Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Penderita Kanker Payudara di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Kota Ternate Permatasari, Ledy Indah; Djafar, Nurdhani H.; Toka, Wahyunita Do
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i1.12604

Abstract

ABSTRACT Breast cancer is a malignancy that occurs due to abnormal cells in the breast that grow out of control. The number of new cases of breast cancer in Indonesia according to data from GLOBOCAN in 2020 reached 68,858 cases (16.6%) of a total of 396,914 new cases in Indonesia. This study aims to determine the description of breast cancer patients in RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate for the 2020-2022 period. The research method used in this study was observational analytic, using a crosssectional approach. The sample size in this study uses total sampling. The variables in this study were age, gender, type of cancer, and cancer grade in breast cancer patients. In this study, the most age group of breast cancer patients was found in patients >50 years with a total of 43 patients (50.6%), the most sex was female with a total of 84 patients (98.8%), the dominant type of breast cancer was type invasive with a total of 85 patients (100%), the most laboratory examination of anatomical pathology was grade 2 with a total of 47 patients (55.9%). Based on bivariate analysis, the results of the Chi-square statistical test were obtained with a p-value = 0.374 (> 0.05). So this shows that there is no significant relationship between age and cancer grading in breast cancer patients. In this study, it can be concluded that the most age group of breast cancer patients is patients >50 years, the most sex is female, the dominant type of breast cancer is the invasive type, the most anatomical pathology laboratory examination is grade 2, and there is no significant relationship between Age and cancer grading in breast cancer survivors.  Keywords: Breast Cancer, Grading, Histopathology  ABSTRAK Kanker payudara merupakan salah satu penyakit keganasan yang terjadi akibat sel – sel yang tidak normal di payudara yang tumbuh tidak terkontrol. Jumlah kasus baru karsinoma payudara di Indonesia menurut data dari GLOBOCAN tahun 2020 yaitu mencapai 68.858 kasus (16,6%) dari total 396.914 penderita karsinoma payudara baru di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penderita kanker payudara di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate periode tahun 2020-2022. Metode penelitian yang dilakukan yaitu analitik obsevasional, dengan menggunkan pendekatan cross sectional. Besar sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah umur, jenis kelamin, tipe kanker, dan grading kanker pada penderita karsinoma payudara. Pada penelitian ini didapatkan pasien kanker payudara dengan kelompok umur terbanyak yaitu pada pasien >50 tahun dengan jumlah 43 pasien (50,6%), jenis kelamin terbanyak adalah perempuan dengan jumlah 84 pasien (98,8%), tipe kanker payudara dominan pada tipe invasif dengan jumlah 85 pasien (100%), pemeriksaan laboratorium patologi anatomi yang terbanyak yaitu grading 2 dengan jumlah 47 pasien (55,9%). Berdasarkan análisis bivariat, diperoleh hasil uji statistik Chi-square degan nilai p-value = 0,374 (>0,05). Sehingga hal ini menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna antara umur dengan grading kanker pada penderita kanker payudara. Pada penelitian ini dapat disimpulkan pasien karsinoma payudara dengan kelompok umur terbanyak yaitu pada pasien >50 tahun, jenis kelamin terbanyak adalah perempuan, tipe kanker payudara dominan pada tipe invasif, pemeriksaan laboratorium patologi anatomi yang terbanyak yaitu grading 2, dan tidak terdapat hubungan antara umur dengan grading kanker pada penderita karsinoma payudara. Kata Kunci: Grading, Histopatologi, Kanker Payudara
Penderita Kusta Baru di RSUD DR. H. Chasan Boesoirie Ternate Sangadji, Muhammad Radhy; Hartati, Hartati; Hidayat, Ferdian; Toka, Wahyunita Do
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i3.13520

Abstract

ABSTRACT Leprosy is a skin disease caused by Mycobacterium leprae. Indonesia is the 3rd largest country in the world with a high incidence of leprosy, after Brazil and India. This study aims to determine the profile of new leprosy patients at Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate for the period January 2019 – December 2022. The method used in this research is a retrospective descriptive method, with a cross sectional approach. The results showed that the most age group were new leprosy patients, adult patients with 28 patients (66.7%), the most gender was male 24 patients (57.1%), according to the results of the bacterial index examination was 1 + with 25 patients (59.5%), type of leprosy was the multibacillary type with 41 patients (97.6%), and based on the most contact history there was no contact history with 37 patients (88.1%). It can be concluded that the most new leprosy patients found were the adult age group, the most sex was male, according to the results of the bacterial index examination the most was 1+, the most type of leprosy was the multibacillary type, and based on the contact history group the most was no contact history.  Keywords: New Leprosy, Mycobacterium Leprae, Ternate  ABSTRAK Penyakit kusta juga dikenal dengan penyakit lepra merupakn penyakit kulit yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae. Indonesia merupakan negara urutan ke-3 terbanyak di dunia dengan insidensi kusta yang tinggi, sesudah Brazil dan India.. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui profil penderita kusta baru di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate periode Januari 2019 – Desember 2022. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif retrospektif, dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan Pasien kusta baru dengan kelompok umur terbanyak yaitu pasien dewasa dengan jumlah 28 pasien (66,7 %), jenis kelamin paling banyak laki laki dengan jumlah 24 pasien (57,1 %), distribusi menurut hasil pemeriksaan bacterial index terbanyak adalah 1+ dengan jumlah 25 pasien (59,5 %), berdasarkan tipe kusta terbanyak adalah tipe mulitibasiler dengan jumlah 41 pasien (97,6 %), dan berdasarkan riwayat kontak terbanyak adalah tidak terdapat riwayat kontak dengan jumlah 37 pasien (88,1 %). Dapat disimpulkan bahwa pasien kusta baru yang paling banyak ditemukan adalah kelompok umur dewasa, jenis kelamin terbanyak adalah laki laki, menurut hasil pemeriksaan bacterial index terbanyak adalah 1+, tipe kusta terbanyak adalah tipe multibasiler, dan berdasarkan kelompok riwayat kontak terbanyak adalah tidak terdapat riwayat kontak. Kata Kunci: Kusta Baru, Mycobacterium Leprae, Ternate 
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN TERHADAP KEJADIAN DISPEPSIA DI PUSKESMAS GAMBESI Hassanah, Miftahul; Abdullah, Asyura; Do Toka, Wahyunita
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i08.657

Abstract

Dispepsia merupakan kumpulan geiala yang terdiri dari keluhan nyeri di ulu hati, kembung, mual, muntah, rasa cepat kenyang, dan perut rasa penuh/begah. Penyakit dispepsia menempati urutan ke-8 sebagai penyakit spesifik di Maluku Utara dengan jumlah kasus sebanyak 4.119 kasus. Akibat prevalensi kejadian dispepsia yang masih tinggi di kota Ternate sehingga dirasa perlu untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. Tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola makan terhadap kejadian dispepsia di Puskesmas Gambesi tahun 2023. Metode. Penelitian kuantitatif ini menggunakan rancangan penelitian observasional analitik dengan pendekatan secara cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling pada pasien di Puskesmas Gambesi. Analisis data menggunakan uji chi-square. Dari 100 orang responden didapati sebanyak 45 orang yang menderita dispepsia. Hasil. Analisis pola makan terhadap kejadian dispepsia dengan uji chi-square diperoleh nilai p=0,000 (p<0,05). Kesimpulan. Terdapat hubungan antara pola makan terhadap kejadian dispepsia pada pasien di Puskesmas Gambesi tahun 2023.
Deteksi Dini Penyakit Jantung Koroner melalui Pemeriksaan Rekam Jantung pada Sivitas Akademika Universitas Khairun Do Toka, Wahyunita; Aulia Tamsil, Fauziah; Armaijn, Liasari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i6.14453

Abstract

ABSTRAK Plak ateroklerosis menyebabkan penyakit jantung koroner, yang menjadi penyebab kematian kedua di negara berkembang. Penyakit jantung koroner menyebabkan 17,9 juta kematian pada tahun 2016—31% dari semua kematian di seluruh dunia. Lebih dari tiga perempat kasus kematian di negara berkembangan disebabkan oleh penyakit jantung dan pembuluh darah. Aktivitas fisik yang berlebihan, stres, udara yang dingin, pola hidup yang kurang sehat, dan riwayat penyakit jantung dari keluarga adalah faktor risiko penyakit jantung koroner. Risiko penyakit jantung koroner meningkat pada penderita yang memiliki banyak faktor risiko penyakit jantung.  Oleh karena itu, individu dengan faktor risiko ini disarankan melakukan deteksi dini dengan pemeriksaan rekam jantung secara berkala untuk mencegah dan apabila ditemukan gangguan irama jantung, penderita dapat melakukan pemeriksaan lanjutan berdasarkan gejala klinis dan hasil rekam jantung. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk deteksi dini penyakit jantung koroner melalui pemeriksaan rekam jantung pada sivitas akademika Universitas Khairun. Metode yang dilakukan adalah pemeriksaan rekam jantung dan melakukan tanya jawab terkait keluhan yang dirasakan saat diperiksa. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini tedapat 14 orang yang memiliki hasil rekam jantung yang bervariasi. Dari kegiatan perlu adanya pemantauan berkala terhadap risiko penyakit jantung koroner agar dapat mencegah terjadinya penyakit jantung dan meningkatkan kualitas kerja sivitas akademika Universitas Khairun. Kata Kunci: Deteksi Dini, Penyakit Jantung Koroner, Pemeriksaan Rekam Jantung  ABSTRACT Plaque atherosclerosis causes coronary heart disease, which is the second leading cause of death in developing countries. Coronary heart disease caused 17.9 million deaths in 2016-31% of all deaths worldwide. More than three-quarters of deaths in developing countries are caused by heart and vascular diseases. Excessive physical activity, stress, cold weather, unhealthy lifestyle, and family history of heart disease are risk factors for coronary heart disease. The risk of coronary heart disease increases in patients who have many risk factors for heart disease.  Therefore, individuals with these risk factors are advised to do early detection with regular heart record checks to prevent and if heart rhythm disturbances are found, patients can undergo further examination based on clinical symptoms and heart record results. The service activity aims to early detection of coronary heart disease through electrocardiogram checks in the academic community of Khairun University. The method used was heart record examination and questioning related to complaints felt when examined. The results obtained from this activity were 14 people who had varying electrocardiogram results. From the activity, it is necessary to periodically monitor the risk of coronary heart disease in order to prevent the occurrence of heart disease. Keywords: Early Detection, Coronary Heart Disease, Electrocardiogram Examination
Karakteristik Klinikopatologi Karsinoma Duktal Invasif di Maluku Utara Az Zahra, Jauharah; Santosa, Arif; Do Toka, Wahyunita
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i9.14419

Abstract

ABSTRACT Breast cancer is a pathological condition where uncontrolled development of cells occurs within the breast tissue, either in one or both breasts. Invasive breast cancer refers to breast cancer where abnormal cells from the lobules or milk ducts spread to the surrounding breast tissue. Invasive breast cancer that spreads to other organs of the body is also referred to as metastatic breast cancer. To determine the clinicopathologic characteristics of invasive ductal carcinoma in North Maluku. This study is a descriptive study using a cross-sectional design with a retrospective approach from Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate Hospital and RSI PKU Muhammadiyah North Maluku using secondary data from medical records in 2018-2023 that meet the inclusion criteria and exclusion criteria. Data obtained from 164 samples, the majority of patients were 45-59 years old (47%), female (100%), stage IIIB (97%), had right lateralization (RSBC) (55.5%), and mostly grade 2 (46.3%). Invasive ductal carcinoma patients in North Maluku were most commonly diagnosed at the age of 45-59 years, female, stage IIIB, right lateralization (RSBC), and grade 2. Keywords: Invasive Breast Carcinoma, Staging, Lateralization, Grading  ABSTRAK Kanker payudara adalah suatu kondisi patologis dimana perkembangan sel-sel yang tidak terkendali terjadi di dalam jaringan payudara, baik pada satu atau kedua payudara. Kanker payudara invasif merujuk pada kanker payudara dimana sel-sel abnormal dari lobulus atau saluran susu menyebar ke jaringan payudara sekitarnya. Kanker payudara invasif yang menyebar ke organ tubuh lainnya juga disebut sebagai kanker payudara metastasis. Untuk mengetahui karakteristik klinikopatologi karsinoma duktal invasif di Maluku Utara. Penelitian ini adalah studi deskriptif, menggunakan desain cross-sectional, dengan pendekatan retrospektif dari RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate dan RSI PKU Muhammadiyah Maluku Utara dengan menggunakan data sekunder rekam medik tahun 2018-2023 yang memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan dari sampel yang diperoleh dari 164 sampel, mayoritas pasienberusia 45-59 tahun (47%), berjenis kelamin perempuan (100%), stadium IIIB (97%), mengalami lateralisasi kanan (RSBC) (55,5%), dan sebagian besar grade 2 (46,3%). Pasien karsinoma duktal invasif di Maluku Utara paling sering terdiagnosis di rentang usia 45-59 tahun, dengan jenis kelamin wanita, stadium IIIB, lateralisasi tumor ke kanan (RSBC), dan berada pada grade 2. Kata Kunci: Karsinoma Payudara Invasif, Stadium, Lateralisasi, Grading 
PENDAMPINGAN PKK DESA GAMLAMO MELALUI PEMANFAATAN IKAN TERI NASI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA GAMLAMO, KABUPATEN HALMAHERA BARAT Abdullah, Abulkhair; Do Toka, Wahyunita; Sandrawati, Sandrawati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.442-448

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang serius di Indonesia, terutama pada anak-anak di bawah usia lima tahun. Fenomena ini menjadi tantangan besar bagi kesehatan masyarakat. Desa Gamlamo yang terletak di Kabupaten Halmahera Barat, adalah salah satu wilayah yang menghadapi tantangan ini. Tingkat stunting yang masih tinggi di Kabupaten Halmahera Barat mencerminkan kebutuhan untuk meningkatkan pola makan dan asupan gizi keluarga. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah pemanfaatan ikan teri nasi sebagai sumber makanan bergizi. Tujuan dari PKM ini ialah memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat tentang pemanfaatan ikan teri nasi kering sebagai makanan pendamping ASI (MPASI), cara pengolahannya yang efektif dan efisien, serta memberdayakan masyarakat dalam mengurangi angka stunting di Desa Gamlamo. Tahapan pelaksanaan PKM terdiri dari persiapan (survei lokasi, observasi, dan penentuan prioritas masalah); pelaksanaan (sosialisasi, pelatihan, dan penerapan teknologi); dan evaluasi. Berdasarkan evaluasi kegiatan yang dilakukan, program PKM yang dilaksanakan dapat meningkatkan pengetahuan mitra. Evaluasi dilakukan sebanyak 2 kali. Keduanya menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan (p 0,05). Pada evaluasi pertama, nilai rata-rata pre-test sebesar 50 dan meningkat menjadi 85 pada saat post-test. Sedangkan untuk evaluasi kedua, nilai rata-rata pre-test sebesar 51 dan meningkat menjadi 87 pada saat post-test. Hasil tersebut menunjukkan bahwa program PKM yang dilaksanakan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra.
THE CORRELATION BETWEEN RISK FACTORS WITH INCIDENCE OF PREECLAMPSIA Ammarie, Amalia Sumaya; Hani, Ummu; Do Toka, Wahyunita
Indonesian Journal of Health Science Vol 8 No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ijhs.v8i2.8920

Abstract

Preeclampsia is a disorder that occurs in the mother and fetus during pregnancy which is one of the problems in pregnancy worldwide, especially in countries with low maternal health levels. Many risk factors contribute to the incidence of preeclampsia, including age, obesity, gravida status or parity, anaemia, history of hypertension, previous history of preeclampsia, and multiple pregnancies. This study aims to determine the association of risk factors with the incidence of preeclampsia at RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate. This is an observational-analytic study with 169 consecutive samples. Using the chi-square test there is a relationship between preeclampsia and age, obesity, and a history of hypertension (p<0.001); anaemia (p=0.039). There is no relationship between preeclampsia and the status of gravida (p=0,514) and multiple pregnancies (p=0.525). It can be concluded that there is an association between preeclampsia and age, obesity, anaemia, and a history of hypertension and no association between preeclampsia and status of gravida and multiple pregnancies
Identification of Gram Negative Bacteria in the Urine of Catheterized Patients at Referral Hospital in Ternate Waraningsih, Septiana; Do Toka, Wahyunita; Dahlan, Muhammad; Rachman, Ismail
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol. 33 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkb.2024.033.02.5

Abstract

Infections can occur anywhere and often occur usually sourced from hospitals. Nosocomial infection is an infection caused by various microorganisms, one of which is bacteria originating from the hospital environment. Gram-negative bacteria, especially the Enterobacteriaceae family, are the main bacteria that cause nosocomial infections. One of the common infectious diseases in health care is urinary tract infection and some UTIs are caused by catheter insertion. This research aimed to identify gram-negative bacteria in the urine of catheterized patients at RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie, a referral hospital in Ternate. The research method is descriptive observational with a cross sectional approach using a total sampling technique obtained 83 samples from November 14, 2023 to December 17, 2023. The results showed that 7 samples (8.4%) were identified as positive for gram-negative bacteria with 7 types of bacterial species and the highest percentage of bacteria was Escherichia coli (33.4%). The use of urinary catheters was mostly female (55.4%) with the highest age in the age group 56-65 years (34.9%) and the duration of urinary catheter use was mostly in samples with a duration of <72 hours (90.4%). In conclusion, gram-negative bacteria were identified in the urine of catheterized patients.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TERHADAP PENYAKIT “TOKSOPLASMOSIS” DAN SUMBER PENYEBABNYA KEPADA MASYARAKAT KELURAHAN SULAMADAHA TERNATE Rahman, Ismail; Nur, Amran; Toka, Wahyunita Do
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25925

Abstract

Penyakit menular yang disebabkan oleh parasit kurang mendapat perhatian masyarakat karena umumnya tidak mengancam jiwa sehingga masyarakat cenderung abai sehingga mulai menyadari ketika penyakit tersebut sudah memasuki fase yang lebih berat. Toksoplasmosis merupakan penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang berasal dari hewan dan dapat menular ke manusia dengan sumber penyebab parasit Toxoplasma gondii. Penyakit ini kerap jadi masalah terhadap para wanita karena menjadi salah satu penyebab tidak subur dalam proses reproduksi. Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan agar masyarakat dapat mengetahui etiologi/penyebab, siklus hidup, hewan apa saja yang dapat terinfeksi, bagaimana penularan dan bahaya Toxoplasma pada manusia serta langkah-langkah pencegahan terhadap Toxoplasmosis. Proses pelaksanaan kegiantan dalam bentuk penyuluhan langsung kepada masyarakat. Dari kegiatan yang telah dilaksanakan masyarakat sudah dapat memahami bagaimana melakukan pencegahan secara dini terhadap adanya dampak dari toxoplakmosis terutama terhadap sumber penularannya.