Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS PERCEPATAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG PADA RUMAH SUSUN AIR PACAH KOTA PADANG Hakim, Lukmanul; Nusa, Ahmad Bima
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2024): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v3i1.9544

Abstract

Estimasi biaya menjadi hal yang paling penting untuk diperhatikan dalam manajemen pembangunan suatu proyek konstruksi. Manajemen biaya merupakan suatu metode penaksir biaya maupun produktivitas yang akan dikeluarkan oleh suatu proyek yang dilakukan melalui sebuah teknologi tertentu. Sering kali ditemui keterlambatan pengerjaan atau penyelesaian sebuah proyek konstruksi karena tidak sesuainya jadwal perencanaan dengan tindakan realisasiya. Keterlambatan seperti ini bisa saja disebabkan oleh hal lain dan cara menanganinya adalah dengan melakukan percepatan berupa menambahkan tenaga kerja, menambahkan jam kerja atau mengkombinasikan kedua cara tersebut. Tahap menghitung estimasi biaya diawali dengan menggunakan microsoft project untuk menemukan lintasan kritis lalu melakukan menemukan cost slop melalui kegiatan crashing kemudian menganalisisnya melalui teknik time cost trade of analysis. Hasil akhir dari perhitungan proyek dengan durasi 14 hari ini adalah teknik mengkombinasikan penambahan jam dan tenaga kerja membutuhkan biaya Rp. 126.392.150, teknik menambahkan jam kerja membutuhkan biaya Rp. 162.606.150, sementara teknik menambahkan tenaga kerja membutuhkan biaya Rp. 120.296.000. Karena teknik menambahkan tenaga kerja menjadi teknik dengan perkiraan biaya yang paling sedikit, maka teknik tersebutlah yang ditetapkan menjadi alternatif percepatan pengerjaan proyek sehingga pihak pelaksana hanya perlu manambahkan biaya 5,69% dari biaya normal yaitu Rp113.820.000.
EVALUASI SALURAN DRAINASE PADA JALAN MEKATANI MERENDAL PASAR VII KECAMATAN PATUMBAK KABUPATEN DELI SERDANG PROVINSI SUMATERA UTARA Larosa, Ricky Jonathan; Nusa, Ahmad Bima
Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2023): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v2i2.8822

Abstract

Sistem drainase yang merupakan salah satu infrastruktur yang perlu di perhatikan untuk mengurangi air yang berlebih yang disebabkan oleh hujan sehingga terjadi genangan. Oleh karena itu akan melakukan pengkajian salah satu daerah yang sering terjadi genangan di Marendal Pasar VII, jalan Mekatani, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode mononobe. Penelitian ini dilakukan dengan cara menghitung kapasitas saluran drainase, selanjutnya hasil yang didapat akan dibandingkkan dengan debit rencana yang diperoleh. Dari hasil evaluasi saluran drainase yang diperoleh, maka di dapatkan maka bahwa keempat saluran eksisting tidak mampu menampung debit rencana. Maka perlu melakukan perencanaa ulang saluran eksisting dengan menambahkan lebar serta tinggi saluran, maka debit rencana ulang didapatkan sebesar = 4,045 m3/det lebih besar dari debit banjir rencana = 1,994 m3/det. Sehingga dapat disimpulkan bahawa kapasitas rencana ulang aman untuk digunakan.
ANALISIS PENJADWALAN PROYEK ENGAN METODE CPM DAN PDM MENGGUNAKAN APLIKASI MICROSOFT PROJECT 2019 PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PUSKESMAS SUSUA KABUPATEN NIAS SELATAN Hia, Rezeki Agus Putra; Nusa, Ahmad Bima
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2024): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v3i1.9545

Abstract

Pada dasarnya proyek adalah kegiatan sekali lewat, dengan waktu dan sumber daya terbatas untuk mencapai hasil akhir yang telah di tentukan. proyek terdapat tiga unsur utama yang menjadi perhatian yakni biaya, mutu, dan waktu. Untuk memenuhi hal ini maka suatu perusahaan harus mempunyai metode atau cara yang dapat digunakan, sehingga semua sumber daya yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara optimal. Dalam pelaksanaan pekerjaan proyek pembangunan Gedung Puskesmas Susua Kabupaten Nias Selatan, menggunakan metode kurva S sebagai perencanaan waktu pelaksanaan pekerjaan. Maka dalam penelitian dilakukan evaluasi untuk meneliti masalah penjadwalan proyek dengan menggunakan metode CPM dan PDM yang nantinya juga dapat digambarkan dalam bentuk network, menetukan urutan pekerjaan yang mendahului atau didahului proyek dan lintasan kritisnya.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui lintasan kritis dan durasi pekerjaan sehingga pekerjaan mana saja yang membutuhkan perhatian agar tepat pada waktu yang ditentukan. Metode penelitian yang dilakukan pada gedung Puskesmas Susua dimulai dengan membentuk jaringan kerja, menghitung durasi pekerjaan, menetukan lintasan kritisnya dengan metode CPM dan PDM menggunakan microsoft project 2019 serta membandingkan kedua metode tersebut. Hasil penelitian analisis menunjukan bahwa antara kedua metode memiliki lintasan kritis dan durasi yang berbeda. Jumlah kegiatan lintasan kritis pada metode CPM menggunakan microsoft project 2019 yaitu 17 kegiatan dengan jumlah durasi yang didapat adalah 266 hari, sedangkan metode PDM dengan menggunakan microsoft project 2019 memiliki dua konstrain yaitu SS (Start to Start) dan FS (Finish to Start) dengan jumlah kegiatan kritisnya yaitu 13 kegiatan dan jumlah durasi yang didapat adalah 240 hari. Durasi CPM yang lebih lama dibandingkan PDM terjadi karena konstrain yang bekerja pada CPM hanya konstrainfinish to start (kegiatan dimulai apabila kegiatan sebelumnya selesai).
ANALISIS WAKTU DAN BIAYA BERDASARKAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA PROYEK REHABILITASI KANTOR KONI Zebua, Andi Peralihan; Nusa, Ahmad Bima
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 3 (2024): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i3.9875

Abstract

Proyek rehabilitasi kantor koni ini merupakan proyek yang proses pengerjaan dan pelaksanan mengalami percepatan, yang dimana pada time schedule rencana yaitu 22 minggu pelaksanaan. Akan tetapi pada time schedule realisasi yang terlaksana di lapangan yaitu 18 minggu pengerjaan, maka proyek KONI tersebut terlaksana lebih cepat dari perkiraan rencana pelaksaan. Dengan itu saya tertarik menganalisis proyek rehabilitasi Kantor KONI ini dengan menggunakan metode produktivitas tenaga, yang dimana metode ini digunakan untuk menghitung produktivitas tenaga kerja setiap harinya. Salah satu faktor yang mempengaruhi besarnya produktivitas pekerjaan adalah jumlah tenaga kerja, namun jumlah tenaga kerja perharinya perlu dibatasi berdasarkan kuantitas pekerjaan dan ongkos pekerjaan proyek tersebut. Dari perhitungan tersebut produktivitas tenaga kerja di lapangan didapat sebesar 125% dan produktivitas berdasarkan rencana yaitu 100%. Sehingga produktivitas tenaga kerja di lapangan lebih cepat 25% dari perencanaan. Berdasarkan perencanaan yang telah dibuat dengan waktu pelaksanaan selama 150 hari. Sedangkan pengamatan di lapangan, didapatkan realisasi dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari.
Kajian Kuat Tekan Beton dengan Penambahan Zat Polymer Sebagai Bahan Pengisi Agregat Terhadap Mutu Beton K-300 (25 MPa) Siahaan, Desri Yuniarso; Nusa, Ahmad Bima; Dirgantara, Rahmat; Hanova, Yudha; Sari, Kartika Indah
AKSIOMA : Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi Vol. 2 No. 2 (2025): AKSIOMA : Jurnal Sains, Ekonomi dan Edukasi
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/aksioma.v2i2.902

Abstract

Concrete has now become one of the main materials in buildings that are very important to meet the needs of civil buildings. In various infrastructure buildings in the world, concrete made using portland cement is the biggest material that is most widely used compared to other materials such as steel, wood or bamboo. The concrete industry is the world's largest user of natural resources. Hardened concrete is a combined material consisting of coarse aggregate, fine aggregate, cement and admixture or additives if needed. One way is to replace one of the basic ingredients for making concrete with polymer. A polymer is a long molecule containing chains of atoms linked together through covalent bonds formed through a polymerization process in which monomer molecules react together chemically to form a linear chain or three-dimensional network of polymer chains. The type of polymer used in this test is a recycled polypropylene polymer (plastic pellet). The purpose of this study was to determine the compressive strength of concrete and to determine the slump value of concrete. The effect of adding polymer with variations of 0%, 2% and 4% with a design concrete quality of 25 MPa at the age of 7 days and 28 days. 28 days of concrete reached 25.27 MPa. After researching the effect of adding polymer to the concrete mix can increase the compressive strength of concrete because the test results reach the design quality.