharmayana, I Wayan; Alexon, Alexon
TRIADIK Vol. 18 No. 2: OKTOBER 2019
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/triadik.v18i2.11391

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penyelenggaraan workshop penyusunan dan pengembangan perangkat pembelajaran pada Program Studi PPG Prajabatan FKIP Universitas Bengkulu dengan mengacu pada standar pendidikan guru berdasarkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 55 Tahun 2017 tentang Standar Pendidikan Guru yang dijabarkan dalam pedoman penyelenggaraan PPG. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa PPG Prajabatan bersubsidi angkatan ke -2 yang berjumlah 167 mahasiswa. Sampel penelitian berjumlah 96 mahasiswa yang mengisi kuesioner evaluasi. Evaluasi program workshop penyusunan dan pengembangan perangkat pembelajaran yang mendidik menggunakan model CIPP, yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan kegiatan workshop penyusunan dan pengembangan perangkat pembelajaran berlangsung baik dan efektif (Mean=4,18) dari penilaian dengan menggunakan skala lima. Penilaian terendah (mean = 3,56) diberikan dalam aktivitas ujian formatif dan penilaian tertinggi (mean=4,23) pada aktivitas peer-teaching. Meskipun hasilnya positif, masih banyak yang mesti disempurnakan dan dikembangkan berdasarkan hasil refleksi pengalaman mahasiswa selama mengikuti workshop siklus 1 sampai siklus 7. Terkait hasil penelitian ini kemudian dilakukan pembahasan.Kata kunci: Evaluasi, workshop, Perangkat Pembelajaran ABSTRACTThis study aimed to evaluate the implementation of workshops on the preparation and development of learning tools in the PPG Pre-service Study Program at the FKIP University of Bengkulu by Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 55 Tahun 2017 concerning Teacher Education Standards outlined in PPG implementation guidelines. The population of this study were all PPG students in the 2nd batch totaling 167 students. The research sample consisted of 96 students who filled out the evaluation questionnaire. The evaluation of the workshop program was the preparation and development of educational learning tools using the CIPP model, which was analyzed descriptively. The results showed that the implementation of workshop preparation and development of learning tools in  well and effective category (Mean = 4.18) from the assessment using a five rating scale. The lowest rating (mean = 3.56) was given in the formative test activities and the highest rating (mean = 4.23) in peer-teaching activities. Even though the results are positive, there are still many that must be refined and developed based on the results of student experience reflection during the first cycle to the 7th cycle of workshop. Related to the results of this study, were then discussed.Keywords:Evaluation, Workshop, Teaching and Learning Tools