Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Analisa Kinerja Simpang Bersinyal (APILL) dan Ruas Jalan pada Jalan Raya Bogor – Jalan H Bokir Bin Dji’un, Kota Jakarta Timur Menggunakan PKJI 2023 Anugrah, Febrian; Dermawan, Widodo Budi; Isradi, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2121

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan dengan penduduk sekitar 283 juta jiwa menghadapi tantangan transportasi, khususnya pada simpang bersinyal Hack di Jakarta Timur. Kemacetan sering terjadi akibat angkutan umum berhenti sembarangan dan kurangnya lahan parkir. Oleh karena itu, penting dilakukan analisis kinerja simpang menggunakan metode PKJI 2023 untuk meningkatkan efisiensi lalu lintas.Penelitian ini diawali dengan identifikasi masalah dan pengumpulan data primer serta sekunder. Data yang telah lengkap kemudian diolah dan dianalisis mencakup ruas jalan dan simpang bersinyal pada Jalan Raya Bogor - Jalan H Bokir Bin Dji'un. Analisis meliputi kapasitas, kinerja, derajat kejenuhan, arus jenuh, panjang antrian, dan tundaan. Hasil analisis digunakan untuk pembahasan dan diakhiri dengan kesimpulan.Volume lalu lintas tertinggi terjadi pada Jumat sore di simpang Jl. Raya Bogor – H. Bokir Bin Dji’un. Kapasitas simpang rendah dengan derajat kejenuhan tinggi dan tundaan rata-rata 66 detik (LOS F). Ruas jalan arah Cililitan dan Pasar Rebo memiliki LOS C. Alternatif solusi menunjukkan perbaikan signifikan dengan tundaan hanya 13,7 detik.Kinerja simpang bersinyal eksisting tergolong buruk (LOS F), sehingga diperlukan perbaikan. Ruas jalan arah Cililitan dan Pasar Rebo tergolong cukup baik (LOS C) dan tidak membutuhkan perubahan. Solusi alternatif berupa pengubahan fase simpang dan penambahan U-turn berhasil menurunkan tundaan serta derajat kejenuhan, meningkatkan tingkat pelayanan menjadi LOS B, lebih efisien
Analisis Kinerja Simpang Tiga Lengan Tidak Bersinyal Dan Ruas Jalan Raya Menggunakan Metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023 (Studi Kasus : Simpang Lubang Buaya, Jakarta Timur) Isradi, Muhammad; Cahyani, Annisa Aryant Luthfi; Dermawan, Widodo Budi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2346

Abstract

Simpang tiga tak bersinyal di Jalan Raya Lubang Buaya merupakan salah satu simpang dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi, yang menyebabkan terjadinya tundaan serta panjang antrian kendaraan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis volume lalu lintas kendaraan pada jam puncak, mengevaluasi kinerja simpang dan ruas jalan berdasarkan parameter Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023, serta mengusulkan solusi teknis guna meningkatkan kinerja lalu lintas di simpang tersebut. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data primer melalui survei lalu lintas dan observasi lapangan, serta analisis kuantitatif terhadap kapasitas simpang dan derajat kejenuhan (DJ) menggunakan pendekatan PKJI 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai DJ tertinggi tercatat sebesar 0,9949 pada pendekat mayor, yang mengindikasikan bahwa simpang mendekati kondisi jenuh dengan tingkat pelayanan yang rendah. Dua skenario perbaikan diuji, yaitu penerapan larangan belok kanan dan pelebaran jalan pendekat. Simulasi larangan belok kanan berhasil menurunkan nilai DJ menjadi 0,7316, sedangkan pelebaran jalan dari 7,6 meter menjadi 8,5 meter meningkatkan kapasitas pendekat dari 3120,4992 smp/jam menjadi 3271,0496 smp/jam dan menurunkan nilai DJ dari 0,484 menjadi 0,462. Hasil ini menunjukkan bahwa kedua solusi memiliki dampak positif dalam meningkatkan kinerja simpang, meskipun larangan belok kanan memberikan pengaruh yang lebih signifikan. Dengan demikian, implementasi kebijakan teknis seperti pengaturan manuver kendaraan dan pelebaran fisik pendekat dapat dijadikan alternatif solusi untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan efisiensi lalu lintas di simpang tak bersinyal perkotaan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi perencanaan transportasi dan pengambilan kebijakan lalu lintas yang berkelanjutan di kawasan padat kendaraan.
Analysis of the Influence of Traffic Performance on Air Quality (Case Study: Menteng Raya Bintaro Road Section) Isradi, Muhammad; Novianty, Nadira; Dermawan, Widodo Budi; Rifai, Andri Irfan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2446

Abstract

Menteng Raya Bintaro Road Section as one of the main corridors experiences similar problems with increased air pollution and noise due to transportation activities. This study aims to analyze traffic operational performance and examine the relationship between vehicle density and air quality (PM2.5) and noise level on Menteng Raya Bintaro Road Section. The research method uses a traffic performance analysis approach based on the 2023 Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI), with data collection through direct observation for three day) using a time interval of 15 minutes. Measurements include vehicle volume, PM2.5 concentration, and noise levels during peak traffic hours. The results of the study show that traffic performance on Menteng Raya Bintaro Road Section is still in normal condition with the highest volume of 3,036 vehicles/hour (Tuesday afternoon 17:15–18:15), degree of saturation (DJ) 0.57 (below the threshold of 0.85), and road capacity of 5,372.97 Vcu/Hour. However, environmental quality showed unhealthy conditions with the highest PM2.5 concentration reaching 91.67 μg/m³ (exceeding the 55 μg/m³ quality standard) on Tuesday and the highest noise level of 88.33 dB(A) (exceeding the 55 dB(A) quality standard for residential areas). Correlation analysis revealed a strong positive relationship between traffic density and PM2.5 concentrations, particularly on weekdays with values of R² = 0.6143 (Tuesday) and R² = 0.5843 (Thursday), suggesting 58-61% of air quality variations were explained by traffic activity. A similar relationship was identified at the highest correlation noise level on Tuesday (R² = 0.5113).
Analisis Kepuasan Penumpang terhadap Pelayanan dan Kinerja Operasional Terminal Bus Pondok Cabe dengan Metode IPA dan CSI Adhwa, Muhammad; Dermawan, Widodo Budi; Isradi, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2461

Abstract

Terminal memiliki peran penting tidak hanya sebagai titik perpindahan moda transportasi, tetapi juga sebagai pusat pelayanan dengan beragam fasilitas pendukung. Penelitian ini mengkaji Terminal Pondok Cabe tipe A, dengan tujuan mengevaluasi kinerja operasional dan kondisi fisik terminal berdasarkan standar regulasi yang berlaku, serta menilai kualitas pelayanan dan kepuasan penumpang. Evaluasi ini dilakukan melalui kombinasi metode survei lapangan dan penyebaran kuesioner kepada 100 responden pengguna terminal. Analisis persepsi pengguna dilakukan dengan pendekatan Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kepuasan penumpang terhadap pelayanan terminal berada pada angka 57,08% menurut CSI, yang dikategorikan dalam tingkat kepuasan cukup puas. Namun demikian, temuan dari metode IPA mengindikasikan adanya enam aspek pelayanan yang membutuhkan peningkatan signifikan. Beberapa aspek yang disoroti termasuk kurangnya fasilitas penitipan barang, ketidaktersediaan informasi tertulis mengenai tarif dan jadwal angkutan, serta keterbatasan fasilitas pendukung lainnya. Kesimpulan dari studi ini menegaskan pentingnya perbaikan aspek-aspek tersebut untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan Terminal Pondok Cabe secara keseluruhan. Rekomendasi perbaikan diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengelola terminal dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan terminal yang lebih responsif terhadap kebutuhan pengguna.
Peningkatan Pemahaman Masyarakat Tentang Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga Menjadi Eco-Enzyme di Kelurahan Meruya Selatan Komerdevi, Det; Widodo, Budi Dermawan; Indriany, Sylvia; Tsarwan, Oties
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 07 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i07.1369

Abstract

Volume sampah organik yang berasal dari rumah tangga berupa sisa-sisa makanan setiap harinya semakin meningkat, seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Sedangkan sifat sampah organik berupa sisa-sisa makanan ini cepat membusuk, jika tidak dikelola dengan baik maka dapat berdampak terhadap timbulnya berbagai penyakit warga, ketidak nyamanan lingkungan tempat tinggal warga serta pencemaran udara. Kebanyakan perilaku masyarakat saat ini terhadap sampah organik berupa sisa-sisa makanan adalah langsung membuangnya ke tempat sampah, hal ini bukan merupakan solusi dalam mengurangi penumpukan volume sampah organik, dan sangat bergantung terhadap kedatangan petugas kebersihan untuk mengangkut sampah-sampah dari tempat sampah di lingkungan tempat tinggal warga. Maka perlu solusi pengelolaan sampah yang bisa dilakukan secara mandiri oleh masyarakat dengan biaya yang murah dan mudah untuk dilaksanakan. Oleh karena itu dilaksanakan kegiatan pelatihan kepada masyarakat di sekitar Meruya Selatan dalam rangka peningkatan pemahaman masyarakat tentang pemanfaatan sampah rumah tangga menjadi eco-enzyme di Kelurahan Meruya Selatan. Masyarakat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, terbukti dari hasil kuesioner yang disebar setelah kegiatan menyatakan bahwa 98% masyarakat puas terhadap kegiatan.
Geometric Analysis of the Subang Road Section Sta 0+000 – Sta 3+000, West Java Province Jais, Fadel Rafi Assyahkaran Putra; Yasir, Yasrizal; Setiawan, Deni; Isradi, Muhammad; Dermawan, Widodo Budi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5099

Abstract

Integrated road infrastructure planning is an important factor in ensuring traffic safety, comfort, and smoothness. This study aims to evaluate and redesign the technical aspects of the ±3 km Subang Road section in Subang Regency, West Java Province, with a focus on road geometric planning, flexible pavement structures, and drainage systems. The research method used is a quantitative-descriptive approach based on primary data from field surveys and secondary data covering traffic data, subgrade conditions, and regional rainfall. The planning analysis refers to applicable national standards to ensure that technical and road user safety criteria are met. The evaluation results showed that the existing road conditions did not fully comply with the planning requirements, thus requiring adjustments to the horizontal and vertical alignment elements to be consistent with the planned speed. The redesign resulted in a geometric layout that improved stopping sight distance, vehicle stability, and driving comfort. The flexible pavement structure is designed based on the bearing capacity of the subgrade and projected traffic growth during the design life, so that it is expected to be able to withstand vehicle loads optimally and extend the service life of the road. In addition, the drainage system is designed to effectively drain rainwater runoff to prevent puddles and pavement damage. Overall, the results of the study show that the application of integrated road planning based on technical standards can improve road operational performance, reduce the potential for accidents, and support smooth mobility and economic growth in Subang Regency.
Geometric Design and Pavement Analysis of Kopi Luhur Road, Argasunya Village: A Case Study in Cirebon Regency Isradi, Muhammad; Setyani, Mery; Prasetyo, Adi; Tamabitte, Vhena E; Dermawan, Widodo Budi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5199

Abstract

Street Kopi Luhur, located in Argasunya Village, Harjamukti District, Cirebon City, is a local road that plays a strategic role as the main access for residents to housing areas and centers of local economic activity. The research employed a descriptive quantitative approach. Primary data were obtained through direct field surveys, including visual inspections and measurements of pavement conditions, while secondary data were collected from relevant local government agencies. The analysis of pavement conditions was conducted using the Road Condition Index (RCI) method to determine the level of damage, whereas traffic performance was evaluated based on the Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI, 2023) to determine the Level of Service (LOS) and the Degree of Saturation (Dj). The results indicate that the pavement condition of Street Kopi Luhur is generally categorized as moderate to severely damaged, with an average RCI value of 53, corresponding to a class D service level. The dominant forms of pavement distress include longitudinal cracking, potholes, and surface unevenness. These damages are mainly caused by inadequate drainage systems, high traffic loads, and limited maintenance activities. Furthermore, the Degree of Saturation (Dj) value of 0.79 shows that the road segment is approaching congested conditions, leading to reduced service performance. Based on these findings, recommended improvement measures include rehabilitation of the pavement structure using HRS-WC and Cement Treated Base (CTB) layers, enhancement of the roadside drainage system, and the implementation of a community-based periodic maintenance program.
Performance Analysis of Road Section and Unsignalized Intersections On Jalan Cileungsi Setu and Jalan Raya Narogong Muhammad Isradi; Nandhita Aulia Tarastanty; Widodo Budi Dermawan; Amar Mufhidin; Joewono Prasetijo
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1175.793 KB) | DOI: 10.52088/ijesty.v1i2.108

Abstract

The unsignalized intersection which is located in Cileungsi District, precisely on Jalan Cileungsi Setu and Jalan Raya Narogong, is a commercial area with dense economic activity and densely populated settlements. As a result of the dense activity, congestion occurs due to the large number of vehicles passing the road, especially during peak hours, namely the morning and evening. Seeing this problem, an analysis is needed that aims to determine the volume, performance of roads, and unmarked intersections as measured by capacity, degree of saturation, and level of service.  In analyzing this study using the Indonesian Road Capacity Manual (MKJI) 1997 method which will determine the performance of roads and intersections without signs. The data needed in this research are primary data in the form of geometric road data, traffic volume, vehicle speed data, and side friction. As well as secondary data in the form of location maps, land use, and population data. From the results of data analysis and processing, the busiest traffic flow at the intersection occurred on Sunday, November 15, 2020 at 17.30 - 18.30 WIB, the saturation degree value was 1.17 with LOS F. By doing an alternative solution, the saturation degree value was 0.68 and LOS B with placing signs are prohibited from stopping around intersections, and prohibiting the flow of traffic turning right either from the main road D to the Minor C road or from the Minor C road to the main road B. On Jalan Raya Narogong, the degree of saturation is 0.74 LOS C service, this shows that the road sections do not exceed the figure required by MKJI 1997, namely ≤ 0.75.