Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Nilai Moral—Lokalitas Banyumas pada Cerita Rakyat Pusaka Setan Kober Mulasih, Mulasih
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v6i2.1610

Abstract

Mengkaji sastra berarti mengkaji kehidupan sosial. Hal itu bermakna, bahwa kajian tentang manusia salah satunya terdapat dalam karya sastra yaitu cerita rakyat. Jadi, bisa dikatakan dengan meneliti cerita rakyat kita bisa mengetahui segala hal dari kehidupan sosial masyarakat suatu daerah. Salah satunya mengangkat persoalan moral yang bersumber dari suatu daerah.  Dalam hal ini Banyumas sebagai basis wilayah budaya, sangat menarik untuk diteliti misalnya dari pola interaksi sosialnya  dan dari aspek bahasanya termasuk juga cerita rakyat yang dimilikinya. Oleh karena itu, penting untuk meneliti relasi nilai moral yang terdapat dalam cerita rakyat yang berada di Banyumas. Sehingga peneliti mengambi judul nilai Moral-Lokalitas Banyumas pada Cerita Rakyat Pusaka Setan Kober, dengan harapan mengetahui relasi antara nilai-nilai moral-lokal dalam cerita rakyat Banyumas dengan masyarakat Banyumas. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik. Penelitian deskriptif analitik adalah penelitian yang bermaksud membuat gambaran mengenai situasi atau kejadian. Pengunaan metode deskripsi dalam penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang jelas dan tepat mengenai relasi antara nilai-nilai moral-lokal dalam cerita rakyat Banyumas dengan masyarakat Banyumas. Kata kunci: nilai moral—lokal, Banyumas, cerita
PEMAKAIAN VARIASI BAHASA SLANG DI KALANGAN REMAJA KABUPATEN BREBES Pedriwati Pedriwati; Mulasih Mulasih; Moh Shofiuddin Shofi
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 10, No 1 (2022): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v10i1.55563

Abstract

Seperti halnya kaum remaja di daerah lain, remaja di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes memiliki variasi bahasa sebagai alat komuniaksi, termasuk bahasa slang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pemakaian variasi bahasa slang oleh remaja tingkat SMA/SMK Se-Kecamatan Bumiayu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan wawancara. Sumber data dari penelitian adalah data primer. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yakni teknik simak, rekam, catat, dan teknik studi pustaka. Teknik penyajiannya menggunakan metode penyajian informal. Hasil penelitian ditemukannya 60 kata bahasa slang yang dipakai oleh remaja tingkat SMA/SMK Se-Kecamatan Bumiayu, sebagai berikut:  ghosting, telmi,  BTW,  salfok/galfok,  garing,  kuper,  kepo,  jones,  LDR, PAP, PCC,  salting,  move on,  kidding,  baper, santuy,  selo, nongki, kudet, bokap, mamen, OTW, yoi/yaul/yomes, anjay/anjir/anjrot, (bulshit, bucin, sotoy, lo/gue, gabut, GWS, OOTD, WTF, japri, PHP, COD, PHO, kuy, gelay, typo, bro/bre, TTM, woles, insecure, gaskeun, shareloc, bocil, boctu, overthinking, VC, ilfil, lebay, alay, prank, pelakor, ashiaap, gaes, slur, (kolab, sans, dan buset.
LITERASI KELUARGA: STRATEGI MENUMBUHKAN KEBIASAAN TANGGUNGJAWAB MEMBACA KEPADA ANAK Mulasih Mulasih
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i1.5783

Abstract

Membaca adalah kegiatan penalaran suatu informasi yang disajikan dalam bentuk angka atau huruf merupakan salah satu bentuk implementasi dari kemampuan literasi. Kemampuan literasi sendiri dianggap menjadi salah satu komponen yang diakui menjadi tujuan pendidikan dan pengembangan setiap negara, walaupun pada kenyataannya Indonesia masih sangat tertinggal jauh. Salah satu bentuk penanganan isu ini adalah dengan menanamkan kebiasaan tanggungjawab membaca sejak dini kepada anak dengan menciptakan keluarga yang literat. Anak yang memiliki ciri khas sikap imitatif atau suka meniru, akan mudah dibentuk dengan penciptaan keluarga yang siap mencontohkan sikap literat atau banyak melakukan kegiatan terkait literasi, seperti memperbanyak interaksi dengan buku, mempunyai koleksi buku, sering membaca buku, sering memegang buku dan membolak-balik buku dan sering membacakan buku buat anak-anaknya. Dengan menggunakan metode studi literatur, penelitian ini menyajikan peran orang tua dalam menciptakan literasi keluarga, dari mulai mendeteksi kebutuhan dan gaya belajar anak, membudayakan minat baca di tengah keluarga, hingga melakukan penguatan terhadap budaya yang diciptakan. Kata kunci: membaca, keluarga, literasi, tanggungjawab
URGENSI BUDAYA LITERASI DAN UPAYA MENUMBUHKAN MINAT BACA Mulasih Mulasih; Winda Dwi Hudhana
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v9i2.2894

Abstract

Literasi di Indonesia mengalami ketertinggalan dibandingkan negara-negara maju. Indonesia menduduki peringkat ke-64 dari 65 negara pada tahun 2012. Hal tersebut sangat memprihatinkan, mengingat negara Indonesia merupakan negara dengan penduduk yang sangat banyak. Faktor yang mempengaruhi budaya literasi terkait dengan faktor intern dan extern. Faktor intern berkaitan dengan individu personal dan faktor extern berkaitan dengan lingkungan persoal. Masyarakat Indonesia seharusnya menyadari pentingnya membaca, karena mambaca mampu menghadirkan pengetahuan yang tidak terbatas. Kebiasaan membaca seharusnya dipupuk sejak dini. Kebiasaan membaca sejak dini ternyata dapat menggali bakat dan potensi anak. Membaca juga memacu daya nalar dan melatih konsentrasi. Para orang tua seharusnya mampu memberikan motivasi agar anak-anak gemar membaca. Selain itu, pemerintah juga diharapkan menyediakan perpustakaan yang ramah dengan anak. Perpustakaan ramah anak mempunyai ciri-ciri yaitu 1) suasana interior yang disukai anak, 2) koleksi buku dan CD yang mendukung kegiatan anak, 3) pelayanan yang menyenangkan untuk anak, dan 4) melakukan kegiatan anak misalnya mendongeng. Kata kunci: Budaya Literasi, Minat Baca
REGISTER BAHASA MASYARAKAT PETANI DESA KUTA KECAMATAN BELIK KABUPATEN PEMALANG Mulasih Mulasih; Yukshan Wakhyudi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v8i1.1265

Abstract

ABSTRAKMasyarakat petani sebagai masyarakat pemakai bahasa memiliki cara khusus untuk menyampaikan pengetahuannya melalui bahasa. Masyarakat petani banyak menggunakan kata, ungkapan, atau konsep yang hanya dipahami oleh masyarakat atau kelompoknya sendiri, sehingga di dalam masyarakat petani terdapat bahasa-bahasa khusus. Istilah sosiolinguistik bahasa khusus ini dikenal dengan register. Register masyarakat petani ini menyangkut bidang pekerjaan yang sedang mereka lakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui wujud register masyarakat petani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data diambil dari semua bentuk percakapan bahasa yang digunakan dalam masyarakat petani desa Kuta, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi atau pengamatan, sedangkan tekniknya meliputi teknik wawancara dan pencatatan. Hasil rekaman ditranskripsi dalam bentuk tulisan kemudian dianalisis dalam kartu data, dan diklasifikasikan tuturan-tuturan yang mengandung register berdasarkan aspek yang akan dikaji atau diteliti. Berdasarkan hasil pengkajian dalam penelitian ini, penulis menyarankan kepada pemerhati dan pencinta bahasa diharapkan dapat meneliti lebih lanjut selain register tentang bahasa petani. Oleh karena itu, perlu adanya perhatian lebih lanjut tentang register yang digunakan oleh masyarakat petani, terutama untuk mengetahui tujuan register yang digunakan oleh masyarakat petani didaerah lain agar dapat membandingkan dan menambah pengetahuan tentang register terutama bagi masyarakat petani itu sendiri. Kata kunci; Register, bahasa, petani
KEARIFAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERITA RAKYAT KABUPATEN PEMALANG Mulasih Mulasih; Yukhsan Wakhyudi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v8i2.1791

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memperoleh data nilai-nilai pendidikan karakter dalam cerita rakyat lokal Kabupaten Pemalang, menganalisis kearifan nilai pendidikan karakter dalam cerita rakyat lokal Pemalang. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik-teknik yang lazim digunakan dalam penelitian, yaitu wawancara, observasi, dokumentasi, pencatatan. Cerita rakyat Pemalang memiliki kandungan nilai pendidikan karakter yang kokoh dalam membentuk mental dan moral anak. Selain itu anak-anak juga akan akrab dengan warna dan nilai lokal yang positif yang diwarisi oleh para pendahulu Pemalang. Nilai karakter yang ditemukan yaitu 1) Religius pada cerita, Gunung Slamet, Bantarbolang, Sumur Blendung, Asal Usul Randudongkal; 2) Jujur pada cerita Asal Usul Widuri  3) Kerja Keras pada cerita Asal Usul Widuri dan Kerbau Danu; 4) Mandiri pada cerita Kerbau Danu dan Bantarbolang; 5) Rasa Ingin Tahu pada cerita Gunung Slamet; 6) Menghargai Prestasi pada cerita Asal Usul Widuri; 7) Komunikatif pada cerita Brotoseno dan Bantarbolang, Ratu Pantai Utara dan Randudongkal ; 8) Peduli Sosial pada cerita Asal Usul Widuri, Sumur Blendung; 9) Tanggungjawab pada cerita Patih Dwi Negoro Kata Kunci: kearifan, cerita rakyat, pendidikan karakter. 
ASPEK KEADILAN DAN KEJUJURAN DALAM NOVEL “PEREMPUAN TERLUKA” KARYA QAISRA SHAHRAS Mulasih Mulasih
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v7i1.1621

Abstract

Nilai, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam sebuah novel merupakan segala sesuatu yang baik maupun yang buruk yang bermanfaat dalam kehidupan manusia untuk mengubah sikap dan tata laku dalam upaya mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Nilai sastra merupakan suatu hal yang positif berguna bagi kehidupan manusia. Nilai tersebut berhubungan dengan etika, logika, dan estetika. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui nilai keadilan dan kejujuran dalam novel Perempuan Terluka karya Qaisra Shahras. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Pengunaan metode deskripsi dalam penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang jelas dan tepat mengenai bagaimanakah pertentangan nilai pada tokoh utama dalam novel “Perempuan Terluka” Karya Qaisrah Shahras. Hasil penelitian aspek nilai keadilan dalam novel tersebut menggambarkan bagaimana seorang perempuan yang teraniaya secara psikis disebabkan oleh penghianatan suami kepada dirinya. Nilai kejujuran dalam novel tersebut berangkat dari persoalan sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat kebanyakan, khususnya persoalan rumah tangga yang menyangkut perasaan seorang isteri terhadap suami yang dicintainya. Kata kunci: aspek keadilan dan kejujuran, novel
NILAI PENDIDIKAN CINTA LINGKUNGAN DONGENG POT BUNGA DI TAMAN KIKI KARYA DEVI ARDIYANTI Mulasih Mulasih
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v10i1.4091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai pendidikan cinta lingkungan yang terdapat pada dongeng tersebut. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa teks yang mengandung nilai pendidikan cinta lingkungan Dongeng Pot Bunga di Taman Kiki karya Devi Ardiyanti. Penelitian ini sumber data yang diperlukan adalah  Buku Dongeng Pengantar Tidur karya Devi Ardiyanti. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik baca dan catat. Teknik analisis data meliputi: reduksi data, menyajikan data, dan penarikan simpulan.Hasil penelitian terhadap dongeng Pot Bunga di Taman Kiki karya Devi Ardiyanti, menunjukan bahwa dongeng tersebut banyak mengandung unsur cinta lingkungan di dalamnya. Pada penelitian ini terdapat tiga aspek nilai cinta lingkunganantara lain, (a) sikap hormat terhadap alam, (b) sikap solidaritas terhadap alam, (c) sikap peduli terhadap alam. Kata Kunci: Nilai Pendidikan Lingkungan, Dongeng
ANALISIS KESALAHAN BIDANG MORFOLOGI PADA BAK TRUK PANTURA Ririn Setyorini; Mulasih Mulasih; Adelia Adelia
p-ISSN 2356-0576
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v8i1.6880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesalahan berbahasa Indonesia khususnya dalam bidang morfologi pada bak truk pantura. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Sumber data pada penelitian ini adalah tulisan-tulisan yang terdapat pada bak truk Pantura. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, dan kalimat tertulis pada bak truk yang berada di daerah Pantura. Sumber datanya berupa foto atau gambar tulisan terdapat pada bak truk. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik, simak, catat, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Terdapat 20 kesalahan penggunaan morfem pada 10 sampel data penelitian.
Deviasi Kata dan Perubahan Makna Bahasa pada Sosial Media Facebook Mulasih Mulasih; Yukhsan Wakhyudi
Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Elementary School Teacher Education (PGSD), STKIP PGRI Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.336 KB) | DOI: 10.36379/autentik.v2i2.26

Abstract

The purpose of this study is first, to describe the word deviation contained in the various languages ​​of social media Facebook. Second, describe changes in meaning in the various languages ​​of Facebook social media. This research is a qualitative descriptive study for two reasons. First, the problems to be examined, carefully observed are described later concluded. This study aims to make a description, description, painting systematically, factually, and accurately regarding the data, the characteristics and relationships of the phenomena studied. Second, this study includes deskiptif qualitative research, namely research carried out by describing or describing and describing the data then continued by analyzing word deviation, word deviation process and its use on Facebook. The results of this study are language deviations which are prevalent and are rapidly developing among teenage facebookers. Although this language, it is not in the spelling that is perfected in Indonesian (PUEBI), but they freely use this language in their own world. The word deviation occurs a lot from the aspect of reduction and addition to the original word, so that the new words formed do not exist in Indonesian. The word formation is excessive and contains changes in meaning associations that contain humor.