Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

EFFECTIVENESS OF TANDEM EXERCISE ON RISK OF FALL AMONG OLDER PEOPLE Santoso, Nindita Kumalawati; Yulitasari, Brune Indah; Indrayana, Sofyan; Puspitasari, Desi Wahyu
Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 6 No 2 (2023): JURNAL MUTIARA NERS
Publisher : Program Studi Ners UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmn.v6i2.3489

Abstract

The older people population in Indonesia is predicted to continue to increase over the year. Increasing the number of older people will be a challenge for all. Older people might have decreased in the physiological body, especially in balance control such as changes in posture, changes in muscle strength, and visual decline. Balance disorder will increase the risk of falls caused and may result in the elderly being more susceptible to various diseases. Balance exercise such as Tandem Exercise is one way to reduce risk of fall. This research aimed to find out the effect of Tandem exercises on the risk of falling on the older people in Yogyakarta. This research was a Quasy Experimental study With Non-Equivalent Control Group Research Design. Samples of this study were 36 older people trough purposive sampling technique and divided into two groups. Group 1 was given 15 minutes Tandem exercise, every day in two weeks. Group 2 was a control group. The risk of fall was measured by The Time Up and Go Test. This study found that mean score of group 1 was decrease after intervention. This study also found that there was no significant different mean score of fall risk between two groups before intervention (p>0,05), meanwhile there was a significant different mean score after intervention (p<0,05). A significant different on risk of fall score before and after intervention also found in group 1 (p<0,05). In conclusion, health care provider should facilitate older people to participate in balance exercise such as Tandem exercise actively to decrease fall risk among older people.
Efforts to Improve Health Literacy in Adolescents about Non-CommunicableDisease in Bantul, Yogyakarta: Upaya Peningkatan Literasi Kesehatan pada Remaja tentang Penyakit Tidak Menular di Bantul, Yogyakarta Yulitasari, Brune Indah; Salim, Agus; Khoirunisa, Anggie; Aryanti, Atiqa Fitri; Laili, Deby Rahma; Lestari, Dian Aminah; Nurmalasari, Herlin Harip; Wati, Herlina; Suprapto, Meilani Putri; Hidayat, Riyan; Oktaviani, Vegy; Amalia, Verren
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini
Publisher : Ruang Ide Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58516/db934d40

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyebab kematian utama di Indonesia. Saat ini penyakit tidak menular tidak hanya menyerang orang yang berusia lanjut, tetapi juga menyerang pada remaja. PTM pada remaja dipicu oleh berbagai faktor risiko yang terkait dengan pola hidup tidak sehat. Faktor perilaku memegang peranan penting dalam berkembangnya penyakit tidak menular pada remaja. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang PTM yang didapatkan oleh remaja. Remaja lebih banyak mendapatkan informasi kesehatan tentang kesehatan reproduksi dan beranggapan bahwa PTM merupakan penyakit yang diderita oleh orang berusia lanjut. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan remaja tentang penyakit tidak menular di dusun Surobayan, Sedayu, Bantul, Yogyakarta. Kegiatan penyuluhan ini diikuti oleh 40 remaja dusun Surobayan. Kegiatan ini dilakukan pre-test, penyuluhan penyakit tidak menular dan post-test. Hasil dari kegiatan penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja yang signifikan tentang penyakit tidak menular sebesar 37,9.
Hubungan Antara Tingkat Stres Dengan Pola Makan Pada Remaja Di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Halmahera Barat Rizki Mohtar, Muhamad; Yulitasari, Brune Indah; Yuliawan, Deny
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i10.2984

Abstract

Masa remaja merupakan fase transisi yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik, emosional, dan sosial yang dapat mempengaruhi tingkat stres dan pola makan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres dan pola makan pada remaja di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Halmahera Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 136 responden yang dipilih secara stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami stres sedang (89,0%), sementara 11,0% mengalami stres ringan. Sebanyak 94,9% responden memiliki pola makan yang baik, sedangkan 5,1% lainnya memiliki pola makan buruk. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat stres dan pola makan dengan nilai p=0,010 (p<0,05). Kesimpulannya, tingkat stres yang lebih tinggi berkorelasi dengan pola makan yang lebih buruk pada remaja. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan holistik dalam upaya manajemen stres dan edukasi gizi untuk meningkatkan kesejahteraan remaja.
HUBUNGAN PARTISIPASI LANSIA DALAM KEGIATAN SENAM LANSIA DENGAN PENURUNAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA: The Relationship Between Elderly Involvement In Elderly Gymnastics Activities And A Decrease In Depression Levels In The Elderly Astuti, Rini; Pramesti, Despita; Yulitasari, Brune Indah; Mulyanti
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 15 No 2 (2024): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan Umur Harapan Hidup (UHH) berimbas pada peningkatan jumlah penduduk lansia yang disertai juga peningkatan gangguan kesehatan salah satunya yaitu depresi yang berdampak pada penurunan kondisi kesehatan lansia serta resiko kematian. Salah satu terapi non farmakologi yang dapat diberikan untuk penanganan depresi yaitu olahraga senam lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan partisipasi senam lansia dengan tingkat depresi pada lansia di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Dinas Sosial D.I Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan bentuk rancangan penelitian retrospektif. Tehnik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah responden sebanyak 93 orang lanjut usia peserta senam lansia di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Dinas Sosial D.I Yogyakarta. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner Geriatric Depression Scale (GDS) dan kuesioner data demografi. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan 55,9% responden memiliki partisipasi senam sangat aktif. Sebanyak 80,6% responden memiliki tingkat depresi normal. Hasil uji korelasi Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan antara partisipasi senam lansia dengan tingkat depresi. Oleh karena itu penanganan depresi pada lansia dapat dilakukan dengan memberikan kegiatan senam lansia secara rutin.
Faktor Pengetahuan dan Perilaku dalam Mematuhi Protokol Kesehatan pada Keluarga Pasien di Era Pandemi Covid-19 Muliawati, Dian Ika; Yulitasari, Brune Indah; Putri, Tengku Isni Yuli Lestari
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 6 No. 2 (2023): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/jikes.v6i2.563

Abstract

Abstrak Pengetahuan, perilaku dan kepatuhan keluarga dalam melakukan protokol kesehatan mempunyai peranan besar untuk memutus mata rantai Covid-19. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku dengan kepatuhan keluarga pasien terhadap protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan penyebaran penyakit Covid-19 di ruang tunggu Instalasi Layanan Jantung Pembuluh Darah Terpadu RSUP Dr Sardjito Yogyakarta di Era Pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik korelasi. Rancangan penelitian adalah cross sectional study. Sampel penelitian sebesar 63 responden dengan menggunakan consecutive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan dan perilaku yang telah digunakan dalam penelitian oleh Yanti NPD dkk serta pedoman observasi. Analisis data kuantitatif menggunakan uji analisis Chi-Square. Hasil Uji analisis Chi-Square antara pengetahuan dengan kepatuhan memiliki nilai p=0,000, dan perilaku dengan kepatuhan memiliki nilai p= 0,000. Ada hubungan antara pengetahuan dan perilaku dengan kepatuhan protokol kesehatan pada keluarga pasien di ruang tunggu Instalasi Layanan Jantung Pembuluh Darah Terpadu RSUP Dr Sardjito Yogyakarta di Era Pandemi Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan perilaku yang baik dapat mempengaruhi kepatuhan seseorang dalam mematuhi protokol kesehatan di Era Pandemic Covid-19. Kata kunci: pengetahuan, perilaku, kepatuhan, protokol kesehatan, Covid-19   Abstract Knowledge, behavior, and family obedience in following health protocols all play a significant role in breaking the Covid-19 chain. The study sought to ascertain the relationship between knowledge and behavior with patient family compliance with health protocols in an effort to prevent and spread Covid-19 disease in the waiting room of the Integrated Cardiovascular Service Installation of Dr Sardjito General Hospital, Yogyakarta, during the Covid-19 Pandemic. This is a quantitative study using a correlation analytic research design. A cross-sectional study was used for the research. Using consecutive sampling, 63 people were chosen for the study. The research instrument included knowledge and behavior questionnaires developed by Yanti NPD et al, as well as observation guidelines. Chi-Square analysis test for quantitative data analysis. The Chi-Square analysis test results between knowledge and compliance have p = 0.000, and behavior with compliance has p = 0.000. In the era of the Covid-19 pandemic, there is a link between knowledge and behavior and adherence to health protocols in patient families in the waiting room of the Integrated Cardiovascular Service Installation of Dr Sardjito General Hospital Yogyakarta. The study's findings indicate that good knowledge and behavior can influence a person's compliance to health protocols in the Covid-19 Pandemic Era. Keywords: knowledge, behavior, compliance, health protocols, Covid-19