Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Sistem Ujian Rating Berbasis Web Untuk Personil Pemandu Lalu Lintas Udara (Studi Kasus Airnav Indonesia) Nurdiana Handayani; Ri Sabti Septarini; Hendra Mayatopani; Indra Sudarsono
Jurnal Inovasi Informatika Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Inovasi Informatika
Publisher : Universitas Pradita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51170/jii.v5i1.36

Abstract

Pemandu lalu lintas (Air Traffic Controller) sering disebut mata dan telinga para pilot. Semua personil pemandu lalu lintas udara di Airnav Indonesia diwajibkan melakukan ujian rating setiap enam bulan sekali supaya rating-nya tetap berlaku dan bisa melakukan pemanduan. Hal ini sesuai dengan aturan KP 287 tahun 2015 pasal 22 ayat 2 yang menyatakan bahwa masa berlaku izin rating yang diberikan oleh regulator untuk personil pemandu lalu lintas udara adalah enam bulan. Ujian rating saat ini hanya dapat dikerjakan di kantor menggunakan jaringan LAN sehingga terdapat ketidaksesuaian waktu pelaksanaan ujian rating dengan dinas luar ataupun jadwal cuti tahunan. Tidak banyak orang yang bisa untuk setting jaringan LAN dan fasilitas kantor terbatas membuat pelaksanaan ujian rating terganggu. Sistem yang dirancang dan dibangun ini memungkinkan peserta dapat melakukan ujian rating secara online karena dilengkapi dengan fitur validasi terhadap data-data terkait untuk pelaksanaan ujian rating.
Pengembangan Sistem Pakar Diagnosa Gangguan Mental dengan Mesin Inferensi Menggunakan Algoritma Dempster-Shafer Theory Hendra Mayatopani; Rino Subekti; Nunik Yudaningsih; Mochamad Sanwasih
Jurnal Buana Informatika Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 1, April 2022
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v13i1.5568

Abstract

Abstract. Development of a Mental Disorders Diagnostic System Using an Inference Engine Using the Dempster-Shafer Theory Algorithm. Patients with mental disorders in Indonesia show a high number. Mental disorders can be treated with special therapies by a psychologist or psychiatrist. However, the number of clinical psychologists and psychiatrists is not sufficient. So we need a system that can diagnose mental disorders and their treatment to prevent mental disorders as early as possible. Expert system development will face uncertainty due to the lack of information needed to decide. This study develops an expert system using the Dempster-Shafer theory algorithm as an inference engine to diagnose mental disorders. The system built can recognize mental disorders based on the symptoms felt by the patient. The system also includes explanations of mental disorders, causes, and treatment recommendations for patients. The accuracy test results show a comparison between the results of expert diagnostics and the system with a system accuracy level of 84%. Keywords: Dempster-Shafer theory, Disease diagnosis, Expert systems, Mental disorders, Uncertainty Abstrak. Penderita penyakit gangguan mental di Indonesia menunjukkan angka yang tinggi. Gangguan mental dapat diatasi dengan terapi-terapi khusus oleh psikolog atau psikiater. Akan tetapi jumlah psikolog klinis dan psikiater tidak mencukupi. Maka diperlukan sebuah sistem yang dapat mendiagnosa gangguan mental dan penanganannya sehingga dapat dicegah sedini mungkin. Pengembangan sistem pakar akan menghadapi ketidakpastian karena terjadi kurangnya informasi yang dibutuhkan untuk membuat sebuah keputusan. Penelitian ini mengembangkan sistem pakar menggunakan algoritma dempster-shafer theory sebagai mesin inferensi untuk mendiagnosis penyakit gangguan mental. Sistem yang dibangun dapat mengenali penyakit gangguan mental berdasarkan gejala yang dirasakan oleh pasien. Sistem juga menyertakan penjelasan mengenai penyakit gangguan mental, penyebab, dan rekomendasi pengobatan untuk pasien. Hasil pengujian akurasi menunjukkan perbandingan antara hasil diagnosa pakar dan sistem dengan tingkat akurasisistem mencapai 84%.Kata Kunci: Teori Dempster-shafer, Diagnosa penyakit, Sistem pakar, Gangguan mental, Ketidakpastian
ANALISA DAN PERANCANGAN DIGITALISASI DOKUMEN SURAT DAN AGENDA PADA Kantor Kepala DESA CIKOLELET Hendra Mayatopani; Wahyu Tisno Atmojo; Erick Dazki
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.725 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1276

Abstract

Desa Cikolelet merupakan desa wisata yang terletak di Kabupaten Cinangka, Jawa Barat. Desa ini telah ditetapkan pada akhir 2018 oleh Bupati Serang menjadi yang pertama sebagai Desa wisata di Kabupaten Serang. Untuk menunjang pengarsipan yang dilakukan oleh kepala desa yang pada saat ini pegelolaan data surat meliputi (surat tugas, surat kerjasama, surat pengumuman dan surat lainnya) serta agenda meliputi(bulan dan tahun) belum terdapatnya proses digitalisasi dokumen yang dilakukan tersistem sehingga manajemen berkas pada surat tidak terorganisir. Oleh karena itu dalam memberikan kontribusi pengembangan sistem informasi kepada desa Cikolelet perihal penerapan digitalisasi dokumen surat dan agenda yang merupakan faktor penting dalam organisasi baik instansi pemerintah ataupun swasta, dalam mendukung dan meningkatkan kinerja kepala desa dalam hal informasi surat dan agenda oleh karena itu penggunaan pemanfaatan aplikasi sistem yang akan membantu dalam kegiatan mengelola dokumen mengenai surat dan agenda agar terdapatnya pengaman dokumen fisik hasil cetak dan pencarian lebih mudah dilakukan. Pada penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif untuk mengungkapkan permasalahan dalam lingkungan kantor kepala desa Cikolelet untuk pengumpulan data diambil melalui wawancara, pengamatan lokasi dan studi pustaka, serta metode pengembangan sistem yang digunakan yaitu SDLC (Software Development Life Cycle) Waterfall yang merupakan kerangka kerja untuk perencanaan dan pengendalian pembuatan sistem informasi, bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP berbasis web dan MySql sebagai DBMS dengan pengujian menggunakan Black Box. Hasil dari pelaksanaan kegiatan penelitian ini bertujuan untuk membantu kemudahan proses bagaimana digitalisasi dokumen surat dan agenda dan menjadikan kantor kepala desa Cikolelet sebagai salah satu smart village dalam hal pengarsipan surat dan agenda.
Peningkatan Literasi Digital Melalui Pembuatan Panduan Penulisan Essay Bagi Siswa SMA Di Masa Pandemi Covid-19 Deasy Olivia; Hendra Mayatopani; Farel Ivander Daviano Siwy
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.582 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1277

Abstract

Perkembangan teknologi dan era revolusi industri 4.0 memberikan dampak yang signifikan terhadap percepatan informasi. Pandemi Covid-19 membuat transformasi digital dalam pembaharuan informasi dan ilmu pengetahuan. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan dengan baik oleh siswa di Indonesia. Hal ini terlihat masih rendahnya kemampuan literasi siswa untuk mengolah dan menganalisis informasi yang berkembang untuk diolah menjadi sebuah karya ilmiah yang menarik dan berkualitas. Kurangnya pemahaman tentang cara mengolah dan menganalisis informasi dalam bentuk tulisan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya kemampuan literasi siswa. Adanya fenomena ini memunculkan ide untuk membuat panduan penulisan essay bagi siswa khususnya siswa SMA. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi dan meningkatkan kemampuan literasi digital melalui penulisan essay dan pengembagan kreatifitas siswa dalam karya tulis essay. Adanya panduan ini diharapkan dapat meningkatkan dan memotivasi minat baca dan menulis siswa untuk menganalisis tema-tema yang menarik dan menggali ide kreatif untuk merespons pandemi Covid-19. Kegiatan ini dilaksanakan dengan membuat panduan penulisan essay dan memberikan edukasi secara daring kepada siswa SMA dari beberapa kota di Indonesia. Hasil kegiatan ini berupa panduan penulisan essay dan beberapa hasil karya penulisan essay yang dilakukan oleh siswa menggunakan panduan penulisan essay yang telah dijelaskan kepada siswa SMA.
Development of Artificial Intelligence in Internet of Things: Review Nurdiana Handayani; Rohmat Taufiq; Hendra Mayatopani; Warjiyono Warjiyono
CYBERNETICS Vol 6, No 01 (2022): CYBERNETICS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/cbn.v6i01.3952

Abstract

Teknologi semakin cerdas dengan bantuan kecerdasan buatan yang terus dikembangan oleh para peneliti, akademis dan perusahaan berdasarkan kesesuaian kebutuhan manusia yang pada saat ini dipermudah oleh bantuan teknologi informasi komunikasi (ICT) yang dilalui oleh proses teknis peralatan dan hingga menyampaikan sebuah informasi yang membantu kehidupan sehari-hari. Beragam perkembangan Internet of Things seperti rumah pintar, Kesehatan pintar, mobil pintar dan lain sebagainya yang dapat digabungkan oleh aplikasi Artificial intelligence. Tujuan dari penelitian ini mengenai perkembangan teknologi pada aplikasi Kecerdasan Buatan dalam Internet of Things berdasarkan kategori yang dipilih pada pengembagan AIOT serta keterbatasan teknologi yang ada saat ini. Maka dari itu untuk memaparkan studi ini dilakukan klasifikasi makalah dari tahun 2015 sampai 2021 dan dipergunakan berdasarkan kata kunci yang sesuai sehingga ditemukan sebanyak 307 artikel yang diambil disaring menjadi 68 dan kemudian dari sumber terpilih total menjadi 21 artikel yang dijadikan landasan dalam penulisan makalah ini. Metode yang dipergunakan Literature Review (LR) yang melalui proses identifikasi, review dan mengevaluasi dari jurnal melalui topik yang dipilih dengan bantuan tiga perangkat mesin pencari Publish or Perish, Open Knowledge Maps dan connected paper. Hasil yang diperoleh mendefinisikan kategori dalam penggunaan teknologi pada kecerdasan buatan pada internet of things yang kemudian akan diukur sebagai tantangan, peluang dan di masa mendatang dengan membawa perubahan ke arah yang lebih baik.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Sekolah Menengah Atas Swasta Menggunakan Metode Weighted Product Christina Ratih Oktaviani; Hendra Mayatopani
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 1: Februari 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i1.1066

Abstract

It is important to know the quality of a school, as an effort to choose the right school. However, problems occur when it is very difficult to find the right school according to certain criteria because there are so many choices, there are also many things to consider such as finances, location, and other parameters. This study aims to develop a decision support system model to simplify and facilitate the decision-making process in school selection. The Weighted Product (WP) model is used as a system process model, because it is considered quite simple, namely by adding alternatives and criteria used, and not being tied to other criteria. Priority scales are determined based on parameters: tuition fees, school accreditation, school facilities, distance/location, and the activeness of school extracurricular activities. Each parameter is assessed based on 5 scale levels of importance. There are 5 private high schools as samples of the data tested, and the output is in the form of a ranking list of schools according to the selected criteria, which can be used as recommendations in selecting schools.Keywords: Decision Support System; Selection of Private Schools; Priority Scale; Weighted ProductAbstrakPenting untuk mengetahui bagaimana kualitas sebuah sekolah, sebagai upaya memilih sekolah yang tepat. Namun, permasalahan terjadi ketika sangat sulit untuk menemukan sekolah yang tepat sesuai dengan kriteria tertentu karena banyaknya pilihan yang ada, juga terdapat banyak hal yang menjadi pertimbangan seperti finansial, lokasi, serta parameter lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model sistem pendukung pengambilan keputusan untuk mempermudah dan memfasilitasi proses pengambilan keputusan dalam pemilihan sekolah. Model Weighted Product (WP) digunakan sebagai model proses sistem, karena dianggap cukup sederhana yaitu dengan menambahkan alternatif dan kriteria yang digunakan, dan tidak saling terikat dengan kriteria yang lainnya. Penetapan skala prioritas didasarkan pada parameter: Biaya SPP, Akreditasi Sekolah, Fasilitas Sekolah, Jarak/lokasi, dan keaktifan kegiatan ekstrakurikuler sekolah. Setiap parameter dinilai berdasarkan 5 skala tingkatan kepentingan. Terdapat 5 Sekolah Menengah Atas swasta sebagai sampel data yang diuji, dan menghasilkan luaran berupa daftar peringkat sekolah sesuai kriteria yang dipilih, yang dapat dijadikan rekomendasi dalam pemilihan Sekolah.Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan; Pemilihan Sekolah Swasta; Skala Prioritas; Weighted Product
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI CUTI PEGAWAI PT PINUS MERAH ABADI BERBASIS WEB Nurdiana Handayani; Nofitri Hariyani; Yoga D Putra Musli; Hendra Mayatopani
Joutica Vol 8, No 1 (2023): Journal of Informatic Unisla
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/informatika.v8i1.913

Abstract

Suatu perusahaan memiliki karyawan, dimana karyawan tersebut memiliki hak cuti setiap tahunnya. Sejalan dengan peraturan pemerintah, perusahan berkewajiban untuk memberikan hak cuti bagi karyawan yang telah menjalani masa kerja satu tahun penuh. PT. Pinus Merah Abadi adalah perusahaan yang bergerak dibidang penjualan dan distribusi makanan yang meliputi jaringan tradisional dan modern. Proses pengajuan cuti pegawai di PT Pinus Merah Abadi masih bersifat konvensional dan belum terintergrasi dengan prosedur yang lain.  Selain itu, banyak membutuhkan kertas dalam setiap prosesnya serta kurang efisien dan sulit mengontrol persetujuan cuti jika kepala departemen dan Human Resource Development (HRD) berada di luar kantor. Untuk meminimalisir terjadinya kendala pada sistem yang sedang berjalan dan mempermudah para karyawan dan HRD dalam kegiatan cuti diperlukan sistem informasi pengajuan cuti karyawan berbasis web. Sistem informasi cuti pegawai dirancang dengan tujuan untuk memudahkan karyawan dan HRD dalam proses pengajuan cuti pegawai, mengontrol persetujuan cuti, mengotrol saldo cuti. Metode analisa pada system informasi ini menggunakan PIECES dan aplikasi berbasis web dengan bahasa pemrograman php. Sistem ini diharapkan dapat membantu pihak terkait dalam kegiatan cuti agar lebih tepat, cepat dan akurat. Selain itu, dengan adanya sistem ini dapat meminimalisir kehilangan data cuti karena sudah tersimpan rapi didalam database. Kata Kunci: Sistem Informasi, Cuti Pegawai, Web, PIECES
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI CUTI PEGAWAI PT PINUS MERAH ABADI BERBASIS WEB Nurdiana Handayani; Nofitri Hariyani; Yoga D Putra Musli; Hendra Mayatopani
Joutica Vol 8 No 1 (2023): Journal of Informatic Unisla
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/informatika.v8i1.913

Abstract

Suatu perusahaan memiliki karyawan, dimana karyawan tersebut memiliki hak cuti setiap tahunnya. Sejalan dengan peraturan pemerintah, perusahan berkewajiban untuk memberikan hak cuti bagi karyawan yang telah menjalani masa kerja satu tahun penuh. PT. Pinus Merah Abadi adalah perusahaan yang bergerak dibidang penjualan dan distribusi makanan yang meliputi jaringan tradisional dan modern. Proses pengajuan cuti pegawai di PT Pinus Merah Abadi masih bersifat konvensional dan belum terintergrasi dengan prosedur yang lain.  Selain itu, banyak membutuhkan kertas dalam setiap prosesnya serta kurang efisien dan sulit mengontrol persetujuan cuti jika kepala departemen dan Human Resource Development (HRD) berada di luar kantor. Untuk meminimalisir terjadinya kendala pada sistem yang sedang berjalan dan mempermudah para karyawan dan HRD dalam kegiatan cuti diperlukan sistem informasi pengajuan cuti karyawan berbasis web. Sistem informasi cuti pegawai dirancang dengan tujuan untuk memudahkan karyawan dan HRD dalam proses pengajuan cuti pegawai, mengontrol persetujuan cuti, mengotrol saldo cuti. Metode analisa pada system informasi ini menggunakan PIECES dan aplikasi berbasis web dengan bahasa pemrograman php. Sistem ini diharapkan dapat membantu pihak terkait dalam kegiatan cuti agar lebih tepat, cepat dan akurat. Selain itu, dengan adanya sistem ini dapat meminimalisir kehilangan data cuti karena sudah tersimpan rapi didalam database. Kata Kunci: Sistem Informasi, Cuti Pegawai, Web, PIECES
Multi-criteria decision making using weighted aggregated sum product assessment in corn seed selection system Hendra Mayatopani
Jurnal Teknik Informatika C.I.T Medicom Vol 15 No 1 (2023): March: Intelligent Decision Support System (IDSS)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/cit.Vol15.2023.302.pp21-31

Abstract

Corn is one of the seven national strategic commodities developed by the government. The role of corn in the national industry is so great that the process of cross-breeding is often carried out in order to obtain superior varieties. Given the important role of corn in Indonesian agriculture, it is normal for corn seeds to be scattered in the market. For this reason, corn farmers or someone who wants to grow corn must be careful to choose the right corn seeds for their needs and what they want. This study aims to implement the Multi-Criteria Decision Making (MCDM) approach with Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) on a corn seed selection decision support system, in order to obtain the best alternative according to the needs of several alternatives and certain criteria. The WASPAS method is able to solve multi-criteria problems by optimizing the assessment for selecting the highest and lowest values to get the best alternative. The DSS developed is based on a website, with the main features including managing criteria and weight data, alternative data, conducting alternative assessments, calculating processes using the WASPAS method and displaying the best alternative in the form of ranking. In addition, the developed system produces valid WASPAS method calculations, because the results are in accordance with manual calculations. Based on the tests carried out with the black-box testing approach, it shows that the system built has been running well.
Implementation of Self-Organizing Map (SOM) Algorithm for Image Classification of Medicinal Weeds Hendra Mayatopani; Nurdiana Handayani; Ri Sabti Septarini; Rini Nuraini; Nofitri Heriyani
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 7 No 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/resti.v7i3.4755

Abstract

Wild plants or weeds often become enemies or disturb the main cultivated plants. In its development, wild plants or weeds actually have ingredients that are beneficial to the body and can be used as medicine. However, many people still need knowledge about the types of weed plants that have medicinal properties, especially the leaves. The purpose of this research is to classify the image of weed leaves with medicinal properties based on color and texture characteristics with an artificial neural network using a Self-Organizing Map (SOM). To improve information in feature extraction, RGB and HSV color features are used as well as texture features with Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM). Furthermore, the results of feature extraction will be identified as groups or classes with the Self-Organizing Map (SOM) algorithm which divides the input pattern into several groups so that the network output is in the form of a group that is most similar to the input provided. The test produces a precision value of 91.11%, a recall value of 88.17% and an accuracy value of 89.44%. The results of the accuracy of the SOM model for image classification on medicinal weed leaves are in the good category.