Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

The Effect of Moringa Leaf Extract and Katuk Leaf Extract on Exclusive Breastfeeding with Increased Breast Milk Production in Postpartum Mothers Heryani, Lusi; Munawaroh, Madinah; Sugesti, Retno
Jurnal Maternitas Kebidanan Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Maternitas Kebidanan
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jumkep.v10i2.7392

Abstract

Low breast milk production is one of the primary challenges in achieving exclusive breastfeeding among postpartum mothers. This study aims to examine the effect of moringa leaf extract and katuk leaf extract on increasing breast milk production in postpartum mothers on the second day after delivery at Panimbang Public Health Center in 2025. The research employed a Study Case Literature Review (SCLR) method with a qualitative case study approach. Two postpartum mothers with low milk production were given interventions for seven days: one received moringa leaf extract and the other received katuk leaf extract, each at a dose of two capsules per day. Breast milk volume was measured on the 3rd, 5th, and 7th day using a measuring cup. The results showed that breast milk production increased from 50 cc to 120 cc in the respondent who consumed moringa extract (a difference of 70 cc), and to 140 cc in the respondent who consumed katuk extract (a difference of 90 cc). These findings indicate that both extracts effectively increase breast milk production, with katuk leaf extract yielding greater results. This study recommends the use of moringa and katuk leaves as natural alternatives to support the success of exclusive breastfeeding.
The Effectiveness of Green Bean and Spinach Juice in Increasing Breast Milk Production in Postpartum Mothers at PMB Sumiati, East Belitung 2025 Alindi, Riega; Munawaroh, Madinah; Hidayani, Hidayani
Jurnal Maternitas Kebidanan Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Maternitas Kebidanan
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jumkep.v10i2.7457

Abstract

Produksi air susu ibu (ASI) merupakan proses fisiologis yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk nutrisi ibu menyusui. Rendahnya produksi ASI pada ibu nifas masih menjadi permasalahan yang sering dijumpai dan berdampak pada keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sari kacang hijau dan sayur bayam dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan dua partisipan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Masing-masing partisipan menerima intervensi berupa konsumsi sari kacang hijau dan sayur bayam selama sembilan hari. Pengukuran volume ASI dilakukan dengan gelas ukur setiap hari. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan produksi ASI secara signifikan pada kedua intervensi. Volume ASI meningkat dari 20 ml menjadi 130 ml pada partisipan yang mengonsumsi sari kacang hijau, dan dari 20 ml menjadi 150 ml pada partisipan yang mengonsumsi sayur bayam. Perbedaan hasil ini menunjukkan bahwa keduanya efektif dalam meningkatkan produksi ASI, namun konsumsi sayur bayam memberikan hasil yang lebih tinggi. Kesimpulannya, sari kacang hijau dan sayur bayam dapat dijadikan alternatif terapi nutrisi komplementer dalam upaya peningkatan produksi ASI pada ibu nifas.
Asuhan Kebidanan pada Ibu Hamil Trimester III Anemia dengan Pemberian Jus Buah Naga dan Madu Nurjannah, Ika Siti; Rini, Ageng Septa; Munawaroh, Madinah
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 2 (2024): JUPIN Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.365

Abstract

WHO memperkirakan kalau 42% anak ≤ 5 tahun serta 40% wanita yang sedang mengandung di segala dunia mengidap anemia, Bersumber pada hasil informasi dari tubuh pusat statistic Indonesia, didapatkan anemia pada ibu hamil di Indonesia nyaris setengahnya, dimana sebanyak 48, 9% ibu hamil dengan anemia pada tahun 2018. Faktor penyebab terjadinya anemia adalah rendahnya asupan zat besi, dan zat gizi lain nya seperti vitamin A, Vitamin C, Folat, Reboplafin dan B12. Dalam memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil trimester III anemia dengan pemberian jus buah naga dan madu di UPT. Puskesmas Cilodong Kota depok tahun 2023. Studi kasus ini menggunakan studi kualitatif, dengan pendekatan secara langsung pada 2 ibu hamil trimester III yang mengalami anemia ringan, 2 ibu hamil tersebut diberikan intervensi yang berbeda: satu ibu hamil diberikan jus buah naga dan 1 ibu hamil diberikan madu. berdasarkan penelitian ini didapatkan kadar HB ibu hamil sebelum diberikan jus buah naga 10,2 gr/dl dan setelah diberikan jus buah naga menjadi 13,9 gr/dl, kadar HB ibu hamil sebelum diberikan madu 10,8 gr/dl dan setelah diberikan madu menjadi 11,5 gr/dl. Ibu hamil trimester III Anemi ringan yang diberikan intervensi jus buah naga lebih cepat naik dibandingkan dengan ibu hamil trimester III anemia ringan yang diberikan intervensi madu yaitu dengan perbandingan kenaikan (3,7:0,7) gr/dl.
Asuhan Pengaruh Pemberian Jus Buah Alpukat Dan Jus Buah Naga Terhadap Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Anemia Ringan Trimester III di PMB Novita Tahun 2023 Novita, Novita; Munawaroh, Madinah; Wulandari, Ratna
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9317

Abstract

Anemia pada ibu hamil di Indonesia masih tergolong tinggi sebanyak 48,9%. Anemia sendiri dapat dicegah dengan mengkonsumsi makanan bergizi salah satunya dengan buah naga. Buah naga merah mengandung kalium dan flavonoid yang tinggi sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini untuk memberikan asuhan kebidanan dan untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Pemberian  Jus Buah Alpukat Dan Jus Buah Naga Terhadap Peningkatan Kadar HB Pada Ibu Hamil Anemia Ringan Trimester III Di PMB Novita Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini Ada peningkatan kadar Hb pada ibu hamil sebelum dan  sesudah pemberian jus buah Alpukat dan tablet Fe dengan peningkatan dari 10,1 gr%, 10,7 gr% dan 11,2 gr% jadi ada peningkatan sebanyak 0,6 gr%. Ada peningkatan kadar Hb pada ibu hamil sebelum dan  sesudah pemberian jus buah naga dan tablet Fe dengan peningkatan dari 10,4, 10,7 gr%, gr% ke 11,1  gr% jadi ada peningkatan sebanyak 0,3 gr%. Kesimpulannya bahwa ada pengaruh pemberian jus buah naga dan jus buah alpukat terhadap kadar hemoglobin (HB) Ibu Hamil. Saran untuk ibu hamil untuk memerikasan kehamilannya dari trimester I sehingga cepat diketahui masalah pada kehamilannya.
Pengaruh Pemberian Daun Ubi Jalar Dan Rumput Laut Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Dengan Anemia Sedang Minarni, Minarni; Wulandari, Ratna; Munawaroh, Madinah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10674

Abstract

Kekurangan zat besi pada ibu hamil dapat menyebabkan anemia dan berisiko terhadap kondisi bayi yang lahir dengan berat rendah. Penting bagi ibu hamil untuk memastikan asupan gizi yang cukup, termasuk zat besi, guna mendukung pertumbuhan janin dan mencegah terjadinya Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian daun ubi jalar dan rumput laut terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia sedang. Metode yang digunakan adalah study case literatur review yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat, serta mengelolah bahan penelitian. Penelitian ini dilakukan di PMB Minarni pada bulan februari 2024. Besar sampel yang dibutuhkan pada penelitian ini yaitu 2 ibu hamil anemia sedang. Kedua sampel tersebut dilakukan intervensi masing masing diberikan rebusan daun ubi jalar dan rumput laut. Teknik sampling pada penelitian adalah purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan responden pertama yang diberikan intervensi daun ubi jalar mengalami peningkatan kadar hb dari 8,2 gr/dl menjadi 9,6 gr/dl selama 14 hari dan mengalami peningkatan sebesar 1,4 gr/dl. Sedangkan responden kedua yang diberikan intervensi rumput laut mengalami peningkatan kadar hb dari 8,1 gr/dl menjadi 10,4 gr/dl selama 14 hari dan mengalami peningkatan sebesar 2,3 gr/dl. Dapat disimpulkan intervensi dengan rumput laut lebih baik dalam meningkatkan kadar hb dibandingkan daun ubi jalar. Diharapkan ibu hamil dapat mengonsumsi daun ubi jalar dan rumput laut untuk mengatasi anemia.
Pengaruh Pemberian Kompres Daun Kol dan Kompres Hangat Terhadap Bendungan ASI Pada Ibu Nifas di RS Krakatau Medika Cilegon Tahun 2023 Liana, Neny; Munawaroh, Madinah; Noviyani, Ernita Prima
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11057

Abstract

Latar Belakang : Salah satu hal yang dapat menyebabkan hambatan dalam pemberian ASI eksklusif adalah adanya permasalahan pada payudara. Salah satu permasalahan pada payudara yang sering terjadi adalah bendungan ASI atau pembengkakan payudara. Mengingat pentingnya pemberian ASI, maka perlu adanya perhatian dalam proses laktasi agar terlaksana dengan benar dan Pentingnya teknik menyusui yang benar untuk mencegah kejadian bendungan ASI. Penanganan bendungan ASI yang dapat dilakukan untuk bendungan ASI yaitu kompres daun kol dan kompres hangat. Tujuan: Mengetahui Pengaruh Pemberian Kompres Daun Kol Dan Kompres Hangat Terhadap Bendungan Asi Pada Ibu Nifas Di Rs Krakatau Medika Cilegon Tahun 2023.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil: setelah dilakukan intervensi pemberian kompres daun kol didapatkan bahwa terjadi penurunan pembengkakan dan penurunan nyeri payudara derajat 4 menjadi derajat 0 pada hari ke 7 pada intervensi kompres daun kol sedangkan setelah dilakukan intervensi pemberian kompres hangat didapatkan bahwa terjadi penurunan pembengkakan dan penurunan nyeri payudara derajat 4 menjadi derajat 1 pada hari ke 7. Kesimpulan Saran : Terdapat perbandingan pada pemberian kompres daun kol lebih unggul daripada kompres hangat yakni selisih penurunan skala nyeri 1 pada hari ke 7. Diharapkan untuk menerapkan kompres daun kol dan kompres hangat sebagai upaya untuk penyembuhan bendungan ASI dan sebagai dasar untuk melakukan penelitian lebih lanjut dan dapat mengembangkan konsep yang lebih luas.
Efektivitas Pemberian Susu Kedelai dan Sari Kurma Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Menyusui Di RS Krakatau Tahun 2023 Ningsih, Veni Kristi; Noviyani, Ernita Prima; Munawaroh, Madinah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11058

Abstract

Latar Belakang : Produksi ASI yang sedikit menjadi masalah utama para ibu yang baru melahirkan. Dampak bagi bayi yang tidak diberikan ASI yaitu bertambahnya kerentanan terhadap penyakit seperti ISPA, diare, batuk, pilek, dan akan meningkatkan angka kesakitan dan kematian anak, Upaya dalam meningkatkan produksi ASI bisa dilakukan dengan cara melakukan perawatan payudara sejak dini dan rutin, memperbaiki teknik menyusui, atau dengan mengkonsumsi makanan yang akan memproduksi ASI seperti komsumsi susu kedelai atau sari kurma. Tujuan: Mengetahui Efektifitas Pemberian Susu Kedelai Dan Sari Kurma Terhadap Produksi Asi Pada Ibu Menyusui Di RS Krakatau Medika Tahun 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil: Hasil Observasi pada responden Terdapat pengaruh pada pemberian susu kedelai untuk peningkatan jumlah produksi ASI yaitu dihasilkan pada hari pertama sebanyak 10ml, hari ketiga sebanyak 40ml dan hari ketujuh sebanyak 80ml dan Terdapat pengaruh pada pemberian sari kurma untuk peningkatan jumlah produksi ASI yaitu dihasilkan pada hari pertama sebanyak 10ml, hari ketiga sebanyak 80ml dan hari ketujuh sebanyak 140ml Kesimpulan Saran : Terdapat perbandingan pada pemberian sari kurma lebih unggul daripada susu kedelai yakni selisih produksi ASI yang dihasilkan yaitu 60ml, perlu dijadikan pengetahuan ibu menyusui untuk meningkatkan produksi ASI.
Pengaruh Pemberian Tablet Fe dan Jus Jambu Biji Merah terhadap Kadar HB pada Remaja Putri yang Sedang Menstruasi di PMB S Tahun 2024 Sopiah, Siti; Munawaroh, Madinah; Pangestu, Gaidha Khusnul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12265

Abstract

Anemia adalah keadaan dimana terjadi penurunan jumlah masa eritrosit yang ditunjukkan oleh penurunan kadar hemoglobin Anemia pada remaja di Indonesia masih tergolong tinggi 2019 berkisar sebanyak 29.9 % remaja.salah satu faktor penyebab terjadinya anemia pada remaja yaitu pada saat menstruasi. Dan anemia pada saat mentruasi dapat dicegah dengan mengkonsumsi jus jambu biji merah mengandung kalium dan flavonoid yang tinggi Vitamin C yang dapat membantu penyerapan kadar zat besi dalam darah dan mengkonsumsi TTD sehari sekali.Tujuan penelitian ini untuk memberikan asuhan kebidanan dan untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Pemberian Tablet Fe Dan Jus Jambu Biji Merah Terhadap Kadar Hb Pada Remaja Putri Yang Sedang Menstruasi Di Pmb S Tahun 2024.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus.Hasil penelitian ini Ada peningkatan kadar Hb pada remaja sebelum dan sesudah pemberian jus jambu biji merah dan tablet Fe dengan peningkatan dari 10,6 gr%, 12,7 gr% dan 14,7 gr% jadi ada peningkatan sebanyak 4,1 gr%. Ada peningkatan kadar Hb pada remaja tablet Fe dengan peningkatan dari 10,9, 11,8 gr%, gr% ke 12,1 gr% jadi ada peningkatan sebanyak 1,2 gr%. Kesimpulannya bahwa ada pengaruh pemberian Pemberian Tablet Fe Dan Jus Jambu Biji Merah Terhadap Kadar Hb Pada Remaja Putri Yang Sedang Menstruasi Di Pmb S Tahun 2024. Saran untuk remaja putri yang sedang masa menstruasi sebaiknya mengkonsumsi tablet tambah darah sehari sekali selama 7 hari untuk mencegah terjadinya komplikasi anemia.