Pembelajaran sains yang berbasis Inquiry diharapkan mampu melatih peserta didik belajar meningkatkan keterampilan berpikir ilmiah siswa yaitu misalnya keterampilan inferensi logika dan pemodelan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau kembali (review) beberapa literature tentang efektivitas penerapan model-model pembelajaran Inquiry terbimbing yang telah digunakan dalam proses belajar mengajar terhadap peningkatan kedua keterampilan tersebut. Telah banyak penelitian yang menggunakan desain eksperimen untuk menguji model-model tersebut, termasuk model pembelajaran berbasis Inquiry. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur beberapa Artikel berkaitan denganĀ model Inquiri dalam kegiatan praktikum, terutama dengan praktikum Gas Chromatography (GC). Hasil penelitian menjelaskan praktikum dengan pendekatan Inquiry terbimbing pada beberapa literatur menujukkan bahwa model tersebut mampu meningkatkan keterampilan ilmiah siswa dalam menganalisis materi kriteria GC.