Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

USAHA FOOD AND BEVERAGE PRODUCT DALAM MENINGKATKAN REVENUE DI GRAND PURI SARON BOUTIQUE HOTEL YOGYAKARTA Noviastuti, Nina; WAHYU ASTUTI, IKA
JURNAL NUSANTARA Vol 4 No 1 (2021): EDISI 7 FEB 2021
Publisher : AKPARDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63986/nsn.v4i1.46

Abstract

Food and beverage dapat mengembangkan produk makanan dan minuman lebih menarik dan selalu dibuatkan menu pembaharuan agar mendorong minat tamu yang menginap maupun yang tidak menginap tertarik akan membeli produk yang dibuat oleh food and beverage. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui usaha food and beverage dalam meningkatkan tingkat revenue di Grand Puri Saron Boutique Hotel Yogyakarta. Untuk mendapatkan data yang relevan dalam penelitian di Grand Puri Saron Boutique Hotel penulis menggunakan metode pengumpulan data yang terdiri dari observasi, wawancara, dokumentasi dan metode analisa data deskriptif analitik. Food and beverage product dalam meningkatkan revenue di Grand Puri Saron Boutique Hotel Yogyakarta dengan cara mengganti menu lama menjadi menu baru, mendirikan stand menu tradisional, mengadakan menu spesial dengan harga spesial dan mengadakan menu promosi. Naiknya revenue dapat dilihat pada bulan Maret, April dan Juni dikarenakan adanya acara hari besar keagamaan, cuti bersama dan liburan sekolah. Menurunnya penjualan pada bulan Mei dan Juli karena memasuki bulan puasa dan liburan telah usai sehingga mengalami penurunan revenue dari bulan lainnya.
ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PENCATATAN OCCUPANCY DI HOTEL GRAND MALIOBORO YOGYAKARTA Noviastuti, Nina; Noornadyatama, Aidinan
Mabha Jurnal Vol 2 No 2 (2021): November 2021
Publisher : Akparta Mandala Bhakti Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70018/mb.v2i2.33

Abstract

Tujuan utama sebuah industri perhotelan adalah menjual jasa kamar dengan berusaha menaikkan persentase tingkat hunian kamar (occupancy) hotel. Pentingnya pencatatan occupancy di sebuah hotel adalah sebagai bahan tolak ukur keberhasilan sebuah hotel, karena semakin tinggi tingkat hunian kamar akan menunjukkan semakin besar keuntungan yang akan diperoleh oleh perusahaan tersebut. Dalam proses pencatatan occupancy di Hotel Grand Malioboro Yogyakarta, melibatkan dua departemen yang berperan penting, yaitu departemen front office dan accounting. Tujuan dari artikel ini adalah mengetahui penerapan sistem informasi akuntansi pada pencatatan occupancy. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dimana hasil penelitiannya berupa gambaran serta pemaparan tentang sistem informasi akuntansi pada pencatatan occupancy. Pengumpulan data untuk penelitian ini diperoleh dari wawancara accounting dan front office staff, observasi dan dokumentasi dari Hotel Grand Malioboro Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pencatatan occupancy di Hotel Grand Malioboro Yogyakarta menggunakan enam formulir, yaitu: arrival list, room count sheet, city ledger, reservation list, daily sales report dan daily sales report by segment. Dari keenam formulir tersebut, formulir room count sheet adalah formulir yang paling efektif untuk digunakan pada pencatatan occupancy di Hotel Grand Malioboro Yogyakarta. Manfaat dari pencatatan occupancy disebuah hotel adalah sebagai bahan acuan dalam mengambil keputusan, meningkatkan kualitas mutu pelayanan dan citra hotel, serta untuk menentukan rencana/planning untuk meningkatkan penjualan ke depannya (sales plan).
Kualitas Pelayanan PT. Gemintang Wisata Haluna (WH Tour) Yogyakarta terhadap Kepuasan Pelanggan Rahmawati, Ema; Dhian Anggraini, Fera; Noviastuti, Nina
Mabha Jurnal Vol 4 No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Akparta Mandala Bhakti Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70018/mb.v4i1.57

Abstract

Biro perjalanan wisata merupakan salah satu jasa wisata yang menyediakan jasa layanan wisata mulai dari penjemputan, pelayanan selama berwisata sampai akhir perjalanan wisata. Dalam memberikan pelayanan yang prima, biro perjalanan wisata dituntut untuk memberikan standar kualitas pelayanan yang dapat menunjang kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan PT. Gemintang Wisata Haluna (WH Tour) Yogyakarta terhadap kepuasan pelanggan. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah accidental sampling dan purposive sampling yang tergolong dalam non probability. Besarnya sampel yang dianggap mewakili dalam penelitian dapat dilakukan dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Dengan teknik tersebut diperoleh sampel sebanyak 30 orang dengan ketentuan 20 orang responden dipilih secara purposive. Hasil penelitian dengan menggunakan 5 dimensi kualitas pelayanan yang meliputi (1) kehandalan (reliability), (2) daya tanggap (responsiveness), (3) kepastian (assurance), (4) empati (empathy), dan (5) bukti fisik/nyata (tangible) menunjukkan bahwa persepsi pelanggan terhadap kualitas pelayanan PT. Gemintang Wisata Haluna (WH Tour) Yogyakarta sesuai dengan harapan pelanggan atau dapat dikatakan memperoleh tanggapan baik yaitu sangat puas dan puas. Dapat disimpulkan bahwa rata – rata penilaian kualitas pelayanan sumber daya manusia (karyawan) sudah sangat baik atau rata-rata sudah baik dimana hampir semua pelanggan menyatakan kepuasannya dilayani oleh PT. Gemintang Wisata Haluna (WH Tour) Yogyakarta.
Strategic Development of Community-Based Tourism Entrepreneurship in Volcanic Ecotourism Destinations Triwahyuningsih, Nike; Kusmiyarti, Tati Budi; Noviastuti, Nina
Pinisi Journal of Entrepreneurship Review Vol. 4 No. 1 (2026): Pinisi Journal of Entrepreneurship Review
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62794/pjer.v4i2.219

Abstract

This study aims to formulate strategic directions for the development of community-based tourism entrepreneurship in a volcanic ecotourism destination by examining its internal and external conditions. The analysis employed the Internal Factors Analysis Summary, External Factors Analysis Summary, and SWOT framework to identify the main strategic priorities for sustainable destination development. Secondary data derived from visitor perceptions and management assessments were used to evaluate the destination’s strengths, weaknesses, opportunities, and threats. The findings indicate that internal strengths, particularly the attractiveness of the volcanic landscape and strong community participation, slightly outweigh existing limitations such as inadequate amenities and limited accommodation capacity. The external environment is also relatively favorable, supported by increasing demand for nature-based tourism and educational tourism activities, although challenges remain in the form of volcanic hazards and potential environmental degradation. The integration of IFAS, EFAS, and SWOT results highlights several strategic priorities, including geotourism development, community-based homestay expansion, hazard mitigation systems, and infrastructure improvement. This study contributes a context-sensitive strategic framework that integrates conservation, disaster risk awareness, and local entrepreneurship within community-based tourism development. The findings provide practical implications for policymakers, destination managers, and local communities in promoting sustainable ecotourism development in environmentally sensitive tourism areas.