Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MTs SA AL-MUSTAWA RANDUBLATUNG KABUPATEN BLORA Nurkayati, Siti; Rizki, Citra Hijriyati
Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 6 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Khozinatul Ulum Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61941/iklila.v6i1.217

Abstract

A Effective learning is learning that is able to condition students to have motivation and understand the material presented. One of the obligations of educators to fulfill these obligations is by utilizing learning media in teaching and learning activities, including the media in question is audio visual media. This study aims to (1) find out how the application of audio-visual media in an effort to increase the understanding of class VIII students at MTs SA Al -Mustawa Randublatung Blora. (2) To find out the supporting factors and inhibiting factors for the application of audio-visual media in an effort to increase the understanding of class VIII students in the subject of Islamic Cultural History (SKI) at MTs SA Al -Mustawa Randublatung Blora. (3) To find out the results of the application of audio-visual media in an effort to increase the understanding of class VIII students at MTs SA Al-Mustawa Randublatung Blora. The research method used is a qualitative method with the type of field research (Field Research). With the nature of qualitative descriptive research. Data collection is done by way of interviews, observation and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, conclusions and verification. The results of the study are as follows: (1) The form of application of audiovisual media goes through several stages, namely preparation, implementation and follow-up. Film/video media that are applied in learning are adjusted to learning objectives, and the teacher communicates the activities to be carried out with students, and there is follow-up from the teacher as material reinforcement. (2) The supporting factor for the application of audiovisual media is the availability of adequate facilities and infrastructure. While the inhibiting factors are differences in the level of intelligence of students and frequent power outages. (3) The results of the application of audio-visual media in an effort to increase class VIII students' understanding of Islamic Cultural History (SKI) subjects show that students are able to understand the content of the material presented.
Implementasi Teaching at the Right Level (TaRL) dalam Pembelajaran Al-Qur'an pada Generasi Alpha di SMP Islam Assalam Kradenan Grobogan Jawa Tengah Wardhani, Lizza Izuiana; Nurkayati, Siti; Syaifulloh, Ahmad
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2128

Abstract

The low ability and fluency in reading the Qur'an among Generation Alpha has become a pressing challenge for Islamic educational institutions, particularly given the characteristics of this generation as digital natives who are easily disengaged and prefer visual- and audio-based learning. This study aims to explore the implementation of the Teaching at the Right Level (TaRL) approach in Qur’anic learning at SMP Islam Assalam Kradenan, Grobogan, focusing on mapping students’ reading abilities, designing differentiated learning strategies, and identifying the challenges, strengths, and limitations of the model. Employing a descriptive qualitative approach, the study collected data through observation, in-depth interviews, and documentation, with Islamic education teachers and students as key participants. Data were analyzed through reduction, presentation, and verification stages, while validity was ensured using source and methodological triangulation. The findings reveal that TaRL effectively categorizes students’ Qur’anic reading skills into three levels (basic, intermediate, and advanced) and provides adaptive learning strategies tailored to their needs. This approach was found to enhance learning motivation, strengthen Qur’anic reading competence, and foster active student engagement. Nevertheless, challenges such as time constraints, teacher readiness, and resistance to new methods were also identified. The study concludes that TaRL holds significant potential as an innovative approach to Qur’anic education for Generation Alpha, filling a research gap, while contributing both practically and theoretically to the broader development of Islamic education in response to contemporary learning needs.ABSTRAKRendahnya kemampuan dan kelancaran membaca al-Qur’an di kalangan generasi Alpha menjadi tantangan serius bagi lembaga pendidikan Islam, terutama karena karakteristik generasi ini yang merupakan digital native, mudah bosan, serta lebih menyukai pembelajaran berbasis visual dan audio. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) dalam pembelajaran Al-Qur’an di SMP Islam Assalam Kradenan Grobogan, dengan fokus pada pemetaan kemampuan baca siswa, rancangan strategi pembelajaran diferensiasi, serta identifikasi tantangan, kelebihan, dan keterbatasannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta melibatkan guru Pendidikan Agama Islam dan siswa sebagai partisipan utama. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan verifikasi, sementara keabsahan diperkuat dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TaRL mampu memetakan kemampuan baca Al-Qur’an siswa menjadi tiga level (dasar, menengah, mahir) dengan strategi pembelajaran yang adaptif dan berbasis kebutuhan. Pendekatan ini mendorong peningkatan motivasi belajar, memperkuat kompetensi membaca Al-Qur’an, serta menumbuhkan keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Namun, penelitian juga menemukan adanya tantangan berupa keterbatasan waktu, kesiapan guru, serta resistensi terhadap perubahan metode. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TaRL memiliki potensi signifikan sebagai inovasi pembelajaran Al-Qur’an bagi generasi Alpha, mengisi kesenjangan penelitian sebelumnya, sekaligus memberikan kontribusi praktis dan teoretis bagi pengembangan pendidikan Islam yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman.
INTEGRASI PENDIDIKAN ISLAM DAN BIMBINGAN KONSELING DALAM PENGUATAN MENTAL PESERTA DIDIK GEN ALPHA DI SMP PLUS INSAN GEMILANG Aini, Siti Nur; Syaifulloh, Ahmad; Nurkayati, Siti
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i4.7259

Abstract

This study aims to describe the model of integration of Islamic Education and Guidance Counseling (BK) in strengthening the mental health of Generation Alpha students at SMP Plus Insan Gemilang. The background of this study is the increase in digital distractions and mental health challenges among the younger generation, which requires a holistic educational approach based on spiritual values. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through semi-structured in-depth interviews with students, guidance counselors, Islamic education teachers, and the principal, who were selected purposively. The data were analyzed using thematic analysis techniques and tested for validity through source triangulation and member checking. The results showed that the boarding school system, which has been a policy since the school's establishment, restrictions on the use of electronic devices, the habit of worship, and Islamic counseling services contributed positively to the inner peace, emotional control, resilience, and learning focus of students. These findings are in line with previous studies that confirm that religiosity and social support in Islamic educational environments are significantly related to students' psychological well-being. This study also found challenges in the form of homesickness, boredom due to busy schedules, and difficulties in time management that need to be overcome through counseling assistance and strengthening self-management skills. In conclusion, the integration of Islamic Education and BK in the context of boarding schools is a relevant and effective approach to strengthening the mental health of Generation Alpha students and can serve as a reference for other Islamic educational institutions. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan model integrasi Pendidikan Islam dan Bimbingan Konseling (BK) dalam penguatan kesehatan mental peserta didik Generasi Alpha di SMP Plus Insan Gemilang. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya distraksi digital dan tantangan kesehatan mental generasi muda sehingga diperlukan pendekatan pendidikan yang holistik berbasis nilai spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap peserta didik, guru BK, guru PAI, dan kepala sekolah yang dipilih secara purposive. Data dianalisis dengan teknik analisis tematik dan diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem boarding school yang telah menjadi kebijakan sejak berdirinya sekolah, pembatasan penggunaan gawai, pembiasaan ibadah, dan layanan BK Islami berkontribusi positif terhadap ketenangan batin, pengendalian emosi, resiliensi, dan fokus belajar peserta didik. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menegaskan bahwa religiusitas dan dukungan sosial di lingkungan pendidikan Islam berhubungan signifikan dengan kesejahteraan psikologis siswa. Penelitian ini juga menemukan tantangan berupa rasa kangen rumah, kejenuhan akibat jadwal padat, dan kesulitan manajemen waktu yang perlu diatasi melalui pendampingan konseling dan penguatan keterampilan manajemen diri. Kesimpulannya, integrasi Pendidikan Islam dan BK dalam konteks boarding school merupakan pendekatan yang relevan dan efektif untuk memperkuat kesehatan mental peserta didik Generasi Alpha serta dapat menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan Islam lainnya.
Penerapan Metode Ummi Dalam Pembelajaran Al-Qur’an Untuk Meningkatkan Kemampuan Kefasiahn Membaca Al-Qur’an Siswa Pada Kelas VII Di SMP Islam Baitunnur Blora Khasanah, Laila Nur; Syaifulloh, Ahmad; Nurkayati, Siti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4378

Abstract

Kemampuan membaca Al-Qur’an secara baik dan benar masih menjadi tantangan bagi sebagian siswa di jenjang sekolah menengah pertama. Banyak di antara mereka yang belum fasih dalam melafalkan huruf hijaiyah serta kurang memahami penerapan hukum tajwid dengan tepat. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya metode pembelajaran Al-Qur’an yang efektif, menarik, dan mudah diterapkan. Metode Ummi hadir sebagai solusi dengan pendekatan bahasa ibu, latihan berulang, serta pembelajaran yang dilandasi kasih sayang untuk membantu siswa membaca Al-Qur’an secara tartil dan fasih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, kemudian diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber serta teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Ummi di SMP Islam Baitunnur Blora mampu meningkatkan kefasihan membaca Al-Qur’an siswa, khususnya dalam ketepatan makhraj huruf, penguasaan panjang-pendek bacaan, serta penerapan hukum tajwid. Siswa tampak lebih lancar, percaya diri, dan bersemangat dalam membaca Al-Qur’an. Selain itu, ditemukan pula berbagai faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan metode tersebut di lapangan.
Pemanfaatan Gamifikasi dalam Pendidikan Agama Islam untuk meningkatkan Hasil belajar peserta didik Kelas VII SMPN2 Tunjungan Blora Ghalda, Ummu; Nurkayati, Siti; Syaifulloh, Ahmad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana gamifikasi diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk siswa kelas tujuh di SMPN 2 Tunjungan Blora, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang konsep-konsep Islam. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui wawancara, observasi kelas, dan analisis dokumen yang melibatkan kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun gamifikasi diterapkan secara sederhana dan manual tanpa menggunakan teknologi canggih, metode ini efektif dalam meningkatkan motivasi siswa, keterlibatan aktif mereka dalam pembelajaran, dan pemahaman mereka terhadap materi-materi seperti Asmaul Husna dan rukun iman. Dukungan dari sekolah dan kreativitas guru dalam merancang media pembelajaran merupakan faktor penting dalam keberhasilan gamifikasi. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan seperti keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan kemampuan siswa, dan kurangnya fasilitas teknologi. Secara keseluruhan, gamifikasi telah terbukti menjadi strategi pembelajaran yang menarik dengan potensi besar untuk dikembangkan sebagai metode utama dalam pembelajaran PAI di masa depan.