Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan tentang Pangan Halal dan Thoyyib dengan Kebiasaan Makan Mahasiswa Universitas Al-Azhar Indonesia Puspa, Amalina Ratih; Umami, Zakia; Nurlatifah, Hanny
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 8, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v8i3.1559

Abstract

The large muslim population in Indonesia makes the need for halal food and thoyyib increases. This need has not been matched by public awareness in choosing, buying and consuming halal products, especially among students. This cross sectional study aims to analyze the relationship between knowledge of halal food  and thoyyib with the eating habits of Al-Azhar Indonesia University students. The research was conducted from March  to October 2020. The research subjects were 110 active students of Al-Azhar Indonesia University who were  selected by proportional random sampling. Data was collected online using google forms. The results showed that most of the subjects (63.6%) had moderate knowledge of halal and thoyyib food, with a score of 60-80. The results also showed that most of the study subjects (76.4%) had relatively good eating habits (score ≥ 92). There was a significant relationship between knowledge of halal food and thoyyib with the frequency of meals per day (r = 0.834, p <0.05).Keywords - Halal, Thoyyib, Knowledge, Eating Habits, Students.
Peningkatan Mutu UMKM melalui Penerapan Sistem Jaminan Halal (SJH) pada UPH Olahan Susu di Pondok Ranggon Jakarta Timur Rahayu, Kun Mardiwati; Puspa, Amalina Ratih
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3193

Abstract

Indonesia dengan penduduk muslim terbesar yaitu 229 juta atau 87% memberikan peluang besar pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya pangan dalam menyediakan pangan halal dan thoyib. Pengakuan atas jaminan halal bukan hanya dibutuhkan oleh produsen sebagai jaminan keamanan pangan namun juga dibutuhkan sebagai kepercayaan kepada konsumen.  Paguyuban UPH Olahan Susu Pondok Ranggon merupakan kumpulan UMKM yang memproduksi olahan hewani khususnya produk olahan susu sapi namun belum memiliki sertifikat halal. Sertifikat halal suatu produk diperoleh bila produsen menerapkan sistem jaminan halal (SJH) dalam produknya. Manual SJH diperlukan saat pengajuan sertifikasi produk halal baik baru maupun perpanjangan. Kompleksitas 11 kriteria dalam system jaminan halal harus dipersiapkan oleh pelaku usaha selain data pendukung lainnya yang menjadi satu bagian tidak terpisahkan. Selain itu beberapa hal yang menjadi alasan mereka belum melakukan proses sertifikasi produknya adalah: 1) ketidak tahuan akan pentingnya sertifikat halal suatu produk; 2) belum mengetahui cara pengisian manual SJH sebagai syarat pengajuan sertifikasi halal; 3) kurangnya informasi mengenai alur sertifikasi halal sehingga mereka menganggap proses pengajuan sertifikasi halal mahal, rumit dan membutuhkan waktu yang lama. Solusi dan metode yang dilakukan adalah 1) melakukan edukasi melalui penyuluhan mengenai sertifikasi halal dan alur sertifikasi halal suatu produk; 2) melakukan workshop pengisian manual SJH. Hasil yang didapat seluruh peserta (100%) mengetahui pentingnya sertifikasi halal suatu produk, mampu mengisi manual sistem jaminan halal sebagai syarat sertifikasi halal dan mengetahui alur pendaftaran sertifikasi halal. Kata Kunci: Sistem jaminan halal, Olahan susu, Pondok ranggon
Edukasi Gizi Seimbang Melalui Media Buku Cerita Digital Bagi Orang Tua Anak Usia Dini Fitria, Nila; Puspa, Amalina Ratih
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3201

Abstract

TK Raudlatul Azhar sebagai mitra pengabdian masyarakat yang terletak di Jalan Sukarela 1 Komplek Al Azhar Rt 02 Rw 06, Kreo kecamatan Larangan kota Tangerang. Salah satu lembaga kerjasama dengan PG PAUD UAI. Mayoritas pekerjaan orang tua murid TK Raudlatul Azhar bekerja sebagai pedagang. Khususnya pedagang tekstil. Dalam hal ini keluarga harus peduli dengan Pendidikan anak. Pentingnya peran keluarga dalam keberlangsuangan anak melaksanakan pendidikan dan juga pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak. Terkait tentang gizi anak, orang tua tidak memperhatikan asupan gizi yang dibutuhkan oleh anak. Keterangan ini diperoleh dari salah satu Ibu guru yang menceritakan tentang “bekal” anak-anak yang dibawa ke sekolah. Anak-anak membawa nasi dan mie goreng kemasan, jajanan, minuman berwarna, dan lain sebagainya. Solusi yang diberikan adalah Penyuluhan tentang Gizi Seimbang melalui buku cerita digital. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua tentang gizi seimbang melalui buku cerita digital. Pengabdian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil dari pengabdian ini adalah melalui ebook orang tua dapat mengembangkan kemampuan bahasa anak. Baik bahasa reseptif maupun bahasa ekspresif. Orang tua dapat menuliskan menu sehat yang akan disediakan kepada anak serta memperhatikan asupan gizi yang dibutuhkan oleh anak.Kata Kunci: Gizi, E-book, Orangtua, AUD
Socioeconomic Characteristics, Nutritional Status, Health Status, and Quality of Life among Tea Plantation Workers in Pangalengan, West Java, Indonesia: English Puspa, Amalina Ratih; Anwar, Faisal; Khomsan, Ali
Jurnal Gizi dan Pangan Vol. 15 No. 2 (2020)
Publisher : The Food and Nutrition Society of Indonesia in collaboration with the Department of Community Nutrition, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.718 KB) | DOI: 10.25182/jgp.2020.15.2.91-100

Abstract

This cross-sectional study aimed to analyze the association between socioeconomic characteristics, nutritional status, anemia status and health status with the quality of life of tea pickers in Pangalengan, West Java, Indonesia. Subjects were 116 women of childbearing age (15–49) years. Anemia status data (hemoglobin levels) were taken using HemoCue Hb 201+, while nutritional status data were collected through anthropometric measurements (weight and height). Quality of life data was collected using the Short Form-36 (SF-36) questionnaire consisting of the Physical Component Summary (PCS) score and Mental Component Summary (MCS) score. PCS consists of physical function, physical role, pain, and general health dimensions. MCS consists of vitality, social functions, the role of emotions, and mental health. Data were analyzed using a Spearman correlation test, Pearson correlation test, and logistic regression test. The results showed that there was no significant relationship between anemia status and nutritional status with quality of life (p>0.05). However, non-anemic subjects tend to have higher PCS and MCS scores than anemic subjects. There was a positive relationship between Acute Respiratory Infection (ARI) with MCS in terms of social function dimensions, and joint pain with MCS in the emotional role dimension (p<0.05). The variables related to the quality of life were the number of family members and expenditures. Subjects with large family size (≥4 people) had a 3.5 times risk for experiencing lower quality of life compared with subjects with smaller family (<4 people) (OR=3.52; 95% CI:1.23–10.05). Subjects with monthly expense of >Rp. 343,646 had lower risk of experiencing low quality of life 59.7% compared to subjects who had household an expense of <Rp. 343,646 (OR=0.403; 95% CI:0.17–0.96).