Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN ISPA DI PUSKESMAS KARANGAYU SEMARANG Ovikariani, Ovikariani; Saptawati, Tunik; Rahma, Firstca Aulia
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi kematian yang disebabkan Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) di Indonesia  mencapai 17% setiap tahunnya dan sebagian besar terjadi pada anak dengan usia di bawah 5 tahun. Sementara itu, prevalensi terjadinya Infeksi Saluran Pernafasan Atas di Propinsi Jawa Tengah pada tahun 2013 menduduki peringkat ketujuh di Indonesia dengan angka kejadian sebesar 26,6%. Terjadinya  peningkatan resistensi antibiotik di seluruh dunia, sebagian besar terkait dengan penggunaan antibiotik yang tidak tepat untuk saluran pernapasan bagian atas infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien yang di diagnosis ISPA di Puskesmas Karangayu Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental deskriptif, dengan pengumpulan data secara retrospektif terhadap pasien infeksi saluran pernafasan atas di Puskesmas Karangayu Semarang. Antibiotik pada ISPA yaitu 92% diberikan antibiotik amoxicillin dengan evaluasi ketepatan obat yaitu tepat indikasi 23 %, tepat pasien, tepat obat dan tepat dosis dengan lama pemakaian antibiotik selama 5 hari 70,9 %. Penggunaan antibiotik pada pasien ISPA periode januari 2019- maret 2019 dengan persentase 42,3%. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik pada pasien ISPA masih cukup tinggi dan melebihi batas standar indikator kesalahan penggunaan antibiotik yaitu kurang dari 20% berdasarkan instrumen indikator puskesmas yang dikeluarkan oleh Departemen kesehatan. Antibiotik pada ISPA yaitu 92% diberikan antibiotik amoxicillin dengan evaluasi ketepatan obat yaitu tepat indikasi 23 %, tepat pasien, tepat obat dan tepat dosis dengan lama pemakaian antibiotik selama 5 hari 70,9 %.
Pengembangan dan Pengolahan Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) Dengan Kombinasi Sayuran Lokal yang Berpotensi Mencegah dan Mengendalikan Stunting pada Masyarakat Desa Bakipandeyan Lindawati, Novena Yety; Ovikariani, Ovikariani; Athifa, Luthfi Nur; Angelia, Putu Tia; Yuliyani, Rinda Susan; Delasafira, Arfi
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.1.2024.81-87

Abstract

Stunting is the condition of toddlers who experience failure to grow or have a body condition that is shorter than their age standard due to malnutrition, inadequate recurrent infections in the first 1,000 days of life. Bakipandeyan Village, Baki, Sukoharjo is one of the assisted villages that pays attention to the prevention and control of stunting. This encourages the holding of community service activities aimed at preventing and controlling stunting in children aged 0-24 months. This activity program uses seminar and workshop methods directly to mothers with children aged 0-24 months, health workers, and PKK cadres by considering the status of stunting and malnutrition in the Bakipandeyan village area, Baki, Sukoharjo. The results of community service showed an increase in participants' knowledge which was evaluated through an average increase in pretest scores from 79.77 to 93.86 at posttest as well as an increase in participants' skills in workshop activities. The results of the partner satisfaction questionnaire showed that people who gave good to very good appreciation reached 95%, so this activity was appropriate, satisfying and accepted by the people of Bakipandeyan Village, Baki, Sukoharjo.
Penyuluhan Penggunaan Obat Hipertensi dan Pembuatan Minuman Anti Hipertensi Kepada Masyarakat di Desa Sawahan, Ngemplak, Boyolali Damayanti , Widya; Mahardika, Anggraini Ayu; Fitriani, Ayu; Putri, Salma Mayza; Larasati, Savista; Setiawan, Iwan; Ovikariani, Ovikariani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 4 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i4.2387

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang paling umum dan menjadi tantangan bagi masyarakat Desa Sawahan, Ngemplak, Boyolali. Terdapat dua pendekatan untuk pengobatan hipertensi yaitu pendekatan farmakologi dengan menggunakan obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah dan pendekatan non-farmakologi dengan modifikasi gaya hidup dan penggunaan ramuan obat tradisional untuk mengatasi hipertensi. Kegiatan yang dilakukan ini diminati oleh peserta dikarenakan peserta mendapatkan pengetahuan terkait hipertensi dan tanaman obat tradisional sebagai antihipertensi. Peserta mendapatkan pengalaman tentang demonstrasi produk inovasi ”Teh Herba Daun Salam” serta peserta juga mendapatkan produk inovasi yang telah dibuat. Peserta mengalami peningkatan ilmu pengetahuan dikarenakan telah menyimak materi yang telah dipaparkan dari awal hingga akhir yang dibuktikan dengan perbandingan hasil pre test dan post tes. Hasil uji statistik paired samples T-Test menunjukkan nilai sig (2-tailed) 0,000 maka nilai signifikan <0,05 yang berarti ada perbedaan signifikan antara hasil pre test dan post test yang dimana rata-rata nilai post test lebih tinggi dibanding pre test. Peserta kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK Desa Sawahan yang mendapatkan pengalaman yang menarik, hal ini dibuktikan dari hasil pengisian kuisioner yang menyatakan bahwa acara yang diselenggarakan sudah memuaskan. 
MONITORING SIDE EFFECTS OF ANTITUBERCULOSIS DRUGS (OATS) IN PATIENTS WITH TUBERCULOSIS AT TUGUREJO REGIONAL GENERAL HOSPITAL SEMARANG Yuliasari, Niken; Gloria, Fransisca; Dahliyanti, Novita Dwi; Ovikariani, Ovikariani; Sa’adah, Anifatus; Suwarni, Sri
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52216/jfsi.vol8no1p21-25

Abstract

Monitoring of side effects of antituberculosis drugs (OAT) in tuberculosis (TB) patients during the intensive treatment phase. Tuberculosis, caused by Mycobacterium tuberculosis, requires the use of OAT which can cause a variety of side effects. Research shows that common side effects experienced by TB patients include joint pain, nausea, lack of appetite, and dizziness. The high incidence of these side effects has the potential to affect patient compliance in undergoing treatment, which has an impact on the success of TB therapy. The research method used is descriptive observation with a cross-sectional approach. Data was taken from patients undergoing treatment at various hospitals and health centers. The results showed that most patients experienced mild side effects, with frequency varying depending on the week of treatment. In the first week, almost all patients reported side effects, while the frequency tended to decrease over time. Regular monitoring of OAT side effects is essential to improve patient compliance and prevent treatment discontinuation. Health workers are expected to conduct periodic evaluations and provide support to patients to stay motivated. With effective monitoring, the risk of serious side effects can be minimized, and treatment outcomes for TB patients can be improved.
Relationship between knowledge and behavior levels of antibiotic usage among pharmacy patients in sub-districts puguh and tegorejo Kendal Sonia, Monica Lita Amay; Al Farizi, Gilang Rizki; Ovikariani, Ovikariani
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol. 20 No. 1: March 2023
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v20i1.25497

Abstract

Antibiotic resistance is a very serious condition for public health care around the world. This situation is due to improper use of antibiotics that can be affected by self-medication or improper consumption of antibiotics due to lack of knowledge and lack of public awareness of antibiotic use. This study is aimed to determine the relationship of the level of knowledge of the behavior of the use of antibiotics in Pharmacy patients in sub-districts of Puguh and Tegorejo Kendal. This study was an observational study with a cross sectional approach in the research period of May-June 2022. The data collection was carried out by purposive sampling with a total of 130 respondents. The instruments used in the study are structured. Spearman test results showed that there is a relationship with the level of knowledge of antibiotic use behavior (p = <0.05) ; r = 0.549. The conclusion of the study is that there is a relationship between the level of knowledge of antibiotic use behavior in pharmacy patients in sub-districts of Puguh and Tegorejo Kendal.  
FORMULASI SEDIAAN PATCH TRANSDERMAL EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) DAN UJI AKTIVITAS ANTIPIRETIK Andriani, Disa; Ovikariani, Ovikariani; Kusuma, Eka Wisnu
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 8, No 3 (2024): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v8i3.318

Abstract

Daun Belimbing wuluh mempunyai aktivitas antipiretik karena mengandung flavonoid, terpenoid, steroid. Pemilihan sediaan patch pada penelitian kali ini karena sediaan patch dapat mengontrol penghantaran obat, menghindari first pass metabolisme dan mencegah iritasi pada saluran pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat aktivitas antipiretik daun belimbing wuluh dalam sediaan patch trandermal  yang dibuat dalam 2 konsentrasi yaitu 0,5% dan 1%. Ekstraksi daun belimbing wuluh menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96% dan dibuat 2 formula sediaan patch transdermal. Uji sifat fisik yang dilakukan meliputi uji organoleptis, uji keseragaman bobot, uji pH, uji ketebalan, uji daya tahan lipatan dan uji daya serap kelembapan. Uji aktivitas antipiretik dilakukan dengan hewan uji mencit yang diinduksi dengan ragi brewer. Data yang diperoleh diolah dengan statistik Analysis of Variance. Hasil Uji menunjukkan Patch Transdermal ekstrak daun belimbing wuluh memenuhi kontrol kualitasnya. Hasil uji antipiretik Patch transdermal ekstrak etanol daun belimbing wuluh pada formula 1 dengan konsentrasi ekstrak 0,5% dan formula 2 dengan konsentrasi ekstrak 1% memiliki efek antipiretik yang hampir sama, tetapi pada formula 2 memberikan efek daya antipiretik yang lebih tinggi dibanding dengan formula 1.
Program Penyuluhan Pengolahan Serbuk Effervescent Daun Kemangi (Ocimum Basilicum) sebagai Biolarvasida Nyamuk Aedes Aegypti dengan Tim Penggerak PKK di Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo Andriani, Disa; Ovikariani, Ovikariani; Cahyadi, Doni Nur; Ariffanisa, Azzahro; Nurfitriyani, Dewi; Amaris, Eugenia; Putri, Kinanti Zaeni Eka
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i7.20347

Abstract

ABSTRAK Demam berdarah merupakan wabah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk jenis Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Dalam melakukan upaya pencegahan penyakit tersebut dapat dilakukan dengan metode PSN dan 3M plus. Dalam pemberian agen larvasida konvensional memiliki beberapa efek negatif seperti keracunan, gangguan saluran napas, serta resistensi serangga terhadap senyawa kimia yang digunakan. Maka dalam program ini akan dilaksanakan penyuluhan terkait pemanfaatan serbuk daun kemangi sebagai biolarvasida effervescent untuk nyamuk Aedes aegypti.Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan asayrakat terkait penyakit DBD serta pencegahannya menggunakan produk biolarvasida effervescent dari serbuk daun kemangi, serta guna menilai tingkat kepuasan masyarakat terhadap program penyuluhan yang diselenggarakan. Program ini dilakukan dengan beberapa tahapan prosedural, yang dimulai dari interpretasi permasalahan pada lahan, dilanjutkan dengan penyusunan timelinepelaksanaan kegiatan, kemudian dilakukan penyuluhan yang terbagi dalam beberapa sesi penyampaian materi yaitu sesi pemaparan tentang penyakit DBD, pemaparan perihal pemanfaatan serbuk daun kemangi sebagai biolarvasida effervescent, dan diakhiri dengan sesi workshop prosedur pembuatan biolarvasida effervescent serbuk daun kemangi. Program ini diakhiri dengan penilaian evaluasi kegiatan. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 peserta tim penggerak PKK desa Langenharjo, berdasarkan hasil evaluasi kegiatan diperoleh hasil uji reliabilitas pertanyaan pretest dan posttest sebesar 0,517 dengan kriteria sedang dan hasil uji validitas pertanyaan keseluruhan dinyatakan ‘valid’. Berdasarkan nilai perolehan pretest dan posttest terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat perihal program yang dilakukan dengan persentase rata-rata pretest yaitu 67% dan terjadi peningkatan pada persentase rata-rata nilai postest hingga 93%. Dalam penilaian kuesioner tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelaksanaan kegiatan tergolong sangat puas dengan nilai sebesar 92,67. Pelaksanaan kegiatan KKN-PPM telah berjalan dengan lancar dan diikuti dengan baik oleh Tim Penggerak PKK Desa Langenharjo. Kegiatan pengabdian tersebut juga telah terbukti memberikan peningkatan tingkat pemahaman responden dalam hal pemahaman seputar penyakit DBD dan biolarvasida effervescent nyamuk aedes aegypti. Kata Kunci: Demam Berdarah, Biolarvasida, Daun Kemangi, Effervescent ABSTRACT Dengue fever is an epidemic disease transmitted by the Aedes aegypti and Aedes albopictus mosquitoes. Efforts to prevent this disease can be carried out using the PSN and 3M plus methods. The administration of conventional larvicidal agents has several negative effects such as poisoning, respiratory tract disorders, and insect resistance to the chemical compounds used. So in this program, counseling will be carried out regarding the use of basil leaf powder as an effervescent biolarvicide for the Aedes aegypti mosquito. This activity aims to increase public knowledge regarding dengue fever and its prevention using effervescent biolarvicide products from basil leaf powder, as well as to assess the level of public satisfaction with the outreach program held. This program was carried out in several procedural stages, starting from interpreting problems on the land, followed by preparing a timeline for implementing activities, then providing outreach which was divided into several material delivery sessions, namely a presentation session about dengue fever, a presentation about the use of basil leaf powder as an effervescent biolarvicide, and ending with a workshop session on procedures for making effervescent biolarvicide from basil leaf powder. This program ends with an activity evaluation assessment. This activity was attended by 30 participants from the Langenharjo village PKK team. Based on the results of the activity evaluation, the reliability test results for the pretest and posttest questions were 0.517 with medium criteria and the overall question validity test results were declared 'valid'. Based on the pretest and posttest scores, there was an increase in public knowledge regarding the program being carried out with an average pretest percentage of 67% and an increase in the average posttest score of up to 93%. In the questionnaire assessment, community satisfaction with the implementation of activities was classified as very satisfied with a score of 92.67. The implementation of KKN-PPM activities has gone smoothly and has been well followed by the Langenharjo Village PKK Mobilization Team. This service activity has also been proven to increase the level of understanding of respondents in terms of understanding about dengue fever and the effervescent biolarvicide of the Aedes aegypti mosquito. Keywords: Dengue, Biolarvicide, Basil Leaves, Effervescent
PENETAPAN PARAMETER SPESIFIK DAN NON SPESIFIK EKSTRAK ETANOL BIJI BUAH TREMBESI (samanea saman) Dayanti, Ema; Rachma, Firstca Aulia; Saptawati, Tunik; Ovikariani, Ovikariani
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 1 No 02 (2022): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/benzena.v1i2.2390

Abstract

Trembesi (Samanea saman) merupakan tanaman cepat tumbuh asal Amerika Tengah dan Amerika Selatan Utara, Pohon Trembesi termasuk pohon yang mudah dikenali karena mem punyai kanopi yang berbentuk payung dengan diameter kanopi lebih besar dari tingginya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai parameter spesifik dan non spesifik pada ekstrak etanol biji buah trembesi. Ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70 %. Jenis penelitian deskriptif. Analisis menggunakan univariat dengan menyajikan data yang diperoleh dari perhitungan. Hasil ekstrak didapatkan berat 91 % dengan nilai rendemen yaitu 18,20 %. Parameter spesifik yang dilakukan yaitu identitas, organoleptik, senyawa yang terlarut dalam pelarut tertentu. Parameter spesifik yang dilakukan yaitu susut pengeringan, kadar air, kadar abu, cemaran logam berat. Pada hasil penetapan parameter spesifik dan non spesifik menunjukkan bahwa ekstrak etanol biji buah trembesi pada pengujian organoleptik didapatkan hasil berbentuk kental, warna coklat, bau khas, rasa kelat manis. Senyawa terlarut dalam etanol 51,66 %. Senyawa yang terlarut dalam air 40,00 %. susut pengeringan 7,66 %. Kadar air 5,28 %. Kadar abu total 9,16 %. Kadar abu tidak larut asam 1,83 %. Cemaran logam berat 0,020 mg/L. Hasil dari parameter spesifik dalam penelitian ini memenuhi persyatan.