Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengaruh Pesan Media Audio dan Visual Terhadap Pemahaman Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport Adiasa, Syafinaz; Yudianto, Kifni
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i1.5845

Abstract

Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) merupakan salah satu gerbang utama transportasi udara di Indonesia yang melayani ribuan penumpang setiap harinya. Efektivitas komunikasi di bandara menjadi faktor penting dalam meningkatkan pemahaman penumpang terhadap berbagai informasi, seperti petunjuk arah, peringatan keselamatan, dan layanan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pesan media audio dan visual terhadap pemahaman penumpang di Bandara YIA. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan penumpang Bandara YIA. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 27.01 Variabel independen dalam penelitian ini adalah pesan media audio (X1) dan pesan media visual (X2), sedangkan variabel dependen adalah pemahaman penumpang (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan media audio dan visual memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman penumpang. Media visual lebih efektif dalam menyampaikan informasi karena lebih mudah dipahami dan diingat oleh penumpang, sementara media audio membantu dalam situasi di mana penumpang tidak dapat memperhatikan tanda visual. Kombinasi keduanya menghasilkan pemahaman yang lebih optimal. Kesimpulannya, penggunaan pesan media audio dan visual secara bersamaan dapat meningkatkan efektivitas komunikasi di bandara dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi penumpang. Rekomendasi dari penelitian ini adalah pengelola Bandara Yogyakarta International Airport perlu mengoptimalkan strategi komunikasi dengan meningkatkan kualitas dan sinkronisasi antara media audio dan visual agar informasi dapat lebih mudah dipahami oleh penumpang.
Analisis Penggunaan Fasilitas Aviobridge Dalam Menunjang Pelayanan Apron Movement Control (AMC) di Yogyakarta International Airport Artika, Reni Nur; Yudianto, Kifni
Journal of Accounting Law Communication and Technology Vol 2, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jalakotek.v2i2.5877

Abstract

Fasilitas Aviobridge (Garbarata) merupakan salah satu fasilitas penting dalam operasional bandara yang berfungsi untuk menghubungkan terminal dengan pesawat, sehingga dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan penumpang. Studi ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan fasilitas aviobridge dalam menunjang pelayanan Apron Movement Control (AMC) di Yogyakarta International Airport (YIA), serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pengoperasiannya.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumemtasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Aviobridge di Bandara YIA telah berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Fasilitas ini mempermudah proses boarding dan disembarking, mengurangi pergerakan penumpang di apron, serta meningkatkan efisiensi operasional AMC. Namun, penelitian ini menemukan beberapa kendala teknis yang dihadapi, seperti kerusakan AC Aviobridge, sistem yang sering mengakami error, serta delector yang tidak responsif. Selain itu, masih ada penerbangan yang tidak menggunakan Aviobridge, terutama untuk pesawat yang melakukan Remain Over Night (RON), sehingga meningkatkan risiko kecelakaan di apron. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan pemeliharaan yang lebih intensif, menambah jumlah unit aviobridge, serta peningkatan koordinasi antara AMC, operator aviobridge, dan maskapai penerbangan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pengelola Bandara Internaional Yogyakarta dalam meningkatkan efektivitas penggunaan Aviobridge serta mengoptimalkan peran Apron Movement Control (AMC) dalam menciptakan pelayanan penerbangan yang lebih aman dan efisien.
Analisis Pelanggaran Peraturan Tarif Batas Atas PT. Wings Abadi Airlines Station Kualanamu Sumatera Utara Salsabila, Indah; Yudianto, Kifni
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 5 No. 2 (2024): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v5i2.558

Abstract

The large number of air transport enthusiasts has resulted in increasingly fierce competition between air transport business entities. In order to maintain fair competition, the government issued Minister of Transportation Regulation Number PM 20 of 2019 regarding procedures for calculating tariffs and Decree of the Minister of Transportation Number KM 106 of 2019 concerning upper limit tariffs. Currently there are fluctuations in avtur fuel which causes additional costs stipulated in the Decree of the Minister of Transportation Number KM 142 of 2022 concerning fuel surcharge. Even though there are regulations governing the determination of tariffs, there are still discrepancies in setting the rates sold. The purpose of this research is to find out what happened to the discrepancy, so that this can be adjusted immediately so that it does not harm either party. This study uses a qualitative method. Data collection techniques used by observation, interviews, and documentation. The informants used in this study were three Air Transport Inspectors at the Regional Airport Authority Office II. Data analysis techniques use the Miles and Huberman model, and to test the validity of the data use the triangulation method. The results of this study indicate that PT. Wings Abadi Airlines in setting fares is not adjusted to the Decree of the Minister of Transportation Number KM 142 of 2022. This is caused by rising fuel prices and insufficient passengers so they do not meet the operational costs incurred. This issue was followed up by reporting to the Directorate General of Civil Aviation and the Directorate General of Air Transportation. In addition, there is the imposition of administrative sanctions on PT. Wings Abadi Airlines. Keywords : Upper Limit Rates, Fuel Surcharge, PT. Wings Abadi Airlines, Airport Authority Office.
GAMBARAN HASIL URINALISIS PEMERIKSAAN KESEHATAN PADA KRU KABIN DI BALAI KESEHATAN PENERBANGAN PERIODE JANUARI-MARET 2020 Yudianto, Kifni; Ulfiah, Nely
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 3 No. 02 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v3i02.205

Abstract

Salah satu unit pelayanan yang ada di Bandar Udara Sentani yaitu unit Terminal Inspection Service. Unit ini bertanggung jawab untuk memeriksa kabin yang disediakan oleh area Rib Dar, RPA dan pengelola bandara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pelayanan petugas Terminal Inspection Service pada saat New Normal berpengaruh terhadap kepuasan penumpang serta mengidentifikasi pengaruh Tingkat Pelayanan petugas Terminal Inspection Service pada saat New Normal. Penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif, Objek penelitian ini adalah penumpang di Bandara Udara Sentani yang pernah merasakan fasilitas terminal keberangkatan, dan sampel penelitian ini adalah 100 responden. Penelitian ini memiliki satu variabel yang terdiri dari variabel bebas tingkat pelayanan (X) dan variabel terikatnya adalah kepuasan penumpang (Y). Hasil penelitian menunjukan bahwa H0 tidak diterima serta Ha diterima yang berarti bahwa ada pengaruh siginifikan antara tingkat pelayanan petugas Terminal Inspection Service pada saat New Normal terhadap kepuasan penumpang di terminal keberangkatan Bandar Udara Sentani dengan hasil Uji t ditemukan 0,000 yang berarti nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05). Hasil Uji R2 ditemukan bahwa tingkat pelayanan mempengaruhi kepuasan penumpang yaitu sebesar 0,632. Kesimpulannya tingkat pelayanan petugas Terminal Inspection Service mempengaruhi kepuasan penumpang sebesar 63,2% , dalam kategori korelasi kuat dan yang dipengaruhi oleh variabel lain sebesar 36,8%.
Analisis Pelanggaran Peraturan Tarif Batas Atas PT. Wings Abadi Airlines Station Kualanamu Sumatera Utara Salsabila, Indah; Yudianto, Kifni
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 5 No. 2 (2024): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v5i2.558

Abstract

The large number of air transport enthusiasts has resulted in increasingly fierce competition between air transport business entities. In order to maintain fair competition, the government issued Minister of Transportation Regulation Number PM 20 of 2019 regarding procedures for calculating tariffs and Decree of the Minister of Transportation Number KM 106 of 2019 concerning upper limit tariffs. Currently there are fluctuations in avtur fuel which causes additional costs stipulated in the Decree of the Minister of Transportation Number KM 142 of 2022 concerning fuel surcharge. Even though there are regulations governing the determination of tariffs, there are still discrepancies in setting the rates sold. The purpose of this research is to find out what happened to the discrepancy, so that this can be adjusted immediately so that it does not harm either party. This study uses a qualitative method. Data collection techniques used by observation, interviews, and documentation. The informants used in this study were three Air Transport Inspectors at the Regional Airport Authority Office II. Data analysis techniques use the Miles and Huberman model, and to test the validity of the data use the triangulation method. The results of this study indicate that PT. Wings Abadi Airlines in setting fares is not adjusted to the Decree of the Minister of Transportation Number KM 142 of 2022. This is caused by rising fuel prices and insufficient passengers so they do not meet the operational costs incurred. This issue was followed up by reporting to the Directorate General of Civil Aviation and the Directorate General of Air Transportation. In addition, there is the imposition of administrative sanctions on PT. Wings Abadi Airlines. Keywords : Upper Limit Rates, Fuel Surcharge, PT. Wings Abadi Airlines, Airport Authority Office.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Petugas Check-In Counter terhadap Kepuasan Penumpang Maskapai Citilink di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Ardhana, Clarista Sukma; Yudianto, Kifni
MES Management Journal Vol. 3 No. 1 (2024): MES Management Journal 
Publisher : MES Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mesman.v3i1.139

Abstract

This research aims to determine the influence of service quality on passenger satisfaction on Citilink airline passenger satisfaction at I Gusti Ngurah Rai Bali. This research uses quantitative methods. The data collection technique is by distributing statements (questionnaires) to a sample of 109 respondents. The sampling technique uses the Purposive Sampling technique, namely a sampling technique with certain decisions. Hypothesis testing uses multiple regression with t test and coefficient of determination. The results of the analysis show that service quality can be seen to have a significant positive impact on passenger satisfaction on Citilink airlines amounting to 14,884 on customer satisfaction. Influence of service quality variables. The research results show that 67.1% of Citilink airline customer satisfaction is influenced by service quality which consists of five dimensions, tangible, reliability, responsiveness, assurance and empathy. The remaining 32.9% is influenced by other variables not studied such as brand image, ticket prices and discounts.
Analisis Koordinasi Tim Apron Movement Control (AMC) dalam Menunjang Keamanan dan Keselamatan Area Airside di Yogyakarta Internasional Airport Adhany, Michaiel Rafi Aflah; Yudianto, Kifni
Journal of Health Education Law Information and Humanities Vol 3, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/helium.v3i1.7889

Abstract

Keamanan dan keselamatan area airside merupakan aspek krusial dalam operasional bandar udara yang menuntut koordinasi yang efektif antar unit kerja. Apron Movement Control (AMC) memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan seluruh aktivitas di apron guna mencegah terjadinya gangguan operasional dan insiden keselamatan. Kompleksitas pergerakan pesawat, Ground Support Equipment (GSE), serta keterlibatan banyak unit kerja menjadikan koordinasi sebagai faktor kunci dalam pengawasan airside. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk koordinasi tim Apron Movement Control (AMC) dalam menunjang keamanan dan keselamatan area airside di Yogyakarta International Airport, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas koordinasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sehingga diperoleh gambaran yang komprehensif mengenai praktik koordinasi AMC di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi tim AMC dilakukan melalui koordinasi internal antar petugas serta koordinasi eksternal dengan unit terkait seperti Air Traffic Control, Aviation Security, Ground Handling, Airport Rescue and Fire Fighting, dan teknisi bandara. Koordinasi tersebut diwujudkan melalui komunikasi operasional yang terstandarisasi, penerapan SOP, pengawasan pergerakan pesawat dan GSE, serta peran supervisi dalam pengambilan keputusan. Efektivitas koordinasi dipengaruhi oleh kejelasan SOP, kualitas komunikasi, kompetensi sumber daya manusia, kepemimpinan, dukungan teknologi, kondisi lingkungan kerja, dan budaya keselamatan organisasi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa koordinasi AMC yang efektif berkontribusi signifikan terhadap terjaganya keamanan dan keselamatan airside. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya penguatan sistem koordinasi, peningkatan kompetensi petugas, serta pengembangan budaya keselamatan secara berkelanjutan guna mendukung operasional airside yang aman dan andal.