Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Midwifery

HUBUNGAN PENGETAHUAN SUMBER INFORMASI DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP  KEJADIAN  PRURITUS  VULVAE SAAT MENSTRUASI DI  SMPN 10 BENGKULU SELATAN Rossita, Taufianie
Journal Of Midwifery Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.347 KB) | DOI: 10.37676/jm.v7i1.767

Abstract

Organ genitalia merupakan komponen penting bagi pria dan wanita. Namun didominasikan pada wanita karena wanita memiliki sistem reproduksi yang sensitif terhadap suatu penyakit bahkan keadaan penyakit lebih dihubungkan dengan fungsi dan kemampuan terhadap kesehatan reproduksinya. Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sumber informasi dan dukungan keluarga terhadap kejadian pruritus vulvae saat menstruasi. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, sampel penelitian ini mahasiswi kelas II SMPN 10 Bengkulu Selatan tahun 2015 dengan menggunakan Total Sampling terhadap 67 orang, analisis data dengan menggunakan univariat dan bivariat menggunakan uji Chi squaere. Hasil penelitian berdasarkan uji univariat dan bivariat diperoleh gambaran responden yang memiliki kejadian pruritus vulvae saat menstruasi sebanyak 40 siswi (59,7%). Yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 43 siswi (64,2%). Yang memiliki sumber informasi kurang sebanyak 31 siswi ( 46,3% ). Yang memiliki dukungam keluarga kurang sebanyak 39 orang (58,2%). Hasil uji statistik bivariat kejadian pruritus vulvae saat menstruasi di peroleh nilai p= 0,012. Maka dapat disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan, sumber informasi, dukungan keluarga dengan kejadian pruritus vulvae saat menstruasi. Dari penelitian ini penulis memberikan saran untuk para guru agar menambahkan dan memperbaharui informasi kesehatan terutama mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat serta melakukan pembinaan secara rutin kepada para siswi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SUMBER INFORMASI DAN PERAN NAKES TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN SKABIESDI PESANTREN PANCASILA KOTA BENGKULU ROSSITA, TAUFIANIE
Journal Of Midwifery Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.414 KB) | DOI: 10.37676/jm.v7i2.907

Abstract

Masalah kesehatan yang sering dialami masyarakat indonesia adalah masalah penyakit kulit yaitu skabies/ kudis yang sering dijumpai ditempat yang padat penduduk, penyakit ini sering muncul di pondok pesantren yang padat penghuninya, karena pencegahan penyakit skabies bergantung dengan perilaku hidup seseorang yang kurang baik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan, sumber informasi dan peran tenaga kesehatan terhadap perilaku pencegahan penyakit skabies di pesantren Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian berjumlah 76 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Hasil menunjukkan 59,2% perilaku pencegahan skabies kurang baik. Hasil uji statistik chi square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil analisis bivariat didapatkan Pengetahuan (OR= 3,782; ρ value= 0,012), Sumber Informasi (OR= 8,886; ρ value= 0,000), Peran Tenaga Kesehatan (OR= 5,775; ρ value= 0,001). Maka dapat disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan, sumber informasi dan peran tenaga kesehatan terhadap perilaku pencegahan skabies, dari penelitian ini diharapkan semua pihak baik petugas kesehatan maupun pihak pesantren dapat memperbaharui serta melakukan pembinaan secara rutin kepada para santri dalam upaya menjaga kebersihan diri dan lingkungan agar dapat mencegah penyakit skabies.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI SMK 3 KOTA BENGKULU ROSSITA, TAUFIANIE; SARI, LIYA LUGITA; PUTRI, YESI
Journal Of Midwifery Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Menurut SDKI 2021 persentase wanita usia 15-19 tahun melahirkan dan mengandung anak pertama sebesar 9,5 %. Pertumbuhan sosial dan pola kehidupan masyarakat akan sangat mempengaruhi pola tingkah laku dan jenis penyakit golongan usia remaja seperti kehamilan yang tidak diinginkan, penyakit akibat hubungan seksual dan penyalahgunaan alkohol yang semuanya akan menentukan kehidupan pribadi serta dapat menjadi masalah bagi keluarga, bangsa dan negara di masa yang akan datang. Metode: Penelitian ini bersifat analitik korelatif dengan desain cross sectional.Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2024 dengan populasi yaitu siswi SMK N 3 Kota Bengkulu Metode pengambilan sampel dengan stratifiet rondom sampling berjumlah 76 siswa. Data adalah data primer dengan menggunakan instrumentyaitu kuesioner. Analisis data menggunakan Chi-Square Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden yang berpengetahuan baik 57 (75%) dan cukup 19 (25%). Sebagian besar responden mempunyai sikap mendukung sebanyak 44 (57,9%) responden. Responden yang memiliki pengetahuan baik dan menyatakan sikap mendukung sebanyak 38 responden (66,7%). Responden yang mempunyai pengetahuan cukup dan menyatakan sikap tidak mendukung sebesar 13 responden (68,4%). Berdasarkan uji chi-square diketahui ᵡ2 hitung sebesar 7,197 dengan nilai p=0,007 (p<0,05) yang berarti menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi.. Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi di SMKN 3 Kota Bengkulu.