Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Latihan Double Leg Speed Hop Terhadap Power Otot Tungkai Atlet Karate Dojo Kodim 1001 Amuntai Mahmudah, Mahmudah; Dirgantoro, Edwin Wahyu; Arifin, Syamsul
JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jskk.2024.9.1.9

Abstract

The sport of karate is a form of self-defense and is considered a discipline that facilitates physical and mental balance and improves health. The sport of karate also requires a good physical condition, because physical condition is the foundation of sports achievement. Plyometric training has proven to be an effective method for improving a number of physical qualities such as strength and jump height. The purpose of this study was to determine the effect of Double Leg Speed Hop Exercise on leg muscle strength of Dojo Kodim 1001 Amuntai participants. The methodology used is one group pretest-posttest design using pre-experiment design and quantitative approach. the use of data collection methods before and after the test. Using SPSS 23, data analysis procedures include homogeneity test, normality test, descriptive statistics, and hypothesis testing. The results obtained from testing using mean scores, data analysis and hypothesis testing resulted in findings that increased significantly from 150.73 to 155.47. Using the sign. (2-tailed) of 0.000 <0.05 obtained from the hypothesis test, it can be concluded that Hα is accepted and Ho is rejected. Based on the computational findings and descriptive statistical values of the pre and post tests, it can be concluded that the Double Leg Speed Hop exercise has an influence on the ability of Dojo Kodim 1001 Amuntai players to increase leg muscle strength in karate sports.
Dampak Game Online Terhadap Kebugaran Jasmani Siswa Sekolah Dasar Negeri Simpang Empat 2 Alifandi, Muhammad Ridho; Dirgantoro, Edwin Wahyu; Fauzan, Lazuardy Akbar
JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jskk.2025.10.1.8

Abstract

This study aims to analyze the impact of online gaming on physical fitness by exploring the relationship between the duration of gaming and physical health. The research employed a correlational method with a quantitative approach, and participants were selected using purposive sampling. The instrument used in this. study was the Nusantara Student Fitness Test (TKPN), which included a series of tests such as the V Sit and Reach, Squat Thrust, Sit-Up, and PACER Test. Data were analyzed using non-parametric statistical methods, specifically Spearman’s correlation. The results revealed that there was no significant relationship between online gaming and physical fitness, with a significance value of 0.111 (> 0.05) and a correlation coefficient of 0.266. This indicates a very weak and statistically insignificant relationship between the two variables. In conclusion, there is no significant correlation between online gaming and the physical fitness levels of students
MOTIVASI KOHAI DOJO SMADA AMUNTAI DALAM MENGIKUTI LATIHAN KARATE Azmi, Ahmad Miqdad; Dirgantoro, Edwin Wahyu; Arifin, Syamsul
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v5i2.5459

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami motivasi kohai dalam mengikuti latihan karate, terutama pada tahap awal pembinaan, sebagai dasar dalam membentuk komitmen dan semangat berlatih jangka panjang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis motivasi kohai di Dojo SMADA Amuntai dalam mengikuti latihan karate. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 20 orang kohai yang diambil melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket dengan 20 pernyataan yang mencakup dimensi motivasi intrinsik (fisiologis dan psikologis) dan ekstrinsik (peran pelatih, sarana prasarana, serta dukungan keluarga). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kohai memiliki tingkat motivasi yang tinggi secara keseluruhan. Motivasi intrinsik paling menonjol pada aspek fisiologis, seperti keinginan meningkatkan kebugaran dan menjaga koordinasi tubuh. Sementara itu, motivasi ekstrinsik didominasi oleh pengaruh kualitas pelatih dan dukungan keluarga. Sarana dan prasarana dinilai cukup baik, namun kontribusinya terhadap motivasi masih di bawah faktor lainnya. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi kohai dipengaruhi oleh perpaduan faktor internal dan eksternal, yang secara bersama-sama mendorong partisipasi aktif dalam latihan karate. Temuan ini dapat dijadikan acuan bagi pelatih dan pihak sekolah dalam merancang strategi pembinaan yang lebih efektif di lingkungan dojo sekolah.
EVALUASI PEMBINAAN OLAHRAGA DAYUNG DI KALIMANTAN SELATAN Fauzan, Lazuardy Akbar; Dirgantoro, Edwin Wahyu; Rahmadi, Rahmadi; Rakhman, Arie; Perdinanto, Perdinanto; Arifin, Ramadhan; Indah, Eka Purnama
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 5 No 1 (2024): Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v5i1.2630

Abstract

Olahraga dayung merupakan cabang olahraga perairan yang berkembang di wilayah Kalimantan Selatan. Berkembangnya olahraga dayung di Kalimantan Selatan didukung oleh kondisi wilayah Kalimantan Selatan yang memiliki sebagian besar wilayah perairan, baik berupa sungai, rawa, pantai, dan danau. Dukungan pencapai prestasi olahraga menjadi faktor berkembang dan berprestasinya suatu cabang olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pembinaan prestasi olahraga dayung di Kalimantan Selatan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Pendekatan evaluasi yang digunakan dengan model CIPP yang meliputi pembahasan tentang Context, Input, Process, dan Product dari proses pembinaan olahraga dayung yang telah berjalan. Teknik pengumpulan data dengan cara melakukan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa 1) evaluasi context sudah sesuai dengan program pembinaan, 2) evaluasi input sudah sesuai dengan program pembinaan. 3) evaluasi proses belum sesuai dengan kriteria yang ditetapkan 4) evaluasi product masih belum sesuai masih perlu ditingkatkan prestasinya di kejuaraan yang lebih bergengsi