Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Pemberian Asi Ekslusif Pada Bayi Di Puskesmas Biak Kota Sitti Herliyanti Rambu
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 8 No 02 (2019)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.202 KB) | DOI: 10.12345/jikp.v8i02.128

Abstract

Keberhasilan ibu dalam memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan tidak lepas kaitannya dari dukungan dan peran keluarga yang selalu memberikan semangat dan kepedulian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi di Puskesmas Biak Kota Tahun 2019.Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan rancangan cross sectional study. Cross sectional study merupakan desain penelitian yang dimaksudkan untuk melihat hubungan antara variabel independen (dukungan keluarga) dengan variabel dependen (pemberian ASI Eksklusif) pada waktu yang bersamaan di Puskesmas Biak Kota. Sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Pemberian ASI Ekslusif di Puskesmas Biak Kota dengan nilai p = 0,006 (<0,05). Oleh karena itu, keluarga di harapkan memberikan dukungan terhadap ibu dalam pemberian ASI eksklusif.
Efek Pemberian Terapi Trans Magnetik Simulasi terhadap Penurunan Tingkat Depresi Pasien Pasca Stroke Halmina Ilyas; Sitti Herliyanti Rambu; Nour Sriyanah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i4.1246

Abstract

Depresi pasca stroke sangat mempengaruhi psikologi penderita, biasanya akan ada penolakan terapi sehingga menyebabkan terhambatnya proses penyembuhan dan bahkan berujung kepada kematian. Hasil survei membuktikan depresi pasca stroke terjadi 2 bulan hingga 6 bulan setelah serangan terjadi. Gangguan neuropsikiatrik pasca stroke yang sering ditemui yakni depresi dengan prevalensinya mencapai 6%-52% pada korban stroke sebanyak 40% serta menunjukkan depresi pada saat terapi. Sedangkan pada fase rehabilitasi berkisar 20%-50% kasus. Tujuan Penelitian untuk mengetahui efek pemberian terapi transmagnetik stimulasi terhadap perbaikan depresi pasca stroke. Metode Quasi Eksperimen pre-post control gruop yaitu 2 kelompok penelitian (kelompok intervensi dan kelompok kontrol). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian Purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 50 responden dimana 25 responden kelompok intervensi dan 25 responden kelompok kontrol. Desain penelitian ini menggunakan desain kelompok kontrol Nonequivalent, dimana ada 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi, masing- masing kelompok diukur 2 kali, kemudian tingkat perbaikan depresi dinilai dengan menggunakan skor Hamilton depression rating scale (HDRS). Pada penelitian ini diperoleh hasil untuk kelompok kontrol sebesar 0,302 > 0,05 dan nilai signifikan pada kelompok intervensi sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai post test kelompok kontrol dengan rata-rata nilai post test kelompok intervensi.
Penyuluhan Penyakit Tidak Menular (Hipertensi) Pada Ibu Hamil Di Kelurahan Bonto Kio Kecamatan Minasatene Prihatini, Surya; Samila, Samila; Febrianti, Nur; Masdarwati, Masdarwati; Maran, Albertus Ata; Qasim, Muhammad; Alim, Andi; Rambu, Sitti Herliyanti
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2023): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v1i3.71

Abstract

Hypertension in pregnancy can be classified into pre-eclampsia, eclampsia, chronic hypertension in pregnancy, chronic hypertension with preeclampsia and gestational hypertension. The purpose of holding PkM is to increase public awareness of hypertension in order to prevent further complications and prevent an increase in the incidence of hypertension sufferers, especially in pregnant women in Bonto Kio Village, Minasatene District. The method used is the Socialization of Non-Communicable Diseases and Early Detection of Hypertension through the Community Service Team through Socialization Non-communicable diseases are diseases that cannot be transmitted from person to person, whose development progresses slowly over a long period of time (chronic) and health screening is carried out. including blood pressure, blood sugar check, cholesterol check, uric acid check, height, abdominal circumference and weight. If the screening is complete, counseling is given one by one regarding the results of the screening. Therefore it can be concluded that a significant increase is related to knowledge of pregnant women about hypertension and behavior to control blood pressure before and after community service activities in Bonto Kio Village, Minasatene District.
Pendampingan Masyarakat Tentang Tanaman Obat Dalam Mencegah Diabetes Melitus Di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Baranti Izza, Nurril Cholifatul; Yusraa, Yusraa; Marpaung, Mauritz Pandapotan; Makualaina, Fenska Narly; Rambu, Sitti Herliyanti; Artama, Syaputra; Lestari, Ima Mustika Tri
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v2i3.380

Abstract

Diabetes mellitus has become a serious and chronic metabolic disorder resulting from a complex interaction of genetic and environmental factors. This disease has become one of the most common metabolic disorders and continues to increase to alarming levels throughout the world. One effort to prevent diabetes mellitus that is safe and affordable is to use medicinal plants. The aim of this community service is to increase public knowledge about the importance of using TOGA for the treatment of diabetes mellitus. The method used in this activity is a lecture method followed by a question and answer discussion. Participants in the activity were from the Kampung Baru Village community where the participants' education level was at high school level. From this activity, it was discovered that before the material was delivered, 45% of participants had knowledge about medicinal plants that can prevent diabetes mellitus and after the material was delivered it was 97%. The conclusion of this activity is that participants' knowledge increased regarding what medicinal plants can be used to prevent diabetes and how to use them.
Dampak hospitalisasi terhadap stress pasien gastritis di perawatan interna di RSUD Namlea kabupaten Buru Rambu, Sitti Herliyanti; Ilyas, Asmiana Saputri
EcoVision: Journal of Environmental Solutions Vol. 1 No. 1: (February) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/evojes.v1i1.2024.592

Abstract

Hospitalization is a crisis that can increase the client's stress problems while being treated in the hospital. This situation causes feelings of discomfort and stress. The effects of stress will cause manifestations in the form of physical disorders, cognitive changes, feelings, and behavior. Aim to determine the extent of the relationship between the impact of hospitalization on the stress of gastritis patients in the Internal Care Room at Namlea Regional Hospital, Buru Regency. This research is observational analytic with a cross-sectional approach and uses observational analytical methods. Sampling was carried out using a purposive sampling technique of 30 respondents. Data collection uses a questionnaire to determine the threat of serious illness, loss of freedom, medical problems, and financial problems. The data processing technique uses the chi-square statistical test. From the results of this study, significance values were obtained respectively for the threat of disease with stress = 0.001, loss of freedom with stress 0.031, and treatment problems with stress 0.000 where the p-value <0.05. So it can be concluded that there is a relationship between the threat of loss of freedom and treatment for stressful events.
Hubungan ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita 6-24 bulan pada tiga kecamatan kasus tertinggi stunting di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan Rambu, Sitti Herliyanti; Ilyas, Asmiana Saputri
EcoVision: Journal of Environmental Solutions Vol. 1 No. 2: (August) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/evojes.v1i2.2024.1103

Abstract

Background: Stunting is a major issue with toddlers' eating habits, which are frequently linked to malnutrition during these crucial early years of development. The World Health Organization (WHO) defines stunting as a developmental failure characterized by a body length deficit about age, specifically a z-score of less than -2. A persistent problem with public health in some communities is the high rate of stunting. A few elements add to hindering, with selective breastfeeding being a basic determinant. Hindering, or weakened direct development, is a typical wholesome issue among babies that influences long-haul well-being, mental turn of events, and future efficiency. This study looks to evaluate whether selective breastfeeding is a gamble factor for hindering kids between the ages of 6 and two years in the Jeneponto region. Methods: An observational research design with a case-control approach was used. Children aged 6 to 24 months who were recorded in the posyandu (community health post) toddler register across three sub-districts—West Bangkala, Bontoramba, and Rumbia—were chosen for their high stunting rates. Findings: The review uncovered that 39.67% of kids were solely breastfed, while 60.33% were not. Bivariate examination demonstrated a remarkable connection between restrictive breastfeeding and hindering in this age bunch (p = 0.03; OR = 1.74), recommending that non-only breastfed youngsters had a 1.74 times higher gamble of hindering contrasted with the people who were solely breastfed. In any case, multivariate examination, which represented factors, for example, kid age, birth weight, mother's level, and breastfeeding status, uncovered that the connection between restrictive breastfeeding and hindering was as of now not huge (p = 0.49; OR = 1.23). This suggests that when these extra factors are thought of, the gamble of hindering non-solely breastfed youngsters was just 1.23 times higher than in only breastfed kids, a distinction not measurably huge. Conclusion: Although the initial data indicate that not exclusively breastfeeding increases the risk of stunting by 74%, this risk is reduced when other factors like maternal height, child age, birth weight, and overall breastfeeding status are taken into consideration. This demonstrates the complexity of stunting and the need for comprehensive interventions that address breastfeeding practices as well as broader factors affecting the health of mothers and children.
Hubungan Kadar Gula Darah Sewaktu Dengan Gejala Neuropati Perifer Penderita Pradiabetes Mellitus Dewi Sartika; Sitti Herliyanti Rambu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1148

Abstract

Diabetes Mellitus dapat menimbulkan kerusakan pada semua organ tubuh dan dapat menimbulkan berbagai keluhan atau komplikasi, seperti kronok pada mata, ginjal, pembuluh darah, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk untuk melihat hubungan kadar gula darah dengan gangguan Neuropati pada penderita Diabetes Mellitus tipe 2. Penelitian ini termasuk Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja puskesmas panakukang makassar pada tanggal 21 Februari 2024. Diabetes melitus tipe 2 yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 32 responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini ialah simple random sampling. Hasil penelitian didapatkan dari 32 pasien Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 sebagian besar mengalami Neuropati Perifer (kelompok kasus) dengan gula darah tidak terkontrol sebanyak 10 pasien (80,0%) dan gula darah yang terkontrol sebanyak 7 pasien (15,4%). Sedangkan penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 yang tidak mengalami Neuropati Perifer (kelompok kontrol) sebagian besar dengan gula darah yang terkontrol yaitu sebanyak 13 pasien (84,6%) dan yang tidak terkontrol sebanyak 2 pasien (20,0%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara kadar gula darah sewaktu dengan gejala neuropati perifer penderita diabetes melitus tipe 2. Untuk mencegah komplikasi tersebut penderita diabetes memerlukan kontrol glikemik secara teratur.
Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan dalam Menjalankan Diet pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Wundulako Kabupaten Kolaka Sitti Herliyanti Rambu
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i1.280

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang berada diatas normal yaitu 120 mmHg untuk sistolik dan 80 mmHg untuk diastolic. Diet adalah pengaturan jenis makanan dengan maksud mempertahankan kesehatan, serta status nutrisi dan membantu kesembuhan penyakit dan mempercepat lama perawatan. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui faktor apa yang berhubungan dengan kepatuhan dalam menjalankan diet hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Wundulako kabupaten Kolaka. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan metode penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 36 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling dengan mengambil keseluruhan populasi sebagai sampel penelitian sebanyak 36 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data yang telah terkumpul kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan program Komputer. Analisis data mencakup analisis univariat dengan mencari distribusi frekwensi, analisis brivariat dengan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan (p < 0,05) untuk mengetahui hubungan antara variable. Hasil analisis brivariat di dapatkan ada hubungan antara dukungan keluarga, gaya hidup dan jenis hipertensi dengan kepatuhan menjalankan diet hipertensi dengan nilai dukungan keluarag (p = 0,002), gaya hidup dengan nilai (p = 0,005) dan jenis hipertensi dengan nilai (p = 0,009). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara faktor yang berhubungan dengan kepatuhan dalam menjalankan diet hipertensi di wilayah kerja puskesmas Wundulako Kabupaten Kolaka
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Tingkat Kecemasan Orang Tua Terhadap Ketepatan Pemberian Imunisasi Di Masa Pandemi Covid-19 Di Wilayah Desa Galesong Baru Sitti Herliyanti Rambu
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i2.308

Abstract

Tujuan pemberian imunisasi adalah untuk memberikan kekebalan kepada bayi agar dapat mengecah penyakit dan kematian bayi serta anak yang disebabkan oleh penyakit yang sering berjangkit. Sejak indonesia melaporkan kasus covid-19 pertama pada bulan maret 2020, cakupan imunisasi rutin untuk mengecah penyakit-penyakit pada anak berkurang lebih dari 35% dibandingkan periode waktu yang sama pada tahun sebelumnya. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan tingkat kecemasan orang tua terhadap ketepatan pemberian imunisasi di masa pandemi covid 19. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Survey Korelasional dengan metode penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 103 orang. Pengambilan sampel menggunakan probability sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 82 orang. Analisis data mencakup analisis univariat dengan mencari distribusi frekuensi, analisis brivariat dengan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan (p < 0,05) untuk mengetahui hubungan antara variable. Hasil analisis brivariat di dapatkan tidak ada hubungan tingkat pengetahuan orang tua terhadap ketepatan imunisasi di masa pandemi Covid-19 (p = 0,497) dan terdapat Hubungan tingkat kecemasan orang tua terhadap ketepatan imunisasi di masa pandemi Covid-19 (p = 0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada Hubungan tingkat kecemasan orang tua terhadap ketepatan imunisasi di masa pandemi Covid-19.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA LAYANAN HOME CARE DALAM PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS MOCONGLOE KABUPATEN MAROS Asmiana Saputri Ilyas; Sitti Herliyanti Rambu
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i2.483

Abstract

Latar belakang: Penyedia layanan publik kesulitan menjelaskan kepada masyarakat bagaimana layanan yang mereka berikan berfungsi, dan akibatnya pengguna layanan menjadi frustrasi. Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, tingkat kebijakan publik pengguna jasa semakin meningkat dan didukung oleh semakin besarnya kesadaran akan hak-haknya. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang baik, maka perlu adanya respon yang kuat terhadap permintaan masyarakat karena sukses tidaknya suatu kebijakan diukur dari tingkat kepuasan masyarakat. Tujuan: Mengetahui efektivitas pemanfaatan media dalam pelayanan home care dan kepuasan terhadap pelayanan home care. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, yaitu deskripsi atau penyajian data yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna jasa rumah tangga. Peneliti menggunakan teknik cluster sampling berdasarkan segmen populasi yang dipilih. Hasil: Menunjukkan bahwa penggunaan jasa rumah tangga dinilai baik dari 5 faktor yaitu keandalan, akuntabilitas, kepercayaan, kecintaan dan tepat rekomendasi yang diberikan oleh pejabat. Dalam hal menikmati layanan rumah, masyarakat puas dengan layanannya. Kesimpulan: Penggunaan layanan berbasis rumah terbukti efektif dalam memberikan layanan. Hal ini dapat dilihat melalui lima metrik layanan: keandalan, daya tanggap, jaminan, kasih sayang, dan bukti fisik yang diterima dari masyarakat.