Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Berbasis Urin Domba dan Slurry Reaktor BiogasTerhadap Pertumbuhan Bayam Brasil (Alternanthera sissoo) Madyaningrana, Kukuh; Ite siga, Theresia Avilla Drira; Prihatmo, Guruh
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI Vol 5 No 3 (2022): Indigenous Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v5i3.315

Abstract

Pemanfaatan pupuk organik mulai banyak dimanfatkan dalam bidang pertanian untuk mengembalikan produktivitas tanah. Pupuk organik cair (POC) sebagai salah satu bentuk pupuk organik banyak diaplikasikan untuk mendukung pertumbuhan tanaman budidaya karena kemelimpahan sumber dan manfaat praktisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pemberian pupuk organik cair berbasis urin domba dan slurry reaktor biogas terhadap pertumbuhan tanaman bayam brasil (Alternanthera sissoo) dengan parameter ukur meliputi tinggi tanaman, jumlah helai daun, berat segar dan berat kering. Bahan baku utama dari pupuk ini adalah urin domba dan bio-slurry kotoran hewan. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Desain penelitian ini menggunakan 8 perlakuan yang meliputi kondisi tanpa pemupukan sebagai kontrol negatif, POC komersil sebagai kontrol positif, perlakuan POC urin domba dengan dosis 0,1 mL, 0,2 mL, 0,4 mL; dan perlakuan slurry reaktor biogas dengan dosis 0,1 mL, 0,2 mL, 0,4 mL. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji UNIANOVA dan uji statistik Duncan (DMRT) pada jenjang nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POC berbasis urin domba dengan dosis 0,2 mL paling baik dalam menunjang pertumbuhan tanaman bayam brasil sehingga pupuk organik cair yang berasal urin domba memiliki potensi untuk digunakan sebagai pupuk ramah lingkungan dalam mendukung pertumbuhan tanaman budidaya.
Percontohan taman toga serta produksi jamu berbasis tanaman berkhasiat untuk peningkatan kesehatan dan ekonomi masyarakat Rahardjo, Djoko; Mularum, Seta Nurhayati; Madyaningrana, Kukuh; Ariestanti, Catarina Aprilia; Prasetyaningsih, Aniek; Widayanti, Nurlia
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v5i2.14328

Abstract

Tanaman berkhasiat obat banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di Indonesia secara turun-temurun untuk mendukung kesehatan. Inventarisasi dan pemanfaatan beragam tanaman obat mutlak dilakukan untuk pengembangan potensinya dalam menunjang kesehatan. Pemanfaatan jamu sebagai produk olahan tanaman obat mulai mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah melalui institusi kesehatan. Pengabdian ini bertujuan untuk membuat percontohan taman tanaman obat keluarga (Toga) di Dusun Ngelosari, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul yang memadukan rintisan ekowisata lereng bukit dan pengolahan tanaman obat keluarga. Kegiatan pengabdian ini didasarkan pada analisis situasi dan permasalahan kesehatan di lingkup Puskesmas Piyungan. Berdasarkan identifikasi masalah dan analisis kebutuhan yang dilakukan bersama puskesmas dan kader kesehatan maka pendekatan pengembangan percontohan taman toga, pelatihan dan pendampingan pada kelompok wanita tani (KWT) dipilih sebagai pendekatan yang diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan kesehatan dan ekonomi masyarakat. Program terealisir dalam bentuk persiapan dan observasi lokasi taman Toga, pengembangan taman Toga percontohan, pelatihan budidaya tanaman obat, pasca panen dan pengolahan, serta pengemasan dan pemasaran produk herbal. Kegiatan ini mempunyai hasil berupa Taman Toga Ngupoyo Sehat yang menjadi sumber bahan baku produk jamu yang dihasilkan oleh KWT setempat. Selain meningkatkan pendapatan KWT setempat, pelaksanaan program dapat dipergunakan sebagai model sinergisme pengembangan konservasi dan peningkatan kesehatan masyarakat.
Pengaruh pemberian sampah organik terhadap pertumbuhan dan kandungan astaxanthin pada pupa black soldier fly (Hermetia illucens (Linnaeus)) Sidauruk, Arkhey; Prasetyaningsih, Aniek; Madyaningrana, Kukuh
Jurnal Entomologi Indonesia Vol 21 No 1 (2024): March
Publisher : Perhimpunan Entomologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5994/jei.21.1.23

Abstract

Black soldier flies (Hermetia illucens (Linnaeus)) or BSF are insects that process organic waste, with larvae rich in nutrients and potential as an alternative protein source for food and feed. Astaxanthin, an antioxidant found in plants, algae, and crustaceans, is also assumed to be present in insects like BSF. This study examined the impact of feeding different organic wastes on BSF larval growth and astaxanthin content in its pupae. The experimental design involved four treatments: fruit and vegetable scraps (BS), tofu pulp (AT), rice leftovers (N), and a mix of fruit and vegetable scraps, tofu pulp and rice left-over (C), with animal feed T51 as control. Each treatment was repeated three times. Growth parameters of BSF such as weight, length, and larval characteristics, along with the chemical content of pupae, including astaxanthin, were measured. Pupae were extracted using a triphasic maceration method with n-heptane, ethyl acetate, acetonitrile, butanol-l, and distilled water. Compound identification was done using terpenoid qualitative tests, thin layer chromatography (TLC), and liquid chromatography-mass spectrometry (LC-MS). The findings revealed that fruit and vegetable scraps (BS) significantly increased larval body size, with a weight of 0.09 ± 0.04 grams/larvae and a length of 1.49 ± 0.31 cm/larvae. LC-MS analysis detected lutein derivatives, anisodamine, resveratrol derivatives, dehydroarginine, and astaxanthin derivatives with a molecular mass of 597.23 m/z in BSF larvae fed on fruit and vegetable scraps.