Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

STRATEGI PUBLIC RELATIONS DALAM MEMBANGUN HUBUNGAN DENGAN MEDIA Evi Hafizah
Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Vol 8, No 2 (2014): MEDIA, VALUE, AND PARENTING
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/al-hikmah.v8i2.80

Abstract

Membangun hubungan dengan media merupakan hal yang sangat penting bagi praktisi public relations. Keberhasilannya dalam melakukan tugas ke-PR-an dalam rangka menjangkau perhatian khalayak, sangat ditentukan oleh pemahamannya tentang strategi membangun hubungan dengan media serta kepandaian dan taktik praktisi public relations dalam membangun hubungan dengan media. Hubungan baik dengan media massa ini dibangun dengan menggunakan strategi komunikasi yang tepat, yaitu cara yang dilakukan demi kelancaran komunikasi antara public relations dengan media massa. Hubungan baik yang dimaksud disini adalah hubungan baik dengan institusi media dan antara public relations dengan wartawan. Hubungan yang baik dengan media massa menjadi satu hal yang sangat penting bagi seorang public relations. Seperti tentara yang akan maju untuk berperang, dia membutuhkan pengertian dan penguasaan tentang strategi perang. Begitu juga dengan praktisi public relations, untuk keberhasilan publisitas, juga membutuhkan pengertian dan penguasaan tentang strategi membangun hubungan dengan media.
IMPLEMENTASI TATA LAKSANA PEDOMAN MASTER OF CEREMONY (MC) BAGI SISWA-SISWI SEKOLAH DASAR (Studi Kasus pada Siswa-Siswi Sekolah Dasar Alam Mahira Kota Bengkulu) Evi Hafizah
Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Vol 13, No 1 (2019): ISLAMIC THOUGHT AND PROGRESSIVE MEDIA
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.605 KB) | DOI: 10.24260/al-hikmah.v13i1.1336

Abstract

Organizing events / ceremonies has become a part of human daily life related to important events, both with the life of the nation, state, community, organization and family in various types of events for various purposes. During this time the practice of show host was commonly introduced and carried out by adults. Even though for the sake of developing talents, interests and creativity the guidelines for bringing this event are also worthy of being known by children and can be introduced to elementary school age. This will certainly be useful for various activities held by children in their schools and outside schools that require the ability of children to dare to speak in public. The method used is case study. The results and discussion show that the implementation of the Master of Ceremony guidelines for elementary school students includes: MC appearance, MC position, attitudes and ability of MC, use of MC language and MC method closed the event in the success of the event. [Penyelenggaraan acara/upacara sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari manusia yang berhubungan dengan peristiwa-peristiwa penting, baik itu dengan kehidupan berbangsa, bernegara, bermasyarakat, berorganisasi maupun berkeluarga dalam berbagai sifat acara untuk berbagai macam tujuan. Selama ini praktek pembawa acara lazim diperkenalkan dan dilakukan oleh orang dewasa. Padahal bagi kepentingan pengembangan bakat, minat dan kreativitas pedoman membawakan acara ini juga layak diketahui oleh anak-anak dan dapat diperkenalkan pada usia sekolah dasar. Hal ini tentunya akan dapat bermanfaat bagi berbagai kegiatan yang diadakan oleh anak-anak di sekolah mereka maupun diluar sekolah yang memerlukan kemampuan anak-anak untuk berani berbicara di depan publik. Metode yang digunakan studi kasus. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa implementasi tata laksana pedoman Master of Ceremony bagi siswa/siswi sekolah dasar meliputi : penampilan MC, posisi MC, sikap dan daya mampu MC, penggunaan bahasa MC dan cara MC menutup acara dalam menyukseskan acara]. Kata kunci: Pembawa Acara/MC, Anak-anak, Komunikasi Publik
ANALISIS FILM KARTUN “DORA THE EXPLORER” Evi Hafizah
Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Vol 7, No 1 (2013): DA'WAH, SCIENCE, AND TECHNOLOGY
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/al-hikmah.v7i1.55

Abstract

Ditengah rasa pesimis dan khawatir terhadap kehadiran film kartun terhadap anak yang ditayangkan televisi yang dianggap tidak layak lagi disebut sebagai tontonan untuk anak-anak, ternyata masih tersisa film kartun yang dinilai baik, kids-friendly yaitu Dora the Explorer. Film Dora the Explorer merupakan film buatan Amerika yang menggunakan bahasa Spanyol. Meskipun memang biasanya film-film kartun dirajai oleh Jepang tetapi Amerika juga termasuk yang banyak menciptakan film-film kartun selain dari Eropa dan Jepang tentunya. Pada awalnya flm ini ditayangkan oleh Lativi pada program acara Nickelodeon sejak tahun 2004. Kemudian acara ini beralih tangan ke Global TV sejak tahun 2006. Film kartun ini memunculkan simpati yang besar dari masyarakat dan anak-anak pun banyak yang menggandrungi dn tidak bosan-bosannya menonton terutama anak-anak prasekolah. Hal ini juga berdampak pada dunia bisnis, dimana keberhasilan tokoh-tokoh dalam film Dora the Explorer yang dijadikan merchandise daalam bentuk pakaian, stationery, aksesori yang juga banyak diminati oleh anak-anak. Fenomena ini tidak saja terjadi di Indonesia, tetapi juga di negara-negara lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui tema-tema, karakter tokoh, bahasa, alur cerita yang ditampilkan dalam film kartun Dora the Explore, dan efek perilaku prososial yang digambarkan dari film kartun Dora the Explorer. Pada penelitian ini akan melakukan analisis dengan Analisis Isi (Content Analysis). Dalam film kartun Dora the Explorer ini mengandung efek prososial serta gaya penyampaian film ini yang mengupayakan keterlibatan anak-anak dalam aktivitas yang dilakukan Dora dan Boots akan sangat mungkin melakukan imitasi seperti yang dicontohkan tokoh. Keterlibatan ini tentu saja akan mendorong dan memotivasi anak-anak untuk meniru dan melakukan apa yang sedang dilakukan sang tokoh. Kemudian ketertarikan anak-anak yang besar pada tokoh ini sangat memungkinkan anak untuk mengidentifikasikan dirinya dengan sang tokoh. Hal yang paling mudah ialah dengan digunakannya produk yang berlabelkan sang tokoh serta kata-kata yang sering diucapkan sang tokoh, seperti kata-kata, “Behasil...behasil....berhasil....hore...” pada setiap aktivitas keseharian anak-anak setelah selesai atau sukses mengerjakan sesuatu.Dengan adanya fungsi yang positif dari nilai-nilai yang ditampilkan dalam film kartun Dora the explorer cukup meyakinkan bahwa film ini memberikan dampak positif bagi anak-anak. Apa yang digambarkan dam film ini dapat menjadi proses pembelajaran dan pengembangan ketrampilan hidup anak-anak yang memang penting sekali dipelajari sejak dini.
ANALISIS WORD CLOUD PADA PESAN DAKWAH PROGRAM SIARAN RADIO DIAH ROSANTI 95,9 FM PONTIANAK Maria Ulfa; Syf Aminah; Evi Hafizah
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 4, No 2 (2020): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1099.439 KB) | DOI: 10.24853/pk.4.2.207-218

Abstract

Perkembang teknologi digital media radio pada program siaran yaitu menggabungkan siaran berbasis konvensional dan siaran berbasis daring pada program siaran keagamaan di radio Diah Rosanti 95,9 FM Pontianak. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data dalam penelitian ini hasil wawancara mendalam, hasil transkip siaran dan diananlisis dengan menggunakan NVivo 12. Tujuannya adalah untuk mengetahui pesan dakwah pada materi siaran dakwah di Radio Diah Rosanti 95,9 FM Pontianak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pesan siaran dakwah yang terdapat pada program acara penuntun iman penyejuk hati di Radio Diah Rosanti 95,9 FM Pontianak menggunakan analisis word cloud berupa pesan akidah, pesan syari’ah dan pesan akhlak.
Marketing Communication Strategy of the Rice Bowl Products in Pontianak City Rizqi Rusmana Putri; Bob Andrian; Evi Hafizah; Nindya Juwita Utimadini
International Journal of Media and Communication Research (IJMCR) Vol. 3 No. 2 (2022): International Journal of Media and Communication Research
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ijmcr.v3i2.10116

Abstract

The purpose of this study is to identify and explain the marketing communication strategy used by Mbok Dower MSMEs in Pontianak in increasing product sales of Rice Bowl. The main theory used in this study uses the Marketing Communication theory proposed by Kotler. This research methodology uses a qualitative approach, a descriptive method in order to explain the focus and objectives of the research regarding the marketing communication strategy used by Mbok Dower MSMEs Pontianak in increasing sales. The results showed that the marketing communication strategy in increasing sales of their Rice Bowl products in Pontianak are such as: Combining three marketing communication strategies in the form of: marketing communications, sales marketing, and marketing events in marketing their business products, segmenting, targeting, and positioning so that the products sold are able to compete with similar businesses and are able to reach targeted consumers in marketing products. Owner Mbok Dower also implements a marketing mix consisting of product, price, place and promotion in which it is assisted by the use of social media, Instagram, as an alternative promotional media that can reach the entire Pontianak community and has been proven to survive even though it was affected by the Covid-19 pandemic.
Digital Marketing Communication Strategy For Strengthening Bengkulu City Tourism Brand Eceh Trisna Ayuh; Titi Darmi; Sri Ekowati; Lisa Adhrianti; Evi Hafizah
ARISTO Vol 10, No 3 (2022): December / Special Issue : Local Governance
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ars.v10i3.6308

Abstract

Bengkulu City has various historical, cultural and natural tourism assets, this has allowed Bengkulu City to become a tourism city. The internet penetration rate of Indonesia's population continues to increase from year to year. However, the regional government of Bengkulu City has not read the opportunities for digital marketing platforms and made branding efforts for the Bengkulu tourism sector. This study aims to determine the digital marketing branding communication strategy for Bengkulu city tourism destinations. The research approach used is a qualitative approach based on the philosophy of postpositivism. This research is a case study research using the concept of AISAS theory which consists of Attention, Interest, Search, Action and share. The results of this study state that digital marketing communications carried out by the Bengkulu government focus on creating marketing content to create tourist attraction through social media. Image quality, content content, content duration and words in the content are important parts that must be considered. In addition, it is known that the creation of digital marketing content requires quite a lot of effort so that the content is of high quality and attractive, it is necessary to have human resources with special digital skills and a qualified team of creators.
Penggunaan Bahasa Jurnalistik pada Naskah Berita (Analisis Wacana Naskah Berita Kesehatan Bulletin RRI Pro1 Bengkulu Periode Bulan September 2023) Dwi Ningtyas Arum Pertiwi; Mas Agus Firmansyah; Evi Hafizah
Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi (JIMIK)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) AMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jimik.v5i1.561

Abstract

The use of language in making news is called journalistic language, namely language that is easy to understand and not complicated. One of the mass media that presents news is radio, until now Radio Republik Indonesia still exists as a government-owned public broadcasting institution. The news presented on radio is fleeting news, it cannot be played back, so the language used in making radio news must comply with journalistic language rules. The aim of this research is to determine the language used in Bulletin news presented by RRI Pro 1 Bengkulu and to analyze the extent to which the language used is in accordance with objective journalistic rules and can be well understood by listeners. The formulation of the problem raised is how journalistic language is used in health news presented in the RRI Pro 1 Bengkulu Bulletin. This research uses a qualitative approach with discourse analysis methods and uses theories of journalistic language and news. The results of this research are that the language used in the RRI Bengkulu Bulletin Pro1 health news script is guided by the rules of journalistic language writing and EYD, however in the health news script there are still several errors in word usage such as (1) Using abbreviations that are rarely heard by listeners. (2) There are non-standard words (3) Waste of words (4) Use of terms.
Implementasi Tata Laksana Pedoman Master of Ceremony (MC) bagi siswa-siswi Sekolah Dasar: Pelatihan MC bagi siswa-siswi SD Alam Mahira Kota Bengkulu Hafizah, Evi; Lisa Adhrianti
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v3i2.5290

Abstract

Penyelenggaraan acara/upacara sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari manusia yang berhubungan dengan peristiwa-peristiwa penting, baik itu dengan kehidupan berbangsa, bernegara, bermasyarakat, berorganisasi maupun berkeluarga dalam berbagai sifat acara untuk berbagai macam tujuan. Selama ini praktek pembawa acara lazim diperkenalkan dan dilakukan oleh orang dewasa. Padahal bagi kepentingan pengembangan bakat, minat dan kreativitas pedoman membawakan acara ini juga layak diketahui oleh anak-anak dan dapat diperkenalkan pada usia sekolah dasar. Hal ini tentunya akan dapat bermanfaat bagi berbagai kegiatan yang diadakan oleh anak-anak di sekolah mereka maupun diluar sekolah yang memerlukan kemampuan anak-anak untuk berani berbicara di depan publik. Anggapan ini selaras dengan konsep pengajaran di Sekolah Dasar Alam Mahira Bengkulu yang berusaha memberi kebebasan untuk mengembangkan minat dan bakat anak didik. Setiap bakat dan potensi anak menjadi perhatian sekolah, sehingga kegiatan ini dipandang diperlukan bagi sekolah tersebut untuk memberikan pengetahuan kepada siswa-siswi Sekolah Dasar tentang implementasi tata laksana pedoman Master Of Ceremony (MC) dan menumbuhkan kepercayaan diri pada siswa-siswi Sekolah Dasar untuk bisa tampil dan berbicara di depan publik dengan baik, khususnya sebagai Master of Ceremony (MC). Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa siswa siswi kelas 5 dan 6 Sekolah Alam Mahira Kota Bengkulu yang telah mengikuti kegiatan ini dapat memahami dan menerapkan tentang implementasi tata laksana pedoman master of ceremony (MC), siswa siswi kelas 5 dan 6 tersebut juga sudah mampu untuk tampil didepan publik dengan lebih percaya diri sebagai master of ceremony (MC) atau pembawa acara.
STRATEGI HUBUNGAN MASYARAKAT DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN MEMPAWAH DALAM MEMBERIKAN INFORMASI TENTANG PEMBANGUNAN DAERAH Hafizah, Evi; Selyani, Selyani; Irfani, Amalia; Trisna Ayu, Eceh
Jurnal Ilmiah Humas dan Media Kontemporer Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Humas dan Media Kontemporer (MADIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/madia.v4i1.6061

Abstract

Hubungan Masyarakat merupakan aktivitas komunikasi dua arah antara perusahaan/lembaga dengan publiknya. Strategi Hubungan Masyarakat sangat penting sebagai layanan publik untuk memberikan informasi yang jelas dan sesuai fakta yang ada diperusahaan, lembaga pemerintahan maupun organisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Strategi Hubungan Masyarakat, hambatan-hambatan yang dihadapi dan cara mengatasi hambatan oleh Hubungan Masyarakat Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mempawah dalam Memberikan Informasi tentang Pembangunan Daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1)Strategi yang dilakukan Hubungan Masyarakat Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mempawah dalam Memberikan Informasi Tentang Pembangunan Daerah yaitu: menampung informasi yang sudah di dapatkan di lapangan terlebih dahulu kemudian di seberluaskan melalui media sosial yaitu facebook, twitter, instagram, youtube dan website akun resmi yang dimiliki oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mempawah, media cetak, media televisi dan videotron, 2) Hambatan yang dihadapi Hubungan Masyarakat Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mempawah dalam memberikan informasi tentang pembangunan daerah yaitu data dan dokumentasi, waktu, aplikasi dan jaringan internet, narasi. 3) Cara Hubungan Masyarakat Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mempawah untuk mengatasi hambatan yang dihadapi dalam memberikan informasi tentang pembangunan daerah yaitu: koordinasi antara tim, kerja tim atau kerja satu kesatuan Keywords : Strategi Hubungan Masyarakat, Informasi, Pembangunan Daerah
PENGARUH SLOGAN KAMPANYE PASANGAN KANDIDAT CALON WALIKOTA BENGKULU TERHADAP PERSEPSI PARA PEMILIH Marwan, Azhar; Hafizah, Evi
Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkaganga.3.1.60-71

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan Untuk melihat apakah ada pengaruh slogan kampanye pasangan calon terhadap persepsi para pemilih. Tipe penelitian ini merupakan tipe penelitian eksperimental ( experimental research ) dengan pendekatan kuantitatif . Metode pengumpulan data dilakukan melalui uji variabel bebas ( Variabel X ) dan varibel terikat ( Variabel Y ) untuk melihat pengaruh variabel X secara langsung terhadap variabel Y. Populasi dalam penelitian adalah mahasiswa Universitas Muhamaddiyah dan Universitas Dehasen yang telah memenuhi syarat memilih serta berhak memilih. Sampling penelitian adalah Mahasiswa Komunikasi di dua Perguruan Tinggi Swasta di Kota Bengkulu, yaitu Universitas Muhammadiyah dan Universitas Dehasen. Hasil peneltian menunjukan bahwa: (1) tidak banyak yang mengetahui bunyi slogan kampanye pasangan calon walikota (2) Media yang paling banyak dikonsumsi oleh para responden adalah media Televisi dan media sosial. (3) Responden tidak begitu tertarik dengan Slogan Kampanye Pasangan Calon. (4) Slogan Kampanye yang bunyinya terlalu abstrak. (5) Responden dalam menentukan pilihannya pada pilwakot yang lalu tidak terlalu dipengruhi oleh Slogan Kampanye Pasangan Calon.