Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Citra Perempuan dalam Novel Islammu Adalah Maharku Karya Ario Muhammad Annisa, Ria; Zulfitriyani, Zulfitriyani; Samsiarni, Samsiarni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan citra diri dan citra sosial perempuan dalam novel Islammu adalah Maharku karya Ario Muhammad. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Islammu adalah Maharku karya Ario Muhammad yang diterbitkan pada tahun 2020. Pengumpulan data dilakukan dengan empat langkah yaitu membaca. menandai, mencatat, dan menginventarisasi data. Untuk keakuratan data menggunakan teknik triangulasi. Analisis data dilakukan menggunakan tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat citra diri dan citra sosial dalam novel Islammu adalah Maharku karya Ario Muhammad. Citra diri perempuan dari aspek fisik yaitu perempuan dewasa, cantik dan perempuan berpakaian tertutup. Citra perempuan dari aspek psikis yaitu perempuan berpikir dan berperasaan, cerdas dan tegas. Citra sosial perempuan yang tergambar yaitu perempuan dalam keluarga sebagai seorang anak dan ibu. Dalam lingkungan masyarakat citra sosial yang tergambar yaitu perempuan sebagai dosen muda, mahasiswa S2, anggota lab.
Masalah Sosial dalam Novel Sabariah Karya Hamka Zulhelmi, Zulhelmi; Samsiarni, Samsiarni; Tatalia, Ricci Gemarni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.2199

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi untuk melihat masalah sosial yang terdapat dalam novel Sabariah karya Hamka. Persoalan itu meliputi masalah kemiskinan, masalah disargonisasi keluarga, masalah kejahatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan masalah sosial dalam novel Sabariah karya Hamka.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskritif analisis. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata, kalimat dan dialog yang berhubungan dengan masalah sosial dalam novel Sabariah karya Hamka. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Sabariah karya Hamka.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat masalah sosial dalam novel Sabariah karya Hamka. Masalah sosial yang terdapat dalam novel Sabariah adalah masalah, 1) kemiskinan, masalah kemiskinan yang berupa, keadaan ekonomi yang lemah membuat Pulai akhirnya pergi merantau mencari peruntungan. 2) kejahatan, yaitu terjadinya kekerasan fisik yang dilakukan oleh Pulai dengan cara melukai orang lain dengan melakukan pembunuhan. 3) permasalahan disorganisasi keluarga yaitu adanya perlakuan yang tidak adil yang di lakukan oleh tokoh sariaman kepada menantunya, yang membuat rumah tangga Pulai dan Sabariah terpecah. Jadi dapat disimpulkan bahwa masalah sosial yang dialami dimasyarakat pada umumnya juga dialami oleh tokoh dalam novel Sabariah karya Hamka, masalah sosial yang terjadi dilingkungan masyarakat berupa masalah kemiskinan, masalah kejahatan, masalah disorganisasi keluarga.
Subaltern dalam Novel Rasina Karya Ikhsaka Banu:: Kajian Poskolonial Fajri, Maharani; Bahadur, Iswadi; Samsiarni, Samsiarni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2249

Abstract

Kolonialisme telah memberikan dampak yang mendalam pada sejarah dan perkembangan Indonesia, memengaruhi aspek politik, ekonomi, sosial, budaya, dan kesusastraan. Sastra poskolonial menjadi medium penting untuk mengeksplorasi pengalaman masyarakat terjajah dan mengkritik dampak kolonialisme. Dalam konteks ini, novel Rasina karya Iksaka Banu menjadi relevan untuk dianalisis, terutama terkait representasi subaltern. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk penindasan yang dialami kaum subaltern dan mengungkap bentuk-bentuk perlawanan perempuan subaltern dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis untuk mengkaji fenomena subaltern dalam novel Rasina karya Iksaka Banu. Data yang dianalisis berupa kata, kalimat, dan paragraf yang dikutip dari novel Rasina berkaitan dengan isu subaltern. Instrumen utama penelitian adalah peneliti sendiri, dengan bantuan tabel inventaris data untuk mengklasifikasikan bentuk penindasan dan perlawanan subaltern. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi teori. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berbasis teori poskolonial dan subaltern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penindasan subaltern dalam novel Rasina mencakup kekerasan fisik, verbal, degradasi martabat, pemiskinan, dan pembodohan, yang mencerminkan ketimpangan kekuasaan kolonial. Meski mengalami berbagai bentuk opresi, tokoh-tokoh subaltern, khususnya Rasina, tetap menunjukkan perlawanan melalui tindakan fisik, membangun jaringan sosial, melarikan diri, dan melapor ke pihak berwenang. Sebagai refleksi teoretis, kajian ini memperkaya wacana sastra poskolonial Indonesia dan memperluas penerapan teori subaltern untuk memahami dinamika kekuasaan dan penindasan. Secara praktis, penelitian ini menyarankan penguatan literasi sosial dan gender dalam pendidikan, serta penerbitan lebih banyak karya sastra yang mengangkat suara subaltern sebagai agen perubahan sosial.
Ungkapan Kepercayaan Rakyat di Sirilanggai Siberut Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai Ervina, Ervina; Samsiarni, Samsiarni; Rahmat, Wahyudi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk ungkapan kepercayaan rakyat di Sirilanggai, Siberut Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Dalam konteks kekayaan budaya Indonesia yang beragam, penelitian ini berfokus pada kepercayaan masyarakat terhadap takhayul dan larangan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari, terutama yang berkaitan dengan masa lahir, masa kanak-kanak, pekerjaan, pernikahan, dan alam gaib. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam dengan informan yang merupakan penduduk asli. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 32 ungkapan kepercayaan rakyat yang dikumpulkan dalam beberapa kategori. Ungkapan-ungkapan tersebut masih digunakan oleh masyarakat sebagai pedoman hidup, meskipun ada kecenderungan generasi muda yang mulai melupakan makna dan pentingnya ungkapan tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pelestarian budaya lokal dan menyuburkan kajian folklor di Indonesia.
Peran Perempuan dalam Menghadapi Perubahan Sosial dalam Novel “Negeri Senja” Karya Seno Gumira Ajidarma Anadya, Dina; Bahardur, Iswadi; Samsiarni, Samsiarni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2251

Abstract

Penelitian ini berjudul Peran Perempuan dalam Menghadapi Perubahan Sosial dalam Novel Negeri Senja Karya Seno Gumira Ajidarma. Karya sastra mencerminkan kehidupan nyata serta mengandung nilai sosial dan budaya. Dalam konteks sosial, perempuan sering mengalami peran ganda dan tantangan dalam perubahan sosial. Berdasarkan teori sosiologi sastra, karya sastra berkaitan erat dengan kondisi sosial masyarakat, termasuk peran gender. Permasalahan seperti diskriminasi, keterbatasan pendidikan, dan peran tradisional perempuan menjadi isu utama dalam novel Negeri Senja. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana peran perempuan menghadapi perubahan sosial serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi terhadap novel Negeri Senja untuk mengidentifikasi peran perempuan dan perubahan sosial. Dasar teori yang digunakan adalah sosiologi sastra serta teori peran sosial dari Erick Fromm dan Soekanto. Selain itu, penelitian Saskia Wieringa (2000) dan Toeti Heraty (1985) menjadi rujukan dalam menganalisis faktor yang memengaruhi peran perempuan dalam perubahan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan dalam Negeri Senja menghadapi ketidakadilan gender, keterbatasan pendidikan, dan peran tradisional yang kuat. Namun, novel ini juga menampilkan perjuangan perempuan dalam menghadapi perubahan, baik sebagai pekerja, ibu rumah tangga, maupun agen perubahan. Kesimpulannya, novel ini merefleksikan realitas sosial serta dinamika peran perempuan dalam menghadapi perubahan sosial.
PROFIL TOKOH AKU DALAM NOVEL CINTA TAK PERNAH TEPAT WAKTU KARYA PUTHUT EA Mardiah, Dea Radhaihtul; Bahardur, Iswadi; Samsiarni, Samsiarni
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39559

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kehidupan seorang tokoh utama bernama tokoh aku yang menghadapi masalah percintaannya yang rumit dan penuh dengan penderitaan. Adapaun tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan profil tokoh aku dalam novel Cinta Tak Pernah Tepat Waktu karya Puthut EA di tinjau dari sikap dasar manusia berbudaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, klausa, kalimat yang berhubungan dengan profil tokoh aku. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Cinta Tak Pernah Tepat Waktu karya Puthut EA. Hasil penelitian mengenai profil tokoh aku yang terdapat dalam novel Cinta Tak Pernah Tepat Waktu karya Puthut EA. Setelah dikaji melalui sikap manusia berbudaya maka dapat disimpulkan bahwa profil tokoh aku ditinjau dari aspek sikap manusia berbudaya sebagai berikut. Pertama, profil tokoh aku yang menunjukkan aspek manusia dan cinta kasih yang mencakup: hakikat cinta kasih, cinta kasih dalam berbagai dimensi, kasih sayang, kemesraan, pemujaan, dan belas kasihan. Kedua, profil tokoh aku yang menunjukkan aspek manusia dan penderitaan yang mencakup: hakikat penderitaan, penderitaan sebuah fenomena universal, penderitaan sebagai anak penguasaan, siksaan, rasa sakit dan neraka. Ketiga, profil tokoh aku yang menunjukkan aspek manusia dan pandangan hidup yang mencakup: cita-cita, kebajikan, dan sikap hidup. Keempat, profil tokoh aku yang menunjukkan aspek manusia dan kegelisahan yang mencakup: pengertian kegelisahan, kegelisahan apa dan mengapa?, keterasingan, kesepian, dan ketidakpastian. Kelima, profil tokoh aku yang menunjukkan aspek manusia dan harapan yang mencakup: pengertian kegelisahan, harapan sebuah fenomena nasional, dan kepercayaan.
PERSOALAN IDENTITAS SOSIAL TOKOH LAKI-LAKI DALAM NOVEL PERSIDEN KARYA WISRAN HADI Novelly, Yustity Ayu; Samsiarni, Samsiarni; Septia, Emil
Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/majis.2.2.30.2020

Abstract

This research is based on the background to find out what things that affect the social identity problems which faced by Minangkabau male personage in the novel Persiden which created by Wisran Hadi. This research focused on the issue of male social identity in the novel Persiden. The aimed of this research are, to describe the (1)  misidentification; (2) social comparison, and (3) social mobility of male personage in the novel Persiden. The type of the research is qualitative research. The method which be used in this research is descriptive method. The results of this study indicated that there are 3 issues of social identity experienced by male personage in the Persiden novel. In accordance based on theories of the social identity which stated by Hogg and Abraham, there were (1) misidentification, which was experienced by 4 people of Mamak Rumah Bagonjong; those who feel the position of mamak in their people are worthless, (2) social comparison, which was experienced by 4 mamak Rumah Bagonjong and sumando who did not carry out their position according to the functions; from the issues that was so complicated for people of Rumah Bagonjong who experienced by these men, makes the creation of a series of comparisons of the issues which faced with what should happen,  and (3) social mobility, experienced by 4 people of mamak Rumah bagonjong; from the issue that befall their people, they make changes and movements to get a solution to the problems they were facing.  Â