Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Formulasi Krim Ekstrak Daun Johar (Cassia siamea Lamk.) Dengan Perbandingan Trietanolamin Dan Setil Alkohol Sebagai Antibakteri Staphylococcus aureus Puspitasary, Kiki; Murti, Rita Widiyasari; Novitasari, Meliana; Yulianto, Dwi Joko
Jurnal Farmasi dan Farmakoinformatika Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jff.2025.v3i1.11342

Abstract

Daun johar mengandung senyawa metabolit sekunder berupa alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Senyawa metabolit tersebut mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Senyawa-senyawa tersebut diambil dengan cara maserasi. Maserasi menggunakan pelarut etanol 96% selama 5 hari. Esktrak yang didapat kemudian dibuat menjadi sediaan krim. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi emulgator terhadap sifat fisik sediaan dan nilai daya hambat pertumbuhan bakteri setelah dibuat menjadi krim. Konsentrasi ekstrak daun johar disetiap formula adalah 8%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, ekstrak etanol daun johar dengan konsentrasi 8% dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus sebesar 14,9 mm. Krim yang dibuat menggunakan emulgator trietanolamin dan setil alkohol. Konsentrasi trietanolamin pada Formula I (2,5%), Formula II (3,0%), Formula III (4,0%). Konsentrasi setil alkohol pada Formula I (2,0%), Formula II (2,5%), Formula III (3,0%). Evaluasi fisik yang dilakukan yaitu organoleptis, homogenitas, viskositas, pH, daya sebar dan daya lekat, serta dilakukan uji aktivitas antibakteri. Hasil data diolah secara statistik menggunakan One Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Formula III memiliki stabilitas yang paling baik. Hal ini dikarenakan kombinasi 2 emulgator yang mempunyai sifat saling mendukung, yaitu mampu meningkatkan konsistensi sediaan dan memiliki bentuk yang stabil. Formula I memberikan hasil daya hambat yang paling tinggi yaitu 16,8 mm. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun johar dapat dibuat sediaan krim dan adanya perbedaan konsentrasi emulgator dapat mempengaruhi stabilitas dan aktivitas antibakteri sediaan krim.
Faktor yang memengaruhi kejadian post traumatic stress disorders pascapandemi pada wanita di berbagai kondisi Tri Atmojo, Joko; Pradana Putri, Anggie; Kuntari, Saras; Noerlita Ningrum, Andriani; Tri Handayani, Rina; Widiyanto, Aris; Rejo, Rejo; Setyorini, Catur; Rahma Widyaningrum, Nova; Zamani, Ahmad; Nurhayati, Isnani; Dewi Lieskusumastuti, Anita; Puspitasary, Kiki; Nur Fauziah, Ani; Yuniarti, Tri; Sayekti Heni Sunaryanti, Sri; Iswahyuni, Sri; Ihdina Fityatal Hasanah, Yesi; Sabngatun, Sabngatun; Nurrochim, Nurrochim; Daryanto, Daryanto; Hanifah, Lilik; Maesaroh, Siti; Novitasari, Meliana; Indarto, Indarto; Karmadi, Karmadi; Nur Rokhmatun, Puji; Syauqi Mubarok, Ahmad; Anasulfalah, Hakim; Rohmi, Rohmi; Febri Susanti, Rinandita; Hidayati, Anisa; Joko Yulianto, Dwi; Verasita, Prissy; Azmiardi, Akhmad; Rasyid Ridha, Achmad; Irawati, Dina; Triwibowo, Joko; Ernawati, Heni; Indah Wulandari, Dwi; Lestari, Dwi; Khansa Azizah, Fara; Suciyati, Suciyati; Miranda Juandrina, Shella; Adi Saputro, Endri; Tri Darmayanti, Aquartuti; Hanif, Ihsan; Maratul Munawar, Siti; Yuli Ayuningrum, Ika; Mirsanti, Faradilla
Avicenna : Journal of Health Research Vol 8, No 1 (2025): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v8i1.1365

Abstract

PELATIHAN SENAM HIPERTENSI UNTUK MENGONTROL TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DUSUN TANEN, KEMUNING, NGARGOYOSO, KARANGANYAR Indarto, Indarto; Yulianto, Dwi Joko; Wibowo, Joko Tri; Puspitasary, Kiki
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2024): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v2i6.2892

Abstract

Hypertension is a health problem that is quite dangerous throughout the world because hypertension is the main risk factor that leads to cardiovascular diseases such as heart attack, heart failure, stroke, and kidney disease. In 2016, ischemic heart disease and stroke became the two main causes of death in the world. Based on the 2018 Riskendes Central Java Province Report, data on patients suffering from hypertension in Central Java Province was 63,191, and hypertension sufferers in Karanganyar Regency were 1,651. It is important to carry out health education to control the blood pressure of hypertension sufferers through counseling activities and hypertension exercises. The methods used in this activity are lectures or delivery of material, discussions and questions and answers, checking participants' blood pressure, and hypertension exercises. 47 participants attended. After doing regular hypertension exercises for 2 weeks (twice a week for 30 minutes), the results were obtained in the form of optimal blood pressure increasing, normal high blood pressure decreasing, mild hypertension remaining, moderate hypertension decreasing, severe hypertension remaining, hypertension very severe decline, even non-existent or zero. So it can be concluded that hypertension exercise can be an effort to reduce the blood pressure of hypertension sufferers.
Evaluasi Formula dan Uji Aktivitas Antibakteri Gel Ekstrak Daun Johar (Cassia siamea L.) dengan Beberapa Perbandingan Gom Arab dan Tragakan Terhadap Staphylococcus aureus Puspitasary, Kiki; Nur Wijayanti, Anisa; Indarto, Indarto
Jurnal Farmasi Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 01 (2023): Jurnal Farmasi Sains dan Teknologi
Publisher : PC Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65117/1mdtea98

Abstract

Skin infections are caused by bacteria, one of which is the Staphylococcus aureus bacteria, which causes acne. One plant that has antibacterial properties is the johar leaf plant (Cassia siamea L.). This plant contains alkaloids, flavonoids, saponins, and tannins. This study aims to determine the antibacterial activity of johar leaf extract gel preparations. One preparation that is suitable for use with acne is gel. Gel is considered more comfortable to use, causes a cooling sensation when it comes into contact with infected skin, is easier to apply, and spreads well. The research method used is experimental in the laboratory. Johar leaf extract was made into a gel preparation, starting with a preliminary test of the extract against bacteria. The results obtained showed that a concentration of 3% johar leaf extract provided the greatest inhibitory power, namely 23.83 mm. The gelling agents used were gum arabic and tragacanth with a ratio of FI (10%:2%), FII (11%:3%), and FIII (12%:4%). The evaluations of the gel preparations carried out were organoleptic, homogeneity, pH, viscosity, spreadability, and adhesive power. Furthermore, all formulas were tested for antibacterial activity using the well method. The results obtained in this study indicate that the FI, FII, and FIII gel preparations meet the physical requirements for gels. The antibacterial activity test showed that FIII was able to provide the highest inhibitory power, namely 14.18 mm.
Hubungan Tingkat Kepatuhan Pasien Geriatri pada Penggunaan Obat Antihipertensi terhadap Peningkatan Kualitas Hidup di Puskesmas Grogol Nova Rahma, Widyaningrum; Puspitasary, Kiki; Wibowo, Joko Tri; Hapsari, Fauziah Nur
Jurnal Farmasi Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 01 (2023): Jurnal Farmasi Sains dan Teknologi
Publisher : PC Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65117/w5p9nq52

Abstract

Salah satu penyakit tidak menular, bersifat degenerative dan memerlukan terapi yang panjang adalah hipertensi. Hipertensi merupakan kondisi di mana tekanan darah sistolik >140mm/Hg dan tekanan darah diastolic >90 mm/Hg. Terapi jangka panjang ini memerlukan konsistensi dan kepatuhan tinggi dari penderita agar pengobatan optimal. Rendahnya tingkat kepatuhan penderita minum obat menjadi salah satu faktor yang dapat menghambat penurunan tekanan darah penderita kembali normal dan menurunkan kualitas hidup penderita. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan tingkat kepatuhan pasien geriatri pada penggunaan obat antihipertensi terhadap peningkatan kualutas hidup. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross sectional menggunakan 17 sampel pasien geriatri sesuai kriteria inklusi dan ekslusi. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling menggunakan alat ukur kuesioner. Kuesioner tingkat kepatuhan dengan MMAS-8 dan kuesioner kualitas hidup dengan WHOQOL-BREF. Sebanyak 35% responden memiliki tingkat kepatuhan tinggi, 30% responden memiliki tingkat kepatuhan sedang dan 35% responden memiliki tingkat kepatuhan rendah. Sebanyak 56% responden memiliki kualitas hidup sangat baik, sisanya memiliki kualitas baik. Berdasarkan analisis bivariat dengan uji korelasi spearman dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat kepatuhan pasien geriatri pada penggunaan obat antihipertensi dan kualitas hidup di Puskesmas Grogol (p value = 0,000 < 0,05). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan  bermakna antara tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi dengan peningkatan kualitas hidup pasien geriatri penderita hipertensi
PENYULUHAN DAGUSIBU DI POSYANDU LANSIA NGUDI WARAS RW 01, KELURAHAN KENEP, KECAMATAN SUKOHARJO, KABUPATEN SUKOHARJO Puspitasary, Kiki; Joko Yulianto, Dwi; Tri Wibowo, Joko
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v2i2.452

Abstract

Pemerintah telah melakukan usaha untuk mengatasi masalah pengelolaan obat di lingkungan rumah tangga melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Didalam GERMAS terdapat GEMA CERMAT, yang fokus pada sosialisasi DAGUSIBU dan mendirikan kader di tengah masyarakat untuk meningkatkan cara pengelolaan obat secara benar. Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pengurus posyandu lansia Ngudi Waras RW 01, Kelurahan Kenep, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo. Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pengurus posyandu lansia Ngudi Waras, bahwa banyak anggota lansia yang memiliki keluhan kesehatan. Sebagian besar anggota lansia lebih memilih melakukan pengobatan sendiri hanya berdasarkan informasi dari sesama lansia atau kerabat dengan minimnya pengetahuan tentang pengelolaan obat dengan baik dan benar. Hal ini menyebabkan pengelolaan obat di rumah tangga menjadi tidak tepat. Oleh karena itu kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dalam pengelolaan obat di rumah tangga. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan yang melalui beberapa tahapan yaitu persiapan, pemeriksaan darah, pretest, penyuluhan dan postest. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa lansia di Posyandu Lansia Ngudi Waras yang telah mendapatkan penyuluhan menjadi lebih paham mengenai pengelolaan dan penggunaan obat yang baik dan benar. Hal ini dibuktikan dengan hasil postest dalam kategori baik sebanyak 18 orang (42,85%) dari total 42 orang yang hadir. Jumlah ini sudah dapat dikatakan baik, mengingat peserta yang hadir merupakan lansia dengan usia diatas 50 tahun dan sudah mengalami penurunan daya ingat. Berdasarkan hasil kegiatan, dapat membuktikan bahwa penyuluhan sangat berdampak pada tingkat pengetahuan seseorang jika dilihat dari hasil postest.
PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK DALAM UPAYA DETEKSI DINI PENYAKIT DEGENERATIF DI KELURAHAN BALUWARTI, SURAKARTA puspitasary, kiki; Ningrum, Andriani Noerlita; Novitasari, Meliana; Yulianto, Dwi Joko; Indarto, Indarto
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2023): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v1i12.1925

Abstract

Degenerative disease is a condition that occurs due to a decrease in the function of a tissue or organ due to the aging process. It is not uncommon for elderly people to realize this disease only when the disease is already in a serious condition with complications, resulting in an increase in morbidity and mortality rates, as well as a decrease in the elderly's quality of life and a decrease in the elderly's ability to carry out daily activities. One of the early detections carried out is routine checks for three body conditions that can cause various degenerative diseases, namely, checking blood sugar levels, checking uric acid levels, checking cholesterol, and checking blood pressure. Early detection can be done by empowering cadres of PKK women in the environment around where the elderly live. The Baluwarti sub-district area is one of the areas in Surakarta that has elderly people with degenerative diseases. Because of this history, there is a need for control efforts from the government and private sector. One of the efforts is to empower PKK women cadres to carry out early detection of degenerative diseases. The method used in this activity is an educational approach and health examination. The results of the health examination obtained in this activity were elderly people with high blood sugar levels, namely 48.1%; uric acid levels above normal, namely 61.5%; cholesterol levels above normal, namely 53.8%; and high blood pressure, namely 55.8%. This shows that the majority of elderly people in the Baluwarti Village area suffer from degenerative diseases.
METAANALISIS COST-EFFECTIVE TELEMEDICINE DALAM MENANGANI MASALAH KESEHATAN JIWA: MEMENUHI TEKNOLOGI YANG BELUM TERCAPAI SETELAH PANDEMI COVID-19 Tri Atmojo, Joko; Pradana, Anggie; Kuntari, Saras; Noerlita Ningrum, Andriani; Tri Handayani, Rina; Widiyanto, Aris; Rejo, Rejo; Setyorini, Catur; Rahma Widyaningrum, Nova; Zamani, Ahmad; Nurhayati, Isnani; Dewi Lieskusumastuti, Anita; Puspitasary, Kiki; Nur Fauziah, Ani; Yuniarti, Tri; Sayekti Heni Sunaryanti, Sri; Iswahyuni, Sri; Ihdina Fityatal Hasanah, Yesi; Sabngatun, Sabngatun; Nurrochim, Nurrochim; Daryanto, Daryanto; Hanifah, Lilik; Maesaroh, Siti; Novitasari, Meliana; Indarto, Indarto; Karmadi, Karmadi; Nur Rokhmatun, Puji; Syauqi Mubarok, Ahmad; Anasulfalah, Hakim; Suparti, Sri; Rohmi, Rohmi; Febri Susanti, Rinandita; Hidayati, Anisa; Joko Yulianto, Dwi; Verasita, Prissy; Azmiardi, Akhmad; Rasyid Ridha, Achmad; Irawati, Dina; Triwibowo, Joko; Sindi Wardani, Galuh; Aditya, Mifta; Reza Kurnia, Febria; Eri Pramuja, Wanda; Ardia Pramesti, Risa; Setiawan Manurung, Budi; Puji Lestari, Apriliani; Auraldi Nansurya, Alga; Ernawati, Heni; Tri Darmayanti, Aquartuti; Ismail, Aem; Hanif, Ihsan; Maratul Munawar, Siti; Aqsyari, Rizki; Yuli Ayuningrum, Ika; Mirsanti, Faradilla
Avicenna : Journal of Health Research Vol 6, No 2 (2023): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v6i2.949

Abstract