Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : EINSTEIN (E-JOURNAL)

PENGARUH NILAI KADAR AIR TERHADAP NILAI KALOR PADA BRIKET ARANG KULIT DURIAN Jumiati, Ety
EINSTEIN (e-Journal) Vol 7, No 3 (2019): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/eins.v7i3.54688

Abstract

Briket arang merupakan bongkahan arang yang dapat dijadikan bahan bakar alternatif. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh nilai kadar air terhadap nilai kalor briket arang kulit durian. Penelitian ini menggunakan bahan kulit durian dan tepung tapioka sebagai perikat dengan variasi  komposisi yaitu sampel A (70% : 30%), sampel B (65% : 55%), dan sampel C (60% : 40%). Parameter uji yaitu uji nilai kadar air dan uji nilai kalor. Hasil pengujian briket arang kulit durian menghasilkan nilai kadar air senilai 0,969-1,055%, dan nilai kalor senilai 21,659-37,986 cal/g yang telah memenuhi standar mutu briket Indonesia sehingga briket arang yang diperoleh ini dapat dimanfaatkan dan dipakai dalam kehidupan sehari-hari.
ANALISIS SIFAT FISIS BATAKO MENGGUNAKAN BUBUR KERTAS SEBAGAI AGREGAT Jumiati, Ety
EINSTEIN (e-Journal) Vol 9, No 1 (2021): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/eins.v9i1.54692

Abstract

Telah dilakukan pembuatan batako konvensional dari bahan bubur kertas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisis batako menggunakan bubur kertas  sebagai agregat. Variasi  komposisi semen : pasir : bubur kertas antara lain: sampel A (10% : 30% : 60%), sampel B (20% : 30% : 50%) dan sampel C (30% : 30% : 40%), dengan waktu pengeringan yaitu selama 28 hari. Parameter pengujian fisis yang dilakukan yaitu densitas dan penyerapan air. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa batako menggunakan bubur kertas yang optimal yaitu pada sampel C yang menghasilkan nilai densitas sebesar 1,055 g/cm3 dan penyerapan air sebesar 21,659 %, dimana pada pengujian penyerapan air sudah memenuhi persyaratan mutu SNI 03- 0349-1989.
VARIATION OF POTATO STARCH AND BAGASSE CELLULOSE ON THE PHYSICAL AND MECHANICAL PROPERTIES OF BIOPLASTICS Sulkha, Amalia; ., Masthura; Jumiati, Ety
EINSTEIN (e-Journal) Vol. 12 No. 3 (2024): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ein.v12i3.62280

Abstract

Bioplastics are ordinary plastics that can be used, but can be decomposed by microorganisms, so they are environmentally friendly. The aim of this research is to determine the characteristics of potato starch and bagasse cellulose bioplastics and to determine variations that produce compositional characteristics with the best quality for making bioplastics using potato starch and bagasse cellulose as basic ingredients. Samples A (75% : 25%), B (50% : 50%), and C (25% : 75%) have different compositions of potato starch and bagasse cellulose. To make bioplastic, magenectic is used for one hour at a speed of 500 rpm and a temperature of 80 °C. The size of the mold is 20 x 20 x 1 cm3, and drying is carried out in an oven at 50°C for 12 hours. This research has several tests, namely physical tests including water absorption tests refers to ASTM D570-98, and the biodegradable test follows SNI 7188.7:2016. Test The mechanism includes the tensile strength test of the SNI 06-1315-2006 testing standard.