Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Pembuatan Paving Block Dari Sampah Plastik Sebagai Upaya Peningkatan PHBS di Kelurahan Wuring Kabupaten Sikka Sisilia Wati Dua Wida, Agustina; Kaidu, Triapriono; Chotimah, Nur; Dikson, Melkias; Rangga, Yohanes Paulus Pati Rangga
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 11 No 1 (2026): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waste is one of the problems in Indonesia that can have a negative impact on both the environment and public health. The increasing problem of plastic waste management in coastal areas, especially in Wuring Village, Sikka Regency, is a serious challenge to environmental cleanliness and the implementation of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS). This community service activity aims to empower the community through training and mentoring in the innovation of making paving blocks from plastic waste. The implementation method includes education about PHBS, technical training in managing plastic waste into building materials (paving blocks), and the formation of community self-help groups as implementers of the follow-up program. The results show an increase in community knowledge and skills in managing waste productively and increasing public awareness of the importance of a clean environment. This innovation not only supports the reduction of plastic waste, but also opens up local economic opportunities. Thus, this program makes a real contribution to improving PHBS while encouraging the community to be independent in creating a healthy and productive environment.
IMPLEMENTASI LIFE CYCLE COST (LCC) PADA PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG ASRAMA SISWA SMAN 1 NITA Viola, Theresa; Kaidu, Triapriono; Yuneta, Margaretha
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 12 No 1 (2026): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan dan pemeliharaan Gedung asrama siswa di SMAN 1 Nita memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang optimal. Banyak pengeluaran pemeliharaan yang tidak terencana dapat menyebabkan pemborosan anggaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis umur layan (service life) setiap komponen bangunan serta merancang perhitungan Life Cycle Cost (LCC) untuk pemeliharaan Gedung. Life cycle cost (LCC) merupakan metode yang memperhitungkan total biaya yang dikeluarkan selama umur bangunan, termasuk biaya awal, operasional dan pemeliharaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Life Cycle Cost (LCC), yang mencakup biaya awal, biaya operasional, dan biaya pemeliharaan selama umur rencana 20 tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan konsultan, pengambilan data utilitas serta analisis dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total Life Cycle Cost (LCC) selama 20 tahun mencapai Rp 1.962.087.342,00, di mana biaya pemeliharaan dan perawatan menyumbang biaya paling besar yaitu 42% dari total biaya. Biaya konstruksi awal Gedung asrama mencapai Rp 717.559.000,00, sementara biaya operasional selama 20 tahun diperkirakan sebesar Rp 411.600.000,00. Total biaya pemeliharaan dan perawatan selama periode yang sama mencapai Rp 832.928.342,00. Umur layan komponen bangunan bervariasi dari 5 hingga 20 tahun, dengan beberapa komponen seperti atap dan plafond memiliki umur layan yang lebih pendek
CRITICAL PATH SCHEDULLING PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG KULIAH UNIVERSITAS NUSA NIPA DENGAN PERBEDAAN STANDAR ANALISA PRODUKTIVITAS Neri Wara, Silvina Saraphova Putri; Yansiku, Sandy Immanuel; Kaidu, Triapriono
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 12 No 1 (2026): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam bidang konstruksi baik gedung, jalan maupun jembatan, penjadwalan memiliki peranan penting karena mengatur waktu dan urutan berbagai tahap, serta hubungan antar aktivitas pekerjaan. Penjadwalan yang dibuat berdasarkan bobot pekerjaan dan perkiraan waktu per minggu sering sekali digunakan dalam proyek konstruksi yang bersifat lokal/setempat. Penjadwalan seperti ini dapat menimbulkan penyimpangan interpretasi mengenai urutan dan durasi setiap kegiatan proyek selama konstruksi berlangsung. Penjadwalan yang efektif harus disusun berdasarkan estimasi waktu yang tepat, dan hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode network planning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem penjadwalan proyek konstruksi, estimasi durasi akhir proyek konstruksi serta kegiatan-kegiatan yang berada pada jalur kritis berdasarkan produktivitas berbasis SNI 2008 dan Peraturan Menteri PUPR Tahun 2024. Penelitian ini dilakukan menggunakan bantuan program Microsoft Project dengan metode Crticial Path Method. Hasil penelitian dengan analisis Critical Path Method menunjukkan bahwa SNI 2008 membutuhkan waktu 225 hari sedangkan Permen PUPR membutuhkan waktu 246 hari. Pekerjaan yang termasuk dalam jalur kritis berdasarkan SNI 2008 dan Peraturan Menteri PUPR 2024 sama yaitu pekerjaan persiapan, pekerjaan fondasi foot plat, pekerjaan beton bertulang lantai 1, pekerjaan beton bertulang lantai 2, pekerjaan beton bertulang lantai 3, pekerjaan pelat atap, pekerjaan dinding dan kusen, pekerjaan plafon dan plesteran, pekerjaan acian dan pekerjaan keramik