Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Optimasi Tata Letak Fasilitas Produksi dengan Metode Systematic Layout Planning (SLP) untuk Meningkatkan Efisiensi Material Handling Febriyanto, Bayu; Setiafindari, Widya
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.522

Abstract

Perusahaan di sektor industri kreatif menghadapi permasalahan tata letak fasilitas produksi yang belum optimal, menyebabkan ketidakefisienan dalam aliran material dan meningkatnya biaya material handling. Studi ini bertujuan untuk mengusulkan perbaikan tata letak fasilitas produksi menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) guna mengoptimalkan efisiensi perpindahan material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum perbaikan, jarak perpindahan material mencapai 102,5 meter per hari dengan biaya material handling sebesar Rp201.190 per hari. Setelah perbaikan tata letak, jarak perpindahan berkurang menjadi 79,5 meter per hari, sehingga biaya material handling menurun menjadi Rp165.066 per hari. Dengan demikian, implementasi metode SLP menghasilkan efisiensi biaya sebesar Rp35.584 atau sekitar 17% dibandingkan dengan tata letak awal. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi perusahaan sejenis dalam meningkatkan efisiensi produksi melalui optimasi tata letak fasilitas.
Inovasi Pengelolaan Sampah Mandiri Dan Penguatan Ekonomi Sirkular Melalui Pelatihan Kompos dan Daur Ulang Plastik Di Malangrejo Sleman Kurniati, Dwi; Setiafindari, Widya; Sutopo, Joko; Hidayat, Fahmi Rizki; Nasrulloh, Mohamad Sulton; Rossi, Muhammad Febrilliant
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7412

Abstract

Permasalahan lingkungan di Kampung Keluarga Berencana (KKB) Malangrejo, terutama meningkatnya volume limbah plastik dan rumah tangga, berdampak langsung pada kualitas lingkungan serta kesehatan masyarakat. Rendahnya pengetahuan teknis, keterbatasan fasilitas, dan biaya rutin pengelolaan sampah menjadi faktor utama yang menumbuhkan kesadaran pentingnya gerakan zero waste. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan masyarakat melalui pelatihan teknologi sederhana yang aplikatif, seperti teknik pemanasan dan pencetakan limbah plastik menjadi produk daur ulang, serta pembuatan eco-enzyme dan kompos dari sampah organik rumah tangga. Metode pelaksanaan terdiri atas lima tahap, yaitu persiapan, sosialisasi, pelaksanaan program (workshop dan pendampingan), monitoring dan evaluasi, serta tindak lanjut dan pelaporan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan teknis masyarakat dari tingkat dasar (45%) menjadi mahir (85%), serta peningkatan partisipasi dan kemandirian komunitas dari 40% menjadi 80%. Dampak lanjutan kegiatan ini berupa tersusunnya modul pelatihan, publikasi media massa, dan tumbuhnya kesadaran kolektif terhadap pentingnya ekonomi sirkular. Program ini juga mendorong terbentuknya Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang diharapkan menjadi motor keberlanjutan dan pengembangan kewirausahaan berbasis pengelolaan limbah di tingkat lokal.
Teknik produksi dan pemasaran Batik Parang Kaliurang Rianto, Rianto; Setyawati, Endang; Wahyuhana, Ratika Tulus; Setiafindari, Widya
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v6i1.1218

Abstract

Batik Parang Kaliurang is a women's business group located in South Kaliurang, Sleman,Yogyakarta. Batik Parang Kaliurang existed until 2020, marked by many orders from within and outside the country. Several marketing support activities have also been followed, such as participating in exhibitions, competitions, training, and other activities. Conditions changed when the COVID-19 pandemic occurred with several government regulations to break the chain of virus spread, one of which was social distancing. The impact of this regulation is the lack of visitors to the showroom so that from 2020 to 2021, Parang Kaliurang batik will almost not produce. This is partly because Parang Kaliurang batik does not have media for product marketing or digital exhibitions. This community service aims to regenerate transactions in Parang Kaliurang batik by expanding the marketing network through cyberspace. However, this facility is also not accessible because of several obstacles such as production space and the ability of human resources to operate technology.
ANALISIS PENGENDALIAN DEFECT PITCH BOLT OVER PADA PART REINF ROOF RAIL FR LH DI PT INDONESIA THAI SUMMIT AUTO Utama, Virgianto; Setiafindari, Widya
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 2 (2022): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v2i2.409

Abstract

PT Indonesia Thai Summit Auto adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang otomotif jenis produk yang dihasilkan adalan produk stamping untuk komponen mobil yang sangat menjaga proses kualitas,namun faktanya pada tanggal 25 November 2021 ditemukan Defect Pitch Bolt Over pada produk part Reinf Roof Rail Fr Lh sebanyak 69 pcs, sehingga perusahaan harus melakukan perbaikan kualitas . Metode yang digunakan untuk perbaikan kualitas yaitu metode Quality Control Circle dan Failure Mode Effect Analysis. Metode QCC lebih berfokus pada pengendalian mutu produk dalam melakukan perbaikan dengan siklus PDCA dan Seven tools, Sedangakan FMEA digunakan untuk mencari nilai RPN dari setiap faktor penyebab defect yang tertinggi agar dijadikan prioritas utama untuk dilakukan perbaikan. Hasil yang didapat menyatakan bahwa faktor mesin menjadi penyebab utama terjadinya defect Pitch Bolt Over pada Part Reinf Roof Rail Fr Lh di ikuti faktor, metode, dan manusia. Setelah dilakukan perbaikan pada faktor-faktor penyebab defect tersebut defect Pitch Bolt Over berhasil menurun dari 69 pcs menjadi Zero Defect sesuai dengan yang ditargetkan perusahaan.
MANAJEMEN PEMELIHARAAN MESIN SPOTWELDING DENGAN MENERAPKAN TOTAL PRODUCTIVITY MAINTANANCE DI PT INDONESIA THAI SUMMIT AUTO Sihab, Rajif; setiafindari, widya
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v2i3.423

Abstract

Peralatan produksi secara bertahap meningkat dan tentu saja biaya Teknologi menjadi lebih penting. Peralatan produksi mewakili sebagian besar modal yang diinvestasikan di perusahaan, dan merosotnya peralatan menyebabkan peningkatan produksi, kualitas produk yang lebih rendah, dan siklus pengiriman yang lebih lama. Untuk menjaga kondisi mesin yang berjalan disetiap harinya 9 jam, maka pada bulan juli 2021 sampai Maret 2022 yang dimana memiliki downtime selama 393 Jam sehingga agar tidak mengalami waktu proses produksi terpotong terlalu lama, maka dibutuhkan Metode Total Produksi Maintanance untuk pemeliharaan mesin yang baik dan tepat sehingga hasilnya dapat meningkatkan efektivitas mesin dan dapat mengurangi kerugian yang diakibatkan dari kerusakan mesin. Penyebab rendahnya nilai guna mesin antara lain karena kurang tindakan preventive, corrective maintenance, dan tingginya tingkat defect and speed. Hasil pengukuran nilai effektivitas mesin spot welding SP 16 dan SP 17 dengan menggunakan metode overall Equipment Effectiveness dari bulan juli 2021 sampai maret 2022 memperoleh nilai presentase yang berkisar antara 85,13% - 92,99%. Dan nilai overall Equipment Effectiveness terbesar dimiliki pada bulan Agustus 2021 yaitu 92,99%, dan nilai overall Equipment Effectiveness terkecil dimiliki bulan febuari 2022 sebesar 85,13%. Menurut perusahaan standar ideal overall Equipment Effectiveness adalah 85 % sehingga pada bulan febuari 2022 sudah diatas setandar ideal perusahaan.
USULAN PERBAIKAN KUALITAS PADA SARUNG TANGAN GOLF LOTUS MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL QUALITY CONTROL DAN 5W+1H ismail, Nandar; Setiafindari, Widya
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 2 (2023): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v3i2.1714

Abstract

Pengendalian kualitas adalah salah satu kegiatan mengukur dan mengawasi yang dilaksanakan mulai dari pemrosesan bahan, tahap produksi hingga produk jadi. Diketahui bahwa jumlah produk cacat pada CV XYZ periode Juli 2022 - Februari 2023 adalah sebesar 8,42% atau sebanyak 33.903 pcs. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kecacatan produk dan menyusun strategi perbaikan yang tepat untuk meminimasi kecacatan produk. Metode analisis pengendalian kualitas yang digunakan adalah metode statistical quality control dan metode penentuan faktor-faktor penyebab kegagalan produk, yaitu metode 5W+1H. Menurut pengolahan data, faktor utama penyebab kecacatan produk adalah faktor manusia, yaitu ketidakpatuhan terhadap SOP yang berlaku, kelalaian, dan ketergesa-gesaan. Faktor metode yaitu penggunaan teknik jahit yang berbeda. Faktor material yaitu penggunaan bahan baku yang kurang berkualitas seperti kulit atau benang. Faktor mesin yaitu kurangnya intensitas dan kontrol perawatan serta jumlah teknisi perawatan mesin yang kurang memadai. Selain itu, strategi perbaikan yang diusulkan, yang dapat diterapkan dengan memperbarui standart of production (SOP), mencakup pemilihan bahan baku atau metode penjahitan dan pengendalian proses penjahitan, produksi, pelaksanaan program pengembangan karyawan, dan tinjauan berkelanjutan. dengan melakukan inspeksi di seluruh tahap produksi dan pada mesin-mesin produksi. Pengolahan bahan baku sesuai dengan standar perusahaan. Kata kunci: Pengendalian Kualitas, Kualitas, Pengendalian Kualitas Statistik, 5W+1H.