Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL

Pengaruh Aroma Terapi Kulit Jeruk terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pasien Stroke Azzahra, Aprilia; Marbun, Susiana; Sembiring, Elsa Paskalia br; Siregar, Desi Alam Sari; Silalahi, Kristina L
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6083

Abstract

Stroke penyebab kematian nomor dua tertinggi didunia, perkembangan penyakit stroke mengancam jiwa dan jug, kondisi inilah yang sering mengakibatkan kecemasan pada penderita stroke. Pemberian aroma terapi kulit jeruk telah diakui sangat baik untuk merelaksasikan tubuh serta dapat menurunkan kecemasan pada pasien yang mengalami penyakit terminal. Mengetahui pengaruh aroma terapi kulit jeruk terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien stroke Rumah Sakit Royal Prima Medan adalah tujuan penelitian. penelitian ekperimen semu melalui rangcangan penelitian one group pre-test dan post-test design. Pasien yang menderita stroke, mengikuti terapi diatas dua kali seminggu, bersedia dijadikan sampel penelitian dengan mengisi format pesetujuan menjadi responden sebanyak 30 orang adalah sampel. Sampel ditentukan berdasarkan accidental samling, dimana sampel diambil ketika penelitian dilakukan. Setelah dilakukannya uji Wilcoxon di dapatkan bahwa ada pengaruh aroma terapi kulit jeruk terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien stroke Rumah Sakit Royal Prima Medan diperoleh hasil dengan nilai Pvalue 0,006 dan Z -3,650. Ada pengaruh aroma terapi kulit jeruk terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien stroke Rumah Sakit Royal Prima Medan merupakan kesimpulan yang dapat ditarik.
Pengaruh Terapi Relaksasi Slow Deep Breathing terhadap Penurunan Tekanan Darah PA, Mayuri Setiawan; Pardede, Sitiarma; Wahyunio, Sri; Silalahi, Kristina L
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6085

Abstract

Penderita hipertensi biasanya menerima obat untuk mengontrol tekanan darah mereka. Terapi relaksasi dengan hirup napas yang lambat dan dalam adalah salah satu metode nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengontrol tekanan darah dan menentukan apakah terjadi penurunan tekanan darah. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Royal Prima dengan desain penelitian ekperimen semu dengan satu kelompok pre-test dan satu kelompok post-test. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh terapi relaksasi slow deep breathing terhada penurunan tekana darah. Hasil menunjukkan jenis penelitian apa yang dapat dilakukan dengan memeriksa kelompok subjek sebelum dan setelah intervensi. Penelitian merupakan jenis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan analisa data univariat dan bivariat. Dalam penelitian ini, pasien dengan hipertensi dirawat selama lebih dari tiga hari di gedung A dan B RSU Royal Prima Medan. 30 sampel dianggap signifikan. Dengan nilai P-value 0,004 dan Z-value -3,790, terapi relaksasi pernapasan lambat dan dalam memiliki efek pada penurunan tekanan darah di Rumah Sakit Royal Prima. Singkatnya, ada dampak.
Pengaruh Pemberian Terapi Relaksasi Musik Klasik terhadap Perubahan Tingkat Kecemasan Penderita Hipertensi Nisa, Afnita Khoiron; Lase, Diana; Saragih, Loina Maharani; Sihombing, Novida; Radiyanto, Radiyanto; Silalahi, Kristina L
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6545

Abstract

Penyakit hipertensi mengharuskan penderitanya untuk harus senatiasa menjaga dan mengubah gaya atau pola hidup. Penderita hipertensi dapat mengalami kecemasan karena perubahan gaya hidup dan proses perjalanan penyakit serta pengobatan. Menganalisa apakah ada pengaruh pemberian terapi relaksasi musik klasik terhadap penurunan tingkat kecemasan penderita hipertensi di Rumah Sakit Umum Royal Prima Royal Prima merupakan tujuan yang ingin dicapai. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Royal Prima dengan desain penelitian ekperimen semu dengan satu kelompok pre-test dan satu kelompok post-test. Penderita hipertensi rawat inap menjadi sampel dalam penelitian berjumlah 26 orang. melalui teknik accidental smpling. Data hasil penelitian diolah dengan univariat dan bivariat melalui uji Wilcoxon signed rank test. Uji Wilcoxon menjelaskan bahwa adanya sebuah pengaruh terhadap tingkat kecemasan pasien hipertensi setelah dilakukannya pemberian terapi relaksasi musik klasik dengan perolehan nilai Pvalue 0,004 dan Z -3,450. Kesimpulannya adalah ada pengaruh pengaruh pemberian terapi relaksasi musik klasik terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien hipertensi
Efektivitas ROM (Range Of Motion) Aktif terhadap Kekuatan Otot pada Pasien Stroke Iskemik Kudadiri, Fitria; Silalahi, Kristina L; Padang, Lisnawati; Sitopu, Robin Ferdiansyah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i3.2617

Abstract

Kelemahan otot penderita stroke akan mempengaruhi kontraksi otot. Kontraksi otot dikarenakan berkurangnya suplai darah ke otak, sehingga menghambat syaraf-syaraf utama otak dan medula spuinalis. Terhambatnya oksigen dan nutrisi ke otak menimbulkan masalah kesehatan yang serius karena bisa menimbulkan hemiparese bahkan kematian. Terjadinya gangguan tingkat mobilisasi fisik pasien sering di sebabkan suatuigerakan dalam bentuk tirah baring. Dampak dari suatu melemahnya keadaan otot yangiberhubungan dengan kurangnya aktifitas fisik biasanya tampak dalam beberapa hari. Tujuan umum penelitian ini adalahiuntuk dapat memahami tentang Efektifitas ROM Terhadap Kekuatan otot pada pasien stroke di Rumah Sakit Royal Prima. Jenis Penelitian yang digunakan adalahipenelitian ekperimen semu. Dimana peneliti ingin mengetahui sejauh mana Efektivitas ROM. Terhadap Kekuatan otot pada Pasien Stroke isebelum dilakukan latihan ROM didapatkan mayoritas kekutan responden pada skala 3 sebanyak (67,9%) daniminoritas kekuatan otot padaiskala 4isebanyak (10,7%). Sedangkan sesudah dilakukan latihan ROM (Range Of Motion) didapatkan peningkatan kekuatan otot dimana mayoritas kekuataniotot pada skala 4 sebanyak (45,5) daniminoritas kekuatan otot pasien pada skala 5 sebanyaki (30,0%). Demikian hasil analisa data menggunakan.uji normalitas data diketahui nilai sig untuk nilaiipretest sebesar 0,002 dan nilai posttest 0,007idan ujii Wilcoxon dimanaididapat nilai p value 0,004 ataui< 0,05 dengan nila z tabel 2,887. Maka H0 ditolak dan Ha dterima yang berarti terdapat Efektivitasi ROM (Range Of Motion) Terhadap Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke diiRumah Sakit Umum Royal Prima Medan. Kesimpulannya yaitu mempunyai efektifitas latihan ROM terhadapikekuatan otot pada pasien strokeidi Rumah Sakit.Umum Royal Prima Medan. Bagi penderita Stroke agar lebih sering Latihan ROM dan manfaat untuk meningkatkan kekuatan otot pada.pasie stroke.
Pengaruh Terapi Foot Massage terhadap Kualitas Tidur Pasien TB Paru Silalahi, Kristina L; Zalukhu, Wiliam Peres; Ndruru, Efi Karianita; Aritonang, Fitri Ayu Natalia
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3012

Abstract

Penyakit tuberkulosis paru ini juga dapat mengancam kehidupan penderitanya dan dapat menimbulkan perubahan emosional dan perilaku yang lebih luas, seperti ansietas, syok, marah, dan menarik diri. Gangguan seperti inilah yang dapat mengakibatkan gangguan pada pola istrahat pada penderitanya termasuk akan terjadi gangguan pola tidur penderita tuberculosis paru. Terapi foot massage merupakan perlakuan yang dapat merangsang jaringan kulit dengan sentuhan dan tekanan lembut, memberikan sensasi yang menyenangkan bagi pasien setelah dilakukan terapi foot massage memiliki efek peningkatan kualitas tidur. Tujuan penelitan pengaruh terapi foot massage terhadap kualitas tidur pasien tuberkulosis paru di RSU Royal Prima Medan. Jenis Penelitian adalah penelitian ekperimen semu dengan menggunakan rencangan one group pre-test dan post-test design yaitu kelompok dimana subjek diobservasi sebelum dilakukan intervensi. Populasi adalah pasien yang mengalami tuberkulosis paru. Tehnik pengambilan sampel “accidental sampling” yaitu suatu metode penentuan sampel dengan mengambil responden yang kebetulan ada disuatu tempat penelitian sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menjelaskan bahwa ada pengaruh terapi foot massage terhadap kualitas tidur pasien tuberkulosis paru di Rumah Sakit Royal Prima Medan dengan nilai Pvalue 0,016 dan Z -3,950. Bagi responden agar mampu memanfaatkan dan melakukan terapi foot massage sebagai salah satu alternatif yang bermanfaat bagi kesehatan khususnya untuk meningkatkan kekuatan otot. Kata kunci : foot massage; kualitas tidur; tuberculosis paru
Pengaruh Terapi Relaksasi Slow Deep Breathing terhadap Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Silalahi, Kristina L; Zamili, Yolliriah; Giawa, Linusman; Gulo, Nisto Saputra Eli
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3148

Abstract

Pada pasien diabetes melitus tipe 2 sering terjadi peningkatan stres dan depresi yang tinggi sehingga dapat memicu hormon-hormon yang dapat meningkatkan kadar gula dalam darah sehingga dapat dilakukan tindakan relaksasi nafas dalam yang akan memunculkan kondisi rileks untuk pasien. Terapi ini juga dianggap sangat efektif untuk meningkatkan rasa nyaman pada pasien sehingga dapat mengurangi stress terutama pada penderita DM tipe 2. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi slow deep breathing terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Penelitian yang digunakan adalah penelitian ekperimen semu dengan menggunakan rencangan one group pre-test dan post-test design. Pada penelitian ini populasinya adalah seluruh pasien yang menderita diabetes miletus di Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan berdaraskan data dari ruangan dan rekam medis. Tehnik pengambilan sampel “accidental sampling”, berdasarkan teknik ini maka jumlah sampel sebanyak 30 orang. Hasil penelitian pengaruh antara kadar gula darah pre-test dan post-test dengan nilai Z senilai 3.606 dengan nilai p-value sebesar 0,000 pada pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSU Royal Prima.