Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Hubungan Kekurangan Energi Kronik Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Septy Ariani; Martini Zalukhu; Lastri Mei Winarni
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 1 No. 1 (2024): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekurangan Energi Kronik merupakan masalah gizi yang dialami oleh ibu hamil. Anemia merupakam kondisi sel darah merah menurun atau menurunnyal kadar halemoglobin. WHO mencatat 41,8% kematian ibu di negara berkembang berkaitan dengan anemia. Anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan resiko kelahiran premature, kematian ibu dan anak, penyakit infeksi, janin lambat dan tidak berkembang, berat badan lahir rendah serta cacat bawaan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan Kekurangan Energi Kronik dengan Kejadian Anemia pada Ibu hamil. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelalsi dengaln ralncalngaln cross sectionall. Populasi diperoleh dari data rekam medik ibu hamil yang telah melakukan pemeriksaan Antenatal Care dan laboratorium pada bulan Januari-April tahun 2023. Populasi sebanyak 182 responden dan sampel 125 responden dengan teknik Insidental salmpling. Data dianalisa secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan dari 86 (69%) ibu hamil yang mengalami anemia mayoritas mengalami KEK sebanyak 47 (38%), sedangkan dari 39 (31%) ibu hamil yang tidak anemia sebagian besar tidak mengalami KEK sebanyak 78 (62%). Hasil chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan kekurangan energi kronik dengan anemia pada ibu hamil dengan nilai p= 0,000. Artinya nilai p-value 0,000<0,005. Terdapat kesimpulan yaitu Ada hubungan kekurangan energi kronik dengan kejadian anemia pada ibu hamil.
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Seimbang Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Septy Ariani; Anandhita Aflilia; Fila Fildilla
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 1 No. 2 (2024): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: berdasarkan data WHO, prevalensi stunting secara global adalah 22,2%, atau sekitar 150,8 juta anak di bawah usia lima tahun. Pada tahun 2019 angka kejadian stunting di Kabupaten Tangerang sebesar 16,4% dan meningkat menjadi 23,3% pada tahun 2020. Anak yang mengalami stunting akan berdampak pada gangguan perkembangan otak, kecerdasan, pertumbuhan fisik dan gangguan metabolisme dalam tubuh. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dengan kejadian stunting pada balita. Metode: Desain penelitian menggunakan metode cross sectional, dilakukan langsung kepada ibu yang mempunyai anak usia 0-60 bulan dengan populasi 151 responden, menggunakan rumus slovin sampel yang di dapat sebanyak 110 responden dengan teknik random sampling. Hasil: Hubungan pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dengan stunting balita menunjukan hasil chi square p value 0,001< 0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dengan kejadian stunting balita.
Hubungan Anemia Pada Kehamilan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Desa Lebak Wangi Mesrani Gulo; Septy Ariani; Nurry Ayuningtyas Kusumastuti
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 2 No. 2 (2025): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Anemia pada ibu hamil adalah defisiensi zat besi yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin atau bayi saat kehamilan maupun setelah kelahiran. Menurut data terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), prevalensi anemia pada ibu hamil secara global pada tahun 2019 mencapai 36,5% (95% interval ketidak pastian: 34,0%–39,1%). Tujuan Penelelitian: Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan Anemia Pada Kehamilan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Kelurahan Desa Lebak Wangi Tahun 2025. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan rancangan cross sectional. Populasi diperoleh dari data dikelurahan anak yang telah di antropometri di posyandu dari bulan Februari-April 2025 sebanyak 235 anak balita yang stunting dan sampel sebanyak 110 responden dengan menggunakan Teknik purposive sampling. Hasil Penelitian: Data dianalisa secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan dari 45 (40,9%) ibu yang mengalami anemia sedang dan mayoritas anak mengalami stungting dengan stustus gizi kurang/pendek 55 (36,9%) sedangkan dari 54 (49,1%) yang anemia ringan mayoritas juga anak mengalami stunting ringan 55 (36,9%). Hasil Spearman menunjukkan bahwa ada Hubungan Anemia Pada Kehamilan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita dengan nilai p= 0,000. Artinya nilai p-value 0,000<0,005. Kesimpulan: Ada Hubungan Anemia Pada Kehamilan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita.
PENGARUH JUS BUAH BIT TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI KELURAHAN DESA PALASARI Ariani, Septy; Bela Magfiroh; Kusumastuti, Nurry
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan UMTAS
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/bimtas.v9i2.7229

Abstract

Anemia pada kehamilan merupakan masalah kesehatan yang signifikan, terutama di Indonesia mecapai 37,1%, dengan prevalensi tinggi di wilayah pedesaan yaitu 37,8%. Anemia jika tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi serius bagi ibu dan janin. Buah bit mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin C yang berpotensi meningkatkan kadar hemoglobin secara alami. Tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah bit terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Lokasi pemberian jus buah bit ini di kelurahan desa palasari, dan pemberian dilakukan pada tanggal 09 Juli sampai 13 Juli 2025. Pemberian jus buah bit menggunakan sampel 32 ibu hamil dengan menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group yang dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing 16 responden. Kelompok intervensi diberikan jus buah bit 200 ml/hari selama 5 hari, sementara kelompok kontrol tidak diberikan intervensi. Dari hasil Terdapat peningkatan kadar hemoglobin rata-rata pada kelompok intervensi dari 10,66 g/dL menjadi 11,21 g/dL, sementara pada kelompok kontrol hanya meningkat dari 10,71 g/dL menjadi 10,76 g/dL. Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p = 0,000). Diharapkan Pemberian jus buah bit secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia ringan.Anemia pada kehamilan merupakan masalah kesehatan yang signifikan, terutama di Indonesia mecapai 37,1%, dengan prevalensi tinggi di wilayah pedesaan yaitu 37,8%. Anemia jika tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi serius bagi ibu dan janin. Buah bit mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin C yang berpotensi meningkatkan kadar hemoglobin secara alami. Tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah bit terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Lokasi pemberian jus buah bit ini di kelurahan desa palasari, dan pemberian dilakukan pada tanggal 09 Juli sampai 13 Juli 2025. Pemberian jus buah bit menggunakan sampel 32 ibu hamil dengan menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group yang dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing 16 responden. Kelompok intervensi diberikan jus buah bit 200 ml/hari selama 5 hari, sementara kelompok kontrol tidak diberikan intervensi. Dari hasil Terdapat peningkatan kadar hemoglobin rata-rata pada kelompok intervensi dari 10,66 g/dL menjadi 11,21 g/dL, sementara pada kelompok kontrol hanya meningkat dari 10,71 g/dL menjadi 10,76 g/dL. Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p = 0,000). Diharapkan Pemberian jus buah bit secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia ringan.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil mengenai Hipertensi pada Kehamilan Ariani, Septy; Nisa, Khaerun
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i2.262

Abstract

Hipertensi dapat terjadi karena adanya beberapa faktor seperti pola hidup sehat, genetik, kurang olahraga, obesitas, emosi, stres, merokok, faktor usia, dll. Dampak dari hipertensi kehamilan akan terjadinya plasenta yang tidak sempurna, dimana plasenta tertanam dangkal dan arteri spiralis tidak semuanya melebar, kurangnya aliran darah ke plasenta, hipoksia, yang akan menghambat pertumbuhan janin, dan kemungkinan pengendapan fibrin dalam darah plasenta pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai hipertensi kehamilan dan cara pencegahannya. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada hari Kamis, 25 September 2025 bertempat di posyandu sarakan sepatan. Pelaksana memberikan pretest dan postest sebelum dan setelah diberikannya penyuluhan pada ibu hamil. Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat respon yang positif dari peserta pengabdian. Indikasi respon positif dari peserta pengabdian dapat dilihat dari keaktifan bertanya serta antusias peserta dalam mengikuti dan merespon kegiatan pengabdian. Materi yang disampaikan merupakan materi yang telah disusun secara sistematis. Terdapat peningkatan pengetahuan Ibu hamil dalam hipertensi kehamilan
Pengaruh Edukasi Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan Remaja dalam Pencegahan Kehamilan Remaja Septy Ariani; Putri Novianti Syabina
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy in adolescence can have quite serious psychological impacts, especially due to mental unpreparedness in facing various physical and emotional changes during pregnancy. The role changes that occur also cause their own stress, because many teenagers are not ready to carry out responsibilities as a mother or face the dynamics of household life. Preventing teenage pregnancy is an effective solution to help them be wiser in sexual behavior, avoid sexually transmitted diseases and adopt healthy behaviors. Objective: This study aims to determine the effect of reproductive health education on adolescent knowledge in preventing teenage pregnancy. Method: This study uses a quantitative research method. The design of this study uses a Pretest-Posttest Control Group design. Data collection was carried out using a questionnaire on preventing teenage pregnancy. Results: The results of the study showed that before the intervention,. A total of 105 people (78.4%) were included in the category of poor knowledge, while 29 respondents (21.6%) were in the category of good knowledge. After the intervention, there was an increase. A total of 131 people (97.8%) were included in the category of good knowledge, while 3 respondents (2.2%) were in the category of poor knowledge. The results of the Wilcoxon test showed a p value = 0.000. Conclusion: Based on the research findings, reproductive health education significantly improves adolescents' knowledge of pregnancy prevention. This education also contributes to shaping adolescents' ability to make more informed and healthy decisions.