Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

INVENTORY CONTROL ANALYSIS USING KANBAN AND JUNBIKI MODELS Herawan, Fredi; Setiafindari, Widya
Jurnal Disprotek Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v15i2.6486

Abstract

The development of many companies in Indonesia requires good and disciplined management, particularly in inventory control. PT XYZ has experienced inefficiency and ineffectiveness due to inventory buildup. The problems stem from employees performing double jobs, leading to production delays and increased storage costs, which have caused the company to incur losses. This research analyzes and evaluates the effectiveness of two inventory control methods, kanban and junbiki, aiming to determine which method is more effective in minimizing inventory control issues. The kanban production system involves creating the necessary kanban cards, calculating the number of kanbans required, planning an efficient kanban flow, and providing supporting facilities for the system. There are two commonly used types of kanban: withdrawal kanban and production order kanban. The junbiki method (JIT) is a production system designed to meet customer needs on time and in the desired quantity. The just in time (JIT) production system is implemented to avoid overproduction. Based on the kanban method calculations, the required number of kanban is two workers, whereas the junbiki method calculations require three workers. The comparison results show that the kanban method reduces labor by one worker or 50%, and reduces the area size by 574 m² or 88%. Therefore, it can be concluded that the kanban method is more effective and efficient than junbiki, as it occupies a smaller area of 4357.1 m², thus saving work process time, labor, and costs incurred.
Analisis Variabilitas Permintaan dan Bullwhip Effect dalam Rantai Pasok Sayur Organik: Implikasi bagi Manajemen Persediaan Putri Bidari, Adinda; Ilham Robbani; Yulvania, Farah; Setiafindari, Widya
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.414

Abstract

Supply chain management dalam industri pertanian memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam mengelola ketidakpastian permintaan dan pasokan produk yang mudah rusak (perishable). Salah satu fenomena yang dapat terjadi adalah Bullwhip Effect, yaitu distorsi permintaan yang meningkat seiring dengan pergerakan rantai pasok dari hilir ke hulu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai Bullwhip Effect dalam rantai pasok produk sayur organik dan mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi tingkat distorsi permintaan. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan pihak terkait, serta dianalisis menggunakan perhitungan koefisien variasi antara permintaan dan pesanan di tingkat distributor dan retailer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi Bullwhip Effect sebesar 25% pada tingkat distributor dan 11% pada tingkat retailer. Distorsi permintaan yang lebih besar cenderung terjadi akibat selisih yang signifikan antara jumlah pesanan dan permintaan aktual, terutama karena strategi pengadaan yang melebihkan jumlah pesanan untuk mengantisipasi risiko produk rusak. Oleh karena itu, diperlukan penerapan metode peramalan yang lebih akurat serta integrasi sistem informasi dalam rantai pasok untuk mengurangi dampak Bullwhip Effect dan meningkatkan efisiensi distribusi.
Optimasi Tata Letak Fasilitas Produksi dengan Metode Systematic Layout Planning (SLP) untuk Meningkatkan Efisiensi Material Handling Febriyanto, Bayu; Setiafindari, Widya
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.522

Abstract

Perusahaan di sektor industri kreatif menghadapi permasalahan tata letak fasilitas produksi yang belum optimal, menyebabkan ketidakefisienan dalam aliran material dan meningkatnya biaya material handling. Studi ini bertujuan untuk mengusulkan perbaikan tata letak fasilitas produksi menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) guna mengoptimalkan efisiensi perpindahan material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum perbaikan, jarak perpindahan material mencapai 102,5 meter per hari dengan biaya material handling sebesar Rp201.190 per hari. Setelah perbaikan tata letak, jarak perpindahan berkurang menjadi 79,5 meter per hari, sehingga biaya material handling menurun menjadi Rp165.066 per hari. Dengan demikian, implementasi metode SLP menghasilkan efisiensi biaya sebesar Rp35.584 atau sekitar 17% dibandingkan dengan tata letak awal. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi perusahaan sejenis dalam meningkatkan efisiensi produksi melalui optimasi tata letak fasilitas.
ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN AIR JET LOOM MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DAN AGE REPLACEMENT PADA DEPARTEMEN WEAVING PT PRIMISSIMA Salsabila, Noviana; Setiafindari, Widya
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 14 No 1 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v14i1.8934

Abstract

PT Primissima merupakan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak pada bidang industri tekstil dengan melakukan perbaikan mesin apabila terjadi kerusakan (breakdown maintenance), hal ini menyebabkan produksi tidak berjalan sesuai dengan target. Selama bulan Januari sampai dengan agustus 2023 mengalami perbaikan mesin sebanyak 5 - 20 kali dalam waktu perbaikan 10 - 120 menit. Berdasarkan permasalahan tersebut digunakan metode TPM dengan menerapkan indikator OEE serta six big losses untuk mengetahui perbandingan efektivitas mesin dengan standar JIPM dan faktor penyebab permasalahan terjadinya penurunan efektivtitas mesin serta dilakukan perhitungan interval melalui metode Age Replacement untuk penerapan preventive maintenance. Hasil dari penelitian ini adalah diketahui nilai OEE 78,30% dimana nilai ini belum memenuhi standar JIPM yaitu 85%, nilai OEE adalah hasil perkalian dari availability 81,70%, nilai performance 138,63%, dan nilai quality rate yaitu 69,3%. Setelah dilakukan perhitungan dari six losses diketahui faktor yang mendominasi adalah reduce yield losses dengan beberapa sebab akibat yaitu dari faktor manusia, mesin, metode, dan lingkungan. Hasil dari perhitungan metode Age Replacement untuk penerapan preventive maintenance adalah 11 hari.
ANALISIS PENGENDALIAN DEFECT PITCH BOLT OVER PADA PART REINF ROOF RAIL FR LH DI PT INDONESIA THAI SUMMIT AUTO Utama, Virgianto; Setiafindari, Widya
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 2 (2022): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v2i2.409

Abstract

PT Indonesia Thai Summit Auto adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang otomotif jenis produk yang dihasilkan adalan produk stamping untuk komponen mobil yang sangat menjaga proses kualitas,namun faktanya pada tanggal 25 November 2021 ditemukan Defect Pitch Bolt Over pada produk part Reinf Roof Rail Fr Lh sebanyak 69 pcs, sehingga perusahaan harus melakukan perbaikan kualitas . Metode yang digunakan untuk perbaikan kualitas yaitu metode Quality Control Circle dan Failure Mode Effect Analysis. Metode QCC lebih berfokus pada pengendalian mutu produk dalam melakukan perbaikan dengan siklus PDCA dan Seven tools, Sedangakan FMEA digunakan untuk mencari nilai RPN dari setiap faktor penyebab defect yang tertinggi agar dijadikan prioritas utama untuk dilakukan perbaikan. Hasil yang didapat menyatakan bahwa faktor mesin menjadi penyebab utama terjadinya defect Pitch Bolt Over pada Part Reinf Roof Rail Fr Lh di ikuti faktor, metode, dan manusia. Setelah dilakukan perbaikan pada faktor-faktor penyebab defect tersebut defect Pitch Bolt Over berhasil menurun dari 69 pcs menjadi Zero Defect sesuai dengan yang ditargetkan perusahaan.
MANAJEMEN PEMELIHARAAN MESIN SPOTWELDING DENGAN MENERAPKAN TOTAL PRODUCTIVITY MAINTANANCE DI PT INDONESIA THAI SUMMIT AUTO Sihab, Rajif; setiafindari, widya
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v2i3.423

Abstract

Peralatan produksi secara bertahap meningkat dan tentu saja biaya Teknologi menjadi lebih penting. Peralatan produksi mewakili sebagian besar modal yang diinvestasikan di perusahaan, dan merosotnya peralatan menyebabkan peningkatan produksi, kualitas produk yang lebih rendah, dan siklus pengiriman yang lebih lama. Untuk menjaga kondisi mesin yang berjalan disetiap harinya 9 jam, maka pada bulan juli 2021 sampai Maret 2022 yang dimana memiliki downtime selama 393 Jam sehingga agar tidak mengalami waktu proses produksi terpotong terlalu lama, maka dibutuhkan Metode Total Produksi Maintanance untuk pemeliharaan mesin yang baik dan tepat sehingga hasilnya dapat meningkatkan efektivitas mesin dan dapat mengurangi kerugian yang diakibatkan dari kerusakan mesin. Penyebab rendahnya nilai guna mesin antara lain karena kurang tindakan preventive, corrective maintenance, dan tingginya tingkat defect and speed. Hasil pengukuran nilai effektivitas mesin spot welding SP 16 dan SP 17 dengan menggunakan metode overall Equipment Effectiveness dari bulan juli 2021 sampai maret 2022 memperoleh nilai presentase yang berkisar antara 85,13% - 92,99%. Dan nilai overall Equipment Effectiveness terbesar dimiliki pada bulan Agustus 2021 yaitu 92,99%, dan nilai overall Equipment Effectiveness terkecil dimiliki bulan febuari 2022 sebesar 85,13%. Menurut perusahaan standar ideal overall Equipment Effectiveness adalah 85 % sehingga pada bulan febuari 2022 sudah diatas setandar ideal perusahaan.
USULAN PERBAIKAN KUALITAS PADA SARUNG TANGAN GOLF LOTUS MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL QUALITY CONTROL DAN 5W+1H ismail, Nandar; Setiafindari, Widya
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 2 (2023): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v3i2.1714

Abstract

Pengendalian kualitas adalah salah satu kegiatan mengukur dan mengawasi yang dilaksanakan mulai dari pemrosesan bahan, tahap produksi hingga produk jadi. Diketahui bahwa jumlah produk cacat pada CV XYZ periode Juli 2022 - Februari 2023 adalah sebesar 8,42% atau sebanyak 33.903 pcs. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kecacatan produk dan menyusun strategi perbaikan yang tepat untuk meminimasi kecacatan produk. Metode analisis pengendalian kualitas yang digunakan adalah metode statistical quality control dan metode penentuan faktor-faktor penyebab kegagalan produk, yaitu metode 5W+1H. Menurut pengolahan data, faktor utama penyebab kecacatan produk adalah faktor manusia, yaitu ketidakpatuhan terhadap SOP yang berlaku, kelalaian, dan ketergesa-gesaan. Faktor metode yaitu penggunaan teknik jahit yang berbeda. Faktor material yaitu penggunaan bahan baku yang kurang berkualitas seperti kulit atau benang. Faktor mesin yaitu kurangnya intensitas dan kontrol perawatan serta jumlah teknisi perawatan mesin yang kurang memadai. Selain itu, strategi perbaikan yang diusulkan, yang dapat diterapkan dengan memperbarui standart of production (SOP), mencakup pemilihan bahan baku atau metode penjahitan dan pengendalian proses penjahitan, produksi, pelaksanaan program pengembangan karyawan, dan tinjauan berkelanjutan. dengan melakukan inspeksi di seluruh tahap produksi dan pada mesin-mesin produksi. Pengolahan bahan baku sesuai dengan standar perusahaan. Kata kunci: Pengendalian Kualitas, Kualitas, Pengendalian Kualitas Statistik, 5W+1H.
Penerapan Sistem Enterprise Resource Planning Inventory Bahan Baku Dan Penjualan UMKM Bakpia Pathok XYZ Berbasis Odoo Pamungkas, Tri Atmaja; Setiafindari, Widya
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v1i20.1220

Abstract

UMKM Bakpia Pathok XYZ dalam proses bisnisnya tidak memiliki   pembukuan   pada   bagian   penyimpanan,   dan akuntansi, sedangkan pada proses penjualan hanya terdapat buku tabel sederhana sehingga sering terjadi kesalahan dalam perhitungan pada penjualan serta stok bahan baku. Pada bulan Juni 2024 bahan baku tepung terigu yang tersedia sebesar 900kg sedangkan kebutuhan produksi mencapai 1000kg, sehingga terjadi stockout. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sistem ERP (Enterprise Resource Planning) berbasis odoo dan melakukan usability test. Metode yang digunakan  yaitu  7S  McKinsey  untuk  mengetahui  kesiapan perusahaan dalam menerapkan bentuk bisnis baru. Hasil analisis pengujian usability test sistem odoo dapat diterapkan dengan baik, namun terdapat kendala akses internet yang buruk, serta keryawan yang masih awam dengan teknologi baru yang diujikan. Sedangkan hasil 7S McKinsey didapatkan skor rata-rata 70 dan berada pada range 50-75 dengan kategori high yang artinya, perusahaan sudah siap menerapkan bentuk bisnis baru, namun perlu sedikit perbaikan dan penyesuaian.
The Visualization of the Batik Cloth Stamping Machine Using Augmented Reality at the Yogyakarta City Crafts and Batik Center Sena, Prasdika Widas; Setiafindari, Widya; Dwiyanto, Fikri
Journal of Industrial Engineering and Halal Industries Vol. 6 No. 1 (2025): Journal of Industrial Engineering and Halal Industries (JIEHIS)
Publisher : Industrial Engineering Department, Faculty of Science and Engineering, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jiehis.4948

Abstract

The batik stamp machine is one of the machines used by the Center for Crafts and Batik to make batik cloth. This machine has been automated using PLC (Programmable Logic Controler) which makes machine can be controlled by computer. The batik products produced are 15 page/month. From the results of the production carried out, it has not met the production target which is targeted to reach 50 page/month, so there is a need for innovation in the machine which will increase production. The redesign of this stamp machine using technology Augmented Reality namely visualizing a 3D image to be object 3D so that it can evaluate the object to be made before it reaches the development machine stage so as to reduce costs. The process that must be carried out is to make a drawing of a batik stamp machine including: machine size, and machine specifications, make a license on Vuvoria Engine to making markers on software unity. The method used in the development of Augmented Reality is single marker method i.e. one image marker can only display single objects, so the method cannot display multi object. From the results of making Technology Augmented Reality is a redesign carried out on the stamping machine for batik at the Center for Crafts and Batik is a rare step that can be done to increase the productivity of making batik so that it meets the production targets expected by the Center for Crafts and Batik. So it is necessary to visualize the machine with AR technology so that it becomes an evaluation material for batik cloth stamping machines and reduces the cost of the development of machines which in the future will be able to increase batik production.
Analisis Efektivitas Kinerja Mesin Printing SM-52 untuk Produk Buku Tahunan Candra, Dwi Dasa; Setiafindari, Widya
JUMANTARA: Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa Vol 3, No 1 (2024): Januari
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/jumantara.v3i1.1769

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis efektifitas mesin dan memberikan saran perbaikan loss pada mesin SM-52, selama 6 bulan terjadi breakdown selama 17,5 jam. Overall Equipment Effectiveness digunakan untuk mengukur Total Productive Maintenance (TPM). Nilai Availability Rate dan Quality Rate sudah memenuhi standar, sedangkan rata-rata Performance Rate belum memenuhi standar. Hasil perhitungan Overall Equipment Effectiveness sebesar 94,54% telah memenuhi standar World Class OEE. Penyebab rendahnya nilai tersebut adalah Set Up And Adjustment Losses sebesar 30%. Perusahaan dapat melakukan pemeliharaan terencana, pemeliharaan berkelanjutan, dan pemeliharaan mutu.