Background: Program Perempuan BISA (Berdaya, Inspiratif, Sehat, Aktif) merupakan inisiatif pemberdayaan perempuan sebagai agen edukator pencegahan kanker payudara berbasis komunitas. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan literasi kesehatan dan kapasitas organisasi komunitas support kanker di Kalimantan Timur. Metode: Metode kegiatan meliputi sosialisasi, rekrutmen relawan, pelatihan edukasi kanker payudara, praktik SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri), pendampingan penataan organisasi, serta evaluasi preāpost test dan observasi keterampilan. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan relawan, dengan nilai rata-rata pre-test 62,3 menjadi 88,5 (kenaikan 82%), dan 85% peserta mampu melakukan langkah SADARI secara benar. Selain itu, lebih dari 80% peserta memahami struktur organisasi dan berhasil menyusun rencana kerja komunitas yang realistis. Kesimpulan: pelatihan berbasis komunitas terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri perempuan sebagai agen perubahan. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan rutin dan integrasi lintas sektor untuk memperluas dampak edukasi pencegahan kanker payudara.