Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Edukasi Analisis Profitabilitas dan Perencanaan Pajak UMKM Sebagai Langkah Awal Menuju Bisnis Berkelanjutan Bagaskara, Vincent Septian; Zacky, Muhammad; Andrias, Andrias; Rumpoko, Rumpoko; Saputro, Deby Aryo
DEDIKASI PKM Vol. 6 No. 2 (2025): DEDIKASI PKM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dkp.v6i2.48335

Abstract

Dalam era globalisasi dan persaingan bisnis yang semakin ketat, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia. Namun, untuk mencapai keberlanjutan dan pertumbuhan yang optimal, UMKM perlu melakukan analisis profitabilitas secara profesional, terlepas dari skala usaha yang sedang dijalani. Selain itu, perencanaan pajak yang efektif menjadi salah satu langkah strategis yang harus diperhatikan oleh UMKM. Dengan memahami dan mematuhi peraturan pajak yang berlaku, UMKM dapat meminimalkan beban pajak dan memanfaatkan insentif yang ditawarkan oleh pemerintah. Kegiatan ini bertujuan pelaku UMKM bisa analisis profitabilitas dan perencanaan pajak yang baik, UMKM tidak hanya dapat meningkatkan daya saing, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Metode kegiatan ini penyampaian materi lalu sesi tanya jawab dan partisipasi melalui forum group discussion. Hasil dari inisiatif pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya pergeseran positif dalam pemahaman tentang profitabilitas dan perencanaan pajak di kalangan peserta UMKM.
Integrasi Aspek Sumber Daya Manusia Terhadap Regulasi Dan Kebijakan Keuangan Digital Andrias, Andrias; Aisah, Siti; Yusuf, Yusuf; Rumpoko, Rumpoko; Putra, Tito Renza Aditya; Ollivia, Jogita
Jurnal Neraca Peradaban Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Neraca Peradaban
Publisher : Prodi Akuntansi STIE Hidayatullah Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jnp.v5i2.565

Abstract

Keuangan digital telah menjadi faktor utama dalam transformasi sektor keuangan di era teknologi informasi dan komunikasi. Melalui integrasi teknologi digital, layanan keuangan kini dapat diakses secara real-time tanpa bergantung pada infrastruktur fisik tradisional. Namun, meskipun menawarkan efisiensi dan inklusi keuangan yang lebih luas, perkembangan pesat keuangan digital membawa tantangan signifikan, terutama terkait dengan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu mengelola dinamika teknologi dan regulasi. Regulasi yang efektif harus menempatkan SDM sebagai elemen utama untuk mengelola risiko, menjaga keamanan, dan melindungi konsumen. Oleh karena itu, integrasi antara kebijakan, regulasi, dan pengembangan SDM sangat penting dalam menciptakan ekosistem keuangan digital yang inklusif dan aman. Pemerintah Indonesia telah mengimplementasikan berbagai kebijakan dan regulasi, seperti Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), penguatan perlindungan data pribadi, serta pembentukan regulatory sandbox. Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong inovasi yang aman dan mengatasi potensi risiko sistemik, seperti kejahatan finansial dan penyalahgunaan data pribadi. Makalah ini mengkaji pentingnya integrasi aspek SDM dalam regulasi dan kebijakan keuangan digital serta peranannya dalam mendorong stabilitas, transparansi, dan inklusi keuangan yang berkelanjutan. Diharapkan, penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya kolaborasi antara SDM dan regulasi dalam memastikan keberhasilan transformasi digital sektor keuangan.
Analisis Financial Distress Menggunakan Model Altman Z-Score Pada Perusahaan Sub Sektor Telekomunikasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023 Andrias, Andrias; Fajri, Muhammad; Awan, Niddo Tri; Bagaskara, Vincent Septian
Jurnal Arastirma Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jaras.v5i1.46286

Abstract

Tujuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi kebangkrutan pada perusahaan-perusahaan sub telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2023 dengan menggunakan model Altman. Metode. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling sehingga didapat 5 perusahaan. Penelitian ini menggunakan dua metode sebagai alat analisis untuk memprediksi kebangkrutan suatu perusahaan, yaitu: model Altman. Hasil. Berdasarkan hasil penelitian pada perusahaan sub telekomunikasi menunjukkan bahwa dari 5 (lima) perusahaan ada 2 (dua) perusahaan yang memiliki hasil bervariatif, sedangkan 3 (tiga) perusahaan mempunyai prediksi sama pada tahun 2019-2023 dengan menggunakan Model Altman Z-Score. Implikasi. Dua dari tiga perusahaan yang memiliki prediksi sama dengan hasil Z-Score >2,60 artinya perusahaan dalam kondisi baik atau tidak bangkrut dan satu perusahaan yang memiliki nilai Z-Score berkisar antara 1,10-2,60, artinya perusahaan dalam kondisi abu-abu atau rawan bangkrut. Manajemen perusahaan, investor dan kreditor diharapkan dapat mempertimbangkan hasil analisis ini.  
Tradisi Meta’ua dalam Perspektif Geografi Budaya pada Masyarakat Buton Selatan Uning, La; Andrias, Andrias; Nurkarima, Rahmawati; Nursalam, La Ode
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppg.v11i1.736

Abstract

The Meta'ua tradition plays an important role in maintaining cultural identity, preserving local wisdom, and shaping the cultural landscape of the community amidst the current of modernization. The purpose of this study is to analyze the symbolic meaning and value of local wisdom in the Meta'ua tradition in the community of Nggulanggula Village, South Buton Regency, from a Cultural Geography perspective. This study uses qualitative methods with data collection techniques through observation and in-depth interviews. The results show that the Meta'ua tradition forms a distinctive cultural landscape through traditional processions, dances, symbols, and the use of spaces such as Baruga Binawakili and Galampa as centers of cultural activities. Community interaction with the environment is seen in the use of garden produce, livestock, and cempaka flowers as supporting elements of the tradition, as well as through social participation that emphasizes the value of mutual cooperation. Traditional symbols such as machetes, spears, shields, red and white sashes, and traditional clothing reflect identity and serve as a unifying force for the community. Although modernization brings some simple adjustments, the essential values ​​of tradition remain intact. Thus, the Meta'ua tradition not only functions as a traditional procession, but also as a cultural symbol, a means of preserving local wisdom, and strengthening the identity of the Siompu District community within the Cultural Geography.
Pelatihan Peningkatan Kemampuan Mahasiswa dalam Menyusun Proposal Penelitian Skripsi Universitas Halu Oleo Ati, Amniar; Andrias, Andrias; Aldiansyah, Septianto; Saudi, Fitriyani; Hasanah, Nur; Sudirman, Andi Sulia; Baihaqi, Baihaqi; Asrul, Asrul; Nursalam, La Ode
Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jipm.v1i2.319

Abstract

Keterbatasan pemahaman mahasiswa terhadap konsep penelitian dan teknik penyusunan proposal menyebabkan mahasiswa dari Jurusan Pendidikan Geografi, Administrasi Bisnis, dan Teknologi Pangan mengalami kesulitan dalam menyusun proposal skripsi secara mandiri. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: 1) mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dialami mahasiswa dalam menyusun proposal penelitian skripsi dan; 2) memberikan pelatihan peningkatan kompetensi mahasiswa dalam menyusun proposal penelitian skripsi Universitas Halu Oleo. Kegiatan ini melibatkan 30 mahasiswa semester VII dan VIII dari tiga jurusan. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam beberapa sesi yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik penyusunan proposal, serta sesi konsultasi individu. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa hambatan utama mahasiswa bersifat internal meliputi: (1) kesulitan merumuskan masalah, tujuan, dan manfaat penelitian; (2) keterbatasan dalam memahami konsep dasar metodologi penelitian; dan (3) ketidakmampuan menentukan pendekatan penelitian yang sesuai dengan topik kajian. Selain itu, kemampuan penulisan ilmiah mahasiswa yang masih rendah juga menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam menyusun latar belakang, tinjauan pustaka, dan kerangka teoritis secara runtut dan logis. Sedangkan hambatan eksternalnya mencakup keterbatasan akses terhadap referensi ilmiah terbaru seperti jurnal terakreditasi dan buku-referensi sehingga menghambat penyusunan landasan teori dan kajian pustaka. Meskipun demikian, selama proses pelatihan, mahasiswa menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif dalam pemaparan materi dan diskusi, yang berdampak pada peningkatan pemahaman konseptual serta keterampilan teknis dalam menyusun proposal skripsi. Ke depan, program pelatihan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk memperkuat budaya riset di kalangan mahasiswa.
PELATIHAN PENINGKATAN KETERAMPILAN DASAR SISWA DALAM MEMBACA PETA DI SMA NEGERI 02 KENDARI: Training to Improve Students’ Basic Map Reading Skills at SMA Negeri 02 Kendari Ati, Amniar; Andrias, Andrias; Amaluddin, La Ode; Aldiansyah, Septianto; Saudi, Fitriyani; Nasanah, Nur; Akbar, Ismail
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) Vol. 3 No. 1 (2026): JESASI (Jurnal Edukasi, Sains, dan Inovasi) edisi April 2026
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/jesasi.v3i1.34

Abstract

Dalam memahami dan menginterpretasikan informasi geografis serta lingkungan sekitar, siswa perlu memiliki kemampuan dasar membaca peta. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dasar membaca peta siswa di SMA Negeri 02 Kendari. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan melibatkan 35 siswa kelas X. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa setelah mengikuti pelatihan. Pada saat pre-test, sebagian besar siswa berada pada kategori kurang yaitu sebanyak 15 siswa, serta kategori cukup sebanyak 8 siswa yang menunjukkan rendahnya pemahaman siswa terhadap unsur-unsur peta sebelum pelatihan. Setelah pelatihan, terjadi peningkatan yang signifikan, ditandai dengan tidak ditemukannya lagi siswa pada kategori kurang maupun cukup pada hasil post-test. Sebanyak 15 siswa berada pada kategori baik, sementara jumlah siswa pada kategori sangat baik meningkat dari 5 menjadi 10 siswa. Perubahan ini menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak positif terhadap pemahaman siswa mengenai unsur-unsur peta. Hasil evaluasi juga menunjukkan respons positif, dengan skor tertinggi pada aspek kepuasan keseluruhan (94%), diikuti relevansi materi (92%) dan keterlibatan peserta (91%). Hasil kegiatan ini dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah sebagai sumber belajar serta dasar pengembangan program pembinaan lanjutan, dan kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan.
How Digital Services are changing the work dynamics in Community Health Centers or the Health Sector : A Comprehensive Review For Future Research agenda Andrias, Andrias; Riyanto, Setyo; Nusraningrum, Dewi; Iqbal, Muhammad Ali
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jab.v15i1.83377

Abstract

The digital transformation in the healthcare sector, often referred to as the "virtual care revolution," has shifted the paradigm of healthcare delivery globally. Digital services such as telemedicine, health information systems, and mobile applications are no longer simply supporting infrastructure but have become strategic assets that are transforming the organizational structure and innovation models in primary healthcare facilities such as community health centers (Puskesmas). This study aims to synthesize existing literature through the Systematic Literature Review (SLR) method to explore how digital services change work dynamics in Community Health Centers or the health sector in general, both from a managerial and operational staff perspective. This SLR method was conducted by analyzing various case studies and quantitative and qualitative research related to the adoption of health technology in various countries. The analysis focused on changes in management competencies, staff work patterns, and the psychosocial impacts of the digital workplace. The findings of the review show that digital services change work dynamics in four main aspects , namely Managerial Competence, namely Health managers now play a vital role in designing, implementing, and guiding digital services, which requires informatics competencies and digital leadership beyond traditional clinical skills. Task - shifting is the implementation of digital platforms enabling substantial task shifting, where triage nurses and non-physician staff take on a greater role in initial consultations and patient management through algorithm support, significantly reducing the workload of general practitioners . Staff Performance and Well-Being: Effective use of information systems has been found to strengthen the relationship between work-life balance and healthcare worker performance by reducing administrative burdens and speeding up documentation . However, challenges such as “techno-stress” and blurred work boundaries have also emerged as new risks. Patient-Staff Interactions: Lack of digital literacy among vulnerable groups (such as the elderly) creates new work dynamics for healthcare staff who must provide additional support or training to patients to ensure effective use of technology. The conclusion is that digital services have fundamentally changed the dynamics of healthcare work, moving from a conventional clinic-centric model to a more efficient, data-driven, and patient-centered one. Long-term success requires a systematic approach that integrates staff digital skills training with robust organizational support policies .