Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Dampak Pengembangan Objek Wisata Pulau Terhadap Kehidupan Masyarakat Lokal Amanda, Sakhila; Sarbaitinil, Sarbaitinil; Yuhelna, Yuhelna
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2042

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengembangan onjek wisata pulau telah membawa dampak bagi masyarakat lokal di Sungai Pisang terhadap kehidupan, dampak bagi kehidupan masyarakat lokal dimana mata pencaharian yang mulai meningkat, serta ada juga dampak negatifnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pengembangan objek wisata pulau pulau terhadap kehidupan masyarakat lokal di Sungai Pisang Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tindakan sosial yang dikemukakan oleh Max Weber. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Jenis data penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Informan pada penelitian ini sebanyak 18 orang. Metode pengumpulan data digunakan yaitu observasi, wawancara mendalam dan studi dokumen. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dampak dari objek wisata pulau yaitu berdampak positif dan negarif. Dampak positifnya yaitu memunculkan Pekerjaan baru, meningkatkan pendapatan masyarakat lokal, mendorong semakin meningkatknya pendidikan. sedangkan dampak negatifnya yaitu masuknya budaya luar, kerusakan pada lingkungan Pulau, hubungan sosial masyarakat perkerja trasportasi antar pulau.
Keluarga Sebagai Pelayanan Dasar Dalam Penanggulangan Stunting Elfemi, Nilda; Sarbaitinil, Sarbaitinil; Hefni, Hefni; Yuhelna, Yuhelna; Isnaini, Isnaini; Yasin, Faishal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 11 (2024): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i11.593

Abstract

Status gizi merupakan faktor yang berhubungan dan beresiko terdahap kejadian stunting pada balita. Permasalahannya adalah berbagai penelitian menemukan adanya keterbatasan pengetahuan sebagian masyarakat tentang  gizi seimbang untuk balita, sehingga praktek dan kebiasaan makan anak yang sesuai dengan kebutuhan gizi seimbang relatif sulit diterapkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya peran dan kepedulian keluarga dalam upaya pemenuhan kebutuhan gizi pada balita. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 9 juni 2023, dengan metode presentasi dan diskusi. Hasil dari kegiatan adalah untuk meningkatnya pengetahuan dan kepedulian keluarga terhadap kecukupan gizi balita dalam upaya penanggulangan stunting pada balita.
Faktor Penyebab Rendahnya Kunjungan Mahasiswa Prodi Sosiologi Ke Perpustakaan Pusat Universitas PGRI Sumatera Barat Putra, Aris Andika; Sarbaitinil, Sarbaitinil; Yatim, Yenita
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol 1, No 2 (2024): November 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v1i2.3712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Faktor Penyebab Rendahnya Kunjungan Mahasiswa Prodi Sosiologi ke Perpustakaan Pusat Universitas PGRI Sumatera Barat Periode Tahun Ajaran 2022/2023. Teori yang digunakan oleh peneliti adalah teori Fenomenologi oleh Alferd Schutz Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Penarikan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dimulai dengan beberapa tahapan yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor penyebab rendahnya kunjungan mahasiswa sosisologi ke perpustakaan pusat Universitas PGRI Sumatera Barat yaitu Because of Motive 1) Kurangnya Ketersediaan Sarana dan Prasarana; 2) Rendahnya Pelayanan Perpustakaan; dan 3) Perkembangan Teknologi. Serta In Order to Motive yaitu rendahnya minat baca mahasiswa.
Sosialisasi Penanggulangan Kenakalan Remaja: Upaya Preventif pada Remaja Awal Elfemi, Nilda; Yuhelna, Yuhelna; Anggreta, Dian Kurnia; Isnaini, Isnaini; Erningsih, Erningsih; Sarbaitinil, Sarbaitinil
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 4, No 1 (2023): INTAN CENDEKIA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v4i1.638

Abstract

Tulisan ini merupakan hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan sasaran kegiatan siswa SMP (remaja awal) tentang upaya penanggulangan kenakalan remaja. Fenomena kenakalan remaja yang terjadi di Sumatera Barat juga tidak jauh berbeda dengan apa yang terjadi di Kota-kota besar. Kenakalan remaja saat ini beragam, mulai dari membolos sekolah, kebut-kebutan di jalan, penyalahgunaan narkoba, perilaku seksual pranikah, perkelahian antar pelajar, dan lainnya. Persoalan kenakalan remaja sulit di akomodir oleh pihak sekolah karena tuntutan remaja yang begitu kompleks. Dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak (sinergi keluarga inti, keluarga luas, lembaga pendidikan, pemerintah, perguruan tinggi) dalam mengatasi kenakalan tersebut. Berbagai studi menunjukkan secara struktur, pihak tersebut berkontribusi dalam upaya preventif. Namun dalam artikel ini dinyatakan perlu pelibatan peer group memperkuat upaya preventif kenakalan remaja. Atas dasar ini, kami tim pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat memberikan pemahaman kepada siswa tentang kenakalan remaja, sebagai upaya penyadaran untuk menghindari kenakalan remaja, serta membentuk remaja yang menjalankan fungsi kontrol dalam mencegah kenakalan remaja yang berpotensi dilakukan oleh kelompok sebaya. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini memfokuskan pada siswa SMP N 2 Mungka, Kabupaten 50 Kota. Kegiatan ini dihadiri oleh siswa kelas 1, kelas 2, serta guru
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK KELAS XI FASE F MOVING CLASS SOSIOLOGI R5 SMAN 1 SITIUNG Salsabila, Annisa; Sarbaitinil, Sarbaitinil; Wahyuni, Yanti Sri
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v10i3.708

Abstract

This study aims to examine the effect of the Problem-Based Learning (PBL) model on improving students' problem-solving abilities in sociology learning, particularly among Grade XI Phase F students at SMA Negeri 1 Sitiung who initially demonstrated passive learning behavior and limited ability in identifying and solving problems. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design, involving two purposively selected classes: one as the experimental group (36 students) that received instruction using the PBL model, and the other as the control group (36 students) that received conventional instruction. Data collection instruments consisted of problem-solving ability tests and a PBL response questionnaire, which was administered exclusively to the experimental group. The data were analyzed using descriptive statistics, normality and homogeneity tests, and an independent t-test. The results revealed a significant difference in posttest scores between the two groups, with the experimental group achieving a higher mean score of 84.81 compared to 69.56 in the control group. The t-test also showed that the calculated t-value (7.79) was greater than the critical t-table value (1.99), indicating a statistically significant effect of the PBL model on students’ problem-solving skills. The novelty of this research lies in its application of the PBL model within sociology instruction—specifically on the topic of social conflict—in the context of Mooving Class Phase F
Faktor-Faktor Faktor-Faktor Rendahnya Minat Peserta Didik Lulusan Tahun 2023 Untuk Melanjutkan Pendidikan Keperguruan Tinggi Studi Alumni Kelas XII IPS 2 SMAN 4 Pariaman Pitriani, Rahmi; Sarbaitinil, Sarbaitinil; Yatim, Yenita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi apa saja Faktor-Faktor Rendahnya Minat Peserta Didik Lulusan Tahun 2023 Untuk Melanjutkan Pendidikan Keperguruan Tinggi (Studi Alumni Kelas XII.IPS 2 SMAN 4 Pariaman). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, Faktor-Faktor apa saya yang menyebabkan Rendahnya Minat Peserta Didik Lulusan Tahun 2023 Untuk Melanjutkan Pendidikan Keperguruan Tinggi. Apa saja faktor yang menyebabkan rendahnya minat alumni tahun 2023 untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitati deskriptif dengan metode studi alumni tahun 2023, yang melibatkan alumni kelas XII.IPS 2 tahun 2023, melibatkan kepala sekolah, guru BK. wakil kurikulum dan orang tua alumni sebagai informan. Jenis data yang digunakan yanitu data primer dan data sekunder sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancra, observasi dan analisis dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah model hubermen yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pengembilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor rendahnya minat alumni Peserta Didik Lulusan Tahun 2023 Untuk Melanjutkan Pendidikan Keperguruan ini karena faktor ekonomi, faktor lingkungan, faktor keluarga, faktor kesiapan akademik dan solusi untuk alumni  peserta didik yang tidak mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Guru bk sudah memberikan informasi perguruan tinggi yang memberikan kuliah gratis dengan program bidik misi atau beasiswa, bagi alumni yang terkendala faktor ekonomi dan kepala sekolah juga mengatakan akan mengadakan program pelatihan kerja apa yang di minati peserta didik di sekolah nantinya agar setelah tamat SMA  jika tidak kuliah bisa langsung bekerja.
THE ROLE OF TEACHER LEADERS AS AGENTS OF CHANGE IN IMPLEMENTING THE INDEPENDENT CURRICULUM AT SMAN 4 SOUTH SOLOK Kurniawati, Novi kurnia; Sarbaitinil, Sarbaitinil; Yatim, Yenita
Jurnal Mamangan Vol 14, No 2 (2025): Special Issue
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/mamangan.v14i1.10397

Abstract

This research is motivated by the implementation of the Independent Curriculum, which emphasizes student-centered learning, alignment with learners’ needs, and greater learning freedom. In practice, however, traditional teaching methods, limited use of technology, and the need for a positive school culture remain challenges. Therefore, the role of Teacher Leaders as agents of change becomes crucial in promoting innovation, collaboration, and quality improvement at Senior High School 4 South Solok.The study aims to describe the role of Teacher Leaders in implementing the Independent Curriculum, particularly in guiding teachers and students to utilize technology. It employs Talcott Parsons’ structural functional theory with the AGIL scheme, which states that every social system must fulfill adaptation, goal attainment, integration, and latency. A descriptive qualitative approach was applied through field research, with purposive sampling involving Teacher Leaders, non-Teacher Leaders, and students. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, and analyzed using Miles and Huberman’s interactive model.Findings reveal that Teacher Leaders serve as facilitators, motivators, initiators, and innovators through several programs. The ICT-Based Learning Competency Development Program helps students learn physics with technology despite limited laboratory facilities. HELING (Healthy and Environmentally Friendly Living) raises environmental awareness while motivating students in chemistry. The Change Initiative introduces innovation into sociology learning using interactive digital applications, while the Positive Culture program builds a safe classroom climate and student responsibility. These initiatives demonstrate that Teacher Leaders not only bring innovation but also engage students and colleagues in collaboration, creating a dynamic, enjoyable, and student-oriented learning atmosphere consistent with the Independent Curriculum. Keyword: Teacher Leaders, Independent Curriculum, agents of change.
PERAN POSYANDU DALAM PENINGKATAN STATUS GIZI BALITA DI NAGARI SARIK ALAHAN TIGO KAB SOLOK Nilda Elfemi; Yuhelna, Yuhelna; Sarbaitinil, Sarbaitinil; Isnaini, Isnaini; Yanti Sri Wahyuni; Hefni, Hefni
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.40460

Abstract

One of the public health service providers that directly impacts the community is the Integrated Health Post (Posyandu). Posyandu is a form of Community-Based Health Effort (UKBM) implemented by the government and the community to empower and facilitate access to health services for mothers, infants, and toddlers. Posyandu is the spearhead of health services, aiming to accelerate efforts to reduce infant and maternal mortality rates. Posyandus carry out various activities, including monitoring toddler growth and development, health services, maternal and child services, including immunizations for disease prevention, diarrhea management, family planning services, counseling, and counseling/referrals when needed.