Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Perancangan Sistem Pemantauan Kualitas Udara Menggunakan Sensor Oksigen dan Kalibrasi Sistem Tertutup: Studi Kasus di Kabupaten Lombok Barat Hasanah, Khofizzatul; Budianto, Arif; Hadi, Kasnawi Al; Alaydrus, Alfina Taurida; Nurfadilah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.1024

Abstract

Hipoksia merupakan kondisi di mana terjadi penurunan kadar oksigen di dalam tubuh seorang manusia yang disebabkan oleh beragam faktor khusus. Adapun secara umum penyebab terjadinya pasien yang mengalami hipoksia dapat disebabkan dari berbagai macam gangguan organ tubuh antara lain dengan cara diagnosis medis pada pasien kritis yang mengalami hipoksia antara lain CHF, asma, PPOK, tuberculosis, dan AKI. Secara umum, teknologi sensor untuk mendeteksi hipoksia dapat dilaksanakan melalui beragam metode. Dampak nyata yang terlihat dari seseorang yang mengalami hipoksia dalam periode awal memiliki gejala seperti kelelehan, mengantuk, apatis, kurang mampu memusatkan perhatian. Dalam penelitian ini digunakan beberapa metode yaitu pembuatan sistem minimum, kalibrasi sistem sensor, pengujian sistem dalam ruang, dan pemantauan kualitas udara. Berdasarkan pada hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sistem minimum yang dirancang pada mikrokontroler Arduino Uno dan sensor oksigen bekerja dengan optimal (stabil 5 dan 12 volt). Sistem sensor telah dikalibrasi dan dapat mengukur konsentrasi gas oksigen di dalam exposure chamber sebesar 20%/vol. Terdapat perbedaan yang kurang signifikan antara konsentrasi oksigen di ruang ber-AC dan ruang tanpa AC. Sumber emisi dan lokasi emisi mempengaruhi level kualitas udara. Konsentrasi gas oksigen di daerah pembakaran sisa limbah pertanian padi berpotensi menurunkan konsentrasi oksigen. Konsentrasi oksigen di kabupaten Lombok Barat kurang dari 20% sedangkan kualitas udara normal memiliki konsentrasi oksigen sebesar 20,9%.
Pengujian Performa Sensor MAX30102 dengan Komparator Standar Klinis Nurfadilah; Budianto, Arif; Hadi, Kasnawi Al; Rahayu, Susi; Hasanah, Khofizzatul
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.1028

Abstract

Saturasi oksigen dalam darah (SpO₂) adalah indikator vital yang menunjukkan efisiensi sistem pernapasan dalam mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh. Pemantauan SpO₂ sangat penting dalam deteksi dini gangguan pernapasan seperti penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), asma, dan hipoksia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pemantauan SpO₂ berbasis sensor MAX30102 yang dikendalikan oleh mikrokontroler Arduino Uno. Kalibrasi sensor dilakukan menggunakan alat pulse oximeter medis standar untuk memastikan akurasi pembacaan. Pengujian dilakukan dalam kondisi lingkungan terkendali dengan suhu 20°C hingga 27°C. Hasil kalibrasi menunjukkan bahwa sensor MAX30102 memiliki tingkat akurasi tinggi dengan deviasi rata-rata kurang dari 2% dibandingkan alat medis referensi. Pengujian terhadap beberapa subjek menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi kadar SpO₂ dalam rentang normal (95%-100%) maupun rendah (85%-90%), dengan hasil yang stabil dan konsisten. Dengan hasil yang telah diperoleh, sistem pemantauan kadar oksigen dalam darah berbasis sensor MAX30102 menunjukkan potensi besar dalam mendukung pemantauan kesehatan secara efisien, akurat, dan real-time. Namun, beberapa faktor eksternal seperti pergerakan pengguna, pencahayaan lingkungan, dan suhu tubuh dapat memengaruhi hasil pengukuran. Optimalisasi lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan ketahanan terhadap faktor eksternal dalam berbagai kondisi. Dengan pengembangan yang berkelanjutan, teknologi ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Implementasi Sensor Resistif TGS813 untuk Pendeteksian Konsentrasi Gas Etanol di Udara Ambient Fidya, Karina Alma; Hadi, Kasnawi Al; Budianto, Arif
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.1029

Abstract

Etanol merupakan salah satu jenis senyawa volatil yang mudah menguap di udara ambient. Gas etanol dapat berasal dari berbagai sumber emisi. Gas etanol juga dapat dihasilkan dari proses respirasi manusia yang kemudian dimanfaatkan sebagai biomarker akan kondisi tertentu, seperti identifikasi gejala penyakit medis, psikologi, dan lain sebagainya. Sejalan dengan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem e-nose berbasis sensor TGS813 untuk pengukuran gas etanol dan kualitas udara dengan akurasi tinggi. Sensor TGS813 dipilih karena respon spesifiknya terhadap etanol, dengan rasio resistansi (R0/Rs) sebesar 1 pada 100 ppm. Hal ini didukung dengan kemampuannya membedakan konsentrasi secara linear melalui integrasi dengan algoritma klasifikasi multivariate. Sistem ini diharapkan tidak hanya mengukur kadar etanol, namun juga sebagai peluang sistem pemantauan kualitas udara portable. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem memiliki rasio resistansi sebesar 1 pada 100 ppm, dan memiliki 10-100 ppm etanol dari respon linier (R2 = 0,98), yang menghasilkan selektivitas tinggi. Kalibrasi menggunakan filter HEPA dan analisis multivariat memungkinkan diferensiasi sumber etanol (eksogen/entogen). Sensor memiliki respons cepat (30 detik) dan resolusi 5 ppm, yang cocok untuk mendeteksi keberadaan gas etanol di udara ambient.
Pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk keefektifan presentasi yang menarik dan komunikatif Rahayu, Satutik; Hadi, Kasnawi Al; Wahyudi; Sutrio
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.6601

Abstract

Mayoritas mahasiswa menggunakan dan membuat power point secara manual sebagai media pembelajaran dalam menunjang proses belajar mengajar di kelas. Seiring dengan perkembangan teknologi, upgrade pengetahuan dan penguasaan teknologi menjadi suatu tuntutan kewajiban khususnya bagi mahasiswa agar tidak mengalami ketertinggalan teknologi. Media pembelajaran semakin beragam dan menyajikan berbagai fitur menarik dan kemudahan bagi pengguna. Hal tersebut memotivasi tim pengabdi untuk melakukan edukasi dan juga pelatihan IT menggunakan aplikasi Artificial Intelligence (AI) yaitu Gamma APP agar dapat mendukung pengembangan media pembelajaran. Pengabdian ini bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa sebagai peserta dalam pemanfaatan media AI. Peserta diberikan pelatihan dan pendampingan secara intensif mulai dari cara pembuatan powerpoint menggunakan aplikasi gamma app hingga menjadi media yang siap digunakan dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan, yaitu 1) Koordinasi dengan semua pihak terkait; 2) Pelatihan tentang pemanfaatan AI; 3) Pendampingan dalam pembuatan powerpoint menggunakan gamma app; 4) Focus group discussion pada beberapa masalah yang terjadi, solusi dan rencana tindak lanjutnya. Hasil yang diperoleh dari pengolahan data keseluruhan indikator adalah peserta setuju bahwa pelaksanaan pelatihan telah berjalan dengan baik, dimana sebagian besar peserta berpandangan bahwa pelaksanaan pelatihan telah memberikan manfaat yang mendalam dan sangat membantu dalam peningkatan kualitas diri peserta.
A Preliminary Study of Exhaled Breath Profiling of GERD-Asthma using an E-nose and Carbon Dioxide Concentration as Biomarkers Hadi, Kasnawi Al; Anggriani, Ni Ketut; Budianto, Arif; Nabilla, Dewi Alya; Farahin , Dewi Nor
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 15 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v15n1.p1-11

Abstract

Carbon dioxide plays a vital role in the human body. Many studies confirm that changes in carbon dioxide concentrations can serve as biomarkers for various health problems. This biomarker can be detected using several techniques, including an electronic nose (e-nose). However, there is a limitation in the e-nose's function and development in specific health cases, especially in respiratory or other systems. In line with this, this study aims to develop an economical, simple e-nose based on a CO2 (carbon dioxide) gas sensor and to establish an exhaled breath profile related to asthma and GERD (gastroesophageal reflux disease), which are common daily health problems. For this purpose, 90 exhaled breath samples from three different health conditions were obtained as the primary breath profiling samples: healthy, GERD, and asthma. The samples were measured and analyzed using a simple e-nose based on a high-sensitivity carbon dioxide sensor. The e-nose was calibrated and tested under laboratory-scale procedures, including linearity, accuracy, and sensitivity examinations. Then, the collected samples were classified, analyzed, and interpreted to produce a profile prediction for those health problems. The results show that the e-nose system can measure CO2 gas concentrations in the range of 400-9700 ppm. There are three selective profiles of the exhaled breath samples: healthy (450 to 899 ppm), GERD (3327 to 5381 ppm), and asthma (6612 to 9706 ppm). It can be concluded that the developed e-nose can classify different health conditions. There is a significant difference between healthy, GERD, and asthma samples (p < 0.05). These differences were interpreted as breath profiles with an accuracy level of 84%. This research may contribute to a preliminary investigation of breath profiles for specific health problems, with a rapid response time and high accuracy.
Pemasangan Jaringan Sistem Pengukuran Sebaran Fine Partikel di Area Pesisir Sekotong Barat Hadi, Kasnawi Al; Budianto, Arif; Alaydrus, Alfina Taurida; Rahayu, Susi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.14054

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi oleh minimnya data kualitas udara, khususnya konsentrasi partikel halus (PM2.5), di kawasan pesisir Sekotong Barat yang berpotensi terpapar polusi dari aktivitas antropogenik dan alamiah, sehingga diperlukan sistem pemantauan yang representatif. Tujuan PkM ini adalah untuk melakukan pemasangan dan menyosialisasikan jaringan sistem pengukuran sebaran fine particle guna memetakan tingkat pencemaran udara berbasis partikulat secara real-time di wilayah tersebut. Metode pelaksanaan mencakup survei lokasi untuk menentukan titik pemasangan yang strategis, instalasi sensor partikulat yang terhubung ke sistem pencatatan data, serta pendampingan dan pelatihan kepada masyarakat mengenai operasional dan interpretasi data. Hasil implementasi menunjukkan bahwa jaringan sistem telah terpasang dan beroperasi dengan baik, menghasilkan data awal sebaran PM2.5 yang bervariasi berdasarkan waktu dan lokasi, sementara pembahasan mengindikasikan bahwa data ini dapat menjadi dasar ilmiah bagi pemangku kepentingan dalam upaya pengelolaan lingkungan dan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya kualitas udara.