p-Index From 2021 - 2026
5.917
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Eksplorasi Simbolik pada Mobile Suit Gundam dan Relevansinya dengan Pembelajaran Desain Komunikasi Visual Rafinita Aditia; Bahrurrizqi Aditia
LENTERNAL: Learning and Teaching Journal Vol. 5 No. 2 (2024): LENTERNAL: Learning and Teaching Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/lenternal.v5i2.4417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis simbolisme dalam Mobile Suit Gundam dengan fokus pada karakter Gundam Epyon dan relevansinya dengan pembelajaran desain komunikasi visual. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan teori semiotika Charles Sanders Pierce sebagai kerangka analisis. Data dikumpulkan melalui observasi berbagai aspek visual Gundam Epyon dan dianalisis menggunakan konsep teoritis semiotika Pierce. Temuan menunjukkan bahwa elemen desain fisik, atribut, dan simbol dalam Gundam Epyon menyampaikan pesan visual yang kompleks dan bermakna, sehingga memengaruhi interpretasi penonton terhadap karakter Mobile Suit. Desain fisik Gundam Epyon yang didominasi warna hitam dengan aksen emas dan merah, serta bentuk yang aerodinamis dengan potongan yang lancip menimbulkan kesan kekuatan, keberanian, dan kemewahan yang mempengaruhi persepsi pengamatnya. Selain itu, atribut seperti panah tersembunyi di punggung dan senjata pedang energi menambah dimensi strategis dan agresif pada interpretasi Gundam Epyon sebagai Mobile Suit pertarungan. Simbolisme lambang naga dan bendera OZ juga memberikan konteks sejarah dan ideologi yang mendalam, menambah kompleksitas dan kedalaman makna pada interpretasi pemirsa.
Perceptions of Class XII Students at SMA Negeri 1 Teras Boyolali Towards Arts and Culture Subjects in the Merdeka Curriculum Bahrurrizqi Aditia; Rafinita Aditia
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 5 No. 1 (2024): Journal Hurriah: Journal of Educational Evaluation and Research
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kemanusiaan Hurriah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56806/jh.v5i1.168

Abstract

The demands of the current era encourage the world of education to become more innovative. Implementing an independent curriculum is one form of implementation and answer to these challenges. However, the use of the merdeka curriculum that occurred in 2021 invited many types of opinions, one of which was from students. This research aims to describe the perceptions of class 12 students at SMA Negeri 1 Teras Boyolali towards arts and culture subjects in the context of the Independent Curriculum. The research method used is qualitative, with a focus on the interpretation of social phenomena based on interview data, observation and documentation. The research results show that students' enthusiasm for learning in arts and culture subjects varies, influenced by internal and external factors such as art experience, views on the relevance of the subject, and teachers' teaching methods. The implementation of the Independent Curriculum provides new opportunities for arts and culture learning experiences, but also gives rise to diverse opinions about its relevance in the modern era. The role of teachers as facilitators in developing students' interests and talents is recognized as important, but the Pancasila Student Profile program also raises questions about the relevance of arts and culture subjects. In conclusion, students' opinions about arts and culture subjects in the Independent Curriculum are influenced by various factors, and this understanding can make an important contribution to future curriculum development.