Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengembangan Four-Tier Multiple Choice Diagnostic Test untuk Mengetahui Tingkat Pemahaman Konsep Peserta Didik pada Materi Termokimia Sanaa Jauza Roghdah; Muhammad Zammi; Julia Mardhiya
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2021.11.1.8573

Abstract

Kesulitan peserta didik pada pemahaman materi termokimia melalui suatu proses pembelajaran berpotensi menyebabkan kesulitan peserta didik dalam memahami materi kimia yang lain. Untuk menghindari hal ini, maka perlu dicari letak kesulitan peserta didik dengan tes yang bersifat diagnostik agar dapat diketahui tingkat pemahaman dan kelemahan peserta didik dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kualitas instrumen tes diagnostik pilihan ganda empat tingkat yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Design Based Research (DBR) dengan model pengembangan yang diadaptasi oleh Reeves. Subjek dari penelitian ini yaitu peserta didik kelas XI MAN 2 Kota Semarang. Instrumen yang dikembangkan terdiri atas kisi-kisi soal tes, petunjuk pengerjaan tes, soal tes, kunci jawaban, pedoman penskoran, dan pedoman interpretasi hasil tes. Melalui uji coba yang dilakukan, instrumen tes diagnostik ini dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai reliabilitas sebesar 0,985.
Bahan Ajar Elektronik (E-Book) Kimia Umum II Berbasis Kontekstual Materi Larutan : Desain dan Pengembangan Julia Mardhiya
EduTeach : Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 1 No 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Unit Pelaksana Praktik Kependidikan Terpadu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.329 KB) | DOI: 10.37859/eduteach.v1i2.1978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar elektronik Kimia Umum II berbasis kontekstual materi larutan. Bahan ajar dikembangakan dengan cara mengintegrasikan media, eksperimen laboratorium, dan penerapan kontekstual yang berkaitan dengan materi yang diajarkan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu bahan ajar kimia yang dikembangkan, kuesioner, dan tes evaluasi berupa pretest dan posttest. Hasil penilaian dari validator ahli dan responden mahasiswa menunjukkan bahwa bahan ajar valid dan tanpa revisi. Hasil rata-rata penilaian kelayakan isi 3,53; kelayakan bahasa 3,56; kelayakan penyajian 3,53; kelayakan kegrafikan 3,70. Sehingga penilaian akhir bahan ajar 3,58 berada pada rentang 3,26 – 4,00 yang menujukkan bahwa validator ahli dan mahasiswa menyatakan bahwa bahan ajar kimia yang diajukan valid dan tidak perlu dilakukan revisi kembali. Pada tahap implementasi menggunakan desain Pretest-Posttest Control Group Design, hasil belajar siswa pada kelas eksperimen (M=75,00) lebih tinggi dari pada hasil belajar siswa pada kelas kontrol (M=59,66). Sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar efektif digunakan untuk pembelajaran.
Pengembangan Pedoman Dan Kit Praktikum Kimia Inovatif Berbasis Problem Based Learning Julia Mardhiya; Ramlan Silaban; Mahmud Mahmud
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 5 (2020): Edisi Khusus Penelitian Pengembangan Pengkajian Ilmu dan Pengajaran MIPA
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.509 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i5.2008

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan pedoman dan kit praktikum kimia berbasis PBL dan efek penggunaan pedoman serta kit praktikum kimia terhadap hasil belajar kognitif, sikap, dan keterampilan siswa kelas X SMA/MA. Desain penelitian menggunakan model ADDIE dan implementasi menggunakan desain one shot case study.  Sampel yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen berupa lembar uji kelayakan pedoman dan kit praktikum, tes, lembar observasi keterampilan dan sikap. Pedoman dan kit praktikum dinyatakan layak berdasarkan isi, bahasa, kegrafikan dan penyajian. Pedoman dan kit praktikum kimia kelas X semester genap efektif digunakan dalam pembelajaran karena hasil uji menunjukkan bahwa hasil belajar kognitif, sikap dan keterampilan siswa rata-rata masing-masing 81,82, 81,56 dan 81,59 lebih tinggi dari pada nilai KKM yaitu 75,00.
Implementation of The Video Project with Distance Learning on The Basic Chemistry Course Hanifah Setiowati; Lenni Khotimah Harahap; Julia Mardhiya
JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia) Vol 6, No 2 (2021): JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkpk.v6i2.52000

Abstract

Education in the 4.0 era encourages the use of digital technology in a sustainable learning process. This article tries to analyze student responses to implementing a video project in a basic chemistry course. This research is qualitative research with a survey method. The participants were 74 students of the Chemistry Education Study Program and Mathematics Study Program consisting of 8 male students and 66 female students. Data collection techniques using online questionnaires by google form application. The steps in this study are  Search for instrument literature to be compiled on the google form, compile a google form student response to the implementation of the video project, distribute the google form questionnaire link to students, and analyze the data obtained. The results showed that students positively responded to the implementation of the video project in terms of autonomy, teamwork, and technology used. The implementation of video projects improves learning skills, collaboration, and digital literacy independently, although students experience problems in video editing because they are not used to using these.
What do Students Know About Green Chemistry? Evidence from a Survey of Pre-Service Chemistry Teacher Julia Mardhiya; Lenni Khotimah Harahap
Journal of Educational Chemistry (JEC) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jec.2022.4.2.12267

Abstract

The application of Green Chemistry (GC) is increasing at the university level. This study focuses on measuring the knowledge of pre-service chemistry teachers about the principles of GC. The instrument used is the Assessment of Student Knowledge of Green Chemistry Principles (ASK-GCP). The instrument is 24 questions in multiple true-false formats about the principles of GC. The data were collected between May and June 2022. The total sample was 90 students. The data was analyzed using Rasch Model with Winsteps 5.1.2. The interaction between the person and the item shown on the Wright map. 44.5% of students in the high category of knowledge about GC. The result of this survey can be used as a reflection for students and instructors about GC knowledge.
Perspectives on Green Chemistry and the Application of Nvivo 12 Software: A Case Study of Pandemic Period in Chemistry Education Sri Mulyanti; Julia Mardhiya; Mar'attus Solihah
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 11, No 1 (2022): June 2022
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v11i1.10280

Abstract

This case study aims to identify chemistry education students’ perspectives on attitudes and implementation of the principles of green chemistry during the COVID-19 pandemic. The participant of this study was 64 chemistry education students who, from the beginning, have conducted online learning, including practicum. The instrument of this research was an online questionnaire to gain the required information. The data were analyzed using NVivo 12 software and presented in percentages based on 12 principles of green chemistry: (1) potential waste generation reduction, (2) efficient use of raw materials, (3) application of environmentally safe production methods, (4) environmentally friendly chemicals, (5) safer additives, (6) minimal use of heat, (7) natural ingredients, (8) reaction products with minimal by-products, (9) the use of effective catalysts, (10) easily biodegradable products for the environment, (11) time management of hazardous products, and (12) anticipation for physical contact with hazardous materials. Moreover, 85% of the students agree that the 12th principle must be well applied. The research findings serve a discourse for lecturers to convince the students to understand and implement the principles of green chemistry in practicum activities, especially during the pandemic.
Pengembangan Media Pembelajaran Kimia Minyak Bumi Berbasis Green Chemistry Berbantuan Articulate Storyline Nurul Atsna Qonita; Wiwik Kartika Sari; Julia Mardhiya
PAEDAGOGIA Vol 25, No 2 (2022): PAEDAGOGIA Jilid 25 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/paedagogia.v25i2.64041

Abstract

Pembelajaran dengan media konvensional menyebabkan siswa cenderung bosan dan menjadi penyebab kurangnya minat, motivasi, dan berpikir kritis. Era digital menuntut calon guru untuk berinovasi dalam mengembangkan media pembelajaran yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbantuan articulate storyline berbasis green chemistry pada materi minyak bumi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (define, design, develop and disseminate). Penelitian ini dibatasi sampai tahap development. Kajian penelitian ini untuk mengetahui kelayakan dan respon siswa terhadap media pembelajaran kimia minyak bumi berbasis green chemistry berbantuan articulate storyline. Hasil validasi produk dilakukan oleh para ahli dengan menggunakan analisis data Aiken’s V. Hasil validitas memperoleh nilai sebesar 0,82 dengan kategori sangat tinggi. Adapun hasil uji coba skala kecil mendapatkan respon yang baik dari siswa dengan persentase rata-rata 71%.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES PENGUASAAN KONSEP REPRESENTASI KIMIA PADA LIMA INDIKATOR ASAM BASA DARI ALAM : ANALISIS DENGAN RASCH MODEL Khoerul Ummah; Julia Mardhiya; Sri Mulyanti
JURNAL TARBIYAH Vol 29, No 2 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/tar.v29i2.1706

Abstract

This study developed a test instrument for mastering the concept of chemical representation on five natural acid-base indicators. This test aims to determine the mastery of macroscopic, submicroscopic and symbolic chemical concepts. Product trial data processed using the Rasch model assisted by Winstep software. The result showed that the instrument was valid as evidenced by a unidimensional test, person reliability was in good category, item reliability was in sufficient category, Cronbach alpha was in very good category. questions, the value of separation person is divided into three groups, the developed test instrument meets the criteria for the level of difficulty index according to the Rasch Model item response. All items are stated to have good accuracy and can measure students' abilities well.
Desain Small-Scale Chemistry Pada Pembelajaran Praktikum Kimia Umum Julia Mardhiya; Fadhillah Nur Laila
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 8 No. 6 (2022): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v8i6.2440

Abstract

Hands-on chemistry activity or practical work is an important aspect of teaching at the high school and college level as part of the science education curriculum. This study aims to design Small-scale Chemistry (SSC) for general chemistry practical work. The product are laboratory work manual and practical kit. The development model used is ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). At the analysis stage, five experiment will be designed to become SSC. There are five experiments, namely determining the order of the reaction, observation the shift in chemical equilibrium, identification acid-base with indicators, determining the strength of the acid and water electrolysis. The feasibility of the manual and practical kit in content feasibility (0.84), language feasibility (0.90), presentation feasibility (0.84), graphic feasibility (0.90), and kit feasibility (0.94). All are categorized as valid based on the validity criteria of Aiken's V. The results of the implementation show that the SSC design can be implemented and the results can be observed for General Chemistry experiment learning activities. The chemicals used for the experiment are far less than the macro-scale practical work. This is in accordance with the SSC principle.
Pendampingan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berciri Literasi Sains dan Numerasi bagi Mahasiswa Calon Guru Kab. Langkat Julia Mardhiya; Khalishatun Zahra
Solidaritas: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2022): Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/sjp.v2i2.7062

Abstract

 Perangkat pembelajaran sebagai salah satu aspek pendukung pelaksanaan kurikulummenjadi pengetahuan pedagogik yang harus dimiliki oleh calon guru. Calon guru memiliki per-anan penting dalam mengkaji dan mengembangkan konsep pembelajaran terbaru saat ini yaituupaya peningkatan literasi sains dan numerasi bagi peserta didik. Kemampuan literasi sains dannumerasi sangat penting bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuannya dalam sains.Oleh karena itu, guru memiliki peran untuk mendukung peserta didik dengan mengidentifikasikemampuan literasi sains dan numerasi peserta didik. Kegiatan pendampingan dalam mengem-bangkan perangkat pembelajaran yang yang berciri literasi dan numerasi dilakukan dengan baikuntuk Mahasiswa calon guru di Kab. Langkat. Kegiatan tersebut meliputi workshop dan pendamp-ingan dalam mengembangkan perangkat pembelajaran. Produk yang dihasilkan berupa rencanapelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja peserta didik (LKPD) dan instrumen penilaian.Peserta memberikan umpan balik positif pada rangkaian kegiatan. Pemahaman peserta diukurdengan menggunakan pretest dan posttest. Pertanyaan yang diajukan berisi tentang aspek-aspekyang perlu diperhatikan dalam menyusun perangkat pembelajaran, komponen perangkat pem-belajaran dan bagaimana literasi serta numerasi dapat diterapkan dalam perencanaan pembe-lajaran. Hasil nilai pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pesertadalam menyusun perangkat pembelajaran.