Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PERILAKU GAYA HIDUP GENERASI MUDA DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN febi, febi; Susilo, Joko Hadi; Wuryaningsih; Kholilurrohman, M.
Jurnal Investasi Islam Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Investasi Islam
Publisher : FEBI IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/jurnal investasi islam.v4i1.1254

Abstract

This study aims to examine the infl uence of the lifestyle of the younger generation and the quality of service provided by the coffee shop on the decision of the young generation to visit (buy) products at a coffee shop. The research method used was a survey method. The sampling technique used was porposive sampling, while the number of samples used in this study was 85. The results of this study indicate that the lifestyle of the younger generation and the quality of coffee shop services have a signifi cant effect on purchasing decisions for young generation products in coffee shops. In addition, this study also has empirical and practical implications, that the lifestyle of consumers (young generation) and service quality are important factors to be considered by both coffee shop entrepreneurs and researchers.
Code Switching Used by The Characters in “Susah Sinyal” Movie Febi, Febi; Rahayuni, Ni Ketut Sri
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 7: Juni 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i7.3945

Abstract

This study is entitled "Code Switching Used by The Characters in Susah Sinyal Movie". The discussion is aimed at finding out the type of code switching and analysing the function of code switching in the movie entitled "Susah Sinyal" The data source was taken from Susah Sinyal movie and this is a qualitative research with note taking techniques. The results of the data types of code switching obtained were analyzed using the theory of Poplack (1995) and the function were analyzed using the theory of Apple and Muysken (1987). This analysis is presented using an informal method. Research revealed that there are three types of code switching that were used by the characters. Those are tag switching, inter-sentential switching, and intra- sentential switching. For the functions of code switching, there are six functions found in the movie. Those are referential, directive, phatic, expressive, metalinguistic and poetic that are used by the characters in the movie.
Pemecahan Masalah Matematika dalam Pembelajaran: Tinjauan Teoritis dan Implikasinya di Sekolah Dasar Sururum Marfu’ah, Adinda; Nurhaswinda, Nurhaswinda; Mawaddah, Atyka; Naysila Sahri, Azura; Febi, Febi; Aulia Putri, Nesa
Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/catha.v3i1.192

Abstract

Pemecahan masalah matematika merupakan komponen inti dalam pembelajaran matematika yang berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, logis, dan sistematis peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep pemecahan masalah matematika, landasan teorinya, karakteristik, strategi, serta perannya dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menganalisis buku dan sumber ilmiah yang relevan, khususnya teori pemecahan masalah menurut Polya dan teori belajar konstruktivisme. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemecahan masalah matematika merupakan proses sistematis yang meliputi memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan meninjau kembali hasil. Aktivitas pemecahan masalah yang efektif mendorong siswa untuk aktif membangun pengetahuan, mengaitkan konsep matematika dengan kehidupan nyata, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam belajar matematika. Dengan demikian, pemecahan masalah matematika perlu diintegrasikan secara konsisten dalam pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.
Edukasi Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal Labu Kuning (Cucurbita Moschata) Pada Balita Stunting Di Desa Ogomoli: Education on Providing Additional Foods Made from Local Foods, Pumpkin (Cucurbita Moschata) For Stunting Toddlers In Ogomoli Village Arniawan, Arniawan; Saprina, Saprina; Syamzul, Moh.; Nawawi, Moh.; Dandiyansa, Abd.; Rusman, Andi; Suardi, Suardi; Marwah, Marwah; Febi, Febi; Jacobus, Siescha Monica; Samang, Sarini M.; Rais, Rasma
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1013

Abstract

Stunting merupakan keadaan terhambatnya pertumbuhan pada anak balita yang ditandai dengan tinggi badan lebih rendah dibandingkan anak seusianya, stunting masih menjadi masalah yang mengkhawatirkan karna stunting dapat memberikan dampak buruk jangka pendek dan jangka panjang pada balita sebagai generasi penerus. Salah satu langkah dalam menanggulangi stunting pada balita yaitu melalui edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terkait pencegahan stunting dengan pemberian makanan tambahan dengan memanfaatkan bahan pangan lokal mengandung gizi yang baik. Kegiatan ini bertujuan melaksanakan edukasi pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal labu kuning pada balita sebagai upaya pencegahan stunting. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 2025 di Desa Ogomoli, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli. Dengan metode ceramah tanya jawab, dan video demonstrasi, diikuti 21 orang ibu balita, ibu hamil dan ibu menyusui, termasuk 6 ibu yang memiliki anak balita dengan kondisi stunting. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pengisian kuesioner pre-test kemudian dilanjutkan penyuluhan stunting dan pemberian makanan tambahan bergizi dengan memanfaatkan pangan lokal labu kuning serta pemutaran video demo cara memasak puding olahan labu kuning dan terakhir pengisian kuesioner post-test. Adapun indikator keberhasilan yang dicapai dalam kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan rata-rata pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi lebih besar (89) dibandingkan rata-rata pengetahuan peserta sebelum diberikan edukasi (64). data ini menunjukkan edukasi dengan metode ceramah tanya jawab dan video demonstrasi dapat meningkatkan pengetahuan ibu dalam pemberian asupan nutrisi dengan memanfaatkan pangan lokal. Diharapkan kepada kepala Puskesmas, Kepala Desa, Kader Posyandu dan tenaga pelaksana Gizi dalam rangka monitoring dan evaluasi terkait pemberian makanan tambahan bergizi pada balita sehingga terhindar dari stunting
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-COMIC PADA MATERI KOSAKATA KONOTATIF DI KELAS V SD Febi, Febi; Elfia Sukma; Adrias, Adrias; Chandra; M. Habibi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45722

Abstract

At the primary school stage, having a strong vocabulary is essential for enhancing kids' language skills. However, in practice, vocabulary learning, especially connotative meaning in Grade V, is still mostly carried out using conventional methods such as textbooks and lectures. This condition tends to reduce students’ participation, interest, and motivation, which affects their understanding of connotative vocabulary. To address this issue, there is a need for creative and interactive online learning materials to establish a more captivating educational setting. The goal of this project is to develop an e-comic as an educational resource to improve students' understanding of connotative language and to evaluate its effectiveness, practicality, and credibility. The study employs the ADDIE framework along with the Research and Development approach. Expert assessment forms were utilized to collect information, surveys for teachers and students were employed to measure feasibility, and the N-Gain formula was applied to assess the effectiveness of the pretest and posttest outcomes. The findings indicate that the e-comic is very effective, earning ratings of 96% for content, 96% for media, and 88% for language features. It is also highly practical, with 100% from teachers and 98% from students. The score from the effectiveness test, known as the N-Gain score, is 0.7542, which puts it among the highest levels. So, the e-comic works well as a learning tool for fifth-grade elementary students.