Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

KONSELING HIV PADA IBU HAMIL Merida, Yunri; Marwati, Ani; Astuti, Dhesi Ari
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 2 (2020): April 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.839 KB)

Abstract

Pelayanan antenatal care merupakan komponen penting sebagai upaya untuk mendeteksi secara dini komplikasi pada masa kehamilan, salah satunya melalui konseling HIV bagi ibu hamil. Tujuan Untuk mengetahui konseling HIV pada ibu hamil. Desain penelitian dari literature review metode menggunakan desain kualitatif, partisipan ibu hamil dan petugas kesehatan, jurnal Q1, Q2 dan dari negara berkembang.Hasil review sebanyak 10 jurnal yang ditemukan, kemudian di analisis dalam bentuk scoping review. Kemudian mengklasifikasikan poin-poin utama dalam tiga tema yang muncul: tentang Konseling HIV dan Kehamilan. Kesimpulan review konseling HIV pada ibu hamil sangat penting karena dapat mendeteksi secara dini komplikasi atau penyakit penyerta selama masa kehamilan. Kata kunci: konseling HIV, kehamilan, ibu hamil HIV COUNSELING IN PREGNANT WOMEN ABSTRACT Antenatal care service is an important component in an effort to detect early complications during pregnancy, one of which is through HIV counseling for pregnant women. Objective To find out HIV counseling in pregnant women. The research design was from the literature review method using qualitative design, participants of pregnant women and health workers, journals Q1, Q2 and from developing countries. The results of the review were 10 journals found, then analyzed in the form of scoping review. Then classify the main points into three themes that emerge: about HIV Counseling and Pregnancy. Conclusion HIV HIV counseling review in pregnant women is very important because it can detect early complications or comorbidities during pregnancy. Keywords: HIV counseling, pregnancy, pregnant women
Karakteristik Ibu dengan Kejadian Stunting Fitriahadi, Enny; Arintasari, Farida; Merida, Yunri
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Supp Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1820

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan anak dibawah lima tahun dan Stunting telah menjadi permasalahan kesehatan baru-baru ini baik di tingkat nasional maupun internasional, stunting dapat dicegah sejak dini yaitu pada masa bayi, balita dan anak dengan mengoptimalkan gizi atau nutrisi selama balita dengan bahan lokal, tujuan penelitian untuk mengetahui karakterisktik ibu dengan kejadian stunting, penelitian ini menggunakan metode crosssectional dengan cara pengumpulan data primer berdasarkan karakteristik, responden dalam penelitian ini adalah ibu dan balita yang ada di wilayah binaan Puskesmas Minggir yang telah memenuhi kriteria dengan karakteristik, sedangkan sampel penelitian berjumlah 80 orang. Hasil penelitian uji statistik menggunakan uji Chi Square menunjukan bahwa investigasi resiko kejadian stunting berdasarkan karakteristik responden di Puskesmas Minggir Sleman Tahun 2023 adalah riwayat pemberian ASI eksklusif dengan p-value 0.000, kelengkapan imunisasi dasar dengan p-value 0.010 dan pada variabel vitamin A, p-value 0.000. , kesimpulan terdapat hubungan antara karakteristik ibu terhadap kejadian stunting di Puskesmas Minggir Godean Sleman Yogyakarta, penelitian ini disarankan untuk dilanjutkan dengan menambahkan variable terkait pembuatan model MP-ASI berbahan pangan lokal.
Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu tentang 25 Ketrampilan dasar Bidang Kesehatan di Posyandu Permata Bunda dan Permata Hati Desa Lae Saga Kecamatan Longkib Kota Subulussalam Aceh Makrifah, Siti; Suryantara, Bima; Merida, Yunri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 3 (2024): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i3.884

Abstract

Kader Merupakan ujung tombak yang diharapkan dapat mencapai tujuan utama Posyandu yaitu menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Agar tujuan tersebut dapat tercapai kader harus memiliki Kemampuan dan ketrampilan yang memadai dalam melakukan Pengelolaan dan kegiatan Pelayanan di Posyandu. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan judul “Peningkatan Kapasitas  Kader Posyandu Tentang 25 Ketrampilan Dasar  Bidang  Kesehatan” diharapkan dapat Meningkatkan Pengetahuan dan Ketrampilan serta kapasitas seluruh Kader yang mengikuti kegiatan Pengabmas ini, sehingga Pengelolaan dan pelayanan Posyandu di Desa tempat kami melakukan Pengabdian masyarakat mengalami kemajuan baik dalam pengelolaan maupun dalam pelayanannya. Tujuan dari pengabdian Masyarakat  ini adalah Meningkatan Pengetahuan dan ketrampilan Kader Posyandu Tentang 25 Ketrampilan Dasar Bidang Kesehatan di Posyandu Permata Bunda dan Permata Hati Desa Lae Saga,Kec.Longkib,Kota Subulussalam sehingga para kader Posyandu dapat memiliki Tanda Kecakapan Kader (TKK) minimal Purwa. Solusi yang ditawarkan Solusi yang ditawarkan berupa Workshop Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dengan memberikan Penjelasan Materi tentang 25 Ketrampilan Dasar Bidang Kesehatan bagi Kader Posyandu.
Peran Kader Posyandu Dalam Pencegahan dan Penurunan Stunting di Kabupaten Aceh Tenggara Provinsi Aceh Kirana, Tuti; Sunartono, Sunartono; Merida, Yunri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i6.1223

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan berupa edukasi peran Kader Posyandu dalam pencegahan dan penurunan kasus stunting di Kabupaten Aceh Tenggara Provinsi Aceh, melalui kegiatan pelatihan dan penyuluhan berupa leaflet, Buku KIA, Buku Kia Bayi Kecil, PPT, proyektor. Sasaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Kader Posyandu perwakilan dari masing- masing kecamatan dan Desa yang ada di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara Provinsi Aceh. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan pemberian pre test berupa kuesioner terlebih dahulu selanjutnya penyuluhan dan yang terakhir dilakukan post test berupa pengisian kuesioner pada semua kader. Setelah edukasi didapatkan hasil menambah pengetahuan Kader Posyandu mengenai Perannya sebagai Kader Posyandu yang memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pemantauan Tumbuh Kembang Bayi Balita Sesuai Format SDDITK Gunarmi, Gunarmi; Merida, Yunri; Dwi Agustiani, Mia; Vicky Yulivantina, Eka; Wahyuni, Sri; Wahyuni, Ninik; Nurul Alfiah, Siti; Istiqomah, Umi; Nur Aulia, Shofa; Maemunatun, Sofiatun; Herawati, Dina; Mukarrama, Mukarrama; Herlia Kumala Wirdana, Andi; Wahyuni, Islah; Yuni Wijayanti, Margaretha; Gusra Nanda, Monika; Nida, Yanti; Suminar, Ari
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v5i1.1258

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang tumbung kembang anak melalui SDDITK di Dusun Monggong Desa Kepuharjo Yogyakarta. Ibu bayi dan balita belum memahami isi buku KIA terutama tentang pemantauan tumbuh kembang bayi balita. Kondisi ini menunjukan bahwa ibu bayi dan balita perlu diberikan pemahaman serta keterampilan dalam membaca tumbuh kembang yang ada di buku KIA. Pemantauan tumbuh kembang anak di posyandu atau di fasilitas kesehatan seperti klinik, puskesmas, RS dan PMB sangat dipenting, namun ibu bayi balita harus memahami secara mandiri tentang pemantauan tumbuh kembang bayi balita melalui buku KIA sebagai upaya deteksi jika adanya gangguan. Hasil kegiatan menunjukan bahwa sebelum diberikan penyuluhan sebagian besar memiliki pengetahuan yang kurang sebanyak 15 (50%) sedangkan setelah di berikan penyuluhan pengetahuan peserta sebagian besar memiliki pengetahuan baik sebanyak 21 (70%). Artinya terdapat perubahan nilai pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Kegiatan penyuluhan ini berhasil menciptakan suasana yang interaktif dan antusias peserta sangat baik sehingga memberikan dampak yang positif untuk kesadaran melakukan pemantauan tumbuh kembang anak. Program ini menghasilkan manfaat bagi ibu yang memiliki balita untuk melakukan pemantauan tumbuh kembang anak di fasilitas Kesehatan yang telah disediakan.
Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Edukasi Tentang Anemia pada Remaja Ernawati, Evy; Sari, Fatimah; Heldayasari, Febry; Intan Navelia, Zesika; Merida, Yunri; Hanifa, Fatya Nurul
JOURNAL OF PHILANTHROPY: The Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Philanthropy, January 2025
Publisher : Samodra Ilmu: Lembaga Penelitian, Penerbitan, dan Jurnal Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58353/jop.v3i1.252

Abstract

Background: Iron-deficiency anemia (IDA) is a significant health problem among adolescents, especially in Indonesia. The prevalence of iron deficiency anemia in children in Indonesia reached 28.1% according to Riskesdas in 2018. Low knowledge and inadequate iron intake are the main factors causing this anemia. This can have an impact on their health and learning ability. Anemia in adolescent girls can cause fatigue, decreased concentration, and impaired growth and development. Health education plays an important role in improving schoolgirls' knowledge about anemia, the importance of iron, and how to take Fe tablets correctly. Objective: This community service aims to analyze the effect of providing health education about IDA on the knowledge level of female students of SD N 3 Tlogowatu. Methods: questionnaires and lectures. Results: The pretest and posttest results of schoolgirls' knowledge about the effect of Fe tablet consumption on anemia increased to 94%. Conclusion: Increased knowledge is expected to increase awareness and compliance of schoolgirls in taking good nutritions and also suplementation such Fe tablets, thus contributing to the prevention and control of IDA. Suggestion: this is expected to contribute to improving the health and quality of life of primary school students, as well as provide a basis for the development of more effective health education programs.
The Relationship Between Knowledge Level And Free Sexual Behavior Among Grade X Adolescents In Vocational High School Development Of Ambarukmo Science 1 Yogyakarta 2024 Kurnia Dewi, Rika; Merida, Yunri; Hadi, Selasih Putri Isnawati
Jurnal Maternitas Kebidanan Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Maternitas Kebidanan
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jumkep.v10i2.7101

Abstract

Background: Free sex is an influence of western culture that is adopted by the community without first being screened. The causative factors are poor association, lack of parental attention which has an impact on reproductive health such as STDs. The importance of sex education will prevent promiscuous sex. The purpose of this study is to ascertain the connection between the degree of knowledge and promiscuous sex behavior in class X adolescents at SMK Pembangunan Ilmu Ambarukmo 1. Research Method: This type of research uses a cross-sectional strategy. The Fisher's Exact Test was used to analyse the data in both univariate and bivariate ways utilising a population and a sample of 58 adolescents using the total population technique and questionnaire as a data collection instrument. Results: The degree of expertise of adolescents with a good level of 49 respondents (84.5%), and a poor level of 9 respondents (15.5%) and never engaged in promiscuous sexual behavior (91.4%) and 5 respondents (8.6%) had committed promiscuous sexual behavior. The results of the Fisher's Exact Test found a p-value of 0.000<0.05. Conclusion: There is a relationship between the level of knowledge and promiscuous sex behavior in class X adolescents at SMK Pembangunan Ilmu Ambarukmo 1
Edukasi Lancar Meng-ASI-hi dengan Pijat Laktasi di Desa Doy Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh Susandari, Cut; Pramana, Cipta; Merida, Yunri
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 7 (2024): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/8yt4s387

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan berupa edukasi kepada ibu menyusui tentang ASI dan juga pengenalan pijat laktasi melalui kegiatan penyuluhan dengan mengunakan proyektor dan juga praktek secara langsung pijat laktasi. Sasaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ibu menyusui di Desa Doy Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan pemberian pre test berupa kuesioner terlebih dahulu selanjutnya penyuluhan kemudian baru melakukan pendampingan akan praktek dari penyuluhan tersebut dan yang terakhir dilakukan post test berupa pengisian kuesioner pada semua ibu menyusui. Ketersediaan tenaga kader, para tenaga pembantu dalam pendokumentasian, peserta yaitu ibu menyusui, serta pejabat setempat sehingga terlaksananya kegiatan pengabdian mayarakat ini. Manfaat yang didapatkan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain dapat mengedukasi tentang Lancar meng-ASI-hi dengan pijat laktasi, serta menambah pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat khususnya ibu menyusui. Sehingga dapat meningkatkan keberhasilan dalam program pemberian ASI sampai anak berusia 2 tahun.
Upaya Pencegahan Stunting Melalui Pemberdayaan Masyarakat dalam Penyiapan Menu Makanan Pada Keluarga Berbasis Kearifan Lokal di Kaluharan Kepuharjo Sleman, Yogyakarta Merida, Yunri; Mutmainah, Dwi; Marani, Vyis; Ritania, Ritania; P. A, Listya; O. DS, Petronela Vivin; N.D, Hestia; D, Rahcma; C.C, Nadhea; L, Hana Nur; L.N, Putri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i1.12964

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Hasil Riset  Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan penurunan prevalensi stunting di tingkat nasional sebesar 6,4% selama periode 5 tahun, yaitu dari 37,2% (2013) menjadi 30,8% (2018). Kalurahan Kepuharjo, ditemukan kejadian stunting di atas 5%, hal ini menunjukkan bahwa kejadian stunting melebihi target minimal nasional. Kalurahan Kapuharjo belum terlaksana cakupan  gizi secara maksimal, hal ini terlihat dari belum adanya pojok gizi. Untuk upaya pencegahan stunting melalui pemberdayaan masyarakat dalam penyiapan menu makanan pada keluarga berbasis kearifan lokal. Metode pelaksanaan pengabdian yaitu dengan penyuluhan, demontrasi,role play,pemutaran video, pembuatan modul,pembuatan menu makanan, pemberian makan tambahan, pemberdayaan, pelatihan pada kader, ibu hamil, ibu bayi balita dan masyarakat dan pembentukan pojok gizi di kalurahan kepuharjo. Hasil dari pelaksanaan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan terkait cara pembuatan modul, pemantauan tumbuh kembang bayi,pemenuhan gizi dan meal planning bagi keluarga, membuat menu makanan berdasarkan kearifan lokal dan terbentuknya pojok gizi bagi masyarakat. Upaya pencegahan stunting melalui pemberdayaan masyarakat dalam penyiapan menu makanan pada keluarga berbasis kearifan lokal di kalurahan kepuharjo, untuk tingkat pengetahuan dan ketrampilan masyarakat semakin meningkat, juga diperlukan kerjasama antar Masyarakat, Perangkat Desa, Tenaga Kesehatan, Puskesmas dan Pemerintahan dalam upaya penanggulangan stunting. Kata Kunci: Stunting, Gizi, Pemberdayaan, Menu Makanan, Kearifan Lokal  ABSTRACT Stunting is a health problem in Indonesia. The results of the 2018Basic Health Research (Riskesdas) showed a reduction in the prevalence of stunting at the national level by 6.4% over a 5 year period, namely from 37.2% (2013) to 30.8% (2018). Kepuharjo sub-district, it was found that the incidence of stunting was above 5%, this shows that the incidence of stunting exceeds the national minimum target. Kapuharjo sub-district has not yet implemented maximum nutrition coverage, this can be seen from the lack of a nutrition corner.Purpose: For efforts to prevent stunting through community empowerment in preparing food menus for families based on local wisdom. Implementation of service, counseling, demonstrations, role plays, video, screenings,  namely by making modules, making food menus, providing additional food, empowering, training cadres, pregnant women, mothers of toddlers and the community and establishing a nutrition corner in the Kepuharjo sub-district. From the implementation of this service, there is an increase in knowledge and skills related to how to make modules, monitoring baby growth and development, fulfilling nutrition and meal planning for families, making food menus based on local wisdom and forming a nutrition corner for the community. Efforts to prevent stunting through community empowerment in preparing food menus for families based on local wisdom in the Kepuharjo sub-district, to increase the level of community knowledge and skills, also require cooperation between the community, village officials, health workers, community health centers and government in efforts to overcome stunting. Keywords: Stunting,Nutrition, Empowerment, Food Menu, Local Wisdom
Hubungan Status Gizi Ibu Hamil dengan Kejadian Preeklamsia di Puskesmas Sungai Durian Sintang Della, Hugolin; Fadhilah, Siti; Merida, Yunri
Jurnal Siti Rufaidah Vol. 3 No. 4 (2025): :Jurnal Siti Rufaidah
Publisher : PPNI UNIMMAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jasira.v3i4.264

Abstract

Background: Maternal mortality rate (MMR) in Indonesia remains a serious problem, with preeclampsia as one of its main causes. Based on data from Sungai Durian Primary Health Center in 2024, there were 60 cases of preeclampsia (6%) as well as an increasing trend of cases and variations in the nutritional status of pregnant women. Objective: This study aims to determine the relationship between the nutritional status of pregnant women and the incidence of preeclampsia at Sungai Durian Primary Health Center, Sintang. Methods: This is a quantitative research study with a cross-sectional design. Data were collected using observation sheets from medical record data, specifically data on pregnant women with nutritional status and preeclampsia, with a population of 555 pregnant women and a sample size of 232 women. Data analysis was performed using the Spearman Rank test. Results: There were 59 cases (25.4%) of mild preeclampsia and 104 cases (44.8%) of severe preeclampsia. There were variations in the nutritional status of pregnant women: 35 women (15.1%) were undernourished, 132 women (56.9%) had normal nutrition, 25 women (10.3%) were overweight, 24 women (10.3%) had obesity class I, and 16 women (6.9%) had obesity class II. The Spearman Rank test results showed p 0.000 (<0.05), concluding that there is a significant relationship between the nutritional status of pregnant women and the incidence of preeclampsia. Conclusion: There is a relationship between the nutritional status of pregnant women and the incidence of preeclampsia at Sungai Durian Primary Health Center, Sintang.