Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH BABY SPA TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK BAYI USIA 3-6 BULAN DI RUMAH BERSALIN BUNDA RIANI MARTUBUNG KECAMATAN MEDAN DELI TAHUN 2017 Nugraeny, Lolita
JURNAL HEALTH REPRODUCTIVE Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baby Spa memiliki 2 treatment yaitu massage (pijat) dan juga hidrotherapy. Spa berasal dari singkatan Solus Per Aqua, yaitu sebuah metode perawatan tubuh yang menggunakan media air. Kemampuan motorik bayi akan berkembang lebih pesat daripada jika ia hanya bermain di lantai, karena pada saat berenang di dalam air, efek gravitasi sangat rendah. Kemampuan motorik bayi akan berkembang lebih pesat daripada jika ia hanya bermain di lantai, karena pada saat berenang di dalam air, efek gravitasi sangat rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Baby Spa terhadap perkembangan motorik pada Bayi di usia 3-6 bulan di Klinik Bersalin Bunda Riani Martubung Medan Deli. Penelitian ini menggunakan pendekatan rancangan pra-experimental design. Desain penelitian ini menggunakan pengukuran (observasi) atau posttes yaitu One Group Pretest Postest. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah Perposive Sampling yaitu yaitu pengambilan data berdasarkan ciri atau sifat-sifat populasi yang sudah diketahui sebelumya.. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi dengan usia 3-6 bulan di Klinik Bersalin Bunda Riani pada bulan Oktober - Desember tahun 2017 berjumlah 10 bayi. Teknik pengambilam sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Analisa data menggunakan uji-T sampel berpasangan ( paired t- test ). Hasil penelitian perkembangan menunjukkan mean 2,20, p = 0,000 (<0,005) dengan nilai t=-7,571. Diharapkan petugas kesehatan mengembangkan promosi dan edukasi tentang Baby Spa kepada masyarakat khususnya orang tua bayi untuk meningkatkan perkembangan motorik baik kasar dan halus terhadap bayi
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA TINGKAT II PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN STIKes RS Haji Medan TAHUN 2018 Nugraeny, Lolita
JURNAL HEALTH REPRODUCTIVE Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi siswa dalam belajar adalah strategi Think Talk Write (TTW). Pembelajaran Think-Talk-Write dimulai dari siswa memikirkan suatu tugas kemudian diikuti dengan mengkomunikasikan hasil pemikirannya dan akhirnya melalui diskusi siswa dapat menuliskan kembali hasil pemikiran tersebut. Jenis penelitian ini bersifat Quasi Eksperimen dengan desain posttest-only control design. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa tingkat II Prodi D III Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Haji Medan. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling dengan jumlah sampel 62 orang yang terdiri dari 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil analisis dengan Independent sampel t-test diperoleh perbedaan skor rata-rata motivasi mahasiswa pada kedua kelompok kelas. Pada kelas perlakuan diperoleh skor sebesar 52,61 dengan standar deviasi 5,19, sedangkan pada kelas kontrol diperoleh skor sebesar 46,16 dengan standar deviasi 5,07 dengan harga t-hitung 4,947. Simpulan penelitian ini ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara strategi pembelajaran Think Talk Write (TTW) motivasi belajar mahasiswa
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KETERAMPILAN BIDAN DALAM PENANGANAN ATONIA UTERI DI RUMAH SAKIT PRATAMA KABUPATEN NIAS BARAT TAHUN 2022: Lolita Nugraeny, Universitas Haji Sumatera Utara, lolitanugraeny@gmail.com Nugraeny, Lolita
Excellent Midwifery Journal Vol. 6 No. 2 (2023): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator keberhasilan layanan suatu negara. Setiap hari, sekitar 830 wanita meninggal karena sebab yang dapat dicegah terkait dengan kehamilan dan persalinan. 99% dari semua kematian ibu terjadi di negara berkembang disebebkan oleh atonia uteri, maka perlu dilakukan penelitian yang berhubungan pengetahuan bidan tentang penatalaksanaan atonia uteri. Data pelaporan dari rumah sakit terdapat 11 kematian ibu. Dimana 46% yang disebabkan oleh Atonia Uteri, Untuk itu, peneliti ingin mengetahui Hubungan Pengetahuan dengan Keterampilan Bidan dalam Penanganan Atonia Uteri di Rumah Sakit Pratama kabupaten Nias Barat tahun2022. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis menggunakan desain penelitian descriptif corelational. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bidan yang memberikan pelayanan kebidanan di wilayah kerja rumah sakit pratama nias barat tahun 2022 sebanyak 16 orang. Jumlah sampel yang diteliti menggunakan sampel jenuh yaitu apabila populasi < 30 maka sampel diambil semuanya, yaitu sebanyak 16 responden. Tehnik pengambilan data menggunakan kuisioner dan di analisis dengan uji rank spearmen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil kuisioner mayoritas responden memiliki pengetahuan kurang 13 responden (81,3%), dan mayoritas keterampilan bidan tertangani sebanyak 14 responden (87,5%). Hasil analisis data menunjukkan nilai sig sebesar 0,501 yang secara nyata lebi hdari 0,05 sehingga dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara Pengetahuan dengan Keterampilan Dalam Penanganan Atonia uteri yang terampil. Memberikan motivasi kepada Bidan untuk melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi lagi serta mengikuti pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan dalam penanganana atonia uteri. Kata kunci : Pengetahuan, keterampilan ,Atonia uteri
Memberikan Edukasi Pola Pemberian Makan Pada Anak Rangkuti, Juni Andriani; Nugraeny, Lolita; Rangkuti, Nur Aliyah; Diningsih, Ayus; Dewi, Ratna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i3.1865

Abstract

Masalah stunting pada balita menjadi isu global kesehatan yang signifikan. Pola pemberian makan dalam lingkungan keluarga sangat terkait dengan nilai-nilai budaya dan gaya hidup sehat keluarga. Edukasi bertujuan memberikan pemahaman kepada orangtua tentang stunting dan konsekuensinya jika nutrisi anak tidak sesuai dengan standar gizi. Stunting adalah dampak buruk pada gizi yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan optimal anak. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat, khususnya orangtua, tentang pentingnya memberikan makanan seimbang dan bergizi kepada anak-anak. Upaya ini telah meningkatkan kesadaran dan praktik makan yang lebih baik, dengan harapan mengurangi risiko stunting. Selain menciptakan generasi muda yang lebih sehat, ini juga memberikan dasar kuat bagi perkembangan intelektual anak-anak, yang akan membawa dampak positif pada masa depan mereka. Kata kunci : Anak stunting, Pola pemberian makan, Menu bergizi. ABSTRAK The issue of stunting in toddlers has become a significant global health concern. The feeding patterns within the family environment are closely linked to cultural values and the healthy lifestyle of the family. Education aims to provide parents with an understanding of stunting and its consequences if a child's nutrition does not meet the nutritional standards. Stunting is an adverse effect on nutrition that hinders optimal growth and development in children. This activity aims to impart understanding and knowledge to the community, especially parents, about the importance of providing balanced and nutritious meals to children. These efforts have increased awareness and improved eating practices, with the hope of reducing the risk of stunting. In addition to creating a healthier younger generation, this also provides a strong foundation for the intellectual development of children, which will have a positive impact on their future.
Interpersonal and Digital Communication in Supporting Midwifery Education for the Community in Percut Sei Tuan Deli Serdang Village Nugraeny, Lolita; Mahriyuni, Mahriyuni
Persepsi: Communication Journal Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/persepsi.v8i1.24729

Abstract

This study aims to analyze the role of interpersonal and digital communication in supporting midwifery education for the community in Percut Sei Tuan Village, Deli Serdang. The research method used was qualitative descriptive with in-depth interview techniques with midwives, midwifery students, and marginalized communities. The results of the study show that interpersonal communication between midwives and the community plays an important role in building trust and understanding about maternal and child health. Meanwhile, the use of digital media such as WhatsApp and social media is able to expand the reach of midwifery education, although it still faces obstacles to access to technology. The conclusion of this study confirms that the integration of interpersonal and digital communication can increase the effectiveness of midwifery education in marginalized communities.
OPTIMALISASI TEKNIK AKUPRESUR ENGURANGI GANGGUAN AKTIVITAS AKIBAT DISMENORE PADA REMAJA Nugraeny, Lolita; Sitorus, Nopita Yanti; Suhartini; Harahap, Rizki Noviyanti; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i1.2084

Abstract

Dismenore merupakan masalah umum yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan teknik akupresur sebagai solusi mengurangi gangguan aktivitas akibat dismenore pada remaja. Metode yang digunakan adalah pelatihan teknik akupresur kepada remaja putri di Klinik Niar Medan, dilanjutkan dengan pendampingan praktik mandiri selama satu bulan. Data dikumpulkan melalui pengukuran intensitas nyeri menggunakan skala Numerik Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi serta observasi aktivitas peserta. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan intensitas nyeri dari rata-rata 7,5 menjadi 2,3 setelah penerapan teknik akupresur secara rutin. Selain itu, peserta melaporkan peningkatan kemampuan mengelola nyeri secara mandiri dan berkurangnya ketergantungan pada obat-obatan. Kesimpulannya, teknik akupresur efektif dalam mengurangi nyeri dismenore dan meningkatkan kualitas aktivitas remaja putri.
Dynamic model for early detection of preterm labor Nugraeny, Lolita; Suhartini, Suhartini; Sumiatik, Sumiatik; Handayani, Purnama
International Journal of Basic and Applied Science Vol. 13 No. 4 (2025): Computer Science, Engineering, Basic and Applied mathematics Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/ijobas.v13i4.678

Abstract

Preterm labor is a major challenge in maternal and neonatal health because it contributes to high rates of newborn morbidity and mortality. Early detection is crucial, but conventional static approaches often fail to identify risks accurately and in a timely manner. This study proposes the development of a dynamic machine learning-based preterm birth risk prediction model using the Long Short-Term Memory (LSTM) architecture combined with the Bayesian Updating approach. The model is designed to process multivariate time-series data from various clinical sources such as EHR (electronic medical record), EHG (electrohysterography), CTG (cardiotocography), and vital signals collected longitudinally during pregnancy. By leveraging LSTM's ability to capture long-term temporal relationships and Bayesian probabilistic renewal mechanisms, the model is able to provide real-time and adaptive estimates of preterm labor risk on a weekly basis. Risk prediction results are visualized in the form of interactive graphs with risk categorization (low, medium, high) to support fast and accurate clinical interpretation. The study used simulated data on 500 pregnant patients and showed that the system can adjust risk predictions as new data comes in. This research makes a significant contribution to the development of artificial intelligence-based clinical decision support systems for pregnancy monitoring. Going forward, integration with real clinical data and external validation in the hospital environment is expected to improve the accuracy and implementability of the system in daily medical practice.
Perbandingan Terapi Akupresure Dengan Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Postpartum Di Puskesmas Dolok Merawan Kabupaten Serdang Bedagai Noviyanti Harahap, Rizki; Nugraeny, Lolita
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v4i2.1006

Abstract

Salah satu faktor yang paling umum terkait dengan gagalnya praktek pemberian ASI Eksklusif adalah faktor ASI belum keluar dan pandangan ibu bahwa produksi ASInya tidak cukup. Survei awal di wilayah kerja Puskesmas Dolok Merawan, dari 8 orang ibu postpartum, hanya 1 orang yang dapat memberikan ASI Eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan terapi akupresure dengan pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu postpartum di Puskesmas Dolok Merawan Kabupaten Serdang Bedagai tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment menggunakan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu postpartum sebanyak 22 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 20 orang. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi kemudian diolah dan dianalisa dengan menggunakan wilcoxon test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor produksi ASI sebelum diberikan perlakuan, mendapat skor 4 sebanyak 6 orang (60,0%) pada kelompok terapi akurpesur dan 4 orang (40,0%) pada kelompok pijat oksitosin. Setelah diberikan terapi, kelompok yang diberikan terapi akupresur meningkat sebanyak 9 orang (90,0%), pada kelompok pijat oksitosin, meningkat sebanyak 7 orang (70,0%). Hasil uji Wilcoxon didapatkan hasil p-value 0,016 pada kelompok terapi akupresur dan p-value 0,046 pada kelompok pijat oksitosin. Kesimpulannya adalah perbandingan terapi akuprseur dengan pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu postpartum adalah lebih efektif terapi akupresur dengan perbandingan rata-rata pretest dan posttest adalah 1,6 dibandingkan dengan pijat oksitosin yang hanya selisih 0,8. Diharapkan tenaga kesehatan dapat terus memberikan informasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya ibu post partum tentang manfaat dari terapi akupresur dan pijat oksitosin untuk melancarkan produksi ASI.
Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Melalui Permainan Edukatif Ular Tangga di Sanggar Bimbingan Kuala Lumpur Sulasmi, Emilda; Nugraeny, Lolita
JURNAL PRODIKMAS Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak merupakan masalah serius yang terus meningkat dan berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis dan sosial anak. Edukasi yang tepat dan menarik sangat diperlukan untuk membekali anak dengan pengetahuan dan keterampilan perlindungan diri. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan anak-anak dalam mencegah kekerasan seksual melalui media permainan edukatif ular tangga yang interaktif dan menyenangkan. Pelaksanaan dilakukan di Sanggar Bimbingan Kuala Lumpur dengan metode partisipatif, termasuk pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas edukasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan anak dengan skor rata-rata post-test naik 40 poin dari pre-test, serta peningkatan keterampilan mengenali dan melaporkan tanda bahaya kekerasan seksual. Partisipasi dan antusiasme anak sangat tinggi, dan modul permainan edukatif yang dikembangkan dapat digunakan secara berkelanjutan. Pendekatan inovatif ini efektif sebagai sarana edukasi pencegahan kekerasan seksual yang dapat direplikasi di komunitas lain untuk melindungi anak-anak dari risiko kekerasan seksual
Supportive-Educative Health Counseling in Dealing With Menarche in Elementary School Students: Penyuluhan Kesehatan Supportif-Edukatif Dalam Menghadapi Menarche Pada Siswi Sekolah Dasar Sari Harahap, Asrika; Dynaria Siregar, Yetti; Noviyanti Harahap, Rizky; Nugraeny, Lolita; Ulpa Ismail, Ilvira; Hasma Marbun, Aghsila; Handayani, Purnama
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Edisi Januari 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v5i1.1307

Abstract

Adolescence is a time of physical and psychological changes which is usually called puberty. Puberty in adolescent girls is marked by the arrival of menarche, menarche is the first period of menstrual blood in women, usually occurs at the age of 10-16 years, while normal menarche occurs at the age of 12-13 years and currently the age of menarche is increasingly advanced, namely 10-16 years, this happens because it is influenced by nutritional status, heredity, socio-economics and exposure to mass media. The purpose of this research is to prepare yourself to face the arrival of menarche so you don't need to be afraid and worried. The respondents in this community service activity were 41 female students in class V & VI of SD IT Ar-Rayhan, Medan Amplas District. The method used was conducting a pretest by giving a questionnaire about menarche, then providing health education about menarche using tools, namely leaflets and posters, finally a posttest was carried out as an evaluation of female students' knowledge about menarche. The results of the study showed that respondents' knowledge was better after being given counseling about menarche compared to before being given the counseling. The knowledge category was good before the counseling was 26.8%, while after the counseling it increased to 87.8%. Therefore, significant differences were found in knowledge before and after being given counseling about menarche. Health education about menarche really helps female students to prepare themselves for the arrival of menarche so that female students no longer need to be afraid and afraid of menarche.