Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Indonesian Community Development Journal (ICODEV)

Peranan Agama dalam Pengembangan Masyarakat Derry Ahmad Rizal; Moh. Syaiful Bahri
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Da'wa Faculty IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.2 KB) | DOI: 10.24090/icodev.v2i2.6299

Abstract

Community development becomes an interesting research field to study, this is due to the increasing variety in community development. Without focusing on natural resources (SDA) owned, creative communities in pouring ideas to develop. Guided by creativity and community has the desire to build a village, this becomes the main value that must be applied. But this study will present an understanding of how religion and society have a close relationship, not in terms of routine worship practices. The application of religious values in social life, specifically regarding the development of society. The approach in this study uses the study of literature or literature from various references obtained. It does not justify any understanding, but that the development of a society based on religious values and the development of a special Islamic society also has its own advantages, this goes back to the decisions of the community itself in practice.
Potensi Pengembangan Desa Wisata Berbasis Budaya dan Sumber Daya Alam (Nagari Saniangbaka, Solok, Sumatra Barat) Derry Ahmad Rizal; Yusfida Awalia Rohma; Moh Syaiful Bahri
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bermaksud mendeskripsikan mengenai potensi wilayah yang dimiliki oleh desa, dengan mengambil contoh wilayah yakni Nagari Saniangbaka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Potensi yang dimiliki secara spesifik perihal alam serta kebudayaan yang dimiliki. Nagari Saniangbaka tergolong wilayah yang lengkap atas keberdaan alamnya, seperti perbukitan, sektor pertanian serta berdekatan dengan danau yang dimanfaatkan menjadi salah satu mata pencaharian yakni nelayan. Hal lainnya masih memiliki rumah adat serta pelertarian kebudayaan yang masih dijalani hingga saat ini. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, serta melakukan wawancara dan dokumentasi pada Nagari Saniangbaka sebagai data valid. Asset Based Community Development menjadi dasar dalam penelitian ini, masyarakat sadar akan aset yang dimiliki pada desa tersebut. Hasil penelitian yang didapat telah terbentuknya beberapa destinasi wisata dalam Nagari Saniangbaka, seperti terdapatnya wisata Seribu Ban, Paralayang dengan pemandangan danau Singkarak, air terjun yang masih alami, serta beberapa rumah adat. Namun dalam prosesnya masih memerlukan maping serta perencanaan yang matang guna mengeksplorasi desa tersebut.