Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

GAYA BAHASA PADA LIRIK LAGU BANDA NEIRA DALAM ALBUM YANG PATAH TUMBUH YANG HILANG BERGANTI (KAJIAN STILISTIKA) Salinda, Salinda; Mursalim, Mursalim; Sari, Norma Atika
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 5, No 2 (2021): April 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v5i2.3436

Abstract

Skripsi ini memfokuskan pada analisis terhadap lirik lagu grup musik Banda Neira dalam album Yang Patah Tumbuh Yang Hilang Berganti. Adapun tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan bentuk permajasan berupa jenis gaya bahasa, stile dominan, makna dan juga fungsi keindahan pada lirik lagu grup musik Banda Neira. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang termasuk dalam jenis penelitian kepustakaan. Data dalam penelitian berupa kata, frasa, dan klausa atau kalimat yang terdapat pada lirik lagu grup musik Banda Neira dalam album Yang Patah Tumbuh Yang Hilang Berganti. Data dikumpulkan dengan teknik baca dan catat. Data dianalisis menggunakan metode (1) Reduksi Data, (2) Penyajian Data, dan (3) Penarikan Simpulan. Hasil penelitian ini berupa lirik lagu grup musik Banda Neira dalam album Yang Patah Tumbuh Yang Hilang Berganti. Hasil penelitian ini menyimpulkan makna majas dan stile dominan pada lirik lagu grup musik Banda Neira dalam album Yang Patah Tumbuh Yang Hilang Berganti. Stile dominan berupa majas perbandingan yaitu majas personifikasi dan majas simbolik. Penggunaan kedua majas tersebut merujuk kepada majas fabel yaitu penggunaan nama tumbuh-tumbuhan berlaku seperti manusia. Stile naturalis juga terdapat pada album ini, mengajak seluruh pendengar untuk lebih dekat dan peka terhadap alam sekitar.
PENYIMPANGAN KEPRIBADIAN TOKOH MATARI DALAM NOVEL MISTERI PATUNG GARAM KARYA RUWI MEITA : KAJIAN PSIKOANALISIS Annisa, Annisa; Sari, Norma Atika; Mubarok, Ahmad
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 6, No 3 (2022): Juli 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v6i3.6252

Abstract

Fokus dalam penelitian ini adalah analisis terhadap struktur kepribadian tokoh utama dalam novel Misteri Patung Garam karya Ruwi Meita dengan menggunakan teori Sigmund Freud dan psikologi abnormal. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi pustaka. Tujuan Penelitian ini adalah mendeskripsikan struktur cerita, struktur kepribadian, dan faktor penyebab penyimpangan pada tokoh Matari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa kata dan kutipan, sedangkan sumber data dalam penelitian ini adalah novel Misteri Patung Garam karya Ruwi Meita. Teknik pengumpulan data ialah teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan membuat simpulan. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan beberapa hal. Pertama, struktur cerita dalam novel Misteri Patung Garam karya Ruwi Meita terdiri atas alur, tokoh, dan latar. Alur dalam novel ini adalah maju. Tokoh utama dalam penelitian ini adalah Kiri Lamari dan tokoh mayor adalah Matari. Secara garis besar latar tempat dalam novel ini berada di kota Surabaya, Yogyakarta, dan Bojonegoro. Waktu penceritaan yang ada dalam novel ini terjadi pada kehidupan moderen masa kini. Latar sosial yang tergambar adalah lingkungan menengah ke atas. Kedua, struktur kepribadian tokoh Matari didominasi oleh struktur id daripada ego dan superego. Tidak adanya keseimbangan antara id, ego, dan superego pada tokoh Matari membuatnya memiliki perilaku menyimpang seperti melakukan pembunuhan berantai dengan cara yang sadis untuk memenuhi dorongan kepribadian id-nya. Perilaku menyimpang dan sadis ini terjadi karena faktor biologis, psikososial, dan sosiokutural.Kata Kunci: penyimpangan, psikoanalisis, struktur cerita, kepribadian, Sigmund Freud.
KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL KANVAS KARYA BINTANG PURWANDA: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA Rosmila, Ana; Sulistyowati, Endang Dwi; Sari, Norma Atika
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 4, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.95 KB) | DOI: 10.30872/jbssb.v4i2.2739

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan fakta cerita dalam novel Kanvas karya Bintang Purwanda dan (2) mendeskripsikan kepribadian tokoh utama dalam novel Kanvas karya Bintang Purwanda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini memiliki data berupa kata dan kutipan, sedangkan sumber data dalam penelitian ini adalah novel Kanvas karya Bintang Purwanda. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan teknik baca dan teknik catat dengan menggunakan instrumen. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan membuat simpulan. Hasil penelitian ini merujuk pada unsur struktural novel yang bersifat unsur intrinsik dan ekstrinsik dan kepribadian tokoh utama dalam novel Kanvas karya Bintang Purwanda.---------The purpose of this research to (1) describe the factual structure in the novel Kanvas by Bintang Purwanda and (2) describe the personality of the main character in the novel Kanvas by Bintang Purwanda. The research uses a qualitative approach with descriptive methods. The research has data in the form of words and quotes, while the data source in the research is the novel Kanvas by Bintang Purwanda. Data collection methods and techniques used in reading techniques and recorded techniques using instruments. The data analysis technique used in this study is data reduction, data presentation, and making conclusions. The results of this study refer to the structural elements of the novel which are intrinsic and extrinsic and the personality changes of the main characters in the novel Kanvas by Bintang Purwanda.