Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan karakter mandiri melalui kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Lais. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap kegiatan P5, wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru serta dokumentasi kegiatan P5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi P5 dapat meningkatkan karakter mandiri siswa melalui kegiatan yang mendorong kemandirian, gotong royong, tanggung jawab, dan kreativitas. Siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan pengembangan diri, sehingga mereka dapat mengembangkan kemampuan untuk mengambil keputusan dan menyelesaikan masalah secara mandiri. Selain itu, Faktor penghambat pelaksanaan pendidikan karakter mandiri melalui kegiatan P5 adalah kurangnya fasilitas pendukung, siswa yang belum terbiasa belajar mandiri, kurangnya dukungan dari orang tua yang belum sepenuhnya memahami pentingnya pembentukan karakter melalui P5. Sedangkan faktor pendukung pelaksanaan pendidikan karakter mandiri melalui kegiatan P5 adalah dukungan guru terhadap perkembangan karakter siswa, lingkungan belajar yang positif yang dapat mempermudah penanaman nilai- nilai karakter, motivasi dan antusiasme siswa terhadap proyek menjadi kunci utama dalam mendorong mereka untuk belajar secara mandiri