Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

HALAL CULINARY INDUSTRY 2026 TO SUPPORT THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGS) IN SUPPORTING THE PERSPECTIVE OF THE HALAL INDUSTRY MAQASHID SYARI'AH Syahbudi, Muhammad; Irham, Mawaddah; Indra, Ahmad Perdana
Strategic Management Business Journal Vol. 5 No. 01 (2025): June, 2025
Publisher : Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55751/smbj.v5i01.113

Abstract

Research background: The growth of the halal culinary industry continues to grow both domestically and globally. The halal industry, which includes goods and services, has its own attraction for many players and is in line with the Government's target by 2026 by increasing the halal culinary industry in Indonesia by going through several changes starting from the Halal Certification Obligations. Halal consumption patterns are not only a concern for Muslims but also many parties, so that the halal culinary industry can play a role in the economy. Purpose of the article: The purpose of this research is to identify the development of the halal culinary industry and describe the role of the halal industry in supporting the SDGs agenda towards the 2026 halal industry. Methods: The method used in this study is qualitative, with a literature study research approach, from several sources that are considered relevant to the research theme. The data source used is secondary data. The data collection technique is literature, and the data analysis technique used is qualitative descriptive. The role of the halal industry in realizing the SDGs is; Reducing poverty, reducing hunger, healthy living and well-being, decent work and economic growth, innovation industries and infrastructure. Responsible consumption and production. And partnerships to achieve goals.
Implementation of Collaboration Between Affiliators and Brands: A Phenomenological Study in the Fashion Industry Through Social Media Hasibuan, Siti Hawa; Kusmilawaty, Kusmilawaty; Irham, Mawaddah
Almana : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 9 No 2 (2025): August
Publisher : Bandung: Prodi Manajemen FE Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/almana.v9i2.2899

Abstract

Social media has transformed marketing, with the fashion industry leveraging affiliate collaborations to blend personal narratives and product promotion. Despite Indonesia’s $8.6 billion social commerce market (2022), challenges like mismatched expectations and authenticity crises persist. This study aims to (1) explore affiliators’ subjective experiences in partnering with fashion brands, (2) identify collaboration mechanisms, (3) analyze challenges, and (4) assess partnership effectiveness. A phenomenological approach was adopted, with thematic analysis of open-ended questionnaires from 13 active affiliators. Two dominant models emerged: affiliate links and product bartering. Challenges included task-reward imbalances and restrictive brand guidelines. Effectiveness was measured via audience engagement, click-through rates, and personal branding gains. Successful collaborations require aligned values, transparent communication, and creative flexibility, offering actionable insights for affiliators and brands.
ANALISIS SOAR DALAM STRATEGI IMPLEMENTASI ISLAMIC CORPORATE CULTURE PADA PT. BANK SUMUT SYARIAH Ariska, Ayu; Lubis, Fauzi Arif; Irham, Mawaddah
RUBINSTEIN Vol. 2 No. 2 (2024): RUBINSTEIN (juRnal mUltidisiplin BIsNis Sains TEknologI & humaNiora)
Publisher : LP3kM Buddhi Dharma University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/rubin.v2i2.2851

Abstract

Corporate Culture, atau sering disebut sebagai budaya kerja, merujuk pada serangkaian kebiasaan dan norma-norma yang terus-menerus diamalkan dalam suatu perusahaan, yang pada akhirnya membentuk identitas budaya perusahaan itu sendiri. Budaya ini penting karena dapat menyelaraskan kinerja para karyawan, mengarahkan mereka pada tujuan bersama dalam bekerja. Penelitian ini menggunakan metode analisis data kualitatif, mengumpulkan informasi dari berbagai sumber seperti wawancara lapangan, observasi, buku, jurnal, dan media sosial. Bank Sumut Syariah KCP Marelan Raya mempunyai Islamic Corporate Culture TERBAIK. Mereka berusaha memberikan pelayanan yang terbaik pada setiap pelayanan yang diberikan. Salah satu dari prilaku terbaik yang di maksud ialah Amanah. Melalui analisis ini diketahui bahwa ada kekuatan yang bisa di manfaatkan serta strategi yang masih bisa dimaksimalkan untuk memperkuat value islamic Corporate Culture di Bank Sumut Syariah KCP Marelan Raya supaya dapat bersaing. Penelitian menghasilkan upaya yang sesuai untuk dipakai adalah strategi S-A yaitu strategi yang diperoleh antara strengths (kekuatan) dan aspirations (aspirasi) yang diciptakan melalui pemanfaatan setiap kekuatan serta aspirasi sehingga memperoleh hasil yang di harapkan oleh Bank Sumut Syariah KCP Marelan Raya. Melalui strategi tersebut, besar kemungkinan kekuatan dan aspirasi yang dimiliki oleh Bank Sumut Syariah KCP Marelan Raya akan dapat disalurkan secara optimal dan mendapatka hasil yang maksimal. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi yang tepat untuk Bank Sumut Syariah KCP Marelan Raya adalah strategi S-A, yang menggabungkan kekuatan internal dan aspirasi eksternal. Strategi ini bertujuan untuk mengoptimalkan kekuatan dan aspirasi perusahaan, sehingga mencapai hasil yang diinginkan. Diharapkan strategi ini dapat mengalirkan kekuatan dan aspirasi secara efektif, memperkuat nilai-nilai budaya perusahaan Islam di Bank Sumut Syariah KCP Marelan Raya, dan menjadikannya tetap kompetitif di pasar perbankan syariah.
Pemikiran Tokoh Ekonomi Islam dan Relevansinya terhadap Perekonomian Modern: Studi Kasus: Ibnu Khaldun Kanefi, Nikita Kaia; Irham, Mawaddah
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 2 (2026): April 2026: Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i2.366

Abstract

Ibnu Khaldun merupakan salah satu tokoh besar dalam tradisi pemikiran Islam yang kontribusinya tidak hanya terbatas pada bidang sejarah, tetapi juga mencakup ilmu sosial dan ekonomi. Melalui karyanya Muqaddimah, ia mengemukakan berbagai konsep ekonomi yang bersifat mendasar, seperti nilai kerja, pembagian kerja, peran negara, kebijakan pajak, serta keterkaitan antara ekonomi dan peradaban. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pemikiran ekonomi Ibnu Khaldun dan menganalisis relevansinya dalam konteks ekonomi modern, khususnya dalam upaya mewujudkan sistem ekonomi yang adil dan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif terhadap sumber primer dan sekunder. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemikiran Ibnu Khaldun bersifat komprehensif dan integratif karena memadukan dimensi ekonomi, sosial, politik, dan moral. Pemikirannya tidak hanya memiliki nilai historis, tetapi juga menawarkan landasan normatif dan praktis bagi pembangunan ekonomi yang berkeadilan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.