Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGELOLAAN DAN MONITORING DATABASED PELANGGAN DENGAN LITERASI FITUR MS. EXCEL PADA UMKM KRIPIK TEMPE SANAN RIZKY BAROKAH DI KOTA MALANG Dhakirah, Sanita; Cahyani, Hilda; Isnaini Nur Safitri; Rubianto, Aisyah Vanadia; Novitasari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v10i2.4512

Abstract

In this modern era, doing business requires a marketing strategy to market a product. One good marketing method is to utilize a customer database. A database is a collection of data or information stored systematically. Meanwhile, the customer database is data that contains customer personal information, such as name, email, telephone number, age, gender, product search history, transaction history and other demographic and psychographic data. This database can be used to build and maintain a business, as well as establishing good relationships with customers. As Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs), the hope is that they can keep up with developments by becoming familiar with data. When you are data literate, it will make it easier for MSMEs to develop their business in this digital era. The customer database will help MSMEs reach more consumers. Utilizing data coupled with knowledge in processing customer databases is one of the keys to successfully managing a business. As an MSME actor, you must also be able to use data optimally. The Sanan tempeh chips center, as one of the areas in Malang City, is the center of a home industry that produces tempeh chips that are still surviving in this global era. The aim of this research is to help MSMEs to manage customer databases, business actors know and of course create the best business strategies
Digital photograph dalam pengajaran BIPA di Polandia Hilda Cahyani; Mariana Ulfah Hoesny
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 9 No 1, 2019
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan penggunaan digital photograph dalam pengajaran Bahasa Indonesia tingkat menengah di Polandia. Dengan menggunakan foto digital yang memediasi antar budaya (diadopsi dari Kusumaningputri dan Widodo) kegiatan ini meliputi fase (1) mengumpulkan digital yang sarat budaya foto, (2) mengamati foto yang dipilih, (3) mendeskripsikan teks visual ini, (4) membandingkan dan membandingkan teks fotografi, dan (5) mengevaluasi informasi / data yang berkaitan dengan foto-foto yang dipilih yang menggambarkan realitas sosiokultural. kegiatan ini membutuhkan persiapan yang cukup matang dan serius bagi pemelajar bahasa, khususnya untuk mengumpulkan informasi, mencari gambar (memilih dan memilah gambar yang sesuai dengan topik), kemudian menginterpretasi gambar dan menceritakannya di kelas. Melalui fase yang panjang ini mahasiswa membutuhkan alokasi waktu yang cukup banyak yang harus mereka investasikan dalam proses pembelajaran. Persepsi mahasiswa menggambarkan refleksi positif terhadap penggunaan foto digital untuk pembelajaran BIPA. Pemelajar Bahasa Indonesia memiliki motivasi yang tinggi dalam belajar dikarenakan melampaui fase pembelajaran mandiri dan aktif pada saat mereka di kelas. Hal ini mendukung perkembangan bahasa mereka secara terarah dan baik.
Improving communication skills through online chatting Hilda Cahyani; Mariana Hoesny
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 1 No 2, 2011
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Making the best use of technology has now become a challenge for language teachers. Most language teachers know how difficult it is to get students to use language in class, even more so in a meaningful way, especially at the oral level. Using online chatting can provide learners with opportunities for language interaction since it is within the context that negotiation of meaning and interlanguage development are most likely to occur. Second language acquisition research indicates that negotiation promotes interlanguage development and that learners are most likely to negotiate if opportunities for language interaction are provided. When used strategically with careful planning and focused discussions, chat can be a powerful learning tool which can engage the students with meaningful learning process. Through one-on-one conversations with the instructor, small group work, pairs, individual study of transcripts, and interviews, chat can accommodate difference learning styles. It can be a valuable option to language class, facilitating learning and enhancing communications. Thus, it is essential that language courses use online chat which can bring students to extend the learning process well beyond the traditional classroom approach, since it leads to effective communication tool that fosters a fascinating, authentic and enriching learning experience. The paper is elaborating how to set up online chatting activities in the learning of English as a foreign language. It also describes the strengths of this approach from a pedagogical point of view.
Penerjemahan film dan tantangannya: studi kasus serial film “Sex and The City” Hilda Cahyani
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 1 No 1, 2011
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ditengah menggeliatnya industri film di Indonesia, kebutuhan akan subtitling tak bisa dihindari. Subtitling, atau terjemahan film, berfungsi membantu penikmat film dalam memahami cerita. Makalah ini mengupas uniknya penerjemahan film dan mengevaluasi ketepatan penerjemahan dalam film “Sex and the City”, suatu serial drama komedi TV HBO yang terkenal. Pendekatan pragmatik dilakukan dalam mengevaluasi ketepatan terjemahannya dan dibuktikan bahwa kualitasnya baik. Meskipun demikian, beberapa ungkapan yang syarat dengan muatan budaya seperti ungkapan humor dan vulgar hendaklah menjadi perhatian seorang subtitler untuk memelihara aspek pragmatiknya disamping mereka juga harus mempertimbangkan ruang dan waktu (segi tampilan) dalam subtitling.
An Analysis of Persuasive Language Found in TXTURE and Dr. Martens Instagram Advertisement Mohammad Andre Noer Kholis; Hilda Cahyani; Abdul Muqit
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 15 No 2, 2025
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This thesis examines the persuasive language techniques used in Instagram advertisements by two leather shoe brands, TXTURE and Dr. Martens, from 2021 to 2023, highlighting how social media has transformed brand communication strategies. Using qualitative content analysis and a survey to assess audience perceptions, the study identifies a range of persuasive appeals—emotional, logical, and social—used in varying styles and frequencies by both brands. TXTURE primarily relies on suggestion (39.28%) and rationalization (33.14%), while Dr. Martens employs a broader array of techniques, with suggestion (51.31%) being most dominant, followed by displacement, identification, and conformity. The findings offer valuable insights into digital marketing strategies, particularly the use of persuasive language to boost audience engagement on social media platforms.