Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Human Care Journal

DETERMINAN KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIOBAN KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI Zicof, Erick; Hidayanti, Rahmi; Darwel, Darwel; Fadilah, Aisya
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 3 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i3.3237

Abstract

Penyakit malaria merupakan suatu penyakit infeksi yang memberikan morbiditas yang cukup tinggi di dunia dan merupakan penyebab mortalitas ke-3 tertinggi di dunia. Di Indonesia, Malaria merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dapat menyebabkan kematian terutama pada kelompok risiko tinggi yaitu bayi, anak balita, ibu hamil, selain itu malaria secara langsung menyebabkan anemia dan dapat menurun kan produktivitas kerja . Profil Kesehatan Sumatera Barat tahun 2020 menunjukkan bahwa Kabupaten/Kota yang telah mencapai eliminasi malaria sebanyak 16 kab/kota. Sebanyak 18 Kab/Kota di Sumatera Barat sudah API <1 per 1000 penduduk). Hanya Kabupaten Kepulauan Mentawai yang belum mencapai target, dimana API Kabupaten Mentawai 3 per 1000 penduduk . Berdasarkan data kasus malaria hingga akhir Januari 2022, Dari 15 Puskesmas yang ada, jumlah kasus tertinggi terdapat di wilayah kerja Puskesmas Sioban dengan angka 228 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui untuk mengetahui hubungan kondisi rumah, breeding place, perilaku kebiasaan penggunaan kelambu, kebiasaan keluar malam, perilaku penggunaan obat nyamuk (repellent) dan keberadaan kandang ternak dengan kejadian malaria. Dalam pengumpulan data dilakukan dengan metode fixed disease sampling dengan perbandingan kasus dan kontrol yaitu 1:1. Lokasi pengambilan data dilakukan di ng pada bulan Januari sampai dengan November 2023. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan perilaku pencegahan, kondisi rumah dan keberadaan kandang ternak dengan kejadian malaria, sedangkan keberadaan breeding place tidak berhubungan dengan kejadian malaria berdasarkan hasil penelitian.
GAMBARAN KUALITAS UDARA RUMAH SAKIT TK III REKSODIWIRYO KOTA PADANG Hidayanti, Rahmi; Zicof, Erick; Nur, Erdi; Gusti, Awalia
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 3 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i3.2654

Abstract

Air as an environmental component needs to be maintained and improved in quality so that it provides the supporting capacity for living creatures to live optimally. A hospital is a health service institution that provides comprehensive individual health, providing inpatient, outpatient and emergency services. Transmission of nosocomial infections in hospitals occurs through various means, one of which is air. Physical environmental conditions such as humidity, lighting and temperature influence the growth and development of disease-causing germs such as viruses and bacteria which can cause health problems for visitors, patients and health workers in hospitals. This research was descriptive in nature with laboratory examinations, carried out at TK III Reksodiwiryo Hospital, Padang City. The population in this study was the air of the inpatient room at TK III Reksodiwiryo Hospital, Padang City. The research sample was taken based on several researchers' considerations. The samples in this study were the children's inpatient room, the Bung Hatta inpatient room, the ICU room and the OK room. Physical air quality checks consist of temperature, humidity and lighting. The results of checking the temperature of the inpatient room when compared with PMK No. 2 of 2023 concerning Implementing Regulations of Government Regulation Number 66 of 2014 concerning Environmental Health exceed the standards that have been set. Advice that can be given to hospitals is to pay attention to factors that can influence air quality both physically and biologically so that air pollution in hospitals can be overcome