Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peran Lomba Ramadhan dalam Melatih Kemampuan Berpikir dan Adzan Anak - Anak di Desa Gunung Manau, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan Nanda, Aneqatun; Ilham, Ilham; Al Khalik, M. Khoirun; Haptodin, Muhammad; Nasoha, Muhammad Ikhwan; Siswanto, Siswanto
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 8 (2024): Juni
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/6s008e38

Abstract

Lomba Ramadhan tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga merupakan sarana pendidikan yang berharga bagi anak-anak. Melalui partisipasi aktif dalam Lomba Ramadhan, anak-anak dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis mereka, sekaligus memperdalam pemahaman dan pengalaman mereka dalam beribadah. Lomba ini diperuntukan untuk anak SD kelas 1 – 6, dimana kegiatan lomba ramadhan ini berlangsung di Masjid At - Taqwa Desa Gunung Manau dan dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang diprogramkan sebelumnya. Perlombaan yang dilombakan yaitu adzan dan cerdas cermat. Lomba ramadhan ini diikuti oleh 23 anak, 15 anak mengikuti lomba adzan dan 8 orang mengikuti lomba cerdas cermat yang dibagi menjadi 4 kelompok. Perlombaan yang diadakan ini merupakan satu pencapaian yang baik karena anak – anak sangat bersemangat dan lebih percaya diri dalam menunjukan pengetahuan dan kemampuannya serta meningkatkan semangat mereka untuk lebih dalam lagi menggali pengetahuan terhadap agama islam.
Sosialisasi Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) kepada Siswa/i SMK PP Negeri Paringin di Balai Benih Ikan Lokal Gunung Manau Ilham, Ilham; Nanda, Aneqatun; Haptodin, Muhammad; Al Khalik, M. Khoirun; Nasoha, Muhammad Ikhwan; Aisiah, Siti; Dewi, Ira Puspita; Siswanto, Siswanto
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 8 (2024): Juni
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/tgfk1w40

Abstract

Dalam pelaksanaannya, Balai Benih Ikan Lokal Gunung Manau tidak hanya melakukan kegiatan produksi benih ikan namun juga memberikan wadah berupa kesempatan kepada orang luar untuk belajar tentang cara budidaya ikan yang ada di sana seperti budidaya ikan nila (Oreochromis Niloticus). Sehingga dilaksanakanlah kegiatan sosialisasi ini melalui kegiatan kunjungan dari siswa SMK. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan informasi tentang cara budidaya ikan nila (Oreochromis Niloticus) yang ada di Balai Benih Ikan Lokal Gunung Manau. Metode yang digunakan berupa demonstrasi sekaligus penyampaian informasi secara langsung terkait kegiatan budidaya ikan nila (Oreochromis Niloticus). Kegiatan ini meliputi pengenalan kolam-kolam mulai dari desain kolam hingga kontruksi kolam yang digunakan, demonstrasi pengukuran kualitas air kolam dan penyampaian informasi terkait budidaya ikan nila (Oreochromis Niloticus). Kegiatan ini juga diselipkan sesi tanya jawab seputar kegiatan budidaya yang ada di Balai Benih Ikan Lokal Gunung Manau. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah adanya pemahaman siswa/i SMK PP Negeri Paringin terkait informasi tentang budidaya ikan nila (Oreochromis Niloticus) yang ada di Balai Benih Ikan Lokal Gunung Manau. Mulai dari informasi tentang kontrukai kolam, pengukuran kualitas air, hingga budidaya ikan nila (Oreochromis Niloticus) yang ada di Balai Benih Ikan Lokal Gunung Manau.
Silvofishery Bandeng dalam Upaya Meningkatkan Ekonomi Masyarakat di Wilayah Lahan Mangrove Fatmawati, Fatmawati; Siswanto, Siswanto; Aisiah, Siti; Rini, Ririen Kartika; Aswin, Aswin; Bijaksana, Untung; Fitriliyani, Indira
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 1 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v5i1.6638

Abstract

Usaha tambak tidak berproduksi serta penebangan mangrove yang terus berlangsung di Desa Teluk Tamiang Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar tanpa penanaman kembali berdampak pada ekonomi mitra dan menipisnya simpanan blue karbon. Solusi yang ditawarkan adalah pemanfaatan tambak sistem silvofishery untuk budidaya ikan bandeng. Namun permasalahan yang dihadapi adalah mitra tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola tambak sistem silvofishery. Metode pelaksanaan adalah dengan memberikan penyuluhan, pelatihan serta demonstrasi percontohan budidaya bandeng sistem silvofihery. Hasil kegiatan penyuluhan dan demonstrasi dapat dilaksanakan dengan baik berkat partisipasi aktif dari mitra. Berdasarkan hasil evaluasi terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan mitra sesudah kegiatan dilaksanakan. Mitra dapat mengoptimalkan tambak yang dimiliki dengan sistem silvofishery menjadi lebih produktif, dengan diberikan bantuan demonstrasi 1 unit tambak dengan perbaikan pematang dan pelataran tambak, sarana produksi berupa mangrove, nener bandeng, pupuk, pakan dan peralatan panen untuk praktik langsung budidaya tambak sistem silvofishery. Hasil analisis SWOT menyatakan strategi yang diambil untuk keberlanjutan usaha tambak silvofishery adalah peran pemerintah, perbaikan infrastruktur, optimalisasi ruang budidaya, penyuluhan dan pemanfaatan multi manfaat (silvofishery dan ekowisata).
PENGARUH KOMBINASI MEDIA TALAS DAN AMPAS TAHU FERMENTASI TERHADAP PERTUMBUHAN MAGGOT (Hermetia illucens) DAN BENIH IKAN PAPUYU (Anabas testudineus) Syifa, Nor; Solihin, Ahmad; Aisyah, Siti Nur; Siswanto, Siswanto
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 21, No 1 (2025): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijfst.21.1.1-7

Abstract

Ikan papuyu (Anabas testudineus) membutuhkan pakan yang optimal untuk pertumbuhannya, dan maggot (Hermetia illucens) merupakan salah satu alternatif pakan bernutrisi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh talas dan ampas tahu sebagai media budidaya terhadap pertumbuhan maggot dan menganalisis pengaruh pemberian maggot sebagai pakan alternatif terhadap pertumbuhan benih ikan papuyu. Metode yang digunakan adalah fermentasi media budidaya maggot dan pengamatan pertumbuhan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan yaitu (A) 100% talas, (B) 25% talas + 75% ampas tahu, (C) 50% talas + 50% ampas tahu, (D) 75% talas + 25% ampas tahu dan (E) 100% ampas tahu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan populasi maggot tertinggi terdapat pada perlakuan E (3.990 ekor), sedangkan pertumbuhan bobot relatif dan pertumbuhan panjang relatif maggot tertinggi terdapat pada perlakuan D dengan peningkatan sebesar 2,77% dan 29,64%. Sedangkan pertumbuhan bobot mutlak ikan papuyu tertinggi ada pada perlakuan B (0,59 gram) dan pertumbuhan panjang mutlak ikan papuyu tertinggi ada pada perlakuan D (0,19 cm). Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi talas dan ampas tahu yang difermentasi dapat dijadikan sebagai media budidaya maggot dan memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan maggot dan ikan papuyu.
PENGAYAAN MEDIA KULTUR Chlorella sp. MENGGUNAKAN EKSTRAK LIMBAH TAOGE DENGAN PENAMBAHAN ECO ENZYME Fauzana, Noor Arida; Rukmini, Rukmini; Ansyari, Pahmi; Slamat, Slamat; Redha, El; Akbar, Junius; Siswanto, Siswanto; Sholihah, Intan Nur
Journal of Aquatropica Asia Vol 10 No 1 (2025): Journal of Aquatropica Asia
Publisher : Program Studi Akuakultur, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/joaa.v10i1.6264

Abstract

Chlorella sp is a type of natural feed that is given to the fish larvae. Chlorella sp. culture requires fertilizer that serves as a food source to stimulate its growth. Fertilization for Chlorela culture media can utilize bean sprout waste because it is rich in element of N and enriched with the addition of eco enzymes. Eco enzyme is the result of fermentation of organic waste such as fruit waste, sugar and water which produces enzymes that help in the process of accelerating the overhaul of organic matter. This study aims to analyze the growth of chlorella with the addition of eco enzyme to the culture media of bean sprout waste extract. The research was carried out by an experimental method using a Complete Random Design with 4 treatments and 3 replicates, namely Chlorella sp. culture on bean sprout waste extract media with the addition of eco enzyme as much as 0.5,10,15 mL per liter for 15 days. The results showed that the treatment of bean sprout waste extract culture media with the addition of eco enzyme as much as 10 mL/L. gave the population of Chlorella sp. the highest was 106.6×106 cells/mL with an average growth rate of 21 ×106 cells/mL. The average growth rate of Chlorella sp. in each treatment ranged from 17% – 29%. The growth curve of Chlorella sp. during the 15-day culture showed that the treatment without the addition of eco enzyme in the bean sprout waste extract medium experienced a longer adaptation phase than the others. The quality of water and nutrients during the culture is in a good range for the growth of Chlorella sp. Further research can evaluate the use of eco enzymes for the growth of other microalgae and the and using different organic waste extracts.
Inovasi Ramah Lingkungan dari Limbah Organik Untuk Pembuatan Eco Enzyme Melalui Program KKN-T di Desa Segumbang Nurhidayah, Nurhidayah; Muzammil, Muhammad; Tujianto, Akhmad; Fernandi, Safi'i; Maulida, Eva Indah; Raihan, M Nasyid Nasril; Nurhaliza, Nurhaliza; Asis, Asis; Rahimah, Amelia; Anisa Rahmah; Darmawan, Fahrudin Rizki; Aliza, Elsandia Nor; Siswanto, Siswanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.545

Abstract

Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) oleh Kelompok 19 Desa Segumbang merupakan pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya untuk menginovasi masyarakat untuk dapat mengelolah limbah sayur dan buah untuk pembuatan Eco Enzyme. Eco Enzyme adalah cairan multifungsi hasil fermentasi limbah organik, gula merah/molase, dan air yang memiliki manfaat ekologis dan ekonomis, seperti pembersih alami, pupuk organik cair, pengusir hama, serta penjernih air tambak. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan penerapan langsung pada petambak dan penyuluh perikanan di Kabupaten Tanah Bumbu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah organik secara berkelanjutan serta keberhasilan pembuatan dan aplikasi Eco Enzyme yang efektif dalam meningkatkan kualitas air tambak dengan menekan mikroorganisme patogen dan mengurangi bau. Kegiatan ini juga mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan dan mandiri.