Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

KETIDAKTERATURAN SIKLUS HAID, BERAT BADAN DAN FLOUR ALBUS TERHADAP AKSEPTOR DEPOPROGESTERON UNTUK MELANJUTKAN SUNTIK Putri, Yesi
Journal Of Midwifery Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.291 KB) | DOI: 10.37676/jm.v7i1.769

Abstract

Minat akseptor depoprogesteron untuk melanjutkan suntik depoprogesteron sebagai sebuah kesimpulan kontrasepsi suntik depoprogesteron merupakan salah satu metode kontrasepsi yang banyak digunakan akseptor.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Ketidakteraturan Siklus Haid, Peningkatan Berat Badan dan Flour Albus Terhadap Minat Akseptor Depoprogesteron Untuk Melanjutkan Suntik Depoprogesteron di Bpm Resti Desa Sibak Provinsi Bengkulu Tahun 2018. Metode penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan penelitian deskritif analtik dan menggunakan desain Cross Sectional. Data yang digunakan adalah data primer. Populasi penelitian ini adalah ibu yang menggunakan suntik depoprogesteron sebanyak 297 pasangan usia subur, sampel penelitian menggunakan responden 170 orang. Dari hasil penelitian univariat 62,9% minat melanjutkan dan 37,1% tidak melanjutkan,64,7% siklus haid teratur dan 35,3% tidak teratur, 72,9% peningkatan berat badan bertambah dan 27,1% bertambah, 60,6% keputihan dan 39,9% tidak keputihan. Berdasarkan uji chi square didapatkan nilai ketidakteraturan siklus Pvalue 0,09 dan OR 2,425 CI (1,292-4,550) peningkatan berat badan Pvalue 0,03 dan OR 2,690 CI (1,428-5,064) dan flour albus Pvalue 0,016 dan OR 2,281 CI (1,213-4,292), sehingga dapat disimpulkan ada hubungan antara melanjutkan suntik depoprogesteron di Bpm Resti Desa Sibak. Diharapkan dapat dijadikan masukan minat akseptor untuk melanjutkan suntik depoprogesteron bertujuan untuk meningkat akseptor dalam mengikuti keluarga berencana.
HIPERTENSI IBU DENGAN NILAI APGAR SKOR BAYI BARU LAHIR DI RSUD PASAR REBO JAKARTA TIMUR PUTRI, YESI
Journal Of Midwifery Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.963 KB) | DOI: 10.37676/jm.v7i2.908

Abstract

Indikator yang cukup sensitif untuk melihat keberhasilan pembangunan kesehatan pada suatu negara adalah angka kematian bayi (AKB). Penilaian apgar sangat penting karena untuk meminimalkan angka kesakitan dan kematian bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan BBLR, premature, dan riwayat hipertensi ibu dengan nilai apgar score <7 pada bayi baru lahir. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriftif analitik dengan pendekatan Cross sectional. Sampel berjumlah 89 bayi baru lahir di RSUD Pasar Rebo. Data penelitian menggunakan data sekunder dari rekam medis. Data yang diperoleh akan dianalisa secara univariat dan bivariat serta disampaikan dengan tabel distribusi frekuensi dan narasi. Hasil analisis dengan menggunakan uji chi-square diperoleh ada hubungan antara BBLR(p-Value =0,000), Premature(p-Value =0,000 ),Riwayat Hipertensi Ibu(p-Value =0,040) dengan Nilai Apgar Score <7 pada bayi baru lahir. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara BBLR, Premature, dan Riwayat Hipertensi Ibu dengan Nilai Apgar Score <7 pada Bayi Baru Lahir di Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Rebo Jakarta Timur Tahun 2015.
PENGARUH MODUL ASUHAN PERSALINAN KALA III DENGAN METODE PRECEPTORSHIP TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN MAHASISWA DIII KEBIDANAN HILINTI,  YATRI; SULASTRI, MEPI; PUTRI, YESI
Journal Of Midwifery Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v8i2.1203

Abstract

Pendahuluan: suatu bahan ajar yang dibuat untuk dapat digunakan oleh mahasiswa dalam proses belajar mandiri disebut dengan modul. Keterampilan mahasiswa yang rendah akan berpengaruh pada kualitas lulusan, salah satunya pada keterampilan dalam memberikan asuhan persalinan kala III. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya pengaruh modul asuhan persalinan kala III terhadap keterampilan mahasiswa DIII Kebidanan. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu quasy eksperiment dengan menggunakan rancangan pre-posttest design, Besaran sampel dalam penelitian ini yaitu 94 orang mahasiswa semester IIIAKBID Pelamonia Kesdam VII Wirabuana Makassar dilakukan sejak bulan November hingga Desember 2019. Keterampilan diukur sebanyak 2 kali yaitu sebelum dan setelah dilakukan pembelajaran praktikum dengan metode demonstrasi sebanyak 3 kali pertemuan selama 2x60 menit/pertemuan. Setiap pertemuan diberikan selang waktu selama 7 hari untuk pertemuan selanjutnya. Data yang didapatkan tersebut kemudian dianalisis menggunakan Uji chi square dan Mann-Whitney Hasil dan Pembahasan: hasil yang didapatkan adalah terbitnya modul asuhan persalinan kala III sebagai panduan bagi mahasiswa DIII Kebidanan. Dari hasil analisis didapatkan pembelajaran pada kelompok modul asuhan persalinan kala III lebih baik meningkatkan keterampilan saat memberikan asuhan bayi baru lahir, melakukan manajemen aktif kala III dan melakukan pemantauan perdarahan. Peningkatan keterampilan kelompok modul dengan metode demonstrasi yaitu 52,1%, 60,4%, 43,7%. Kesimpulan: Modul Asuhan Persalinan kala III lebih baik dalam membantu meningkatkan keterampilan mahasiswa melakukan asuhan persalinan kala III dibandingkan dengan kelompok pembelajaran tanpa menggunakan modul.
Edukasi Ibu Hamil Dan Konseling Tentang Tanda Bahaya Ibu Hamil Dengan Kecemasan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu Sulastri, Mepi; Ayudiah, Febra; Putri, Yesi
Jurnal Dehasen Mengabdi Vol 3 No 1 (2024): Maret-Agustus
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jdm.v3i1.6384

Abstract

Puskesmas Sawah lebar is one of the health centers in Bengkulu City which is located at Jalan bukit barisan No. 2, sawah lebar, ratu agung sub-district, Bengkulu City, covering 3 villages. Based on data from the Bengkulu City Health Office in 2016 who experienced symptoms of depression and anxiety 2.3% of 8,760 pregnant women while in 2018 there was an increase in those experiencing symptoms of depression and anxiety to 2.8% of 7,524 pregnant women (Bengkulu City Health Office, 2020). So that the purpose of the purpose of this activity is as a form of anticipation of health workers to improve the health of pregnant women in order to reduce the number of complications in pregnant women. The results of education obtained from 15 pregnant women before being given education, the results of knowledge are 13% of pregnant women have sufficient knowledge and 87% have insufficient knowledge about pregnant women's anxiety about danger signs in pregnancy. After education and assistance, 85% of pregnant women's knowledge became good and 15% were sufficient. This activity was enthusiastically received by the community in the working area of the puskesmas sawah lebar city of Bengkulu and it is hoped that later the sawah lebar puskesmas can assist and continue to educate pregnant women so that complications and anxiety of pregnant women can be prevented.
Sosialisasi Prenatal Getel Yoga Untuk Optimalisasi Posisi Janin Di Klinik “C” Kota Bengkulu: Socialization of Prenatal Getel Yoga to Optimize Fetal Position at Clinic "C" Bengkulu City Rossita, Taufianie; Sari, Liya Lugita; Putri, Yesi
Jurnal Abdi Keperawatan dan Kedokteran Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/jakk.v2i2.8

Abstract

In Indonesia, yoga is currently one of the most popular sports, not only by the general public but also by pregnant women. Many benefits can be obtained from prenatal yoga, including the mother feels comfortable and relaxed throughout pregnancy and during childbirth, trains the muscles of the pelvic floor and perineum, keeps the muscles of the body relaxed, balanced during childbirth, reduces stress, increases and improves oxygen circulation to the body and fetus. . This study aims to determine Prenatal Getel Yoga for Optimal Positioning of the Fetus at the Story Kita Care Clinic, Bengkulu City. Counseling for pregnant women at the Bengkulu City Care Clinic.. Seeing the condition of the problems at the Bengkulu City Care story clinic, there are still many pregnant women who do not know about Prenatal Getel Yoga for Optimizing Fetal Position. It is for this reason that prompted the author to carry out community service regarding Getel Yoga Prenatal Socialization for Optimizing the Position of the Fetus at the “C”, Bengkulu City.
Upaya Mempercepat Proses Involusi Uterus Dengan Pemberian Terapi Komplementer Pijat Oksitosin Pada Ibu Postpartum Rossita, Taufianie; Lugita, Liya; Putri, Yesi; Yulianti, Syami
Literasi Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang Jl. Rangga Sentap, Dalong Sukaharja, Ketapang 78813. Telp. (0534) 3030686 Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/literasi.v3i1.1338

Abstract

Efforts to prevent postpartum hemorrhage can be carried out since the 3rd and 4th stage of labor by administering oxytocin. The hormone oxytocin plays an important role in the process of uterine involution. The involution process will go well if the uterine contractions are strong so that action must be taken to improve uterine contractions. Efforts to control the occurrence of bleeding from the placenta by improving the strong contraction and retraction of myometrial fibers with oxytocin massage. Efforts to maintain uterine contractions through massage to stimulate the release of the hormone oxytocin is an important part of postpartum care. After direct practice, nursing mothers feel stomach contractions, so oxytocin really works and it is hoped that it will speed up the uterine involution process so that bleeding does not occur. Oxotocin massage is very important to speed up the process of uterine involution. So postpartum mothers really need to know the benefits of oxytocin massage for the mother's own health, so that postpartum mothers want to do oxytocin massage. In this community service activity, the lecturers and their students try to contribute their knowledge and experience about complementary techniques, especially "Oxytocin Massage" to 10 postpartum mothers. The participation of students of the Midwifery Study Program in the Undergraduate Program is intended to provide real experience in training cadres and baby mothers on complementary techniques: the oxytocin massage, which he saw, is expected to be a provision for students when they later work in providing midwifery services in the community
Edukasi Ibu Hamil Dan Konseling Tentang Tanda Bahaya Ibu Hamil Dengan Kecemasan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu Sulastri, Mepi; Ayudiah, Febra; Putri, Yesi
Jurnal Dehasen Untuk Negeri Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jdun.v3i2.6325

Abstract

Puskesmas Sawah lebar is one of the health centers in Bengkulu City which is located at Jalan bukit barisan No. 2, sawah lebar, ratu agung sub-district, Bengkulu City, covering 3 villages. Based on data from the Bengkulu City Health Office in 2016 who experienced symptoms of depression and anxiety 2.3% of 8,760 pregnant women while in 2018 there was an increase in those experiencing symptoms of depression and anxiety to 2.8% of 7,524 pregnant women (Bengkulu City Health Office, 2020). So that the purpose of the purpose of this activity is as a form of anticipation of health workers to improve the health of pregnant women in order to reduce the number of complications in pregnant women. The results of education obtained from 15 pregnant women before being given education, the results of knowledge are 13% of pregnant women have sufficient knowledge and 87% have insufficient knowledge about pregnant women's anxiety about danger signs in pregnancy. After education and assistance, 85% of pregnant women's knowledge became good and 15% were sufficient. This activity was enthusiastically received by the community in the working area of the puskesmas sawah lebar city of Bengkulu and it is hoped that later the sawah lebar puskesmas can assist and continue to educate pregnant women so that complications and anxiety of pregnant women can be prevented.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG RESIKO TINGGI KEHAMILAN DENGAN KELENGKAPAN ANTENATAL CARE (ANC) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BERINGIN TIGA TAHUN 2023 WIJAYANTI, ETI; PUTRI, YESI; HANDAYANI, TITA SEPTI
Journal Of Midwifery Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v12i1.6194

Abstract

Pendahuluan: Antenatal Care merupakan kunjungan ibu hamil ke bidan atau dokter sedini mungkin semenjak ia merasa dirinya hamil untuk mendapatkan pelayanan/asuhan antenatal. Resiko tinggi kehamilan merupakan kelainan yang berbahaya yang memungkinkan sebagai penyebab kematian ibu. Pemeriksaan kehamilan merupakan salah satu indikator penting untuk mengurangi angka kematian ibu dan anak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan sikap Ibu Tentang Resiko Tinggi Kehamilan Dengan Kelengkapan Antenatal Care (ANC) Di Wilayah Kerja Puskesmas Beringin Tiga Tahun 2023. Metode: Desain pada penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan Cross sectional. Pengambilan sampel dengan metode nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling, Responden terdiri dari 35 seluruh ibu hamil dengan usia kehamilan 37-40 minggu yang berkunjung ke Posyandu yang berada di wilayah kerja puskesmas Beringin Tiga pada bulan Juni 2023. Uji statistik pada penelitian ini menggunakan Analisa bivariat uji chi-square. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa Hampir sebagian dari responden memiliki pengetahuan baik, Sebagian besar dari responden memiliki sikap favorable dan Sebagian besar dari responden melakukan antenatal care secara lengkap. Dari hasil Analisa bivariat diketahui ada hubungan antara Pengetahuan Ibu Tentang Resiko Tinggi Kehamilan Dengan Kelengkapan Antenatal Care (ANC) dengan nilai p value 0,003 < α = 0,05 dan ada hubungan antara Sikap Ibu Tentang Resiko Tinggi Kehamilan Dengan Kelengkapan Antenatal Care (ANC) dengan nilai p value 0,002 < α = 0,05. Kesimpulan: Diharapkan tenaga kesehatan dapat penerapan pendidikan kesehatan kepada ibu hamil sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan kebidanan dan kepada keluarga agar memperhatikan pentingnya mendampingi ibu hamil yang akan menjalani pemeriksaan ANC sebagai Upaya menghindari terjadinya resiko tinggi pada kehamilan.
PENGARUH LATIHAN BIRTHBALL DENGAN PROSES PERSALINAN HILINTI, YATRI; YULIANTI, SYAMI; PUTRI, YESI
Journal Of Midwifery Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v12i1.6550

Abstract

Pendahuluan: Penyebab komplikasi dalam persalinan yang menyebabkan meningkatnya mortalitas dan morbiditas pada ibu dan janin adalah partus lama. Kejadian partus lama disebabkan oleh beberapa faktor seperti letak janin, kelainan panggul, kelainan his, pimpinan partus yang salah, janin besar, kelainan kongenital, grandemultipara,dan ketuban pecah dini. Birthball dapat merangsang refleks postural dan menjaga postur tulang belakang dalam keadaan baik, sehingga memfasilitasi penurunan kepala janin, mengurangi lamanya kala 1. Tujuan penelitian ini yaitu Pengaruh Latihan Birthball Dengan Proses Persalinan. Metode: Metode penelitian yang diambil merupakan jenis penelitian kuantitatif yaitu quasi-experimental design dengan rancangan two-group pre test-post test control group design. Hasil dan Pembahasan: Hasil Penelitian menunjukkan terlihat ada perbedaan yang signifikan terhadap percepatan pembukaan servik selama proses persalinan pada kelompok perlakuan yang diberikan latihan Birthball selama kehamilan dibandingkan dengan kelompok kontrol dan tidak ada perbedaan antara kejadian laserasi perineum pada kelompok perlakuan yang diberikan latihan Birthball selama kehamilan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kesimpulan : Terdapat perbedaan signifikan percepatan pembukaan servik antara kelompok perlakuan yang diberikan latihan Birthball selama hamil dibandingkan dengan kelompok kontrol, namun tidak ada perbedaan yang signifikan pada kejadian laserasi perineum pada kelompok perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol.
A Correlation Between Education, Occupation And Socio-Economic Levels With Selection Of Contraceptive Methods In Feertile Age Couples At Bangun Jaya Helath Center In 2024 Royani, Tutik; Umami, Desi Aulia; Putri, Yesi
Student Scientific Journal Vol 3 No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/ssj.v3i1.7147

Abstract

According to Worldometers data in March 2020, Indonesia's population was 273,523,615 people with a population density of 151 people per km2, this number tends to increase compared to 2019, which was 270,625,568 people. The purpose of the study is to determine a correlation between education, employment and socio-economic levels with the selection of contraceptive methods in fertile age couples at Bangun Jaya Health Center in 2024. This study uses analytic research with cross sectional design. Sampling with nonprobability sampling method with purposive sampling technique, namely sampling based on researcher judgment and in accordance with the inclusion and exclusion criteria. Sampling with a total of 90 people. Chi-square test results show that the variable level of education, with the selection of contraceptive methods in fertile age couples with chi-square p-value of 0.001 (α <0.05), work with the selection of contraceptive methods in fertile age couples with a chi-square p-value of 0.001 (α <0.05), social economy with the selection of contraceptive methods in fertile age couples with the results of chi-square p-value 0.001 (α <0.05) so it can be concluded that there is a correlation between education level, occupation and social economy with the selection of contraceptive methods in fertile age couples at Bangun Jaya Health Center in 2024. It is recommended that the Health Center as a further reference to deal with the selection of contraceptive methods in fertile age couples.