Setyorini, Andri
Program Studi Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Surya Global Yogyakarta

Published : 45 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

TERAPI BENSON DENGAN KOMBINASI MUROTTAL SURAH AR-RAHMAN BERPENGARUH TERHADAP TINGKAT STRES PADA PASIEN HIPERTENSI Andri Setyorini; Sri Nur Hartiningsih; Nur Tariza K. Tangahu
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 14 No 1 (2024): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v14i1.409

Abstract

Penyakit Hipertensi ketika dalam pengukuran tekanan darah menghasilkan tekanan sistol (angka pertama) ≥ 140 mmHg dan/ atau tekanan diastol (angka yang kedua) ≥ 90 mmHg dalam jangka lebih dari 1 kali kunjungan. Terapi Komplementer dapat membantu menurunkan tingkat stres. Salah satu jenis terapi yang di gunakan untuk menurunkan tingkat stres adalah terapi benson dengan kombinasi murotal surah Ar Rahman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pengaruh Terapi Benson Kombinasi Dengan Murottal Surah Ar Rahman Terhadap Tingkat Stress Pada Pasien Hipertensi penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan pre-eksperimental. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 25 orang. Instrumen yang digunakan yaitu berupa Lembar monitoring kegiatan pemberian terapi benson dengan kombinasi murotal surah Ar Rahman serta Kuesioner Depresion, Anxiety, Stress Scale (DASS-42). Uji analisis yang digunakan adalah Wilcoxon. Tingkat Stres pada pasien Hipertensi sebelum dilakukan pemberian Terapi Benson Dengan Kombinasi Murottal Qur’an Surah Ar Rahman mayoritas pada kategori Stres ringan sebanyak 16 orang (64,0%), Tingkat Stres pada pasien Hipertensi sesudah dilakukan pemberian Terapi Benson Dengan Kombinasi Murottal Qur’an Surah Ar Rahman mayoritas pada kategori Stres normal sebanyak 22 orang (88,0%). Teknik relaksasi Benson berfungsi untuk menghambat aktifitas saraf simpatis dengan menurunkan komsumsi oksigen didalam tubuh serta menimbulkan perasaan yang tenang dan aman dengan merileksasikan otot tubuh. Terapi murottal dapat berfungsi untuk menurunkan hormon – hormon stress dan mengaktifkan hormon endofrin, mengalihkan perhatian dan rasa takut, cemas dan tegang, sehingga menghasilkan perasaan yang rileks. Kesimpulan adalah ada pengaruh Pemberian Terapi Benson Dengan Kombinasi Murottal Qur’an Surah Ar Rahman Terhadap Tingkat Stres Pada Pasien Hipertensi dengan nilai Z –4.376 signifikasi ρ-value 0,000 < 0,05.
PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA VIDEO TENTANG KANKER PAYUDARA BERPENGARUH TERHADAP PENGETAHUAN PENCEGAHAN KANKER PAYUDARA Sri Nur Hartiningsih; Andri Setyorini; Pipin Nurhayati; Yeni Isnaeni
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 14 No 1 (2024): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v14i1.416

Abstract

Kanker payudara adalah kanker yang paling sering terjadi dikalangan perempuan di dunia. Saat ini kanker payudara merupakan penyebab kematian kedua setelah kanker Rahim. Di Indonesia lebih dari 80% pasien datang kerumah sakit dengan kondisi sudah stadium lanjut, sehingga upaya penyembuhan sangat sulit dilakukan. Wanita muda tidak menjamin aman dari kanker payudara, sehingga perlunya pengetahuan tentang deteksi dini pada wanita muda terutama pada remaja perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video tentang kanker payudara terhadap pengetahuan pencegahan kanker payudara. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan pre-eksperimental. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 25 orang. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner pengetahuan. Uji analisis yang digunakan adalah paired t tes. Hasil pada penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan skor dengan nilai mean pengetahuan sebesar 9 dan memiliki standar deviasi ±45.16 dengan nilai p-value = .000 (nilai p<0,05), jadi hasil penelitian ini bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan media audio visual tentang kanker payudara terhadap pengetahuan remaja di SMAN 5 Puspanegara, Yogyakarta. Kesimpulan adalah pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video tentang kanker payudara terhadap pengetahuan pencegahan kanker payudara pada Remaja di SMAN 5 Puspanegara, Yogyakarta. Saran penelitian adalah tenaga kesehatan disarankan rutin untuk melakukan Pendidikan kesehatan dalam rangka peningkatan pengetahuan dan upaya pencegahan pada Remaja dalam mencegah kanker payudara
PENGARUH BUERGER ALLEN EXERCISE TERHADAP KEKUATAN OTOT PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Setyorini, Andri; Hartiningsih, Sri Nur; Martani, Eka Ayunda; Darmawan, Ardhian Indra
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v16i2.467

Abstract

Background: Diabetes mellitus has a side effect of decreasing neuropathy which can cause people to have less sensitive feet. Sensation or decreased sensitivity of the feet is one of the risk factors for ulcers. It is necessary to do Buerger Allen Exercise physical activity to increase muscle strength in patients with Type 2 Diabetes Mellitus. Research Objective: To determine the Effect of Buerger Allen Exercise on Muscle Strength in Patients with Type 2 Diabetes Mellitus. Research Method: This type of research is a pre-experiment with a one-group pre-post test design. The respondents in this study were patients with type 2 diabetes mellitus at the Pleret Bantul Yogyakarta Health Center. The population in this study was 32 patients with type 2 diabetes mellitus at the Pleret Public Health Center Bantul Yogyakarta. The sampling technique used was random sampling with a total of 20 respondents. This research was conducted in February 2025. The instrument used was Manual Muscle Testing. The test used was the Paired T-test, to measure the presence or absence of influence. Research Results: The average muscle strength before being given Buerger Allen Exercise was 73.65. The average muscle strength after being given Buerger Allen Exercise was 91.65. There was an increase in muscle strength score of 18.00. The p value of the Paired T-test = 0.000 (p value <0.05). Conclusion: There is an Effect of Buerger Allen Exercise on Muscle Strength in Type 2 Diabetes Mellitus Patients at the Pleret Bantul Health Center, Yogyakarta.
The Education and Counseling for Scabies Prevention: Edukasi Dan Konseling Guna Pencegahan Scabies Setyorini, Andri; Lutifah , Rahmiyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini
Publisher : Ruang Ide Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58516/jpmkt.v1i1.12

Abstract

Abstract Background: Scabies is a contagious skin infection disease caused by a type of tick. Scabies disease ranks 3 of the 12 most common skin diseases in Indonesia. The high prevalence of scabies is generally found in environments with high population density and interpersonal contacts such as prisons, orphanages, and Islamic boarding schools. Improving knowledge and attitudes of students can be done by providing health education with appropriate and effective learning methods. A person's knowledge and attitude certainly has a role to play in prevention by practicing good personal hygiene to prevent the occurrence of scabies, besides that someone can also know about what factors cause scabies.Activity: This activity is Education and Counseling for Scabies Prevention given to Santri at Al I'tishom Islamic Boarding School Gunung Kidul Yogyakarta. Objective: To increase the knowledge and attitudes of students in scabies prevention behavior. Method of Implementation: The implementation of this community service is carried out online using goo meet in 3 sessions, namely: Session 1: Education about Scabies Disease; Session 2: Counseling and Sharing by involving student companions (ustadz); Session 3: Evaluation. Conclusion: More than 50% of the participants were able to answer the post-test questions correctly orally; 100% of the assistants are active in providing assistance to students during the implementation of education and are also active in discussions during counseling. Suggestion: After this education and counseling has been carried out, the students should be able to further improve their clean and healthy attitudes and behavior in order to prevent scabies. And boarding school administrators are expected to further improve education, especially about scabies disease and make a periodic supervision schedule to find out earlier the possibility of scabies events in students. Keywords: Education, Counseling, Scabies, Students
Covid-19 Health Education for Compliance in Implementing Health Protocols Andri Setyorini; Musdalifah; Sri Nur Hartiningsih
Caring: Indonesian Journal of Nursing Science Vol. 5 No. 1 (2023): Caring: Indonesian Journal of Nursing Science
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijns.v5i1.12076

Abstract

The Covid-19 pandemic has forced people to fight hard to survive and adapt to a lifestyle in the new normal era. To adapt to the new normal era, complying with health protocols is needed to reduce the transmission rate of positive cases. Thus, continuous promotive efforts must be carried out to increase awareness and healthy living behaviour in the community. This study aims to determine the effect of health education about Covid-19 on adherence to implementing health protocols. This research is pre-experimental. Sampling used the Total Sampling technique with 20 women in Trimurti Village RT.08 Kapanewon Srandakan. The instrument used is a compliance questionnaire adopted from Istikomah (2021). The analytical test used is the Wilcoxon test. These study results illustrate that most adherents to carrying out health protocols before being given health education were in the moderately obedient category, namely 17 respondents (85%). Meanwhile, most adherents to implementing health protocols for mothers after being given health counselling were in the obedient category, namely 17 respondents (85%). The results of data analysis using the Wilcoxon test show the results of Signed Ranks, namely z count ≤ z table (109.00 ≤ -3.742), with a sig value of ≤0.000. It can be concluded that health education about Covid-19 influences mothers' attitudes and compliance in implementing health protocols.
Diab-edu (diabetes edutainment): inovasi digital berbasis edutainment sebagai upaya pencegahan diabetes melitus: Diab-edu (diabetes edutainment): digital innovation based on edutainment as an effort to prevent diabetes mellitus Anjasmara; Niken Setyaningrum; Andri Setyorini; Ardhian Indra Darmawan
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 1 Nomor 2, November 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.49

Abstract

Latar belakang: Era digital yang terus berkembang menjadi hal positif dalam perkembangan system layanan kesehatan yang berbasis akurasi data dan tepat guna. Angka kejadian diabetes yang mengalami peningkatan berharap dapat diimbangi pencegahan dan penanganan dengan adanya tekonologi dalam layanan kesehatan. Tujuan: Membuat dan menguji aplikasi edutainment yang berorientasi pada pencegahan dan penangan diabetes melitus. Metode: Penulis melakukan kajian secara kolektif data dari media akurat dan artikel penelitian terkait layanan kesehatan digital pada penderita Diabetes. Informasi yang didapatkan diaktualisasikan dalam bentuk layanan digital yang didalamnya terdapat unsur pencegahan dan penanganan pada penderita diabetes. Bentuk layanan digital tersebut dibuat dalam bentuk aplikasi yang bisa diakses menggunakan smartphone penderita. Konten yang berada didalam aplikasi “Diab-edu (diabetes edutainment)” dikaji oleh dosen yang memiliki kapasitas dalam bidang informatika dan penyakit diabetes melitus. Kemudian dilakukan uji etik terkait akses yang dapat dilakukan oleh masyarkat umum mulai dari anak – anak sampai lansia. Hasil: Inovasi yang telah didesain dengan bentuk aplikasi yang diberi nama “Diab-edu (diabetes edutainment)” yang kemudian akan dilanjutkan dan diajukan dalam platform google play store dan app store. Menu yang berada dalam aplikasi tersebut terdiri dari menu utama yaitu tampilan awal aplikasi, profil aplikasi, sign in. Menu kedua yaitu video uploader, create crossword, edu, quiz, lets walk, food kalkulator dan redeem points. Simpulan: Aplikasi ini merupakan versi awal yang focus pada penyakit diabetes dan diharapkan pada waktu berikutnya mengalami penambahan konten dan keragaman jenis penyakit.
Efektivitas pijat oksitosin terhadap kecukupan asi pada ibu menyusui bayi usia 0–6 bulan: studi pra-eksperimental di Queen Baby Spa Sleman: Effectiveness of oxytocin massage on breast milk adequacy among breastfeeding mothers of infants aged 0–6 months: a pre-experimental study at Queen Baby Spa Sleman Annisa Ulfa; Dian Nur Adkhana Sari; Endar Timiyatun; Andri Setyorini
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.102

Abstract

Latar Belakang: Banyak ibu menyusui mengalami kendala dalam kecukupan ASI, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kurangnya stimulasi hormon oksitosin. Pijat oksitosin merupakan salah satu metode nonfarmakologis yang bertujuan merangsang pelepasan hormon oksitosin agar kecukupan ASI pada ibu menyusui tercukupi. Tujuan: Mengetahui efektivitas pijat oksitosin terhadap kecukupan ASI pada ibu menyusui usia 0-6 bulan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain one group pre-test post-test. Sampel terdiri dari 20 ibu menyusui bayi usia 0–6 bulan yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Intervensi yang diberikan yaitu pijat oksitosin yang berdurasi 10-15 menit selama 3 hari berturut-turut. Pengukuran kecukupan ASI dilakukan menggunakan kuesioner kecukupan ASI yang terdiri dari 8 butir pertanyaan. Data dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil:  Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 4,80 dan nilai rata-rata posttest sebesar 7,65. Selisih antara keduanya menunjukkan peningkatan sebesar 2,85. Dari hasil analisis dengan Wilcoxon didapatkan hasil nilai p= 0,000 (nilai p<0,05) yang artinya terdapat perbedaan skor kecukupan ASI sebelum dan sesudah pemberian intervensi berupa pijat oksitosin. Simpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari pijat oksitosin terhadap kecukupan ASI pada ibu menyusui usia 0-6 bulan.
Penyuluhan kesehatan dalam rangka pencegahan COVID 19: Health conceling in the fremework of COVID 19 prevention Andri Setyorini; Pipin Nurhayati
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.21

Abstract

Latar Belakang: Covid 19 merupakan wabah yang tersebar dan disebabkan oleh infeksi virus SARS-Cov-2. Gangguan Kesehatan yang ditimbulkan oleh Covid 19 ini mengakibatkan gangguan pernafasan. Upaya pencegahan penularan Covid 19 dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan, salah satu cara peningkatan pengetahuan dengan penyuluhan/Pendidikan Kesehatan. Tujuan: Peningkatan pengetahuan sebagai upaya pencegahan penluaran Covid 19 di Dusun Mertosanan Wetan RT 10, Potorono, Banguntapan, Bantul. Metode: Kegiatan abdimas ini dilakukan secara online, sebelum dilakukan Pendidikan Kesehatan dilakukan postes dan dilakukan postes dia kahir kegiatan Pendidikan Kesehatan. Hasil: setelah dilakukan penyuluhan tentang pencegahan covid 19 terjadi peningkatan pengetahuan pada masyarakat di Dusun Mertosanan, sebelum dilakukan penyuluhan 15 orang (60%), 10 orang (40%) setelah dilakukan penyuluhan pengetahuan tentang pencegahan Covid 19 meningkat semua responden dengan nilai kategori baik 25 orang (100%). Simpulan: Kegiatan abdimas yang dilakukan dengan Pendidikan Kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan pencegahan Covid 19
Pencegahan diabetes melitus dengan penyuluhan dan tes gula darah: Prevention of diabetes mellitus by konseling and tests sugar Suryati; Sri Nur Hartiningsih; Andri Setyorini
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.22

Abstract

Latar Belakang: Diabtes mellitus meningkat dari tahun, ketahun. jumlah di Indonesia berkisar 8,9 juta pada tahun 2000, dan diperkirakan jumlah ini meningkat sekitar 21,3 juta pada tahun 2030, dengan meningkatnya jumlah penderita DM negara juga menanggung kerugian sekitar 10% untuk menanggulangi penyakit DM, program pencegahan DM dapat dilakukan dengan penyuluhan kesehatan. Tujuan: Peningkatan pengetahuan sebagai upaya pencegahan Diabetes di Desa Trimurti RT 08, Srandakan, Bantul. Metode: Kegiatan abdimas ini diikuti oleh 23 peserta, masyarakat di Desa Trimurti RT 08, dilakukan secara langsung di rumah Ketua RT 08 dengan metode ceramah dan diskusi sebelum dilakukan Pendidikan Kesehatan dilakukan pemeriksaan gula darah dilanjutkan pretes, pemapana materi, diskusi dan postes. Hasil: setelah dilakukan penyuluhan tentang pencegahan DM terjadi peningkatan pengetahuan pada masyarakat di Desa Trimurti, Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan pencegahan DM dan pemberian leaflet pengetahuan meningkat dalam kategori baik 23 orang (100%). Simpulan: Kegiatan abdimas yang dilakukan dengan Pendidikan Kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan pencegahan DM.
Optimalisasi sekolah siaga bencana untuk meningkatkan kesiapsiagaan di zona merah rawan bencana gempa bumi dan tsunami di SDN 1 Pundong Bantul : Optimization of disaster preparedness schools to increase preparedness in the red zone prone to earthquakes and tsunamis at SDN 1 Pundong Bantul Anjasmara; Janusari; Winda Purwanti Nurind; Niken Setyaningrum; Andri Setyorini; Dwi Suharyanta
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.50

Abstract

Latar Belakang: Wilayah Indonesia terletak di antara tiga lempeng tektonik yaitu lempeng Eurasia, lempeng Pasifik, dan lempeng Hindia-Australia. Kondisi tersebut menyebabkan Indonesia rentan terhadap gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, dan jenis-jenis bencana geologi lainnya. Mitigasi bencana sangat dianjurkan pada pendidikan anak usia dini. Anak-anak perlu dikenalkan faktor faktor penyebab terjadinya bencana agar mereka tahu penyebab Indonesia sebagai daerah rawan bencana. Tujuan: Meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan siswa, guru, dan masyarakat sekolah terhadap bencana alam serta mengoptimalkan fungsi sekolah sebagai pusat evakuasi dalam menghadapi bencana alam. Metode: Kegiatan pengabdian ini berjenis CBR (Community-Based Research). Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi dengan menggunakan media PPT,video animasi dan alat peraga,setelah itu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh siswa yang  di laksanakan pada hari Rabu, 16 oktober 2024 di SDN 1 Pundong. Untuk pihak pihak yang ikut serta ada dari guru, orang tua siswa dan para siswa siswi. Hasil Pengabdian: Sebelum dilakukan edukasi didapatkan nilai rata-rata pre-test 82,90 dan setelah dilakukan edukasi nilai rata-rata post-test 91,60. Hal ini menunjukkan bahwa memberikan video edukasi dapat meningkatkan pengetahuan siswa. Kesimpulan: Pengetahuan anak meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan siswa tentang bencana gempa bumi dan tsunami dengan memberikan video edukasi tentang bencana gempa bumi dan tsunami.