Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Perumusan Strategi Pengembangan Desa Wisata Tritik Kabupaten Nganjuk Berbasis Analisis SWOT Dewi, Putri Juwita Shinta; Fahmi, Muhammad Ilham; Herachwati, Nuri; Agustina, Tri Siwi
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 3 No 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i1.1370

Abstract

The absence of a tourism village development strategy can result in the potential of Tritik Village not being utilized properly as a tourist destination. This development strategy aims to help the community plan the development of their area as a tourist village so that they have an understanding of their strengths, weaknesses, opportunities, and threats. Researchers with the community formulate a strategy using a SWOT analysis that has been identified through interviews and observations through community empowerment activities in Tritik Village. Researchers present the results of the identification of the factors which are then processed into a SWOT analysis diagram so that they can help the community and stakeholders better understand and analyze it so that the right strategy is obtained in developing a tourist village in the Tritik Village area. The results of this study indicate that the strategy that can be applied is the Strenght Opportunity strategy in which the strategy is carried out by utilizing all strengths to seize and take advantage of opportunities as much as possible. Tidak adanya strategi pengembangan desa wisata yang diterapkan dapat mengakibatkan potensi wisata yang dimiliki pada Desa Tritik tidak termanfaatkan dengan baik. Strategi pengembangan ini bertujuan untuk membantu masyarakat merencanakan pengembangan wilayahnya sebagai desa wisata agar mereka memiliki pemahaman tentang faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dimiliki oleh desa tersebut. Peneliti bersama masyarakat merumuskan strategi dengan menggunakan analisis SWOT yang telah diidentifikasi dengan cara wawancara dan observasi melalui aktivitas pemberdayaan masyarakat di Desa Tritik. Peneliti menyajikan sebuah hasil identifikasi faktor-faktor internal yang meliputi faktor kekuatan dan kelemahan, serta faktor eksternal yang meliputi faktor peluang dan ancaman. Selanjutnya diolah ke dalam suatu diagram analisa SWOT agar masyarakat dan stakeholder lebih memahami dan menganalisa faktor-faktor tersebut sehingga didapatkan sebuah strategi yang tepat dalam mengembangkan desa wisata di wilayah Tritik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan terlebih dulu adalah strategi SO (Strenght Opportunity) di mana strategi tersebut dijalankan dengan mendayagunakan seluruh kekuatan dalam mendapatkan dan atau memanfaatkan peluang sebesar-besarnya.
Motivasi Belajar Bahasa Arab Mahasiswa Non Pondok Pesantren Sari, Fadillah; Naimah, Khoirotun; Fahmi, Muhammad Ilham; umbar, Kisno
AL-WARAQAH Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Juni 2024
Publisher : IAIN Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/awrq.v5i1.3718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang mengetahui apa saja yang menjadi faktor yang meningkatkan motivasi belajar bahasa Arab mahasiswa, terutama yang bukan dari pondok pesantren dan upaya apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajar bahasa Arab. Subjek pada penelitian kali ini, yaitu para informan yang terdiri dari 10 mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Arab yang bukan berasal dari pondok pesantren. Dan pengumpulan data dilakukan dengan tahapan wawancara. Penelitian ini akan dilakukan kepada mahasiswa bahasa Arab non pondok pesantren dengan menggunakan penelitian pendekatan kualitatif. Yang mana hasilnya dapat dikelompokkan menjadi dua kategori yaitu termotivasi dan tidak termotivasi serta menentukan motivasi Intristik atau motivasi ekstrinsik. Motivasi belajar dikatakan ekstrinsik apabila mahasiswa meletakan tujuan belajarnya di luar faktor-faktor belajar, adapun faktor eksternal itu adalah: a) mahasiswa termotivasi karena faktor dorongan dari dari orangtua atau keluarga, b) mahasiswa termotivasi karena faktor dorongan dari teman atau kerabat yang memiliki kemampuan bahasa Arab yang lebih dari mereka, sedangkan mereka berasal dari sekolah yang sama. Dan upaya yang dilakukan mahasiswa ketika menghadapi kesulitan dalam pembelajaran bahasa Arab yaitu: 1) Bertanya kepada guru atau teman yang lebih memahami bahasa Arab, 2) membuka kamus untuk menemukan jawab. Adapun reaksi mahasiswa yang tidak termotivasi ketika menghadapi kesulitan yaitu: 1) berbicara ketika guru sedang menjelaskan, 2) tidak mengerjakan tugas yang telah diberikan oleh guru, 3) tidak hadir saat perkuliahan.
Language and Gender: A Case Study of Poetry Fragments By Nizar Qabbani Wulandari, Wulandari; Nuraisyah, Andini; Fahmi, Muhammad Ilham
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 9, No 3 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sh.v9i3.3107

Abstract

Language and gender are two interrelated aspects in linguistic and literary studies. This study aims to analyze the relationship between language and gender in modern Arabic literature, specifically through Nizar Qabbani's verse pieces. Using a Descriptive Qualitative Approach, this study explores how Arabic language represents gender and how cultural norms influence the use of language in literature. The results show that the Arabic language has a gender bias that is reflected in the use of metaphors and sentence structures in Qabbani's verses. The study reveals that Qabbani often uses language to reflect traditional gender views, but also to champion women's rights. This analysis provides insight into the complex relationship between language, culture and gender representation in the context of Arabic literature. From this research, it was found that Nizar Qobbani represented gender with positive things and that he strongly supported the enforcement of gender equality.Keywords – Gender, Language, Nizar Qabbani.
Perumusan Strategi Pengembangan Desa Wisata Tritik Kabupaten Nganjuk Berbasis Analisis SWOT: Building a Tritik Tourism Village Development Strategy in Nganjuk Regency Based on SWOT Analysis Dewi, Putri Juwita Shinta; Fahmi, Muhammad Ilham; Herachwati, Nuri; Agustina, Tri Siwi
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 3 No. 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i1.1370

Abstract

The absence of a tourism village development strategy can result in the potential of Tritik Village not being utilized properly as a tourist destination. This development strategy aims to help the community plan the development of their area as a tourist village so that they have an understanding of their strengths, weaknesses, opportunities, and threats. Researchers with the community formulate a strategy using a SWOT analysis that has been identified through interviews and observations through community empowerment activities in Tritik Village. Researchers present the results of the identification of the factors which are then processed into a SWOT analysis diagram so that they can help the community and stakeholders better understand and analyze it so that the right strategy is obtained in developing a tourist village in the Tritik Village area. The results of this study indicate that the strategy that can be applied is the Strenght Opportunity strategy in which the strategy is carried out by utilizing all strengths to seize and take advantage of opportunities as much as possible. Tidak adanya strategi pengembangan desa wisata yang diterapkan dapat mengakibatkan potensi wisata yang dimiliki pada Desa Tritik tidak termanfaatkan dengan baik. Strategi pengembangan ini bertujuan untuk membantu masyarakat merencanakan pengembangan wilayahnya sebagai desa wisata agar mereka memiliki pemahaman tentang faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dimiliki oleh desa tersebut. Peneliti bersama masyarakat merumuskan strategi dengan menggunakan analisis SWOT yang telah diidentifikasi dengan cara wawancara dan observasi melalui aktivitas pemberdayaan masyarakat di Desa Tritik. Peneliti menyajikan sebuah hasil identifikasi faktor-faktor internal yang meliputi faktor kekuatan dan kelemahan, serta faktor eksternal yang meliputi faktor peluang dan ancaman. Selanjutnya diolah ke dalam suatu diagram analisa SWOT agar masyarakat dan stakeholder lebih memahami dan menganalisa faktor-faktor tersebut sehingga didapatkan sebuah strategi yang tepat dalam mengembangkan desa wisata di wilayah Tritik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan terlebih dulu adalah strategi SO (Strenght Opportunity) di mana strategi tersebut dijalankan dengan mendayagunakan seluruh kekuatan dalam mendapatkan dan atau memanfaatkan peluang sebesar-besarnya.
Islamic Religious Education Teachers' Strategies in Improving the Morals of Students in Islamic Boarding Schools Pasaleron, Roni; Sarianto, Debi; Fahmi, Muhammad Ilham; Syamsudin, Syamsudin
Khalaqa: Journal of Education and Learning Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Khalaqa: Journal of Education and Learning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teachers must be creative in preparing media and learning tools to guide students to become intelligent, creative individuals with strong diversity and integrity. This study aims to identify the types, procedures, and influencing factors of learning media that enhance students’ motivation in Fiqh learning at Senior High Schools. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through field studies and literature reviews, with analysis conducted via interviews, documentation, and observation. The research was carried out in Senior High Schools. The findings reveal: (1) Types of media used include photos, concept maps, posters, audio recordings, radio, learning videos, textbooks, worksheets, WhatsApp, YouTube, Google, PowerPoint, puppets, and whiteboards; (2) Media usage steps involve preparation, implementation/presentation, and follow-up; (3) Supporting factors include teacher competence, funding, media availability, flexibility, and school support; (4) Inhibiting factors include limited time, inadequate facilities, and unsupportive school environments